
Ketika tiana tiba di garis depan, suasana medan perang berubah menjadi mencekam dengan cukup mudah.
Aura Yang diberikan tiana benar-benar sangat mengintimidasi bagi beberapa ras non-manusia, pitan Yang merupakan seorang saintess juga dibuat gemetar akan keberadaannya.
" Ras Iblis yang sesungguhnya " ( Pitan)
dengan nada sedikit ketakutan pitan mengatakan kalimat tersebut kepada Semua orang.
" I-Iblis! jadi Wanita itu adalah Ras iblis Yang sebenarnya!!!! "
kata Salah satu ksatria dengan cukup panik.
Saat mendengar bahwa Tania adalah Iblis kelas atas Sontak membuat semua orang dari pihak manusia menjadi sangat ketakutan.
Mereka Yang telah menghadapi Lasser demon dengan kesusahan harus menerima kenyataan bahwa Ras iblis sebenarnya jauh lebih mengerikan daripada Yang mereka bayangkan.
" semua tolong tenang, kita masih memiliki pahlawan dan juga nona Saintess disini "
kata komandan ksatria.
komandan ksatria yabg juga merasa tertekan mulai memberanikan diri.
ia meminta kepada semua orang untuk tenang dan tidak panik dengan keadaan.
Meskipun cukup sulit, semua orang mulai dengan posisi siaga untuk mengantisipasi Serangan tidak terduga dari Komandan Musuh.
" Ho....... Sepertinya aku sudah cukup berlebihan dengan para Semut " " Bagaimana jika seperti ini Saja......... Aku sama sekali tidak tertarik dengan Para semut yang ada disini, Yang ku inginkan hanyalah menghadapi Pahlawan bintang seorang diri saja....... jika tidak keberatan, aku mengizinkan Kalian semua untuk lari secepat mungkin " ( Tiana)
dengan senyumannya yang cukup mengancam, Tiana mengatakan dengan keras kepada semua orang untuk Lari dari tempat tersebut.
" Apa!!!! "
" Apakah dia gila! "
" Tidak mungkin kita akan membiarkan Tuan pahlawan melawan Komandan musuh sendirian "
gumam para ksatria.
Nampak terlihat jelas bahwa para ksatria tidak menerima Pernyataan tersebut.
mereka juga mengetahui bahwa Tiana lebih kuat dari yang mereka bayabgkan, terlebih tidak mungkin bagi mereka untuk membiarkan Harist untuk bertarunga sendirian.
" Tidak perlu mendengarkan apa perkataannya....... Serang!!!! "
seorang ksatria mulai memprovokasi.
Mendengar perkataan dari Salah satu ksatria tersebut, Semua ksatria bergerak secara bersamaan untuk mengepung Komandan Musuh.
" !!!!!! "
Mereka mulai berlarian untuk mendekati Harist, dengan kepercayaan diri dan mengarahkan pedang mereka ke arah depan mereka seolah sudah bersiap untuk segera mati.
" hupf........ Dasar Keras kepala " ( Tiana)
Mendengar bahwa saran darinya tidak didengarkan oleh para manusia, membuat Tiana cukup kesal.
" !!!!!! "
tiana mulai menggerakan sedikit lengannya ke arah samping seolah ingin memberikan sesuatu sebagai sebuah kejutan.
" huuuuuuu!!!!! "
Sebuah api biru yabg cukup besar tiba-tiva saja muncul dan membatasi gerakan para Ksatria dengan Pahlawan dan Tiana.
Api itu bagaikan sebuah tembok pemisah agar para pasukan tidak ikut campur dengan Urusannya.
" !!!!! "
" Ti-tidak mungkin "
Semua orang nampaknya cukup kaget.
dari ekpresi wajah yang mereka perlihatkan seolah mengatakan bahwa mereka tidak mengira bisa melihat kemampuan tersebut tepat di depan mereka.
" Dia bahkan bisa menggunakan sihir bahkan tanpa merapalnya sama sekali....... Sekuat apa ia sebenarnya!!! "
kata Salah satu Pasukan elf.
Salah satu divisi penyihir dari Ras elf hanya bisa terkejut melihat kemampuan dari Tiana.
Meskipun tiana hanya menggerakan lengannya, ia bisa mengeluarkan Sihir tingkatan Atas bahkan tanpa rapalan sama sekali.
Para Elf Yang mengetahui hal itu tidak bisa berkata apa-apa karena mereka Sudan mendapatkan sebuah kesimpulan bahwa " Ras iblis Bisa mengalahlan Mereka "
" Tch........ "
harist mulai menggerakan giginya.
ia tidak percaya bahwa Tiana serius tidak tertarik pada pasukan manusia.
" Ada apa pahlawan........ bukankah ini Wajar karena aku tidak tertarik pada mereka " " Yang harus kamu tahu bahwa aku bisa membunuh semua orang disini jika aku mau........... Karena aku adalah orang Yang baik maka aku akan memberikan waktu agar semua orang segera lari dari sini " ( Tiana)
tiana dengan percaya diri mulai meyakinkan harist.
Sebuah kenyataan meskipun tiana sebenarnya tidak tertarik pada Pasukan manusia tetapi bukan berarti bahwa ia tidak bisa membunuh mereka.
" Para Penyihir!!! Segera keluarkan sihir teleportasi dan tinggalkan tempat ini!!! Aku akan menghadapi Komandan Musuh sendiri!!! " ( Harist).
Sekarang harist mulai berteriak kepada semua orang.
ia sudah menyadari seberapa berbahaya Tiana bagi pasukan manusia, ia Langsung memerintahkan para penyihir untuk menyiapkan Sihir teleportasi meninggalkan tempat tersebut.
" Tapi...... Bagaimana dengan anda, Tuan Pahlawan!!! "
Mendengar sang pahlawan sendiri Yang meminta semua orang untuk pergi memberikan sebuah kegaduhan di pihak manusia.
__ADS_1
mereka semua seperti tidak ingin menerima keputusan tersebut begitu saja terlebih pahlawan harus menghadapi iblis kelas atas seorang diri.
" Pitan!!! Lakukanlah!!! " ( Harist)
Harist tidak mendengarkan keluhan para ksatria sama sekali, ia malah berteriak fan menyuruh pitan untuk melakukan sesuatu?
" Baiklah, Aku mengerti " " Sesuai dengan keinginan Pahlawan...... Segera rapalkan Sihir teleportasi skala besar, kita harus pergi dari sini!!! " ( Pitan)
berbeda dengan orang lain, pitan sepertinya mengerti apa Yang di inginkan oleh harist.
ia langsung mengatakan kepada semua penyihir untuk segera merapalkan sihir teleportasi.
" Ckkk...... Ini benar-benar sangat memalukan " " Segera rapalkan Sihir teleportasi, semuanya turutilah keinginan dari Pahlawan bintang "
kata komandan pasukan manusia.
Komandan pasukan nampak tidak terima dengan keputusan ini, tetapi ia sepertinya mengerti bahwa harist tidak ingin menambahkan korban lagi dalam peperangan terlebih Tiana bisa membunuh mereka semua dengan mudah.
" baiklah "
Semua penyihir dan elf menuruti perintah tersebut, mereka kini tengah berupaya untuk menggunakan Sihir teleportasi skala besar untuk memindahkan pasukan.
" .......... "
sihir mulai dirapal dengan baik, semua orang Yang ada di tempat itu kecuali harist dan tiana memdapati diri mereka berada di sebuah lingkaran sihir.
itu adalah pola sihir teleportasi.
sebuah pola sihir dengan warna keemasan Yang cukup cantik merupakan bentuk dari rapalan perpindahan tempat.
" !!!!! "
Sihir teleportasi telah selesai dirapalkan.
kini sebuah cahaya mulai menyinari semua orang Yang ada di sana.
" kumohon jangan mati, Harist-kun " ( Pitan)
Pitan mulai mengatakan kalimat terakhir kepada harist.
tidak Lama setelah kalimat tersebut disampaikan Semua orang telah menghilanh dalam sekejap.
tidak ada satupun pasukan manusia di area tersebut, hanya ada Sebuah kobaran api biru, harist dan tiana di tempat tersebut.
" Huh...... Mereka semua sekarang sudah pergi " " Kekompakan manusia benar-benar membuatku iri " ( Tiana)
Tiana dengan santai mengatakan bahwa ia ri terhadap Para manusia.
di benua iblis, membunuh dan dibunuh adalah hal Yang wajar.
hanya sedikit klan iblis yang benar-benar peduli pada sesama mereka, dan itu cukup berbeda dari manusia Yang ada di benua lusia.
" Oke, Nak pahlawan....... Sekarang Sudah tidak ada gangguan lagi dari Luar, bisakah kita lanjutkan pertarungannya....... dan ah! kamu sedang dalam Kondisi tidak baik " ( Tiana)
karena sudah tidak ada lagi yang akan mengganggu pertarungan mereka, tiana merasa cukup senang tetapi tiana juga menyadari bahwa kondisi harist sedang tidak baik.
" !!!!! "
Dengan inisiatif sendiri, Tiana mengeluarkan sesuatu Yang terlihat seperti sebotol potion dari Kantong spasial miliknya.
tiana kemudian melemparkan Botol Potion itu kepada Harist begitu saja.
harist Yang melihat itu, langsung menangkap botol tersebut di genggaman tangannya.
" !!!!! "
" Akan sangat tidak adil jika melawan pahlawan Yang sedang terluka....... karena aku adalah Pejuang Yang baik, silahkan saja pulihkan terlebih dahulu kondisi tubuhmu " ( Tiana)
Tiana memberikan sedikit kemurahan hatinya kepada pahlawan.
Ia meminta kepada harist untuk meminum potion tersebut dan memulihkan Energi sihirnya.
" Baiklah " ( Harist)
Harist tanpa pikir panjang langsung meminum potion tersebut.
" !!!!! "
setelah harist selesai meminum Potion itu, Kondisi tubuhnya perlahan mulai kembali pulih.
Luka - luka Yang ia terima mulai tertutup dengan sempurna dan energi mana nya telah kembali.
tiana Yang melihat hal itu sepertinya cukup senang atas hal tersebut.
Ia senang karena akhirnya seseorang bisa menghiburnya di tengah kebosanan medan perang.
" Jika telah selesai, Maka Bersiap untuk Serangan!!!!! " ( Tiana)
Setelah harist sembuh dengan sempurna, tiana Yang melihat hal itu langsung bergerak cepat untuk memberikan pukulan naga kepada harist.
" !!!!! "
serangan tiana cukup cepat hingga harist hampir tidak bisa melihatnya sama sekali.
tetapi di luar dugaan bahwa Harist masih sanggup untuk menahan serangan pukulan naga tiana menggunakan pedang ertugrul.
" Hhhhhhh "
harist dengan kekuatannya masih berusaha menahan.
" Ho........ ini luar biasa, benar-benar luar biasa...... " ( Tiana)
Tiana nampak senang ketika harist dengan susah payah menangkis serangannya.
" Tapi ini masih belum selesai! " ( Tiana)
__ADS_1
" Apa!? " ( Harist)
" Booooommmm "
ketika harist menangkis serangan pukulan naga tiana, tiba-tiba saja sebuah ledakan muncul di tempat dimana Pukulan tiana di arahkan.
" aaaaaaaaaa!!!! "
harist terlempar oleh pukulan ledakan tersebut.
Meskipun hanya dengan tangan kosong, tiana sanggup membuat harist terlempar jauh dengan cukup mudah.
" !!!!! "
harist Yang terlempar akibat serangan tiana tersebut berusaha untuk menahan.
ia menancapkan pedang ertugrulnya ke tanah dan memegang gagangnya dengan cukup erat.
bekas serangan dari tiana memberikan dampak Yang cukup hebat.
harist hampir terlempar sejauh 15 meter akibat serangan dari tiana tersebut.
" Apakah hanya segitu kemampuan pahlawan...... Jika begutu to long hiburlah aku lembih Lama lagi, ha ha ha ha " ( Tiana)
tiana mulai melepaskan dirinya dari kekuatan.
ia mulai menembakan banyak sekali bola api berukuran besar ke arah harist.
Bola api dengan jumlah tidak terhitung itu mendarat satu Demi satu untuk menyerang harist.
" !!!!! "
harist mulai mengaktifkan Pelindung mana dan menghindari serangan bola api itu dengan cukup cepat.
" Akhhhh "
Meskipun harist berhasil menghindarinya satu persatu, ledakan dari bola api itu membuatnya cukup kerepotan.
tiana tidak hanya menyerang tetapi ia juga meledakan tempat sekelilingnya tanpa peduli akan sesuatu.
" Bagaimana, Bagaimana...... Apakah hanya ini kemampuan pahlawan! " ( Tiana)
Tiana dengan percaya diri masih menembakan bola api itu ke arah harist.
harist masih berusaha menghindarinya, sesekali ia memotong bola api itu menjadi dua menggunakan pedang ertugrul.
..." Sial....... Rasanya seperti melawan Rey-kun dengan Kemampuan sihir, Apakah dia gila "...
Harist dibuat kerepotan oleh tiana.
Ia menyamakan tiana dengan rey Yang menggunakan kemampuan sihirnya untuk melawan harist dengan kekuatan penuh.
Meskipun baginya tiana bahkan jauh lebih gila karena ia meledakan apapun tanpa berfikir panjang.
Harist mulai mencari sebuah ide.
ia perlahan memperkuat perhatanan sihir miliknya dan mencari sebuah celah untuk menemukan titik lemah tiana.
menghidar dari bola api sekaligus ledakan setelahnya, harist mulai mempercepat pergerakan fisiknya hingga sulit untuk di lihat.
" !!!!! "
Setelah beberapa Lama harist menghindar, Ia akhirnya berhasil menemukan sebuah titik celah dimana tiana lengah.
" !!!!! "
harist dengan cepat langsung mengarahkan pedangnya ke arah tiana.
" Sangat mudah di tebak ya " ( Tiana)
" !!!!!! "
di luar prediksi dirinya, tiana nampaknya menyadari niatan harist dengan cukup mudah.
ketika bilah pedang hendak mengenai dirinya, tiana dengan cepat mengaktifkan tangan naga dan menangkis serangan dari pedang ertugrul.
" Huh!!!!! "
Tiana memegang pedang ertugrul itu dengan tangan naga miliknya.
seolah seperti tidak ada apa-apanya bagi dirinya, tiana memegang pedang itu seperti ia memegang sebuah ranting pohon.
" Mengapa kau tidak belajar mengenai ini....... kau tahu meskipun dragonoid dan Naga adalah hal berbeda, seharusnya kau tahu bahwa sisik kami sama kuatnya dengan prisai Baja........ semua ini tidak ada gunanya " ( Tiana)
tiana memberitahukan kepada harist bahwa pedang tidak akan bisa menembus sisiknya Yang keras seperti perisai Baja.
ia Yang masih memegangi ertugrul itu kini mulai membalas serangan harist kepada dirinya.
Tiana mulai melempar haris dan juga pedangnya dengan cukup kuat.
" Ahhhhhhh!!!!! "
harist terlempar dengan cukup jauh ke atas udara karena kekuatan fisik dari tiana.
" !!!!!! "
Kini ia mulai berbalik arah, harist Yang sebelumnya terbang tinggi ke atas sekarang mulai turun kebawah dengan kecepatan Yang cukup tinggi.
" Aku tidak ingin mati, Aku tidak ingin mati, aku tidak ingin mati!!!! " ( Harist)
teriak harist dengan cukup histeris.
Harist bersiap untuk menghadapi ketakutan dalam dirinya, ia akan jatuh ke tanah dari atas ketinggian dan bersiap untuk sebuah benturan Yang cukup hebat.
Bersambung............
__ADS_1