The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )

The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )
Vol. 4 Chapter 14 : Melawan Naga Agung


__ADS_3

“ sudah sangat lama tidak ada yang membuatku sekesal ini...... membekulah kau disana.........!!!! “ ( La Mianz )


Sebuah serangan berupa cahaya putih mulai mengarah kepadaku. Itu adalah salah satu serangan utama la mianz....... 


“ Ini Gawat!!!!!! “ ( Rey )......


dengan kekuatan penuhnya serangan itu mulai menghantam diriku. Serangan cahaya putih yang sangat terasa dingin terus menghantam ku. Tetapi untungnya sebelum aku terkena serangan itu.


Fragment dari nopt melindungiku dengan Kubah api tingkat atas  sehingga serangan itu berubah menjadi uap.


“ Hampir saja, Terimakasih banyak Nopt “ ( Rey )


“ Itu tidak seberapa, Tuan Muda “ ( Nopt )


Berekat perlindungan dari nopt, aku berhasil menghindari serangan maut dari nafas beku naga agung. Tetapi jika aku terkena serangan itu, aku pasti akan langsung berubah menjadi bongkahan es.


Memperhitungkan kembali jarak serangan, kini aku telah sedikit menjauh ke posisi aman untuk serangan balik.


Aku mulai merapalkan mantra sihir untuk melakukan serangan balasan kepada Naga agung.


“ Bersamaan dengan Kobaran api yang menggema ku lampiaskan bersama dengan sang amarah........ Sihir Api : Blue Imferno!!!! “ ( Rey )


“ !!! “ “ Husttttt ” Dengan cukup cepat Serangan balik berupa api biru mulai mengarah kepada La mianz.


“ !!! “ “ jangan main-main denganku Bocah....... “ “ Hell frozzz!!!! “ ( La mianz )


Naga agung mulai mengarahkan serangan cahaya beku yang sama untuk menangkis serangan balik dariku. Melihat dari levelnya sudah sangat jelas bahwa sihir apiku bukanlah tandingan dari Naga agung.


Seranganku mulai terpojok kebelakang tidak lagi sangggup untuk melawan serangan cahaya beku dari naga agung. Dengan sedikit persiapan aku mulai merapalkan sihir udara di kakiku untuk bersiap melompat ke tempat lain.


“ Sihir Udara : Wind Lavitasion “ ( Rey )


“ husttt!!! “ dengan cukup cepat, aku mulai berpindah ke tempat lain sejauh mungkin.


Dan di saat yang tepat, serangan dari la mianz mulai mengenai tempat seranganku sebelumnya.


“ Untuk beberapa alasan...... ini adalah pertama kalinya ada seseorang yang membuatku kesal seperti ini “ “ Sudah cukup main-mainnya....... sekarang aku akan langsung mengakhirnya “ ( La Mianz ) 


Dengan cukup serius , aura di sekitaran la mianz berubah menjadi energi mana yang sangat besar. Ini adalah hal yang sangat gawat, marena ia benar-benar serius akan mengakhiri pertarungan denganku.


“ Neflhim !!!! “  ( La Mianz )


Naga agung mulai mengarahkan serangan akhirnya, aura di sekitaran naga agung terasa sangatlah dingin. Udara dingin yang ia hasilkan terasa begitu dingin dan sangat menyiksa.


“ Sial “ ( Rey )


Karena udara dinginnya yang kuat, itu membuat kakiku membeku. Sial jika terus begini aku akan benar-benar bisa berubah menjadi patung es.


“ dengan begini tamatlah riwayatmu wahai makhluk lemah “ ( La Mianz )


Perlahan tubuh itu berubah menjadi beku dengan sangat cepat, tidak berselang lama seluruh tubuh itu telah berubah menjadi patung es.


Melihat kondisi yang ada, ini sudah jelas merupakan kemangan dari naga agung. Energi mananya tidak bisa dibandingkan dengan siapapun.


“ Padahal sudah menghiburku dengan sangat baik, tetapi maaf sudah membuatmu harus mengalami ini....... bocah kecil “ ( La mianz ) 


Sang naga agung mulai meratapi tindakan yang baru saja ia lakukan, ia sudah membekukan seorang anak dan mengubahnya menjadi patung es dengan cukup mudah.


“ Eh!? Benarkah seperti itu? Tapi aku tidak bisa merasakannya " kata sebuah suara yang tidak diketahui asalnya.


" !!! huh....... kau, sejak kapan kau bisa ada di sana " ( La mianz ).


Naga agung nampaknya sangat terkejut melihat kenyataan bahwa perhitunganya sudah salah.

__ADS_1


Aku mulai sedikit menampakan diriku yang sedari tadi tidak disadari keberadaannya oleh sang naga. 


“ ini memang sangat menegcewakan..... karena aku harus mengorbankan fagment dari nopt untuk memuluskan rencana ini“ 


Rencanaku sudah sukses, Pada saat melakukan serangan balik barusan, aku sudah meminta nopt untuk menggantikan posisiku sementara.


Saat dia berhadapan dengan naga agung, aku secara sembunyi-sembunyi menghilangkan hawa keberadaan dengan bantuan sihir penyamaran.


Tampaknya rencana itu berhasil, dan diam-diam aku langsung memegang erat ke tempat dimana Naga agung tidak bisa menjangkaunya.


“ Sial........ Turun dari bahuku, kau makhluk rendahan “ ( La Mianz )


Naga agung kesulitan menjangkau sisi bahu belakangk nya, bahkan dengan bantuan dari sayapnya, ia masih belum bisa menjangkau posisku dengan mudah.


Aku sekarang menemoel erat di bahu leher naga agung, ternyata diluar dugaan. Naga agung es dengan hawa dinginnya yang menyiksa memiliki buku yang begitu lembut dan sangat hangat di dekatnya, bahkan serangan akhirnya yang disebut Neraka ES Neflhim tidak berpengaruh pada dirinya sendiri dan ini adalah saatnya rencana dimulai.


“ jika begitu........ Selamat makan!!!! Sihir Kegelapan : Eater Energi!!! “ ( Rey ) 


Dengan mulai melapisi seluruh tubuhku dengan energi sihir kegelapan, aku mulai melancarkan rencana yang aku siapkan.


Naga agung memiliki Energi Mana yang luar biasa, dan energi mana itu seperti energi kehidupan baginya. Tetapi saat energi kehidupan itu dirampas darinya maka.......


“ Sial!!! ..... kau bertindak seperti lintah kecil dan berusaha untuk menyerap seluruh mana ku, tetapi sayangnya...... manusia sepertimu mana mungkin bisa menahan energi mana milik ku sepenuhnya “ ( La Mianz )


“ Mungkin anda benar bahwa manusia tidak akan senggup menahan energi mana milik anda yang luar biasa, tetapi anda salah dalam satu hal......... aku dari awal bukanlah manusia, aku hanyalah Half Demon !!! “ ( Rey )


“ Mahkluk Setengah manusia dan setengah iblis !!! kau!!! “ ( La Mianz )


Sihir kegelapan dengan cukup cepat menyerap hampir setengah kekuatan mana milik la mianz yang luar bisa banyak.


Jika saja aku hanyalah manusia, mungkin aku akan langsung mati karena ledakan energi mana yang begitu besar tetapi....... untungnya aku bukanlah manusia melainkan setengah manusia.


Setidaknya sisi iblisku masih bisa menahan seluruh energi mana milik naga agung yang luar biasa dengan satu resiko bahwa sisi manusiaku mulai sedikit melemah. Pastinya akan ada efek samping dari strategi ini.


Dari awal, aku hampir tidak ada niatan untuk melawan naga agung secara langsung karena aku pasti akan langsung kalah jika secara langsung berhadapan dengannya ,tetapi jika aku menyerap seluruh energi mana miliknya maka situasinya akan berbeda.


Tetapi itu bukanlah masalah selama tubuh ini bisa menahan energi luar biasa tersebut.


Sedikit Lama tetapi Perlahan tubuh dari naga agung la mianz terlihat sedikt lebih kurus, dan sepertinya memakan Mana miliknya telah benar-benar berhasil kuserap.


Setelah semua mana di tubuhnya dirasa telah banyak kurang


“ Brukkkg “ tidak lama , tubuh la mianz terjatuh menandakan ia bahwa seluruh mananya sudah terhisap habis ke dalam sisi iblisku.


Pertarungan tidak adil ini telah berakhir dengan kekalahan naga agung yang kehilangan seluruh energi mananya dan terjatuh tidak berdaya.


Aku mulai melepaskan cengkramanku karena la mianz sudah terjatuh tidak berdaya.


“ hah hah hah........ maaf karena sudah membuat anda kalah dengan cara pengecut seperti ini, Naga agung “ ( Rey )


Aku mulai mengucapkan permintaan maaf ku kepada naga agung karena sudah bertarung melawannya dnsgan cara yang tidak adil.


“ Hah!!! Sungguh menjengkel kan....... apakah aku harus memberimu hadiah ataukah hujatan karena menggunakan cara tidak adil itu “ ( La Mianz )


Meskipun ia tidak bisa berdiri karena energi mananya sudah habis terkuras olehku tetapi naga agung masih bisa  sedikit berbicara.


“ Dan juga, Bocah half Demon.... beritahukan padaku siapa namamu!!! Aku mungkin akan tetap mengingat itu sebagai kenang -kenangan “ ( La mianz )


Meskipun aku sudah mengalahkannya dengan cara yang tidak adil, tetapi ia masih tetap ingin menanyakan siapa namaku! Ia benar-benar seorang pejuang sejati.


“ Re-Reyham “ ( Rey )


Tanpa ragu aku mulai menyebutkan namaku kepada naga agung, ini bisa menjadi sebuah kehormatan karena aku bisa dikenang olehnya. Meskipun aku sedikit keberatan dengan hal itu.

__ADS_1


“ Reyham ya!!! Apakah Orang tuamu terinspirasi dari Nama Bocah itu “ “ meskipun anak itu sudah lama meninggalkanku “ ( La mianz )


Tunggu apakah la mianz juga tau mengai orang itu!? Tetapi ibuku mengatakan bahwa ayahku yang sebenarnya memang terinspirasi dari kisah heroik itu dan memberikan nama itu kepadaku karena ia mengagumi sosok legenda tersebut.


“ Apakah maksud anda, Greyham Vi Gransilla sang Pembunuh Naga agung “ ( Rey )


Aku sontak menyebut nama legenda tersebut, aku hanya menganggap bahwa sosok itu hanyalah dingeng belaka.


“ Grayham ya........ sudah sangat lama aku tidak mendengar lagi nama anak itu, sudah lima ratus tahun semenjak diriku di tinggalkan sendiri oleh anak itu “ “ tanpa ku sadari ia menjadi Sosok pembunuh dari sesama ras ku “ “ meski aku tidak akan pernah membencinya karena hal tersebut........ tapi sungguh ini adalah pilihan yang sangat berat dari seorang ibu “ ( La mianz )


“ aku sangat mengerti itu....... jika aku menjadi dirinya, aku mungkin aku tidak akan pernah memaafkan diriku karena sudah meninggalkan sosok yang bisa ku anggap sebagai ibu “ “ aku bisa mengerti pengorbanan anda “ ( Rey )


Mendengar pernyataan dari La mianz, Entah mengapa hatiku terasa terpukul. Setidaknya aku juga bisa merasakan bagaimana ia merawat seorang pembunuh Rasnya dengan penuh kasih sayang.


Apakah Grayham sang pembunuh Naga juga merasakan hal yang sama!?


“ Kamu tidak perlu sesedih itu bocah “ “ ini mungkin adalah takdir “ “ Aku tidak begitu menyukai sesama ras ku yang Sangat Egois itu “ “ saat pertama aku berjumpa dengannya, ia hanyalah seorang bayi manusia yang ditinggalkan orang tuanya “ “ aku pada awalnya tidak ingin merawat anak itu, tetapi tanpa ku sadari perasaanku memintaku unutk merawatnya yang tidak berdaya tersebut “ “ waktu yang ku habiskan dengan anak itu benar-benar sudah banyak mengubahku “ “ setiap kali ia memanggilku dengan sebutan ibu, membuat hatiku menjadi begitu bahagia........ seolah olah aku telah benar-benar sosok orang tua baginya “ “ tetapi saat aku menyadari bahwa kebahagiaan itu mungkin akan segera sirna karena pada hakikatnya umur manusia sangatlah pendek jika dibanding dengan naga agung “ “ Meskipun dia memutuskan pergi ke dunia luar dan meninggalkan ibunya di tempat ini ....... tetapi aku sudah memasrahkan hal tersebut, karena diriku sudah tau bahwa anak itu pasti tidak akan pernah lagi bisa muncul di hadapanku “ ( La mianz )


Naga agung mencurahkan seluruh isi hatinya kepada diriku, ia mirip seperti sosok ibu dan  onee-chan bagiku. Tidak peduli jika anak itu adalah anak kandungnya ataupun bukan.


Selama ia dan anak itu memiliki ikatan tersebut, perasaan sebagai keluarga tidak akan pernah bisa di ubah.


“ Hey Nak..... dekatkan lah tanganmu kesini “ ( La mianz )


“ hmmmm..... “ ( Rey )


La mianz memintaku untuk mendekatkan kenganku kepadanya. Aku tidak mengerti mengapa ia memintaku untuk melakukannya tetapi aku tidak bisa menolak hal tersebut.


Secara perlahan sebuah cahaya biru bersinar mulai keluar dari tubuhnya yang tidak berdaya itu. 


Cahaya itu mulai mengarah ke sebuah genggaman tanganku dan mulai melayang layang di atasnya.


“ ambilah itu nak........ itu adalah hadiah perpisahan dariku, kamu bebas ingin menjualnya ataupun menyimpannya “ ( la mianz )


Naga agung menyuruhku untuk memegang benda bercahaya tersebut. Saat tanganku mulai memegang cahaya tersebut, cahaya itu berubah menjadi sebuah batu permata yang cukup besar.


Batu itu memiliki bentuk seperti sebuah berlian yang cukup besar untuk ukurannya. Itu memiliki warna biru yang indah dan juga terdapan pola unik di dalam bantu berlian itu seperti bentuk dari naga berwana putih di dalamnya.


“ ta-tapi ini, ma-maksudku terimakasih banyak “ ( Rey )


“ dan juga segeralah pergi dari tempat ini, aku akan meledakan tempat ini bersama dengan diriku didalamnya...... kamu tidak usah khawatir, pelindung anti teleportasi sudah ku hilangkan ....... segera bawalah temanmu dan cepatlah tinggalkan labirin ini “ ( La mianz )


“ baiklah.......  “ ( Rey )


La mianz menyuruhku untuk segera meninggalkan tempat ini, ia sudah melenyapkan penghalang anti teleportasi sebelumnya. Ia berniat mengubur labirin ini bersama dnegan dirinya di dalamnya.


Dengan peringatan darinya, aku mulai pergi meningalkan lokasi tempatnya berada. Aku akan bersiap-siap untuk segera meninggalkan tempat ini dengan sihir teleportasi.


“ Ini adalah takdir yang aneh “ “ Jika kamu ada disini, ibu pasti akan sangat bahagia sekarang “ “ Kamu benar-benar sudah membuat ku khawatir........ Gray-chan “ ( La miazn ) 


Sembari menutup mata, sang naga agung mulai merintikan air mata. Ia menyebutkan nama Greyham anaknya yang sudah lama pergi meninggalkannya.


Tetapi kali ini ada sebuah perasaan lega, karena ia tidak harus lagi hidup dengan kesedihan meratapi kepergian anaknya. Ia berharap bisa bertemu kembali dengan anaknya di alam sana....


...•...


...•...


...•...


...•...


...•...

__ADS_1


( Hikayat Author )


Mohon maaf bila Bagian Actionnya kurang, Karena author tidak begitu ahli dalam membuat bagian Action. 🙏


__ADS_2