The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )

The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )
Vol. 9 Ch. 30 : Blok 24 King Undead


__ADS_3

...( Blok 24 )...


Sebuah tempat Yang begitu dingin dan sunyi, tempat Yang memancarkan aura seperti sebuah pemakaman Yang cukup mencekam.


" ......... "


sebuah mata seperti Bola api biru menyalah seakan bereaksi kepada sesuatu.


" .......... "


Seekor naga Zombie seakan terbangun dari tidurnya.


ketika merasakan adanya seseorang Yang mengganggu tidur panjangnya, naga itu kini mulai bangkit.


ia seakan tidak suka dengan kehadiran sesuatu Yang menyusup masuk ke ruangan Miliknya.


Undead King, Naga Kematian Memancarkan Aura Kematian di seluruh tubuhnya.........


...*...


...*...


...*...


...*...


...*...


...( Memasuki Blok 24 )...


" ........ " membuka sebuah pintu.


" Jadi ini adalah Blok 24......Rasanya sepi sekali disini, entah bagaimana Auranya seperti masuk ke pemakaman " ( Jessia)


" Jangan Takut....... kita harus tetapi waspada, Karena tidak tidak mengetahui seperti apa Monster di area ini dan juga seperti Apa King disini " ( Arnord )


party arnord kini telah berhasil memasuki Blok 24.


Mereka menoreh sebuah sejarah di gransillia untuk sebuah party yang bisa memasuki Blok 24 Yang misterius.


Mereka Mulai berjalan Memasuki ruangan, mereka terus berjalan tanpa ada satupun monster yang terlihat.


Blok 24 sangatlah aneh, Meskipun ruangan pada Blok cukup besar dan memiliki area Datar Yang cukup tetapi tidak ada satupun monster Yang terlihat.


hanya ada batu goa Yang biasa ditemukan, area Yang cukup lembab karena berada cukup dalam di Deugeon.


party masih terus melangkah maju, tetapi sebuah perasaan aneh selalu mereka rasakan setiap mereka menginjakkan kaki semakin jauh.


Blok 24 memiliki suasana yang sunyi dan cukup mencekam seperti Sebuah pemakaman.


sebuah pemakaman Yang cukup menakutkan.


party arnord tidak memperdulikan hal itu, mereka terus maju kedepan agar dapat menaklukkan King Yang ada di Blok 24.


" Hu....... bukanlah ini cukup aneh, Ini terlalu sunyi untuk bisa disebut ruangan Deugeon " ( Farah)


Farah terlihat cukup gemetar ketika masuk semakin jauh le deugeon. ia seperti tidak tahan dengan suasana pemakaman Yang ada di Blok 24.


" Farah-chan...... Kamu seperti anak kecil, ini tidak menakutkan sama sekali " ( jessia)


jessia Yang berusaha menenanglan Farah hanya mengatakan kalimat bahwa ia seperti anal kecil dan tempag ini tidal menakutkan sama sekali.


tetapi itu Salah, Jessia sangat gemetaran, ia berusaha kuat untuk tidak terlihat memalukan di depan semua orang.


" Huh! Kalian benar-benar penakut....... Tidak ada Yang namanya hantu " ( Delon)


delon nyindir mereka berdua, Ia mengatakan bahwa Hantu itu tidak ada.


tetapi ada hal Yang jauh diluar itu semua, leader Yang berada di depan barisan terlihat sangat pucat.


ia tidak bisa menutupi ketakutannya tersebut, ia hanya ingin terlihat kuat didepan semua orang, ia bahkan tidak dapat menoleh kebelakang mereka berdua.


" ......... "


langkah Demi langkah berhasil mereka lalui, tetapi tidak ada tanda-tanda seperti monster di dalam ruangan itu.


sebuah peristiwa aneh mulai muncul, sebuah kabut Yang cukup misterius kini mulai muncul.


ketika kabut muncul, suasana tiba-tiba saja menjadi lebih dingin dari sebelumnya.


Arnord, Jessia, dan Farah tidak bisa lagi menyembunyikan bulu kuduk mereka karena merinding.


kabut mulai semakin tebal, Suasana tempat ini terasa tidak begitu baik.


udara dingin benar-benar sangat menusuk, bau pemakaman semakin jelas tercium.


" !!!!!! "


" .......... "


" Huuuu "


sebuah lingkaran sihir berwana ungun tiba-tiba saja muncul entah dari mana.


lingkaran itu dalam sekejam menjadi semakin banyak, Semua lingkaran muncul secara bergiliran mengililingi anggota party Yang ada disana.


semua anggota party bersiap-siap dengan mode bertempur, Mereka semua mewaspadai bahwa musuh sudah menampakkan diri.


" !!!!!! "


dari lingkaran sihir Yang cukup, monster-moster berupa Tengkorak/Skeleton Yang membawa pedang dan tameng seolah-olah mereka adalah para tentara Yang bersiap untuk menyerang.


Skeleton Yang berjumlah Ribuan tersebut mulai muncul dari semua Lingkaran sihir Yang mengelilingi party Arnord.


" Ini........ tidak Salah lagi " ( Delon)


delon seperti mengetahui sesuatu.


di saat anggota party terlihat cukup panik dikepung, delon seolah memberi isyarat bahwa ia mengetahui sesuatu.


" Apa Yang kau ketahui, Delon " ( Jessia)

__ADS_1


jessia mulai menanyakan kepada delon mengenai apa Yang ia ketahui dari situasi ini.


" Aku hanya mendengar ini dari Temanku Yang telah tiada dalam penelusuran...... " " Bahwa di Blok tertentu deugeon, Ada sebuah tempat Yang disebut sebagai kuburan Petualang. di tidap itu tidak ada monster lain yang di temukan tetapi di tempat tersebut Pada undead berkumpul disana " " Tidak ada seorangpun Yang bisa selamat jika memasuki tempat tersebut " ( Delon)


" tch........ jadi maksudmu bahwa kita semua akan mati! " ( Jessia)


" Aku tidak benar-benar percaya akan hal itu....... tetapi sekarang aku sudah menyadarinya alasan mengapa tidak ada seorangpun Yang bisa memasuki Blok 24......dan itu karena " ( Delon)


" Karena tempat ini adalah kuburan Para petualang Yang dibicarakan itu........ tch " ( arnord)


24 adalah sebuah tempat dimana orang-orang menyebutnya sebagai kuburan para petualang, alasan utama mengapa tidak ada seorangpun Yang bisa mencapainya adalah karena akan mati jika memasuki blok tersebut.


party arnord berada dalam pilihan Yang sulit.


mereka tidak bisa kabur kembali ke blok 23 karena mereka sudah jauh berada di tengah-tengah ruangan Blok 24.


komdisi mereka mengharuskan mereka untuk melawan atau mati karena Para skeleton mengepung mereka dari berbagai sisi.......


arnord mendapat pilihan sulit, ia dihadapkan pada kematian Yang akan menunggunya saat ini juga.....


" Apapun resikonya kita tidak memiliki pilihan lain...... Bertarung atau mati!!! Jadi bersiaplah..... semuanya!!!! " ( Arnord)


" ya!!!! "


arnord telah memberikan keputusan bulatnya, ia memutuskan untuk bertarubg karena tidak ada jalan untuk mundur kembali.


Delon melakukan pertahanan kiri, Arnord sebagai pemimpin berada didepan.


Farah bersama dengan Jessia akan melakukan kombo, Farah memberikan sihir healing dan perlindungan pada jessia, dan jessia akan menyiapkan Mantra Turn Undead untuk menghabisi para undead........


...**...


...**...


...*****...


Party dipilihkan pada Pilihan sulit.


mereka tidak bisa mundur karena sudah terkepung dari segala sisi, harus bertarung saat itu juga.


Arnord sebagai leader kini telah maju lebih, ia menghadari serbuan dari para skeleton dengan senjata ke arah dirinya.


delon juga ikut bergerak, ia melindungi jessia dan Juga Farah dari serbuan para skeleton.


Jessia mengaktifkan Turn Undead dalam jumlah besar, ia ingin membantu Arnord dan juga Delon yabg juga sedang bertarung.


Sedikit Demi sedikit, Turn undead berhasil melenyapkan hampr sepertiga dari Para skeleton Yang ada di tempat tersebut.


" !!!!! "


sesaat setelah mereka percaya akan keberhasilan.


lingkaran sihir lain mulai muncul, Para skeleton bermunculan kembali dalam jumlah Yang lebih banyak.


Farah Yang melihat anggota partynya kehabisan tenaga mulai menyalurkan mananya.


ia menyalurkan mana kepada semua orang untuk memulihkan kondisi mereka.


" !!!!! "


jessia kembali mengaktifkan mantra turn undead, tetapi kali ini ia menggunakan turn undean untuk area Yang lebih luas.


Arnord dan delon masih sibuk mengalahkan Pasukan skeleton untuk Mengulur waktu.


karena sihir dengan skala yang lebih luas memerlukan waktu yang Lama juga mana Yang cukup banyak, Farah akhirnya ikut membantu Jessia untuk tambahan mana.


"........ "


" Kebenaran adalah hal Yang sulit, Aku meletakkan Jiwa-jiwa yang tersesat untuk kembali tenang di alam baka........... Greater Turn Undead!!!!! " ( Jessia)


" !!!!! "


" Huuuu "


sebuah lingkaran sihir Yang cukup besar mengelilingi area Yang luas.


cakupan area tersebut besar hingga menutupi para pasukan skeleton Yang berbaris di garis belakang.


ketika sihir mulai diaktifkan, cahaya kebiruan muncul dan menerasi seluruh lingkaran sihir yabg ada di tempat tersebut.


" !!!!! "


Para pasukan skeleton mulai menghilang.


Greater turn Undead Memurnikan kembali jiwa mereka yang tidak tenang.....


" huh! "


" Brug "


Jessia dan Juga Farah terjatuh.


" Jessia, Farah!!!! " ( Arnord)


arnord mulai berteriak ke arah mereka berdua.


ketika melihat kedua orang itu terbaring di tanah, Delon dan Arnord mulai panik. mereka Khawatir dengan rekan mereka yang telah sampai pada titik akhir.


" Hah hah....... tidak apa-apa...... kami hanya kehabisan mana " " Greater Turn Undead menghabiskan Mana lebih banyak dari Turn Undead biasa....... ini hanya sementara ( Jessia)


" Aku tidak bisa menggunakan Healing saat ini, Mana ku juga habis....... izinkan kami istirahat sebentar " ( Farah)


" Ba-baiklah " ( Arnord)


Melihat bahwa Farah dan Jessia kehabisan mana, mereka terlihat cukup terengah-engah sekarang.


mereka berdua hanya mengatakan kepada Delon dan Arnord untuk tidak khawatir ,karena mereka hanya memerlukan istirahat untuk bisa memulihkan kembali dirinya.


" !!!!!! "


" Tidak sepertinya ini masih belum berakhir " ( Delon)

__ADS_1


delon seperti merasakan sebuah perasaan aneh.


meskipun semua pasukan skeleton telah berhasil dikalahkan, tetapi sebuah tekanan Yang lebih mencekam mendekati mereka secara perlahan.


kabut dingin Yang sebelumnya menghilang kini muncul kembali dihadapan mereka.


sebuah bayangan mahluk yang cukup besar setinggi 7 meter mendekati mereka bersamaan dengan kabut itu.


" !!!!!!!! "


" Hoooooooooooaaaaaarrrrrkkkkk!!!!! "


Raungan suara dari mahluk tersebut cukup berisik, Semua anggota party sampai menutupi telinga mereka karena suara raungan tersebut.


" !!!!! "


" ........ "


sebuah monster Yang cukup besar dan mengerikan kini mulai menampakkan dirinya didepan mereka.


monster itu memiliki bau yang menjijikan.


ketika ia berjalan, suara dentuman terdengar dari langkahnya.


monster Yang terlihat cukup buruk rupa dengan sebagian tubuhnya Yang didominasi oleh tulang belulang.


monster yang terlihat naga tanah besar yang baru saja mati.


" Tidak........ Tidak " ( farah)


ketika mentaap monster itu, farah terlihat sangat tertekan. ia merasa seperti mimpi buruk nyata telah terjadi sekarang.


aura kematian dan mana Yang tidak menyenangkan mendominasi Seluruh area saat mahkluk itu muncul.


" King di blok 24....... Monster dengan Rank S, Death Dragon!!!! " ( Delon)


King Yang ada di blok 24 kini sudah memperlihatkan dirinya didepan Party Arnord.


Raja Undead di Deugeon El Karlia, Death Dragon!


...*...


...*...


...*...


...*...


...*...


...*...


...( Blok 23 ) ...


" Huh...... nampaknya mereka sudah melewati blok ini lebih cepat dari sebelumnya " ( Rey)


tiba di blok 23.


ketika aku, vern dan juga Temer sampai di tempat ini, sudah tidak ada seorangpun yabg berada di blok ini.


aku tidak merasakan kehadiran King Yang ada di tampat ini, dengan kata lain bahwa Party idiot sudah melewati Blok ini dan sedang berada di Blok 24.


" Sepertinya mereka sudah melewatinya dengan mudah....... Ngomong-ngomong seperti apa King yabg ada di Blok 23? " ( Merdi)


Temer mulai menanyakan sesuatu kepada diriku.


ia sepertinya penasaran dengan King yang ada pada blok 23.


" Di pengalamanku pada deugeon dulu, King pada Blok Ini adalah King Terra...... Monster dengan kulit yang sangat keras seperti batu........ mereka seharusnya adalah Monster dengan Rank A+ , Tidak mudah bagi seorang petualang untuk bisa mengalahkannya " ( Rey)


" Tapi bagaimana party itu bisa mengalahkannya? bukankah mustahil bagi seseorang untuk menggores King Terra? " ( Vern)


" Sebenarnya King Terra memiliki kelemahan terhadap Sihir Api........ jika kamu menggunakan sihir api dengan tingkatan tinggi, kamu bisa mengalahkannya King Terra dalam satu serangan " ( Rey)


mengingat kejadian di masa lalu.


sebenarnya ini mengingatkanku dengan onee-chan ketika kami menelusuri deugeon.


ia menggunakan sihir api kehancurannya untuk menyerang monster itu sebelumnya, dan monster itu langsung lenyap dalam sekejap.


itu adalah pengalaman Yang cukup mengerikan, meskipun akhir dari pengalaman itu tidak berakhir baik.


" Aku yakin bahwa Jessia-san pasti memaksa mananya untuk sihir serangan Api....... " ( Merdi)


" Yah itu bukanlah hal penting........ baiklah, kita harus tetap maju sekarang " ( Rey)


aku menyarankan untuk kami tetapi melangkah maju hingga mencapai blok ke 24 secepat mungkin.


meskipun aku tidak berharap bahwa party idiot itu akan selamat, tetapi jika mereka berurusan dengan Undead King maka itu adalah hal buruk.


kami harus secepat mungkin membawa mereka kembali.


terus melangkan satu Demi satu, kami cukup beruntung karena tidak ada sisa monster Yang berkeliaran ketika kami berjalan.


nampaknya, bahwa Ketika King Terra dikalahkan, Monster penghuni Blok ini memilih bersembunyi.


Ketika raja telah hilang, bawahan tidak akan berani.


itu sangatlah kelas saat ini.


" .......... "


tiba di pintu masuk menuju ke blok 24.


terlihat bahwa ada jejak seseorang yang memasuki pintu ini tidak Lama dari sebelumnya.


" Ayo kita masuk " ( Rey)


tidak perlu berlama-lama untuk itu, Kami langsung membuka pintu dan Memasuki Blok 24 yang ada dihadapam kami.....


bersambung...........

__ADS_1


__ADS_2