The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )

The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )
Vol. 9 Ch. 69.1 : Swordman Magic


__ADS_3

" !!!!! "


gemuruh dan pertarungan terus terdengar di Balik kabut darah Yang cukup pekat.


" Tuan Pahlawan " kata Salah satu ksatria Yang terlihat sangat khawatir.


Karena Sihir kabut darah yang sangat berbahaya dari musuh telah disipakan, Para pasukan manusia yang berada di dekatnya dipaksa untuk mundur sejauh mungkin dari kawasan kabut darah tersebut.


Meskipun beberapa diantara mereka tidak mengingankan hal tersebut, tetapi Demi keselamatan semua orang. pahlawan harist memaksa pasukan untuk pergi mencari tempat Yang aman.


Melihat dari tempat Yang aman merasakan sebuah pertarungan sengit dari dalam kabut darah. orang-orang hanya bisa memperhatikan tanpa bisa melakukan apapun untuk membantu sang pahlawan.


Kabut darah tersebut sangat berbahaya bagi mereka Yang tidak memiliki perlindunga Pahlawan, Jika Ksatria Nekat untuk memasukinya maka mereka juga akan berubah menjadi kabut darah sama seperti rekan mereka dan juga pasukan musuh sebelumnya.


" Kuh "


" Sangat menyakitkan mengetahui semua ini, Tetapi Kita bukanlah Lawan sepadan untuk Klan Vampire Yang dilawan oleh tuan pahlawan "


_Khalid.


Sir khalid terlihat sangat kecewa ketika mengetahui bahwa ia juga tidak bisa melakukan apa-apa. tetapi ia sadar bahwa jika ia nekat untuk memasuki kabut darah, ia hanya akan menjadi beban bagi pahlawan.


" !!!! "


sir khalid kemudian melihat ke arah langit dimana pertarungan antara Rey dan Tiana sedang berlangusng.


meskipun terlihat cukup jauh tetapi ia tahu bahwa pertarungan mereka dilangit sangatlah sengit.


sir khalid Yang melihat hal itu menjadi semakin membenci dirinya sendiri. diantara para swardman magic Yang ada di dalam pasukan, seolah-olah dirinya tidak ada bedanya dengan pasukan lain Yang ada di tempat tersebut.

__ADS_1


Ia mungkin masih belum bisa menerima Rey sebagai Tunangan resmi dari nona-nya. tetapi ia tahu bahwa Rey jauh lebih baik dari dirinya Yang merupakan Swordman Magic Yang tidak bisa melakukan apa-apa.


" Apakah hanya ini Yang bisa kita lakukan......


pangeran dan pahlawan telah berjuang hanya untuk orang seperti kita " Tanya seorang ksatria.


ksatria Yang mengetahui pertarungan Rey dan pahlawan mulai merasa tidak percaya diri kepada kemampuan mereka sendiri.


ini adalah kedua kalinya seseorang Yang lebih muda dari mereka berjuang seorang diri melawan musuh yang kuat.


sebagai ksatria, itu adalah hal Yang cukup memalukan untuk diakui. tetapi mereka juga sadar bahwa selamaa ini mereka hanya bergantung kepada kedua orang tersebut dan tidak belajar dari kemampuan mereka sendiri.


" Segera mundur ke garis belakang "


_Khalid.


Khalid Yang mengambil alih komando sementara mulai menyuruh pasukan untuk segera mundur ke garis belakang.


tetapi khalid dengan keras mulai berteriak kepada para pasukan untuk segera mundur ke garis belakang agar tidak lagi membebani pahlawan Yang sedang melawan musuh.


mendengar perkataan langsung dari khalid, para pasukan akhirnya mulai mengerti dengan situasi.


mungkin akan sangat sulit untuk meninggalkan seorang pahlawan seorang diri, tetapi karena keinginan dari harist adalah keamanan mereka maka mereka menuruti perkataan tersebut.


para pasukan perlahan mulai bergerak untuk segera meninggalkan garis depan pertempuran, dengan berat hati harus meninggalkan harist Yang sibuk melawan musuh kuat.


" !!!!!! "


" Aaaaaaaaaaakkkkkkkhhhh "

__ADS_1


sesaat setelah mereka mulai berjalan untuk menuju ke garis belakanh, tiba-tiba saja seseorang berteriak dengan sangat keras diantara mereka.


para pasukan mulai kembali siaga, mereka kemudian memperhatikan asal teriakkan tersebut berasal.


mereka mulai menatap ke arah seseorang Yang terlihat sangat mencurigakan, terapi apa Yang mereka saksikan adalah sebuah pemandangan mengerikan.


Orang tersebut mati tertusuk oleh sebuah pedang dari seseorang, tubuhnya masih berdiri karena seseorang itu memeganginya dengan pedang Yang ditusukkan.


Orang itu kemudian menyingkirkan mayat seorang prajurit Yang berhasil ia tikam dari belakang menggunakan pedang miliknya. terlihat sesosok pria dengan kedua tanduk Yang memegang pedang berlumuran darah.


orang-orang sangat resah ketika melihat penampilan pria tersebut.


ia adalah sesosok pria berambut merah dengan kulit agak kecoklatan Yang sangat misterius. di kepalanya terdapat dua buah tanduk seperti tanduk seekor kerbau.


pria itu menatap kepada semua orang dengan tatapan dinginnya Yang sangat mencekam, seakan-akan memberikan sebuah intimidasi kepada semua orang Yang melihatnya.


" Sangat tidak masuk akal........ benar-benar tidak masuk akal bagi para pengikut untuk meninggalkan pahlawan mereka bertarung sendirian.


sebuah sikap Yang tidak patut untuk dipuji " kata pria itu dalam bahasa benua.


pria tersebut mengatakan dalam bahasa benua untuk berbicara kepada semua pasukan manusia.


ia mengatakan kepada semua orang bahwa sikap mereka Yang meninggalkan pahlawan adalah tindakan tidak terpuji.


para pasukan Yang pada awalnya terlihat lengah kini mulai mempersiapkan senjata pedang dan prisai mereka untuk bersiap.


mereka tahu bahwa sesosok pria Yang datang kepada mereka bukanlah orang biasa.


ia adalah iblis kelas atas, terlihat dari tanduknya Yang berada di kepala.

__ADS_1


Para pasukan menyiapkan siaga penuh, karena mereka semua tau bahwa iblis kelas atas adalah lawan Yang sangat berbahaya bagi mereka.


__ADS_2