The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )

The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )
Vol. 3 Chapter 15 : Pertemuan Yang Canggung, Orang Itu


__ADS_3

“ Miyu-chan apakah kau yakin tidak apa-apa!? “ ( Hichiko )


“ Jika kau memang tidak menyukainya, kau seharusnya tidak perlu memaksakannya “ ( Rey )


Asisten dan juga Reyham sedang menanyaiku apakah aku benar-benar ingin melakukan pertemuan dengan seseorang!? 


Reyham sepertinya mengerti apa yang aku rasakan saat ini.


Saat ini aku akan melakukan pembicaraan dengan orang yang menyebut dirinya sebagai kakakku tersebut.


“ ini adalah yang aku inginkan , dan juga ada banyak pertanyaan yang akan aku ajukan kepadanya “ ( Miyu ).


Sebenarnya mimpi yang selama ini aku alami beberapa hari ini membuatku semakin penasaran. Karena dengan samar-samar aku mengingat sesuatu yang disebut dengan “Keluarga “. Sebenarnya saat pertama aku bertemu dengan si pembohong! Aku benar-benar tidak mempercayainya! Tetapi entah bagaimana aku sangat ingin bertemu dengannya.


“ Shttttt “ suara pintu mulai terbuka, Seseorang yang telah kutunggu akhirnya telah tiba.


“ Mohon maaf telah membuatmu menunggu, tidak biasanya kau yang memintaku untuk datang menemuimu? “ kata seseorang yang masuk dari pintu tersebut.


Ia tidak datang sendirian, ia ditemani oleh seorang wanita yang sepertinya seusia dengannya.


“ baiklah semuanya, harap kalian segera keluar....... biarkan shin-kun dan juga Miyuu-chan untuk sendirian saat ini. “ ( Mainna ).


Nona Penyihir telah mengatur segalanya untuk pertemuan kami, ini mungkin sedikit berlebihan tetapi ia sepertinya mengerti dan menuruti permintaan egoisku tempo hari.


Begitu mendengar apa yang dikatakan oleh Nona Penyihir! Asisten , Reyham dan juga teman si pembohong mulai keluar dari ruangan.


Aku dan Dia mulai duduk saling bersenelahan untuk memudahkan kami saling berbicara. Mainna-dono mulai menyiapkan teh hijau kepada kami berdua dan mulai pergi keluar setelahnya.


Saat ini hanya ada aku dan si pembohong itu saja di ruangan. Tetapi ada sesuatu yang kami rasakan saat ini!!!!


Entah bagaimana Suasana ini


“ begitu Cangnggung “ itulah gambarannya saat ini.


Baik aku maupun si pembohon sepertinya tidak bisa saling berkata-kata. Aku tahu ini adalah permintaan egoisku! Tetapi suasana ini tetap saja begitu sulit untukku memulai pembicaraan.


“ hah !!!! “ Si pembohong mulai sedikit menghela nafas.


Aku tidak bisa memulai pembicaraan saat ini!!


“ Mi-Miyu......... i-ini mungkin pertemuan pertemuan yang begitu mendadak....... t-tapi a-aku pasti akan menjawab semua yang kau tanyakan...... j-jadi silahkan “ kata si pembohong dengan sedikit cangnggung.


Bagus, ia akhirnya memulai pembicaraan juga.........


“ Ano~ aku minta maaf karena kau harus mendengarkan keegoisanku........ tapi aku hanya ingin mengetahui kebenarannya!!! Bisakah kau menceritakan semua yang terjadi....... terutama tentang ayah dan ibu “ ( Miyu )


“ Baiklah......... bagaimana aku akan memulainya ya!? “ ( Shinjou ).


Dengan kalimat itu terucap dari dirnya, ia akhirnya memulai pembicaraan denganku.


Ia mulai menceritakan semua tentang masa lalu dimulai saat ia mengatakan kami adalah kakak beradik ynag tidak begitu akur. Tentang tantangan memanjat pohon dan juga tentang omelan ibu kepadanya.........


Entah mengapa hampir semua yang ia katakan sangat mirip dengannyang aku alami! Ia juga menceritakan tentang ayah kami yang merupakan salah satu red oni tingkat atas dan juga soal ia yang menyelamatkan ibu saat dibuang dari desanya.


Aku hampir tidak bisa mempercayai semua yang ia katakan tetapi semua itu sangat mirip seperti mimpi yang ku alami.


“ dan juga yang terakhir......... aku sangat meminta maaf!! “ dengan ekpresi yang cukup sedih ia mulai menundukan kepalanya ke arahku dan terus meminta maaf.


“ aku sangat menyesalinya......... aku minta maaf miyu.......... saat aku terjatuh ke jurang! Sebenar aku bisa selamat karena aku telah disematkan oleh paman!! Tetapi itu adalah hal yang paling aku sesali selama hidupku............. aku meninggalkanmu saat kita dikepung oleh para Oni pengejar itu sendirian disana.......... aku tau, aku mungkin tidak pantas untuk menderima kata maaf darimu karena telah gagal menjadi kakakmu......... maafkan aku! Maafkan aku “ ( shinjou )


Dengan menundukan tubuhnya, ia terus mengucapkan kata maaf kepadaku.


“ are....... apa yang terjadi padaku!? “ ( Miyu )

__ADS_1


Aku mulai menyentuh pipiku dan mulai mengeluarkan air mata. Aku terus mengingatnya di dalam benakku ‘ mengapa aku bisa melupakan semua itu ‘.


Semua yang ia katakan entah bagaimana semua itu sesuai dengan apa yang ku mimpikan........ dan si saat yang sama itu semua membuat hatiku merana!!


“ Mi-Miyu apakah kau baik-baik saja!? “ ( Shinjou )


Ia mulai sedikit bergerak saat melihatku menangis.


Selama ini aku selalu melupakannya karena saat aku mulai mengingatnya semua itu membuat hatiku hancur.


Tentang ayah dan ibu dan juga tentang kakakku yang telah lama ku lupakan! Yang ku lakukan dulu hanyalah misi yang diberikan tuan akagiri saja dan hanya sesuatu tentang membenci manusia.


Tetapi saat aku mulai menyadari tentang ingatan masa laluku, itu membuatku jadi frustasi. Apakah selama ini aku hanya dimaafkan saja!? 


Aku memang tidak bisa begitu saja mempercayaai apa yang dikatakan si pembohong dan juga mimpiku saja, tetapi entah mengapa hatiku berkata lain.............. di pertemuan ini yang kulakulan hanya bisa menangis dan menangis.


Disaat yang bersamaan si pembohong mulai memelukku dengan cukup erat.


“ Tidak apa-apa miyu........ kau tidak perlu mempercayainya jika itu hanya membuatmu terluka “ ( Shinjou )


Dengan lembut si pembohong mulai mengatakan itu kepadaku.


Aku ingin menangis dan mengatakan sesuatu kepadanya.....


“ O-onii-chan “ kataku dengan cukup pelan..............


...•...


...•...


...•...


...•...


...•...


“ Ah.......aku tidak menduga akan terjadi hal tersebut “  ( Hichiko ) 


“ Ho ho........ Shin-kun bisa juga terlihat dewasa rupanya “ ( Kisui )


Ini adalah pertemuan yang ingin di ajukan oleh miyuu-chan kepadaku, aku sebenarnya ingin mengatakan ia tidak harus melakukannya saat ia tidak benar-benar siap! Tetapi ini berada di luar dugaan kami semua.


“ kalian semua tidak perlu mengintip begitu........ lagipula ini adalah pertemuan pribadi mereka “ kataku sambil menegur mereka semua.


Baik rei-chan, Kisui-chan dan hichi-chan semuanya sedang mengintip pertemuan miyuu-chan, mereka semua sepertinya penasaran dengan pertemuan kakak dan adik!? 


“ Tidak apa-apa Onee-chan.......... lagipula aku juga ingin melihat sisi memalukan dari senpai “ ( Rey )


Rei-chan mulai mengatak hal itu pada diriku! Aku yakin ia sepertinya punya masalah tertentu dengan shin-kun sampai ia juga ikut  mengintip apa yang terjadi pada mereka .....


“ Eh!? “ (mainna )


Aku tidak bisa melarangnya melakukan itu, tetapi biarlah! lagipula  ia juga tidak mengganggu pertemuan mereka.


“ tttttttt------ “ aku tiba-tiba saja mendapatkan sebuah pesan telepati dari seseorang.


Sepertinya Banri-kun  ingin membicarakan sesuatu kepadaku.


“ Kalian semua ...... tolong perhatikan saja dan jangan ganggu mereka! Aku akan segera kembali “ ( Mainna )


“ Onee-chan....... kamu ingin kemana!? “ ( Rey )


Rei-chan sepertinya mulai penasaran dan menanyakan aku akannpergi kemana!?

__ADS_1


“ Hanya menderima pesan saja........ ada sesuatu hal penting yang banri-kun katakan kepadaku “ ( Mainna )


“ Begitukah......... baiklah onee-chan “ ( Rey ).


Tanpa basa basi, aku mulai meninggalkan mereka menuju tempat yang cukup aman. Pesan telepati dari banri-kun cukup mendadak kali ini.


‘ banri-kun..... apakah ada sesuatu yang akan kau katakan? ‘ 


Aku mulai menjawab pesan telepati darinya.


‘  ah syukurlah mainna-san..... kau akhirnya menjawab pesan yang ku berikan ‘ ( Banri )


‘ Ada apa!? Mengapa kau tiba-tiba memanggilku saat ini? Apakah ada pecahan masa depan lagi kali ini!? ‘ ( Mainna )


‘ ini bukalah sesuatu yang begitu serius....... tetapi sebaiknya kau persiapkan saja semua yang kau perlukan........ dan sebaiknya kau ikut campur saja dalam pertempuran kali ini.......... masalah serius akan mulai terjadi disana saat penyerangan kedua....... sebaiknya kau berhati-hati ‘ ( Banri )


‘ Aku mengerti......... aku pasti akan ikut secara diam-diam hanya untuk berjaga-jaga ‘ ( Mainna ).


Penyerangan oni kedua ya!? Pasti akan terjadi hal yang buruk hingga ia nyarankanku untuk ikut campur di dalamnya.


‘   dan juga ini mengenainya.......... ‘ ( Banri )


‘ Hmmmmm...... apakah kau juga melihat pecahan masa depan lain juga ‘ ( Mainna )


‘ benar......... tetapi Mainna-san apakah kau yakin mempercakan Rey-kun untuk mengenban tugas seberat itu!?   Kau tau ia pasti tidak akan menderima hal tersebut begitu saja!!  ‘ ( Banri )


‘ aku mengerti....... aku yakin ia pasti tidak akan pernah memaafkanku jika aku memintanya untuk melakukan tugas berat tersebut......... tetapi aku tidak keberatan untuk hal itu, karena ini juga untuk kebaikannya dan juga semua orang ‘ ( mainna )


‘  tapi mainna-san.......... aku pasti bisa menemukan cara untu- ‘ ( banri )


‘ sebaiknya jangan......... kau tau, kau tidak akan mungkin bisa mengalahkannya.......... dan begitu juga diriku, aku yakin cepat atau lambat ia pasti akan menemukanku juga....... ini adalah kesalahan yang telah ku buat........ aku sebenarnya tidak ingin membuat Rei-chan harus mengemban tugas seberat ini suatu saat nanti........ tetapi aku hanya bisa mempercayainya saja!!!! jadi banri-san kumohon kepadamu untuk membimbing Rei-chan sesuai dengan yang kita rencanakan............. sampai ketika orang itu tiba! Aku yakin Rei-chan bisa mengalahkannya ‘ ( mainna )


‘ baiklah mainna-san...... ... aku mungkin akan jadi beban jika aku ikut campur langsung dan melawan orang itu!!! Sebisa mungkin aku akan membimbing Rey-kun untuk siap menghadapi orang itu suatu saat nanti ‘ ( Banri )


‘ Terimakasih banri-kun........ aku akan mempercakannya kepadamu ‘ ( Mainna )


Dengan ucapan itu, aku dan banri-kun kemudian memutuskan telepati kami. Ia pasti telah melihat masa depan saat Rey-chan akan berhadapan dengan orang itu..........


Ini mungkin sangat berat bagi Rey-chan jika harus berhadapan dengannya........ tetapi aku hanya bisa mempercayai rey-chan saja..........


“ Maafkan Aku Rei-chan....... aku telah memberikan peran yang begitu beran untukmu “ ( Mainna )


Ini mungkin terdengar begitu kejam, tetapi aku sendiri tidak akan mungkin bisa mengalahkan orang itu. Ketika orang itu tiba, aku hanya bisa mempercayakannya kepada rey-chan walaupun aku tahu bahwa ini akan sangat sulit baginya untuk menderima hal tersebut.


[ Kira-kira Siapakah Orang itu yang dikatakan oleh Banrieet dan juga Mainna?  Sampai Ia hanya bisa mempercayakan kepada Rey untuk mengalahkannya dan memberikan peran yang sulit untuk dirinya!? ]


 


Pertemuan shinjou dan juga Miyu berakhir dengan Miyu yang menangis dan dipeluk oleh shinjou..


.


.


.


.


.


.


__ADS_1


Design New Cover ( Desember 2021 )


[ Curhatan Hiroku : disaat Yang lain lagi sibuk Buat Skema cerita. Author malah sibuk Gambar Cover 😅 ]


__ADS_2