The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )

The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )
Vol. 4 Chapter 1 : The Witch Of Hate, Perpisahanku


__ADS_3


[ Ibukota Benua Euyradania , Tyghre ]


Seorang pria berambut putih panjang dengan kedua tanduk dikepalanya sedang menatap langit yang kelabu dari sebuah jendela.


Dengan tatapan kosongnya yang mengisyaratkan ‘ Tidak ada harapan untuk tempat ini ‘ ia terus menatap langit yang kelabu dengan penuh rasa kepedihan di hati.


“ ngiakkkk!!! “ “ Dorrrr!!! “ Suara pintu gerbang yang cukup besar telah terbuka dan tertutup dengan cukup keras.


Seorang wanita berambut putih dan berkulit brown telah tiba untuk menghadap kepadnya, ia kemudian berlutut dan memberikan hormat kepada pria tersebut.


“ Kebanggaan Euyradania bersama dengan anda, Tuan Raja Iblis.......... apakah gerangan yang membawa hamba untuk menghadap kepada anda, Theodor-Niisama “ kata wanita itu dengan nada yang cukup hormat.


Wanita itu kini telah menghadap kepada seorag pria dan menyebutnya sebagai Raja iblis dan di akhiri oleh kata Kakanda di akhir kalimatnya.


“ Syukurlah kamu sudah datang, Yumiran “ “ Dan juga , tolong jangan panggil aku Onii-sama karena saat ini aku adalah Raja iblis “ kata Raja iblis kepada Wanita tersebut.


Theodeor pallas adalah Raja iblis yang memimpin saat ini, Ia dan Adiknya Yumiran berasal dari salah satu keluarga bangsawan Iblis yaitu Keluarga Duke Pallas.


“ Mohon maaf atas kelancangan hamba, Raja iblis-sama “ “ Apakah ada sebuah urusan penting hingga Anda memanggil hamba dari latihan Harian “ ( Yumiran )


Mengalihkan pembicaraaan, Yumiran langsung menanyakan kepada Raja iblis Theodor mengapa ia dipanggil saat ia melakukan latihan hariannya.


“ Aku akan memberimu misi penyusupan “ “ ini bisa menentukan nasib Ras iblis kedepannya “ “ Apakah kau bersedia untuk menderimanya “ ( Theodor )


“ Misi penyusupan “ “ Ya....... tentu saja saya akan menderimanya jika itu adalah hal terpenting bagi Ras iblis “ ( Yumiran )


“ Baiklah..........Misi mu adalah “ “ Menyusuplah ke Wilayah manusia dan hancurkan salah satu senjata illahi mereka “ “ jika kamu bertemu pahlawan yang lemah, maka bunuh saja dia “ “ Kamu harus kembali hidup kesini dengan membuahkan hasil “ ( Theodor )


“ Baik....... saya akan melaksanakan apa yang anda perintahkan, Raja iblis-sama “ ( Yumiran ).


“ Baguslah “ ( Theodor )


Yumiran telah menderima titah langsung dari raja iblis, ia diperintahkan untuk menghancurkan Senjata illahi dan membunuh salah satu pahlawan yang masih dalam kondisi lemah.


“ Jika begitu, saya mohon permisi “ ( Yumiran )


Dengan menderima titah langsung tersebut, yumiran mulai undur diri sebelum ia berangkat menuju ke Benua Lusia.


“ Dan juga sebelum kamu pergi “ “ ada misi lain yang akan ku berikan kepadamu “ ( Theodor )


Saat yumiran akan segera pergi untuk persiapan, raja iblis menyuruhnya untuk berhenti dan menambahkan sebuah misi lagi kepada yumiran.


“ baiklah....... misi apakah gerangan, Raja iblis-sama “ ( Yumiran )


Ia mulai bertanya tentang misi tambahan yang akan diberikan raja iblis kepadanya tersebut.


“ Jika kamu tidak sengaja bertemu dengan Yurikka, Tolong bawa ia kembali hidup-hidup kesini....... kau boleh melakukan apapun kepadanya “ ( Theodor )


“ Tch....... Baiklah saya akan melakukannya, Raja iblis-sama “ “ Jika begitu saya mohon permisi “ ( Yumiran )


Saat ia mendengar nama Yurrika, suasana hari yumiran begitu tidak bersahabat. Ia sempat menggerakan giginya sebelum ia akhirnya pergi.


“ Dukkk!!! “ Pintu telah tertutup dengan cukup keras. Saat ini hanya ada raja iblis di ruangan.


“ Bukankah Anda terlalu berlebihan memberikan Misi sulit tersebut, Raja iblis-sama “ kata suara seseorang dari sisi lain tersebut.


Tidak lama setelahnya seorang pria berjubah hitam muncul dan berdiri di sebelah kaca jendela.


“ Ini bukanlah masalah “ ( Theodor )


Raja iblis tampaknya sudah cukup akrab dengan pemilik suara tersebut, ia tidak berbicara formal saat pemilik suara itu mulai berbicara kepadanya.


“ Kejam sekali........ Padahal dia itu adalah adik perempuan anda “ “ Jadi apakah anda Masih Belum bisa melupakan tentang Mantan kekasih anda yang sudah direbut oleh manusia “ kata pria jubah hitam itu lagi.


“ Itu bukanlah salah Yurikka, Manusia itu sudah menipunya dan merebutnya dariku “ “ Aku tidak akan pernah memaafkannya!!! “ ( Theodor ) 


Dengan nada dingin dan sedikit kesal, Raja iblis mulai sedikit kehilangan ketenagannya.


“ Oke oke........ saya mengerti akan kekesalan anda “ “ Tetapi apakah anda tahu alasan mengapa kekasih anda diusir dari Keluarga Duke Ravenhills, adalah Sebuah Fakta karena ia melahirkan seorang anak setengah manusia dari Orang yang telah merebut kekasih anda tersebut “ sambung pria itu lagi.

__ADS_1


“ Aku juga pasti akan membunuh anak itu bersama dengan Ayahnya, meskipun aku pasti akan dibenci oleh Yurikka “ “ Dan prihal mengenai Keluargan Duke Ravenhills, aku akan memastikan bahwa mereka semua akan membayar atas penghinaan yang telah mereka lakukan Terhadap Yurikka “ ( Theodor ).


“ Baiklah- baiklah....... Saya sudah faham dengan apa yang anda inginkan.....” “ Semoga keinginan anda bisa tercapaikan, Raja iblis-sama “ kata pria berjubah hitam itu.


“ Maaf karena saya terbawa emosi “ “ Saya mengharap banyak kerjasama dari anda....... Penyihir Kebencian, Jiades-sama “ ( Theodor )


Terjadi sebuah percakapan yang cukup serius antara Raja iblis dan pria berjubah hitam tersebut. Raja iblis menyebutnya sebagai Sang Penyihir kebencian, Jiades..........


Siapakah ia sebenarnya...........!!!?


...•...


...•...


...•...


...•...


...•...


Dua tahun telah berlalu saat aku tiba di negeri ini. Telah banyak kenangan yang telah ku lalui dengan orang-orang yang tinggal di desa ini. 


Saat ini di usiaku yang tekah menginjak 11 tahun, kini telah tiba waktunya bagiku dan onee-chan untuk segera kembali ke daratan seberang lagi.


Kisui-san,Shin-san, Mitsui Sensei, Istrinya , Kepala desa, Hachiko-neesan, Miyuu, dan si keras kepala telah berkumpul untuk mengantar kepergian kami.


“ Hiks Hiks...... mainna-dono, Te-terimakasih untuk segalanya “ ( Hichiko ) dengan cukup sedih.


“ Terimakasih juga untuk bantuan kalian selama ini,Hichi-chan Miyuu-chan....... “ ( Mainna )


“ Mainna-dono “ ( Miyuu )


Onee-chan bersama dengan miyuu dan juga Hichiko-neesan kini telah saling berpelukan, Mereka berdua tampak sedang menangis karena onee-chan akan pergi dari mereka.


“ Rei-kun...... jika ada waktu, kembalilah ke desa ini “ “ Kami pasti akan menyambutmu dengan baik “ ( Kisui ) 


“ Tentu saja........ aku tidak akan pernah melupakan kalian semua “ ( Rey )


“ Ayo shin-kun....... kamu tidak perlu sesedih itu  “ ( Kisui )


“ ach......... kamu bisa berhenti melakukan tindakan itu kisui!!! Lagi pula aku tidak sedih sama sekali “ ( Shinjou ) 


Dengan  membuang muka, shin-san nampak nya tidak sedih sama sekali saat aku akan segera pergi dari desa ini. Tetapi aku sudah tahu jika ia sebenarnya tidak bisa jujur akan kata hatinya.


“ Maaf karena sudah membuatmu Repot selama ini , shin-san “ “ Dan juga apakah kamu bisa menjadi pemburu oni tanpa diriku “ ( Rey )


“ Huh....... aku sudah lebih kuat dari dulu “ ( Shinjou )


“Oke-oke aku mengerti....... kamu sudah tidak beban lagi, Shin-san “ ( rey )


Dengan sedikit mengritisi, aku mulai menyebut shin-san dengan sebutan ia bukan beban lagi.


“ Sialan kau!!!! “ ( Shinjou )


Shin-san terlihat sedikit marah saat aku menyebutnya beban. Tetapi aku tidak perlu khawatir karena ia saat ini sudah lebih dari cukup untuk bisa menahan seorang kishin seorang diri.


“ Rei-kun....... jika kau kembali, kita akan lakukan pertandingan lagi okey!!! “ ( Hotarou )


“ ah tentu saja...... aku pasti akan menantikannya “ “ baiklah jika begitu..... aku berangkat, terimakasih kepada kalian semuanya “ ( Rey )


Dengan diakhirnya pembicaraan kami, kami mulai menaiki kereta pedagang yang akan menuju ke Perbatasan Seitto sebelum menuju ke Kota pelabuhan kertalawa.


“ cekkk!!! “ “ hehhhh “  Kusir pedagang mulai berangkat. Kereta secara perlahan  mulai meninggalkan desa.


Dari arah kejauhan semuanya terlihat melambaikan tanganya kepada kami. 


“ Sampai jumpa..... semoga sampai ke tujuan “ kata semua orang kepada kami.


“ Tetimakasih banyak semuanya “ dengan senyuman aku mulai melambaikan tanganku kepada mereka semua.


Dari kejauhan terlihat shin-san dan juga miyu yang menagis. Mereka sepertinya memang tidak bisa jujur dengan perasaannya.

__ADS_1


2 tahun masa yang ku lalui di kepulauan tenggra ini memberikanku banyak pembelajaran dan juga motivasi, aku bisa dekat dengan berbagai orang dan juga pangeran negeri ini.


Aku juga akan berjanji, akan mengunjungi tempat wisata tersebut bersama  dengan kazuhiko suatu saat nanti.


“ Aku tidak akan pernah melupakan kalian semua “kataku dengan nada kecil.


“ Rei-chan apakah kamu menikmatinya, Apa pendapatmu tentang tempat ini “ ( Mainna ).


“ Sangat menyenangkan....... aku berharap bisa tinggal di tempat ini  sedikit lebih lama “ (  Rey )


“ Syukurlah...... aku senang kamu menyukainya juga “ ( Mainna )


“ Ano~onee-chan Terimakasih banyak  “ ( Rey )


“ Dengan senang hati “ ( Mainna )


Dengan senyumanku aku mulai berterima kasih kepada onee-chan karena telah membawaku ke tempat ini.


Ini adalah pengalaman yang tidak akan pernah kulupakan......


Aku juga berharap bahwa daratan lusia akan seperti tempat ini suatu saat nanti, tidak ada perbedaan ras, tidak ada status sosial, dan yang terpenting lagi tidak ada lagi perbudakan.


Kepulauan tenggara adalah tempat yang bisa kusebut sebagai surga yang sesungguhnya.


...‘ Jika saja ibu masih ada dan pergi ke tempat ini, ia juga pasti akan sangat senang dengan semua ini ‘...


Perjalanan kami untuk kembali sangatlah panjang dan lagi-lagi aku harus menaiki perahu menyebalkan itu lagi.


( Saat akan kembali, Rey harus sekali lagi menikmati badai lautan yang tidak menyenangkan lagi, ia sekali lagi harus mengalami mabuk laut yang tidak menyenangkan tersebut.......... Rey jadi sangat traumatik dengan Perjalanan Lautan dan terus mengingatnya seumur hidup )


Bersambung..................


...•...


...•...


...•...


...•...


...•...


...•...


...•...


...•...


( Hikayat Author )


• Gambaran Dunia The witch Of Ruins


Bumi Yang di tempati saat ini berada di sebuah Planet Bernama Gernasia Yang memiliki Luas Yang sama dengan Planet Mars. Ukuran Bintang/Matahari di dunia tersebut hanya sebesar Planet Saturnus.


• Luas Daratan & Lautan


Luas dari Masing-Masing Benua adalah



Lusia : Seluas Negara Federasi Rusia


Euyradania : Seluas gabungan Daratan Australia + Kepulauan Nusantara


Kepulauan Tenggara : Seluas dua kali Pulau Borneo


Tanah Utara ( Northland ) : Seluas Negara Argentina


Tanah Selatan ( Southland ) : Seluas Negara Mongolia


__ADS_1


Semua daratan di Bumi Tersebut jika digabungkan Hanya 35% dari Seluruh luasnya saja, dan sisa 65% nya didominasi Lautan. 😳


Tahan Selatan & Tanah Utara adalah Daratan tidak berpenghuni di Dunia tersebut, dikarenakan Suhu Udaranya Yang terlalu dingin dan selalu ditutupi oleh ES ( Gambaran Benua Antartika di kehidupan nyata ) 🧐


__ADS_2