
Memasuki pertandingan peringkat pada tahun ini, kini babak akhir dalam pertandingan telah resmi diumumkan.
Beberapa hari berlalu semenjak kemenangan beruntut dari kedua peserta kini mereka akan saling berhadapan dalam babak akhir pada pertandingan ini.
Podium telah dipenuhi oleh para penonton yang antusias dalam pertandingan ini, tidak luput semua anggota osis dan guru beserta wali kelas turut hadir dalam peresmian pertandingan akhir peringkat.
“ setelah kini menunggu cukup lama kini hari ini sudah tiba juga, tahun akhir penutupan pertandingan peringat murid......ada banyak orang yang berpartisipasi untuk melihat secara langsung kedua finalist yang akan saling berhadapan kali ini “
“ peserta yang akan bertarung kali ini adalah hal yang cukup langka terjadi, orang yang dikenal sebagai Si lemah Hatsuyukki hikkone........meskipun ia tidak memiliki kemampuan dalam sihir yang baik tetapi teknik berpedang dan kemampuannya tidak bisa diremehkan lagi...... ia juga berhasil mendapatkan gelar sebagai ketua osis dengan kemampuannya sendiri dan terus berusaha agar tidak kalah dengan orang lain yang lebih kuat dari dirinya “
“ dan juga lawannya pada pertandingan final adalah seorang anak baru yang memiliki aura misterius........ Reyan rosklaver, namanya mungkin tidak begitu dikenal di kelas bangsawan karena ia adalah anak angkat dai kekuarga baron rosklaver yang terkenal tersebut....... belakangan ini namanya muncul di kalangan bangsawan karena perbuatannya yang mendiskualifikasi para murid baru yang ingin masuk ke academi......... serta dalam pertandingan sebelumnya, ksatria Illige, helis sang ksatria bara dan juga ratu es tize dikalahkan dalam pertandingan dengan cara yang tidak terduga sebelumnya....... meskipun kebanyakan cara yang ia gunakan tidak bisa disebut melanggar aturan, tetapi cara yang ia gunakan tidak mencerminkan seorang ksatria “
“ hal yang membuat semua orang terkejut adalah ketika ia berhadapan dnegan ksatria bara....... ia menggunakan sihir es tingkatan atas istana es meimed dan baerhasil mengalahkan ksatria bara dnegan mengeluarkannya dari area pertandingan “
“ sebuah cara yang bahkan tidak pernah digunakan oleh orang-orang lain sebelumnya........ ia bukanlah anak baru yang bisa diremehkan begitu saja “
Semua orang yang melihat pertandingan itu begitu antusias, bahkan para bangsawan dan murid biasa melihatnya dengan seksama.
Sebelum pertandingan Di Tempat ketua osis.
“ yukki-kun......berjuanglah, jangan kalah dari anak baru itu “
“ benar..... onii-sama, tolong kalahkan dia dan balaskan dendam ku atas kekalahan tempo hari tersebut “
“berjuanglah ketua “
Para anggota osis menyemangati ketua mereka yang akan turun ke arena untuk bertarung.
Mereka semua terlihat antusias menyemangatinya untuk mengalahkan lawan yang akan ia hadapi tersebut.
“ya...... terima kasih semuanya, jika begitu aku akan turun” ( hikkone )
Mulai mempersiapkan semua nya sebelum pertandingan, hikkone yang mendapatkan banyak dukungan dari anggota osis lainnya mulai turun untuk masuk ke arena pertandingan.
Semua anggota terlihat berbinar, mereka akan menyaksikan pertandingan akhir dimana ketua yang mereka kagumi akan bertanding kali ini.
Di tempat rey berada.
[ Rei-chan...... semoga kamu beruntung, kamu tidak perlu menang dalam pertandingan...... jika kamu menikmatinya maka onee-chan akan senang ] mainna.
Dari kristal komunikasi yang di genggam rey, mainna menghubunginya dengan perangkat tersebut. Ia sedang memberikan semangat kepada adiknya untuk bertarung di babak final.
“ ya...... aku akan menikmatinya seperti yang onee-chan katakan “ ( Rey )
Dengan senyumannya, rey mengatakan kepada mainna bahwa ia pasti akan menikmati pertandingan tersebut.
Rey memahami bahwa kakak perempuannya tidak mengharapkan apapun baik ia menang ataupun kalah dalam pertandingan, ia juga berkata kepada mainna bahwa ia akan menikmati pertandingan seperti yang ia inginkan.
Rey mulai menutup komunikasi, ia mulai menyimpan kembali kristal komunikasi ke dalam kantong spasial miliknya.
“ baiklah saatnya untuk pergi “ ( Rey )
Ia mulai mempersiapkan segala hal yang ia perlukan dalam pertandingan, ia memegang erat kanata miliknya di pinggang dan mulai melangkah untuk memasuki arena
Kembali ke pertandingan.
Kedua peserta nampak memasuki arena secara bersama-sama dari dua sisi yang berbeda, ketika mereka muncul memasuki arena! Semua mulai orang bersorak ria menyambut babak final yang akan mereka saksikan.
“ ......... “
“ meskipun kau dulu adalah orang lemah tetapi sekarang berbeda, hikkone jika kamu kalah kami tidak akan memaafkanmu “
“ tunjukkanlah kemampuanmu kepada orang itu, kamu yang dulu berhasil mengalahkanku sekarang kamu harus menunjukkan itu..... lakukanlah semua itu ketua osis “
“ kyahhh.....Ketua osis hikkone berjuanglah, kami mendukungmu “
“ hikkone, hikkone , hikkone “
Ada banyak murid yang bersatu padu memberikan dukungan mereka kepada ketua osis hikkone, kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang dulu pernah dikalahkan oleh hikkone sebelumnya. Mereka memberikan dukungannya karena mengakui kemampuan hikkone tersebut.
__ADS_1
Di sudut lain podium, harist dan beberapa anggota kelas umum nampak memperhatikan dengan seksama tidak jarang juga mereka bersorak untuk rey.
Arena bertarung.
“ Ho....... meskipun sedikit sepertinya mereka tetap memberikan dukungan ya! dasar........ “ ( Rey )
Rey terlihat sedikit senang, ia yang melirik ke arah kelas umum seperti cukup senang karena mereka mendukung dirinya.
“ Ku harap kali ini tidak akan mengecewakan diriku lagi....... kamu tidak akan menyerah secara tiba-tiba seperti yang pernah kamu lakukan bukan “ ( hikkone )
“ apakah ketua osis sudah memahami maksudnya....... seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, saya tidak begitu menyukai jika harus berhadapan dengan orang yang merepotkan....... tetapi bukan berarti bahwa saya meremehkan Anda, tolong jangan terlalu memikirkannya “ ( Rey )
Terjadi sedikit perbincangan di area bertanding, Rey dan juga hikkone sama-sama menunjukkan saling berhormat mereka satu sama lain sebagai seorang lawan.
“ Pertandingan babak final, Hatsuyukki hikkone melawan Reyan Roslaver........ Mulai “ wasit mulai memberikan aba-aba untuk memulai pertandingan.
Dengan sigap baik rey dan juga hikkone sama-sama mengeluarkan pedang mereka dengan posisi di depan.
“ Sakagiri kusario tahap kedua , kyoseki!!!!! “ ( Hikkone )
Hikkone mulai mengeluarkan teknik kusario miliknya pada tingkatan kedua miliknya.
Para penonton tidak menduga hal tersebut, mereka saling bergumam dan nampak dibuat kaget karena ketua osis menggunakan kusario tahapan kedua secara langsung.
“ itulah yang selalu ku tunggu “ ( Rey )
Rey mulai mempersiapkan pedangnya.
“ ....... “
Dengan cukup cepat hikkone menghilang dari hadapannya bagaikan hantu, ia melesatkan serangan pertama kali dnegan cukup cepat.
“ ......... “
“ crash “
Penonton tidak mengerti apa yang barusan terjadi tetapi di area pertandingan terlihat jelas bahwa rey menangkis serangan yang dilancarkan oleh ketua osis.
Meskipun ketua osis terus melancarkan serangan yang cukup membabi buta ke arah rey tetapi ia bisa menangkisnya dengan mudah.
“ tch....... “
“ ......... “
Rey terlihat cukup terdesak, meskipun ia berhasil menangkal serangan dari ketua osis ia masih tidak bisa menahannya dnegan sekuat tenaga.
“ dnegan ini maka- “ ( Hikkone )
Mengarahkan pedang untuk serangan akhir.
“ ........ “
Ketika ketua osis ingin mengarahkan pedangnya kepada rey, sebuah bongkahan es tajam mulai melesat ke arah dirinya. Ketua osis langsung menoleh dan mengikis serangan es tajam tersebut.
Melihat kesempatan itu, rey langsung mengambil jarak yang cukup aman dari ketua osis. Ia kali ini sudah berada cukup jauh dari jarak jangkauan serangannya.
“ ......... “
Rey mulai mengeluarkan sihir tanpa rapalan dnegan cukup cepat, ada banyak lingkaran sihir yang mengelilingi ketua osis yang sedang berdiri.
“ dragon ice magic...... Hujan tanpa batas “ ( Rey )
Serangan demi serangan dari es tajam mulai mengarah kepada ketua osis! Serangan itu terlalu banyak untuk bisa dibuat oleh seseorang.
Semua lingkaran itu mulai menembakkan es tajam kepada ketua osis dari segela arah. Ketua osis dengan cepat berhasil menghindari dan menangkisnya.
Meskipun semua es tersebut membuatnya kesulitan dan ada beberapa bagian yang mengenai dirinya tetapi masih bisa berdiri dan menahan semua itu.
“ ........ “
__ADS_1
Serangan es tajam masih terus mengarah kepada ke tua osis tanpa henti, ketua osis semakin menambahkan kecepatannya dan membuat es tajam jadi sedikit lebih lambat.
“ !!!!! “
“ ........ “
Ketika rey masih tetap fokus pada serangan es tajam, ketua osis dengan cepat menerjang ke arah depan dan mulai mengarak keluar dari lingkaran serangan tersebut. Ia terus maju dan mengarah kepada rey.
Rey sepertinya sudah mengetahui hal itu, bukannya ia menghindari serangan yang akan langsung menerjang ke arah dirinya, rey malah menangkis serangan tersebut.
Para penonton tidak bisa berkata apapun lagi, mereka menyaksikan kedua orang yang seperti menggunakan teknik berpedang yang sama.
“ ........ “
Pedang rey dan ketua osis saling memblokir, gerakan mereka terlihat serius untuk saling menekan satu sama lain.
“ Ada apa.....mengapa kau tidak menggunakan sihir kegelapanmu di saat seperti ini..... ini adalah kesempatan yang bagus bukan “ ( Hikkone )
Dengan senyuman , hikkone mulai mengakan kepada rey alasan ia tidak menggunakan sihir kegelapannya.
Hikkone sudah mengetahui bahwa kemampuan sihir rey juga bisa menggunakan sihir kegelapan di kesempatan ini, ia sedang berusaha memprovokasi dirinya.
“ jika aku menggunakan semua kekuatanku dan juga sihir itu apakah ketua fikir akan baik-baik saja......... sayangnya aku tidak senaif itu mengeluarkan kemampuan itu di depan banyak orang “ ( Rey )
“ Orang yang sangat berhati-hati “ ( Hikkone )
“ tentu saja........aku adalah orang yang perhitungan “ ( Rey )
Di saat semakin terdesakmoleh hikkone, rey tiba-tiba saja menendang hikkine dengan kakinya.
“ ......... “
Hikkone yang mengetahui hal itu menahan serangan tersebut dengan tangan kirinya, tetapi ia tidak mengetahui apapun.
Tiba-tiba saja sebuah kekuatan dorongan besar mulai mendorongnya dengan keras, meskipun tidak terlihat sihir di dalamnya.
Hikkone yang terdorong cukup keras berhasil menahan serangan dengan cara menancapkan pedangnya ke tanah, meski ia masih bisa terlempar dan hampir saja keluar dari area pertandingan.
“ teknik gerbang kusario milik ketua adalah sebuah teknik dimana itu memanfaatkan ledakan energi dari mana....... karena tubuh ketua yang memiliki tidak cocokkan tertentu dalam menggunakan sihr mana yang ada di tubuh ketua akan meledak setiap kali ketua menggunakannya....... dari konsep tersebut tidak ada sebutan dimana ledakan mana dapat digunakan untuk menungkatkan kekuatan, ini sama seperti sihir peningkatan tubuh fisik tetapi perbedaan utamanya bahwa gerbang kusario bukan hanya meningkatkan kecepatan tetapi juga daya otot, tekanan fisik juga sirkulasi udara di tubuh....... dnegan memanfaatkan ledakan mana itu maka secara tidak langsung tubuh si pengguna akan mendapatkan energi yang cukup kuat dan membuat si pengguna seolah seperti seorang manusia super....... tetapi semua itu tidak akan bertahan lama, jika mengingat dari tubuh ketua yang langsung menggunakan gerbang kedua maka saat ini hanya sekitar 3 menit lagi ketua akan bisa bertahan dan tubuh Anda akan menerima efek samping dari gerbang kusario itu..... apakah salah!? “ ( Rey )
Rey mulai menganalisa kemampuan dari ketua osis dan mengatakannya.
“ hmmmm..... ha ha ha....... sepertinya aku tidak bisa berkata apapun lagi........ analisamu bisa dikatakan hampir tepat tetapi bukan hanya ledakan mana yang kugunakan dalam teknik gerbang kusario.......memang benar bahwa ledakan mana yang ada di tubuhku adalah pemicu awalnya tetapi hal yang paling mendasar adalah Control Qi....... meskipun aku tidak bisa menggunakan sihir dengan baik tetapi dengan melengkapinya bersama dengan control qi maka itu akan semakin meningkatkan kemampuanku dalam menyerang........tetapi seperti yang kamu katakan bahwa ini juga berdampak pada diriku sendiri.......tapi dengan ini “ ( Hikkone )
Ketua osis hikkone terlihat cukup terhibur, ia dnegan berani membenarkan apa yang dikatakan oleh rey. Ia dengan tegas sekarang mulai menunjukkan semua kebenaran tersebut.
Rey cukup menghayati hal itu, ia sepertinya masih bersiap siaga dari serangan kejutan.
“ aku mengerti bahwa meskipun aku berusaha aku tidak akan bisa mengalahkan seseorang yang seperti dirimu di dunia ini....... tapi, tetapi...... aku tidak akan menyerah begitu saja, aku akan membuktikan bahwa diriku akan menjadi seorang ksatria sihir!!!! “ ( Hikkone )
Hikkone mulai terlihat sangat serius, ketika ia mengatakan bahwa ia tidak akan bisa mengalahkan orang seperti rey di dunia ini. ia masih akan terus berusaha untuk bisa mengalahkannya agar ia bisa diakui sebagai ksatria sihir dimata semua orang.
Para penonton hanya bisa terdiam, mereka menyadari bahwa semua hal yang dilalui hikkone benar-benar merupakan sebuah perjuangan, ia yang sekarang sudah ada di posisi tersebut telah melalui banyak rintangan untuk bisa mewujudkan mimpinya.
“ ........ “
“ majulah hikkkone!!! “
“ segara kalahkan anak baru itu!!!! “
Semua orang langsung bersorak ria, mereka semua memberikan dukungan mereka kepada hikkone karena tersentuh dengan perjuangan yang ia rasakan.
“ tch...... inilah sebabnya aku tidak begitu suka posisi ini, seolah aku berada pada peran penjahat “ “ jika begitu bisakah kita selesaikan semua ini, ketua osis “ ( Rey )
“ ya...... mari kita akhiri saja ini, Reyan-kun “ ( Hikkone )
Hikkone mulai mempersiapkan dirinya, ia akan segera mengakhiri 3 menit waktu tersisa dari membuka gerbang kedua kusario.
Hikkone mulai memegang pedangnya ke arah dua sisi secara hirizontal ke depan, ia mulai memegang ujung demi ujung katananya sebagai sosisi penyerang.
__ADS_1
“ Sakarigir Kusario tahap kelima terbuka....... Jisatsu!!! “ ( Hikkone )