
Setelah dirasa sudah cukup untuk beristirahat, kami mulai bergerak untuk mencari jalan keluar. Dengan bantuan dari nopt, kami mulai bergerak menenuju ke tempat yang ia arahkan.
Tempat ini hanyalah sebuah goa es yang memancarkan cahaya putih kebiruan yang sedikit redup. Tidak ada hal yang spesial karena hanya es yang kami lihat.
“ crak creak crek !!! “ bagian bawah lantai tampak begitu rapuh dan tetjatuh bagaikan bongkahan es menuju ke area dasar.
Aku dan kakak itu hampir saja terjatuh untuk sesaat. Kami harus berhati-hati dalam melangkah.
“ eh!? Apa maksudnya dengan kertas mantra teleportasi!? “ ( libel )
Kakak itu mulai bertanya kepadaku, tentang ofuda teleportasi.
“ itu semacam sihir teleportasi yang sudah disiapkan di dalam sebuah kertas dan bisa langsung digunakan tanpa harus melakukan rapalan Sihir terlebih dahulu “ ( Rey )
Di sepanjang jalan, aku mulai memberitahukan menganai cara kerja ofuda teleportasi.
“ Jika memang langsung digunakan, mengapa tidak langsung dilakukan saja sekarang....... bukankah kita bisa langsung keluar dari tempat ini sekarang “ ( libel )
“ itu mungkin saja benar, Onii-san ...... tetapi masalah utamanya adalah pelindung yang dibuat oleh lawan yang akan kita hadapi saat ini “ “ alasan utama kalian tidak bisa menang melawannya adalah karena yang sebelumnya kalian hadapi bukanlah naga biasa, melainkan naga Agung ES La Mianz “ “ dan sialnya, mantra teleportasi tidak bisa di gunakan selama pelindungnya masih ada “ ( Rey )
Aku menerangkan alasan mengapa sihir teleportas tidak bisa digunakan. Kakak itu nampak sangat terkejut saat aku mengatakan bahwa lawannya adalah salah satu Naga Agung yaitu La Mianz.
Ia tidak bisa mempercayai apa yang baru saja ia dengar.
“ La Mianz!!!......... Tetapi aku tidak menyangka akan hal tersebut, sulit dipercaya jika kami malah melawan salah satu naga agung tersebut di tempat ini........... Nyxs awalnya cukup percaya diri untuk melawanya, tetapi aku malah melarikan diri begitu saja “ ( Libel )
Kakak itu menyesali keputusannya saat itu untuk melarikan diri dan malah meninggalkan rekan-rekannya yang sedang melawan la mianz tersebut.
“ Menurutku, keputusan onii-san bukanlah keputusan yang buruk....... tentu saja dari pada harus mati melawan musuh yang tidak mungkin bisa di kalahkan, lebih baik melarikan diri saja “ ( Rey )
Aku mulai membenarkan apa yang dikatakan oleh onii-san itu barusan. Dan tentunya dari pada harus menghadapi musuh yang tidak mungkin bisa di kalahkan! alangkah baiknya untuk melarikan diri saja.
Jika Hanya mengandalkan kekuatan tekad yang tidak pasti, maka tidak akan mungkin bisa mengalahkannya.
Sembari berjalan, aku mulai memikirkan sebuah rencana untuk bisa mengalahkan la mianz. Aku tidak punya pilihan lain, selain harus mengalahkannya!! Karena pelindung tidak akan mungkin menghilang jika sang naga tidak di segera di kalahkan.
__ADS_1
Selama hal itu terjadi, ofuda teleportasi tidak akan bisa di gunakan dan yang terburuk adalah kami bisa saja terkubur hidup-hidup di bawah labirin ini.
Di saat yang sama, aku mendiskusikan rencana ku bersama dengan nopt melalui telepati. Aku tidak yakin apakah rencana ini akan berjalan dengan cukup baik, tetapi ada cara lain untuk bisa mengalahkan naga agung tanpa harus beradu kekuatan denganya.
Karena aku juga menyadari bahwa kekuatanku masih jauh di bawah naga agung tersebut.
Element api adalah kelemahan utama dari naga itu, tetapi aku harus mengguankan element api tingkat atas agar bisa mengimbanginya. Karena jika menggunakan element api biasa maka itu baya akan seperti percikan api saja digadapan naga agung.
...‘ Tampaknya strategi saja tidak akan bisa mengalahkan Naga itu, aku harus mempersiapkan rencana lain ‘...
...•...
...•...
...•...
...•...
( Slide stori )
Ia kemudian berhenti dan menunjukan sesuatu kepada wanita itu.
“ Ibu.....Ibu...... lihatlah ini, aku sudah bisa mebuat patung ibu ini “ kalimat bocah itu kepada seseorang.
Wanita berambut putih itu kini tersenyum saat ia melihat sebuah patung naga kecil yang dibawa oleh bocah laki-laki barusan.
“----- kamu memang anak yang pandai “ kata wanita itu dengan senuyum di wajahnya.
“ Aku adalah anak ibu, pastinya aku harus bisa membanggakan ibu “ kaliamt bocah laki-laki itu.
Wanita itu terus ternyum karena kenangan bersama dengan anak tersebut. Ia tidak bisa melupakan kenangan itu bersama dengan bocah laki-laki itu.
Malam telah tiba, kini ia memangku bocah itu di pangkuannya sebelum tertidur.
Hanya mengandalkan sebuah perapian, suasana itu memberikan ketengan dihati.
__ADS_1
“ ibu ....... apakah naga agung yang lain semuanya seperti ibu “ kata bocah itu sambil bertanya kepada wanita tersebut.
“ Mereka semua adalah mahluk yang keras kepala, ibu harap mereka bisa berubah suatu saat nanti “ jawab wanita itu.
“ tapi ibu....... aku penasaran dengan mereka, mengapa ibu selalu menganggap mereka semua sama!? “ kata bocah itu denagn sedikit penasaran.
“ kamu tidak perlu mengetahuinya saat ini.......... ketika kamu melihatnya sendiri, kamu akan mengerti nanti “ “ jika begitu ayo waktunya tidur “ kata wanita itu.
Wanita itu meminta bocah tersebut untuk segera tertidur. Wanita itu kemudian berubah ke wujud seekor naga dengan bulu putih bagaikan salju.
Bersama dengan bocah kecil itu kemudian tertidur di sampingnya. Mereka tertidur pulas dengan sebuah perapian yang menyala untuk menghangatkan mereka. Di dalam sebuah goa yang begitu gelap gulita.
( Slide off )
Kini sang naga telah terbangun kembali dari tidurnya, ia mulai membuka matanya karena ia terbagun dari mimpi yang ia alami.
“ Usiaku nampaknya sudah sangat tua, ini terakhir kalinya aku bisa terbangun dari tidurku semenjak anak itu pergi dan meninggalkanku “ “ tetapi sungguh aneh bahwa aku kembali mengingatnya lagi........ meski mimpi itu tidaklah nyata “ “ aku berharap bisa bertemu dengannya lagi........------ dasar anak bodoh “ kata naga putih tersebut.
Sang naga Agung La Mianz kembali tertidur dari mimpi yang ia alami, sebuah kengan yang tidak akan pernah ia lupakan.
Bersama dengan seorang anak manusia yang dahulu pernah hidup bersamanya, kini waktu telah memishakannya.
Ia sudah tidak akan pernah lagi bertemu dengan anak laki-laki itu di zaman yang berbada ini............
...•...
...•...
...•...
...•...
( Author )
- Kekuatan Tekad bisa jadi Sia-Sia jika Tidak dibarengin Strategi Mempuni 🧐 - ( Hal yang umum terjadi di dalam Strategi Militer )
__ADS_1
- hmmmm tapi bener juga kan, Dari pada Melawan sesuatu yang tidak pasti! lebih baik Kabur duluan......... 😁