
[ Sore hari sebelum bulan purnama ]
Dua hari yang sudah dijadwalkan sebelum penyerangan benar-benar dimulai, aku telah diberitahu bahwa kali ini aku dan senpai telah dibagi pada grup terpisah. Dimana saat ini aku ada di sisi kanan pasukan pengaman.
Grup kami bertugas untuk mengamankan bagian utara perbatasan desa dengan hutan kematian, yang beranggotakan 50 orang.
“ jadi nak........ kamu telah memutuskan untuk bergabung kedalam Pasukan pemburu oni di usia semuda ini ya! Tapi aku tidak menyarankan kamu ikut dalam pertempuran kali ini “ kata seorang paman kepadaku.
“ tentu saja....... aku telah meminta sensei untuk memasukanku kedalam keanggotaan karena keinginanku sendiri “ ( Rey )
Kami sedikit berbincang-bincang dengan paman ini dan bersembunyi di balik semak-semak. Paman ini adalah ketua komando yang meminpin geup sisi Kanan, ia berasal dari pasukan bantuan hirotsuki.
“ Ya ampun........ si Mitsui itu!!! setelah pertempuran ini selesai, aku benar-benar akan memberinya pelajaran karena telah melibatkan anak-anak kedalam pertempuran berbahaya ini “ kata paman itu dengan sedikit kesal.
Sepertinya ia salah faham, ia mungkin mengira bahwa sensei yang memintaku untuk ikut serta kedalam pertempuran ini.
__ADS_1
“ Eh!? Benarkah paman? “ ( Rey )
“ aku sebenarnya hanya tidak tega melihat anak-anak seusia putraku harus mengorbankan nyawanya untuk bertarung melawan oni “ kata paman itu dengan sedikit kesal.
Aku bisa mengerti mengapa ia marah kali ini. Ia sepertinya tidak tega melihat seseorang anak ikut dalam pertempuran sia-sia ini. ditambah lagi jika seusia dengan Putranya!
aku jadi Merasa khawatir dengan apa Yang akan terjadi kepada sensei, setelah pertempuran kali ini berakhir!?
Kami terus menunggu hingga waktu yang telah di tentukan.
Malam yang dinanti pun telah tiba,bulan telah bersinar dengan terangnya menandakan awal kekhawatiran kami kepada keadaan sekitar.
Kami masih tetap bersembunyi di dalam semak-semak yang jauh dari hutan kematian.
Perlahan suara hentakan kaki telah tiba dan menyandangi kami. Suara itu cukup keras di dengar dari sisi tengah.
__ADS_1
Nampaknya para oni dengan jumlah yang luar biasa mengarah ke sisi tengah dekat dengan pasukan utama.
“ Sepertinya para oni telah keluar lebih cepat dari perkiraan “ kata paman itu.
“ !!!! “ percikan api berukuran cukup besar nampak dari sisi tengah, menandakan dimulainya pertempuran dengan oni.
Percikan itu berubah menjadi seperti hujan bola api yang mengarah ke semua bagain tengah dari suara hentakan kaki tersebut.
Pemandangan itu terlihat cukup mengerikan, mengingat serangan hujan bola api yang cukup besar mengarah ke hutan kematian dan menghancurkan sebagian kawasan tersebut.
Para pasuakan dari sisi kanan terlihat cukup terkejut dnegan besarnya kekuatan itu. Sebenarnya Itu adalah sihir api tingkat atas dari ofuda yang diberika onee-chan kepadaku! Aku menyerahkan ofuda itu kepada sensei karena itu nampaknya jauh lebih berguna jika ada di tanganya.
...‘ Sensei dan juga para pasukan utama pasti akan sangat terkejut dengan sihir itu........ mau bagaimanapun, sihir milik onee-chan memang yang terkuat ‘....
Sebenarnya sangat disayangkan karena onee-chan tidak memberikan sihir kehancuran pada ofida kali ini, tetapi sihir api : Greth Fire falls itu juga sudah termasuk cukup karena bisa mengurangi sebagian jumlah dari para oni.
__ADS_1
Di tempat ku, kami sedang bersiap-siapdengan ancaman yang akan datang kepada kami. Perlahan para oni mulai terlihat keluar dari hutan kematian, jumlah yang keluar mungkin tidaklah begitu banyak! Tetapi kami meyakini jumlahnya bisa lebih dari ratusan oni yang bisa saja bergerak ke arah kami!!