
( POV : Author )
Setelah Rey selesai untuk mengisi kembali semua mana Yang ia miliki, ia kemudian mulai kembali terbang menggunakan sayapnya untuk segera menuju ke tempat tiana berada.
Ia mengetahui bahwa sihir kegelapannya mungkin tidak akan bisa menahan tiana terlalu Lama di dalam Kubah hitam, dan untuk bisa menghadapinya kembali, kini rey mulai bersiap untuk serangan yang tidak terduga.
" Sudah Ku duga bahwa ini pasti tidak akan bertahan lebih Lama "
_Rey.
Tiba ke tempat dimana Tiana berada, Rey kini sudah menunggu di luar kubah hitam dan melayang di sekitarnya.
Saat ia tiba dan melihat kubah hitam tersebut, seperti dugaannya bahwa kubah hitam tidak bisa menahan tiana terlalu Lama.
Perlahan tapi pasti, Kepekatan pada kubah hitan perlahan mulai memudar, Sebuah aura Yang cukup panas mulai terasa pada kubah hitam.
" !!!!! "
Tidak Lama setelahnya, kobaran api Yang cukup besar mulai timbul dan membakar kubah hitam tersebut.
kubah hitam tidak bisa lagi menahan panas dari kobaran api dan kini perlahan mulai menghilang dengan cepat.
" Huuuuuuusssss " nafas panas mulai terpicu.
" Hah hah hah " terengah-engah.
" Kau adalah Orang pertama Yang membuat diriku kesal sejauh ini, Kau akan menyesali semua itu "
_Tiana.
Sosok tiana kini mulai terlihat setelah kubah hitam menghilang sepenuhnya.
ketika menampakkan dirinya sendiri, tiana terlihat cukup babak belur akibat dari sebuah serangan api Yang cukup kuat.
Serangan api Yang membakar sebagian dirinya tersebut tidak lain adalah akibat ulahnya sendiri.
Karena kubah hitam rey memberikan serangan bertubi-tubi dari segala arah kepada tiana, membuat tiana menjadi semakin kesal hingga membuatnya tidak memiliki pilihan lain untuk keluar.
Tiana membakar dirinya sendiri melalui sebuah ledakan sihir api Yang ia ciptakan untuk bisa menghentikan serangan dari dalam kubah hitam dan menghancurkan kubah itu secara bersama-sama.
Berbeda dengan luka akibat serangan Yang diberikan oleh lawannya, luka kali ini tidak bisa disembuhkan dengan cepat.
Kemampuan Regresi tubuh milik Tiana tidak bekerja pada Serangannya sendiri hingga membuat luka di tubuhnya menjadi sebuah kelemahan.
Tiana kini menatap rey dengan mata kesal, ini adalah pertama bagi dirinya bahwa ada seseorang Yang jauh lebih menyebalkan daripada Yang pernah ia hadapi sebelumnya.
__ADS_1
" !!!!! "
tidak Lama setelahnya, sebuah kobaran api malai muncul dari tangan tiana.
kobaran api itu kemudian semakim besar dan memancang seakan membentuk sebuah senjata dirinya.
" Huuuuuu "
tidak Lama setelahnya, tombak pedang mulai muncul dari kobaran api itu.
berbeda dengan warna kulitnya Yang berwarba hijau, tombak pedang itu berwarna merah Yang mewakili kemampuan api Yang dimiliki oleh Klan Dragonoid.
" !!!!!! "
Tiana mukai memposisikan tombak pedang seperti dalam posisi untuk menyerang, ia memegang kedua bagian tombak iti dan mengarahkan Pedang di ujung tombak tempat ke depan menghadap rey Yang terbang di depan dirinya.
" Aku sebenarnya tidak pernah berniat menggunakan Senjata Ini untuk menghadapi lawan dalam bertarung, tetapi kali ini tidak ada kesempatan lagi karena kau memiliki Sihir Naga ES Yang menyebalkan itu "
_Tiana.
dengan marah, tiana mulai mengatakan kepada rey bahwa kali ini ia tidak akan memberikan rey kesempatan sama sekali.
ia tahu bahwa rey memiliki sihir naga Es Yang merupakan kelemahan bagi Klan Dragonoid, dan mulai beralih dengan senjata untuk menyerang.
" !!!!!! " mulai membentuk senjata.
Sebuah katana hitam mulai terbentuk dari sihir kegelapan dan sihir api Yang rey gabungkan menjadi satu.
kini di tangan rey ia memiliki dua katana dan sedang bersiap untuk sebuah posisi menyerang.
" Tidak masalah apakah anda menggunakan senjata ataupun tidak, tapi maaf ya....... Aku sama sekali tidak berkeinginan untuk kalah melawan Nenek! "
_Rey.
Rey dengan sedikit nada provokasi mulai membalas perkataan dari Tiana Yang ia hadapi.
ia pada akhir kalimat menyebut tiana sebagai Nenek!
" !!!!! " Merasa kesal.
" Siapa Yang kau Panggil nenek!!!! dasar Bocah Sialan!!!!! "
_Tiana.
Tiana Yang mudah untuk kesal, berhasil di provokasi oleh rey. ia tidak bisa menerima dirinya dipanggil dengan sebutan " Nenek " oleh seorang Iblis anak kecil.
__ADS_1
" !!!!!!! "
Tiana yang kesal mulai melesat dengan kecepatan tinggi untuk menyerang rey. rey Yang menyadari hal itu kini juga melesat dengan kecepatan Yang sama untuk menghadapi tiana diangkasa.
" !!!!!! "
Pertarungan kini kembali memanas.
melalui sebuah perang senjata dan manufer kecepatan tinggi diangkasa kino rey dan tiana kembali melanjutkan pertarungan mereka.
Suara benturan senjata terus terdengar di angkasa tetapi tidak ada Yang bisa melihat pertarungan itu karena tiana dan res sama - sama terbang dengan kecepatan Yang cukup tinggi.
Tiana terus menyerang rey dengan tombak pedangnya, rey juga membalas serangan dengan menahan tombak pedang Yang mengarah kepada dirinya.
dalam keadaan tertentu, rey juga memberikan serangan dengan pedang kedua Yang ia pegang di tangannya.
tiana Yang mengetahui hal itu memblokir ayunan pedang menggunakan tombak miliknya.
Pertarungan mereka cukup cepat dan cukup sengit di udara, hingga tidak bisa di tentukan siapakan Yang unggul di dalam pertarungan senjata.
Bersambung........
...°...
...°...
...°...
...°...
...°...
...°...
...( Author 🙏😁 )...
...Maaf ya Minna-san....... Author baru kembali lanjut WN ini setelah Lama Ditinggal. ...
...Ini karena author baru menyelesaikan Ending buat Vol. 1 Di WN Lainnya dan bikin WN ini hiatus sesaat..... ...
...jadi karena WN ini dan WN satunya mau melakukan persamaan Format, Maka kedepannya Author akan Pakek Formula penulisan Yang sama untuk efisiensi Penulisan dan Waktu.... 🙏😁...
...Ngomong-ngomong soal MC... ...
...Karena WN ini dan WN satunya pakek Unsur dan struktur dunia Yang hampir sama, Jadi hampir gak bisa dibedakan....... ...
__ADS_1
The Witch Of Ruin's → Reyham/Rey
The Masked Buttler → Zhade/Zid