The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )

The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )
Vol. 4 Chapter 7 : Aku harus segera menyelesaikannya


__ADS_3

...[ Tahun 613 Kalender Lusia ]...


“ Apakah kau telah memiliki informasi penting yang akan ku dengarkan kali ini “ kalimat dari seseorang yang duduk di singgasana.


“ Tentu saja....... Apakah anda benar-benar serius akan melakukannya " " Maksudku rencana ini cukup beresiko karena hal itu sama saja dengan mengorbankan nyawa “ jawab dari orang bertudung yang tidak diketahui identitasnya.


Mereka sedang mendiskusikan sebauh rencana, tetapi tidak dijelaskan mengenai rencana tersebut. Orang yang duduk di singgah sana memiliki aura yang begitu berat dengan nada yang cukup kuat. Gelapnya malam menutupi wajah dan penampilan dari pria tersebut.


“ Apakah itu adalah kalimat dari seseorang yang telah lama menjadikanku sebagai sebuah boneka “ kata pria di singgah sana itu.


Pembicaraan menjadi semakin berat. Karena pria yang duduk di singgah sana menyinggung mengenai dirinya yang hanya di jadikan sebagai boneka saja.


“ Setiap kalimat yang anda ucapkan, selalu membuatku berkeringat dingin “ “ Bukankah itu adalah isi dari kesepakatan kita “ kata pria bertudung tersebut.


“ tentu saja " " lagipula, aku sendiri tidak akan begitu peduli mengenai diriku saat ini “ “ mau dirimu menjadikanku sebagai boneka atau apapun itu ,aku tidak akan begitu peduli " " karena tidak ada hal yang begitu berarti bagi diriku sekarang “ kata pria di singgahsana tersebut.


Mata dari pria itu memancarkan cahaya merah yang begitu mengerikan , tetapi hal itu tidaklah membuat pria bertudung di depanya gentar sedikitpun.


“ saya lebih mengerti apa yang selalu anda inginkan “ “ anda telah menunjukan tekad tersebut kepada saya “ “ Saya akan menghargai segala keputusan yang anda lakukan meskipun itu cukup berat bagi diri saya “ kata pria bertudung itu.


Pria yang sedari tadi duduk di singgahsananya, kini ia mulai berdiri dan berjalan melewati pria bertudung itu.


" Sejak kapan kau berubah jadi pria yang baik seperti itu " “ dan juga kurasa membuat pahlawan bodoh itu menyadari jika dirinya hanya diperalat adalah pilihan yang paling tepat “ “ lagipula orang yang ia paling percayai pastinya akan mengkhianatinya di akhir cerita “ “ tetapi kau bisa saja menjalankan rencanamu meskipun tanpa diriku sekalipun, itulah sebabnya aku tidak keberatan meski diriku hanyalah boneka bagimu “ kata pria yang duduk tersebut dengan nada Yang sangat berat.


Pria itu mengenakan jubah kebesaran yang berwarna hitam, bersamaan dengan dirinya kini telah berjalan dengan cukup berat kedepan pria bertudung itu.


“ tentu saja....... anda Adalah boneka yang sangat merepotkan, yang mulia “ kata pria bertudung tersebut.



Apakah maksud dari rencana yang mereka jalankan tersebut.......!!!?


...•...


...•...


...•...


...•...


...[ Kantor Cabang Guild kota Midean]...


“ Eto!!!? Menelusuri Deugeon yang misterius!? ......Nampaknya cukup menarik “ ( Rey )


Aku mulai mengambil sebuah selembaran kertas yang terpasang di papan etalase. Guild cabang Middean lebih sibuk daripada guild cabang Sicthilt.


Aku sedikit penasaran mengapa mereka lebih memilih tempat yang dingin di utara daripada kawasan yang lebih hangat di selatan!?.


Mulai berjalan menuju meja resepsionis, seorang wanita Ajin setengah kucing menjadi orang yang akan menjamu para petualang.


“ Aku akan mengambil quest ini “ ( Rey ) 


Aku menunjukan selebaran kertas yang baru saja ku ambil barusan.

__ADS_1


“ Eh!!!? Ta-tapi bukankah ini adalah Quest rank S...... di deugeon itu hampir tidak pernah ada yang kembali “ kata resepsiaonis itu.


Responnya sepertinya cukup mengejutkan, tetapi jika ia mengatakan bahwa ini adalah quest Rank S!? Aku sepertinya sedikit meragukan hal tersebut.


“ aku baru saja tiba di kota ini, aku tidak begitu percaya dengan rumor yang beredar........ aku sudah yakin akan  mengambil quest ini!!! “ ( Rey )


Aku mulai meyakinkan kepada resepsionis itu bahwa aku yakin akan mengambil quest yang diberikan.


Sejujurnya menelusuri deugeon misterius adalah hal yang cukup menyenangkan bagiku. Dan juga aku tidak perlu khawatir mengenai akan hilang nantinya karena onee-chan telah menyiapkan ofuda teleportasi agar aku tetap bisa kembali ke chek point.


“ Ba-baiklah jika begi- “ tidak melanjutkan kata-kata.


“ Jika kau tidak jalan cepat!!! Kau hanya menghabiskan waktuku!!! “ 


Terdengar suara keributan dari arah lain, suara itu memberikan sebuah keributan kecil yang terjadi di guild petualang.


“ Maafkan aku..... aku pasti akan berusaha lebih baik lagi  “ kalimat kecil seorang laki-laki yang tidak kuasa dengan bentakan tersebut.


“ Libel ...... jika kau  bergerak selambat itu, kau hanya akan menjadi beban dalam tim ini “ Sambung seseorang kepadanya.


Terlihat adanya tim petualang yang sedang memerahi seorang laki-laki muda yang membawa banyak barang-barang.


3 orang diantanya merupakan seorang pria dengan rambut pirang membawa pedang, satunya merupakan seorang pria berbadan besar dan mengerikan , dan yang satunya adalah seorang wanita dewasa dengan penampilan yang cukup mencolok seperti penyihir berpakaian minim.


Mereka semua sedang memarahi anggota timnya yang merupakan seorang pria muda yang membawa banyak barang di tasnya. 


“ ano~ ngomong-ngomong siapa mereka!? “ ( Rey ) 


“ Oh..... mereka adalah Tim petualang Nyxs...... Mereka semua itu Adalah Petualang Rank B Di kota, Reputasi mereka cukup baik di wilayah ini tetapi sepertinya mereka memiliki sebuah kebiasaan buruk yaitu suka menindas anggota baru mereka yang mereka anggap beban....... sebelumnya mereka kehilangan anggota yang merupakan seorang gadis malang yang berada di posisi kakak tersebut “ kata resepsionis kepadaku.


Mendengar apa yang dikatakan olehnya mengenai Parti ekspedisi itu, sepertinya mereka memang bukan orang berkepribadian baik. Aku sebenarnya sedikit Merasa kasihan kepada kakak yang harus menanggung beban mereka.


“ Eh!? Petualang Rank B!?  Tapi sifat mereka tidak mencerminkan seorang petualang kelas menengah? “ ( Rey )


“ Aku juga setuju denganmu....... aku sarankan agar kamu tidak berurusan dengan mereka, terutama dengan orang berambut pirang yang memarahi kakak muda tersebut..... dia adalah pemimpin tim yaitu Nyxs..... ia suka sekali mencari masalah dengan Petualang lain “ sambung resepsionis.


Menurut Resepsionis, ketua dari Parti tersebut yaitu Nyxs bukanlah orang baik-baik. mereka mempunya catatan buruk berurusan dengan Parti lain, Aku sebaiknya tidak berurusan dengan orang itu.


Kembali ke pertengkaran tim.


“ jika kau tidak serius bekerja dengan kami,kau harus membayar semua hutang keluargamu sekarang juga!!! Kalian sangat beruntung karena aku masih baik hati membiarkan keluarga miskin kalian tetap hidup “ kata pria pemimpin tim itu.


“ Mohon maafkan aku..... aku bejanji akan bekerja dengan lebih giat lagi “ kata pria muda itu sembari membungkuk.


Saat mereka semua menyadari, mereka telah menjadi perhatian banyak orang di guild. mereka membuat keributan di tempat yang cukup sensitif ini.


“ Tch...... merepotkan saja....... ayo segera ambil kertas permintaan dan segera kita pergi dari sini “ kata ketua pemimpin tim itu dengan nada kasar.


Ia dan timnya menuju ke papan etalase dan mengambil sebuah kertas permintaan yang nampaknya sama seperti yang ku ambil tersebut.


Karena tidak ingin berurusan dengan mereka, aku mulai pergi untuk persiapanku menelusuri deugeon tersebut. Aku nampaknya akan mencari jalan lain untuk memasuki deugeon itu. Aku juga tidak ingin bertemu dnegan mereka.


“ hey..... kami ambil ini “ kata pria itu dnegan nada kasar.

__ADS_1


“ ba-baiklah!!! “ jawab resepsionis dengan sedikit gemetar.


Aku mengerti mengapa ia ketakutan dengan pria itu, lagipula mana mungkin ada wanta yang akan berani dengan seorang pria buruk sepertinya.


Tetapi sikap dari pria itu adalah yang terburuk yang pernah kulihat........


...‘ ****semoga saja tidak bertemu dengan mereka****!!! ‘...


...•...


...•...


...•...


...•...


Aku sedang berada di sisi lain sebuah desa yang tidak begitu jauh dari kota Middean.


Keadaan desa nampaknya sedikit mengkhawatirkan mengingat sebagian wilayahnya mulai kering dan mata ainya telah terkontaminasi.


“ Bagaimana Nona!? “ Kata kepala desa kepadaku.


“ Sumber pusat penyebaran miasma masih belum bisa ku temukan. Tetapi untuk sementara waktu aku masih bisa mencegah penyebarannya terjadi “ ( Mainna )


Dengan inisiatif, aku mulai menandai beberapa area desa dengan sebuah garis. Aku membentuk titik lingkaran disekeliling desa dimana dampak dari miasma lebih dirasakan.


“ Wahai sang Bijaksana, berilah perlindugan walau hanya untuk sementara....... Sihir pelindung : Zaffiarr!!! “ ( Mainna )


Sebuah pelindung berupa kubah muncul dan menyelimuti desa tersebut. Area sekeliling desa telah tertutup oleh kubah pelindung.


“ pelindung ini tidak akan bisa bertahan lebih lama, selama aku masih belum bisa menemukan titik pusat dari penyebaran miasma! Kekeringan dan kontaminasi masih akan terus terjadi...... jadi selama hal tersebut masih berlangsung. Kuarap para penduduk tidak mengambil apapun dari luar pelindung? Baik itu tanaman, hewan maupun air dari luar desa “ ( mainna ).


“ terimakasih banyak nona “ kata kepala desa.


Aku tealh mengatakan kepada para penduduk, untuk tidak mengambil apapun yang erasal dari bagian luar desa. Karena wilayah tersebut telah terkontaminasi oleh miasma yang misterius.


“ aku harus segera pergi untuk menyelidiki, dan juga ...... pak kepala desa, apakah anda mengetahui hal aneh yang belakangan ini terjadi!? “ ( Mainna ) 


“ Mengenai hal tersebut, sepertinya roh penunggu yang biasa menjaga hutan tidak lagi muncul dan berkeliaran!? Biasanya bila terjadi hal seperti bencana atau pun ulah manusia. Pemimpin dari tuan roh hutan akan langsung mendatangi kami untuk mengajukan semacam protes....... tetapi kali ini, ia seperti tidak ada sama sekali!? “ kata kepala desa.


Tapi Roh hutan!? Apakah roh hutan ada kaitannya dengan penyebaran miasma!? Jika memamng begitu, seharusnya para roh akan mudah mengatasi miasma dan tidak menyebar di suatu wilayah.


“ Baiklah.....terimakasih atas informasi yang anda berikan. Saya akan segera menyelidiki hal tersebut “ ( Mainna )


“ Terimakasih banyak Nona “ 


Setelah mendengar sedikit informasi dari kepala desa, aku akan langsung bergegas untuk menuju ke pusat semua kecurigaan itu berasal.


Hutan Roh tidaklah jauh dari desa ini. Seharusnya akan ada titik terang ketika aku mendatangi tempat tersebut.


Hilangnya Roh hutan, menyebarnya miasma dan juga tidak adanya aktifitas monster...... miasma ini jadi semakin mencurigakan.


...‘ aku harus segera menyelesaikannya ‘...

__ADS_1


__ADS_2