
Orang-orang yang berada di tempat latihan mulai berhenti mengayunkan pedang mereka dan mulai berkumpul di suatu tempat yang sudah di tentukan.
Mereka saling berkumpul guna melihat langsung pertandingan latihan yang akan dilakukan oleh rey dan juga ketua osis hikkone di tempat latihan.
Untuk membuat pertandingan yang adil dan juga bersih, rey mulai meminta kepada beberapa orang untuk mengambilkan sebuah pedang kayu sebagai media latihan.
Ketua osis menyetujui hal itu, ia mulai mengambil sebuah pedang kayu yang sedikit panjang sebagai media! Diikuti oleh rey yang juga mengambil pedang kayu yang sama.
“ peraturan dalam pertandingan ini sangatlah mudah ....... Tidak boleh menggunakan mana, ataupun sihir dalam pertandingan......... dan juga ini seperti latihan pedang biasa, siapapun yang menyerah atau terjatuh lebih dahulu akan dianggap kalah....... apakah ketua osis menyepakati hal itu “ ( Rey )
Rey mulai mengatakan keoada ketua osis mengenai aturan dalam pertandingan , ia menambahkan bahwa pertandingan tersebut sama seperti latihan pedang pada umumnya dan dilarang menggunakan sihir.
“ ya aku setuju “ ( Hikkone )
Ketua osis menyepakati hal itu, ia setuju dengan aturan yang diberikan rey untuk tidak menggunakan sihir dan juga mana.
“ baiklah..... untuk tambahannya, Pahlawan manja akan menjadi wasit pertandingannya...... apakah kau siap! “ ( Rey )
Rey meminta kepada harist untuk menjadi wasit dalam pertandingan latihan tersebut.
“ eh!!! maksudku baiklah!! “ ( Harist )
Pada awalnya harist terlihat ragu-ragu karena permintaan mendadak dari rey tersebut! Tetapi ia memberanikan diri karena itu adalah pertama kalinya ia mendapat permintaan dari orang yang ia anggap sebagai saingan beratnya.
Harist mulai mundur sedikit ke belakang dari garis latihan dan mulai mempersiapkan dirinya untuk memulai pertandingan.
Ia mulai mengangkat satu tangannya ke atas guna memberi aba-aba.
“ Bersiap...... Mulai!!! “ ( Harist )
Harist mulai memberikan sinyal untuk memulai pertandingan, Baik rey dan juga hikkone mempersiapkan kuda-kuda mereka.
“ huh..... sepertinya Ketua Osis masih menungguku untuk menyerang lebih dulu “ ( Rey )
“ Tentu saja..... menyerang duluan bukanlah gaya bertarungku “ ( Hikkone )
“ Terima kasih untuk itu...... “ ( Rey )
Hikkone membiarkan rey untuk,enyerang lebih dahulu. Ketika mendapatkan kesempatan tersebut Reya yang percaya diri mulai berlari terlibih dahulu ke arah hikkone sembari mengacungkan pedangnya.
“ !!!! “
Hikkone berhasil menahan pedang tersebut dengan membelokkannya ke arah samping.
“ Huh....... Nampak saya terlalu meremehkan Ketua...... jika begitu maaf atas ketidak sopananku!!!! “ ( Rey )
Rey mulai membalik seranganya kembali ke arah ketua osis! Terlihat bahwa ketua osis juga menahan serangan itu.
Para penonton yang melihat hal itu hanya bisa memperhatikan saja, baik rey dan ketua osis hikkone seperti menggunakan teknik pedang yang sama.
“ !!!! “
‘ ke arah berbeda! Apakah ini adalah teknik tipuan ‘
__ADS_1
Hikkone mulai menyadari sesuatu, ketika ia ingin menahan serangan dari rey! Rey tiba-tiba saja mengubah serangan nya ke arah lain...... hal itu membuat hikkone terkena satu tebasan di tangan nya.
Hikkone yang melihat hal itu langsung menyerang balik ke arah rey, tetapi ketika hikkone mulai menyerangnya! Rey malah menghindari serangan itu dan menargetkan tangan hikkone.
...‘ dia hanya mengincar tanganku! Sudah jelas bahwa ia mengincar titik lemahku sekarang ‘...
Hikkone yang terkena serangan dari rey melalui tangan kanannya mulai merasa waspada, jelas bahwa ia sudah mengetahui rencana yang akan dijalankan oleh rey sebelumnya.
Hikkone mulai menjaga jaraknya, ia tidak bisa lagi membiarkan rey melukai tangan kanan dan jiga kirinnya.
“ Sedari awal kamu terus mengincar tanganku.......ini jauh berbeda karena aku selalu mengincar organ vitalmu, tetapi sepertinya gagal...... refleksmu lebih baik daripada yang ku pikirkan “ ( Hikkone )
“ begitukah...... aku hanya melakukan hal yang berbeda dari kebanyakan orang “ ( Rey )
“ Itu cukup bagus..... karena itulah saatnya aku yang menyerang balik “ ( Hikkone )
Hikkone mulai mempersiapkan kuda-kudanya untuk melakukan serangan balik.
Ia mulai bergerak dengan sangat cepat ke arah rey dan melancarkan banyak seranganya.
“ !!!!! “
Reya terkena benerapa pukulan dari pedang kayu yang ia berikan, meskipun begitu nampak bahwa rey berhasil menangkis beberapa serangan.
“ mereka bertarung sangat sengit...... Jelas bahwa si anak baru itu sengaja melakukannya “ ( helis )
“ apapun itu kita harus melihat hasilnya hingga akhir ” ( Tize )
Tize dan helis yang memperhatikan pertarungan latihan itu mulai merasa curiga, terlihat jelas bahwa rey sengaja membiarkan dirinya terkena banyak serangan dari hikkone tersebut dan hanya sedikit menahanya.
Hikkone mulai mempersiapkan serangan lain ke arah rey, terlihat bahwa ia mengarahkan pedangnya dengan tenaga yang dikatakan cukup kuat.
Rey hanya diam saja menerima hal itu, sampai ketika saat serangan cepat itu mulai mengarah pada dirinya.
“ !!!! “
“ huh “
“ Apa! “
Para penonton yang menyaksikan dibuat terkejut.
Terlihat bahwa rey menahan serangan pedang dari ketua osis hanya dengan sebelah tanganya.......
Ketua osis yang melihat hal itu juga dibuat terkejut, ia tidak mengira bahwa seseorang malah menahan serangannya dnegan tangan kosong saja dan tidak menangkis ataupun menghindarinya.
“ Ketua osis..... saya mengerti bahwa ketua osis pastinya ingin menjadi seorang ksatria yang diakui semua orang tetapi harus Anda ingat satu hal........ seorang ksatria akan lemah bila tidak memegang pedangnya..... dan untuk itu, Anda harus memahami hal itu!!! “ ( Rey )
Setelah rey menahan pedang kayu milik ketua osis, ia dnegan sigap mulai melakukan serangan tidak terduga.
“ !!!! “
“ huh!!!! “
__ADS_1
Rey menendang perut ketua osis dengan kaki kirinya, dan seketika hal itu membuat ketua osis terkena serangan langsung.
Kerena tendangan dari Rey yang cukup kuat membuat ketua osis terlempar jauh melepaskan pedang muliknya yang ditangkap oleh rey.
“ Hah hah...... aku benar-benar tidak bisa memprediksikan hal itu...... “ ( Hikkone )
Meskipun terlempar dengan tendangan kuat, ketua osis berusaha untuk berdiri kembali! Ia berhasil menahan tendangan mematikan yang rey berikan tersebut dan mulai berdiri lagi.
“ !!! “
Rey yang menangkap pednag ketua osis, mulai melemparkannya kembali ke dekat ketua osis! Ia terlihat tidak serius menanggapi hal itu.
“ di antara semua orang yang pernah saya hadapi...... sepertinya untuk kali ini hanya sampai disini...... baiklah saya menyerah, saya sudah melanggar pertandingan “ ( Rey )
“ Eh!!!!!! “
Para murid yang melihat malah terkejut atas pernyataan tersebut.
“ apa maksudnya itu...... menyerah tiba-tiba..... itu tidak bisa diterima !!! “ ( Helis )
Helis yang melihat pertandingan itu mulai mengomel, ia tidak menerima bahwa rey malah mengaku kelah dalam pertandingan latihan.
“ Benar....... hey, memangnya kau itu ksatria macam apa!!! “ ( Tize )
Tize juga tidak menerima hal itu, ia juga sependapat dnegan helis karena tindakan rey yang tidak kompeten.
“ apa!? Maaf saya sudah katakan...... saya menyerah, lagi pula ini hanyalah pertandingan latihan, bukankah saya sudah melanggar peraturan karena menendang ketua osis!? “ ( Rey )
Rey tidak mendengar ocehan dari helis dan tize, ia melanjutkan percakapannya bahwa ia menyerah dalam pertandingan latihan.
“ Ba-baiklah...... jika itu adalah keinginanmu maka pemenangnya adalah ketua osis hikkone “ ( Harist )
Harist yang melihat hal itu juga sebenarnya cukup bingung, tetapi ia mengerti bahwa rey tidak ingin melawan seseorang yang ia anggap menyusahkan.
Harits mulai menentukan pemenangnya, ketua osis hikkone telah memenangkan pertandingan latihan.
Berbeda dnegan tanggapan sebelumnya, terlihat bahwa ketua osis seperti tidak senang sama sekali, ia malah terlihat seperti orang yang kecewa karena kemenangan.
Rey mulai berbalik ke arah ketua osis yang tidak semangat, ia mulai menatapnya dengan tajam.
“ Ketua....... jika Anda hanya ingin menjadi seorang ksatria sihir maka Anda bisa melakukannya “ “ Tetapi kemenangan bukanlah hal terpenting........ karena pengalaman adalah hal yang berbeda...... jika Anda ingin membuat orang-orang mengagumi Anda maka Anda harus melakukannya sendiri termasuk membuat musuh Anda frustasi juga kagum.......... jika Anda masih keras kepala dengan sesuatu yang Anda sebut kemenangan maka Anda akan semakin dalam menuju ke jurang keputusasaan........ maaf sudah membuat Anda terkejut “ ( Rey )
Setelah rey menyampaikan perkataan tersebut pada ketua osis, ia langsung kembali berbalik dan mulai mendatangi harist.
Ia dan juga harist mulai berjalan meninggalkan area latihan.
“ hei.... bukankah kau sudah keterlaluan, jelas bahwa ketua osis tidak menerima hal itu “ (Harist )
“ itu jauh lebih baik...... seseorang seperti ketua osis tidak akan bisa bertahan hidup lama bila ia dikirim ke medan perang secara langsung...... dia harus meninggalkan sifat cerobohnya itu “ ( Rey )
“ itu terdengar begitu kejam..... apakah tidak berlebihan! “ ( Harist )
Harist juga tidak mengerti dengan rey, tetapi ia menghargai apa yang dilakukan rey kepada ketua osis meskipun ia juga tidak menyukai hal tersebut.
__ADS_1
“ Ya..... itu jika ia memang benar-benar kuat secara mental “ ( Rey )