The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )

The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )
Vol. 5 Ch. 40 : Di Usir


__ADS_3

Granduke mulai mengeluarkan sesuatu di lengan bajunya.


Terlihat sebuah pisau belati yang cukup tajam dan memiliki corak indah dengan permata berwarna biru ditengah gagangnya.


“ !!!!! “ Granduke mulai melemparkan belati itu kepada yurikka.


“ ini! “ ( yurikka )


“ sekarang gunakan benda itu.......aku akan memberikan pengampunan kepadamu...... jika kamu bisa melakukannya, maka itu bisa menjadi sebuah pengampunan yang bagus “ “ jika begitu gunakan kedua tanganmu itu.......dan segeralah bunuh anak itu! “ “ bunuhlah anak itu dengan kedua tanganmu sendiri “  ( Rasa )


Granduke mulai mulai memberikan sebuah titah untuk bisa memaafkan Yurikka yaitu ia menyuruh kepada putrinya untuk membunuh anaknya sendiri dengan belati yang ia berikan.


Yurikka perlahan mulai mengambil belati tersebut.


dengan tatapannya Yang penuh dengan kesedihan ia mulai berjalan menuju ke pelayannya yang tengan menggendong bayi tersebut.


“ yurikka-sama “ kata pelayan tersebut.


Terlihat bayi yang digendong oleh pelayan itu mulai tertidur dengan cukup nyenyak, bayi kecil itu nampak begitu lucu ketika ia sedang tertidur.


Yurikka mulai mengeluarkan air matanya tak kuasa untuk menahan tangis, ia sangat tidak tega untuk melakukan hal kejam tersebut kepada buah hatinya.


Ia mulai mengarakan belati itu ke atas bayi tersebut, lengannya mulai gemetaran saking tidak kuatnya ia.


“ ckkkk “ mulai menggigit giginya.


“ maaf......maafkan ibu, ibu tidak bisa membawamu untuk kembali “ ( yurikka )


Dengan mengatakan permintaan maaf, yurikka mulai mengeluarkan air mata yang begitu banyak! Tangannya sangat gemetar seolah hatinya tidak bisa menderimanaya begitu saja.


Tetapi ia juga tidak bisa menolak perintah dari granduke, ia benar-benar sedang dalam pilihan yang begitu sulit......


“ maafkan ibu!!! “ ( Yurikka )


Yurikka mulai mengarahkan belati itu tepat kepada anaknya.


“ !!!!!! “


“ huakkkkkk huakkkkkkk !!!! “ 


“ huh! “ 


Tiba-tiba saja bayi itu mulai menangis, yurikka yang melihat hal itu mulai menghentikan niatannya.


“ tregggg !!!! “ 


“ huh! “ “ onee-sama “ ( sojin ) terkejut.


Diluar dugaan banyak orang, yurikka malah membuang belati itu dan membantingnya ke lantai. Ia dengan cepat langsung memeluk bayinya dengan cukup erat.


Saat yurikka memeluk bayi itu, bayi tersebut langsung menghentikan tangisannya.....


Sambil berlinang air mata yurikka tidak bisa melepaskan pelukkannya kepada bayi itu.


“ Maaf.....maaf.....maafkan ibu, ibu memang tidak bisa melakukan hal kejam ini kepadamu.....maaafkan ibu, rey-chan “ ( yurikka ) 


Sembari menangis, ia meminta maaf sebesar-besarnya kepada putranya tersebut. Meskipun ia tidak bisa menolak perintah dari granduke tetapi jika ia harus membunuh seorang bayi yang tidak berdosa ia tidak bisa menurutinya! Terlebih bayi itu adalah anaknya sendiri.


Yurikka mulai berbalik dan menghadap kepada granduke ia kemudian berlutut dan sekali lagi mulai memohon kepada granduke.


“ ayahanda......saya mohon, saya mohon dengan sangat........ Silahkan ayahanda hukum mati saja saya, tetapi saya memohon kepada ayahanda “ “ tolong biarkanlah anak ini tetap hidup....... bagaimanapun juga ia hanyalah bayi yang tidak berdosa.......... kumohon tolong kasihanilah ia, ayahanda “ ( yurikka )


Yurikka mulai memohon dengan sangat kepada granduke untuk tetap membiarkan putranya hidup, ia tidak memperdulikan jika granduke menghukum mati dirinya! Selama granduke  masih membiarkan putranya untuk tetap hidup.


Melihat kejadian memilukan itu Granduke nampak sangat kebingungan harus berbuat apa kepada putrinya, di satu sisi ia sangat membenci anak laki-laki itu tetapi disisi lain ia juga tidak tega harus membiarkan putrinya membunuh seorang bayi yang tidak berdosa.


“ tch......sungguh anak yang merepotkan “ ( rasa ) mulai menggerakan giginya.


“ Hmmmm...... mohon maaf yang mulia, saya mengerti bahwa ini adalah pilihan yang sulit bagi anda......... tetapi fakta bahwa yurikka-sama telah mencoreng nama keluarga tidak bisa lagi dibantah “ “ meskipun membunuh bayi yang tidak berdosa bukanlah solusi yang tepat, tetapi hukum harus tetap di tegakkan........tolong berikan titah anda “ kata seorang anggota dewan yang hadir di sana.


Ia mulai mempertanyakan mengenai keputusan granduke untuk menghukum yurikka yang sudah menodai nama keluarga ravenhills.


Ia juga berpendapat bahwa memaksa yurikka membunuh bayi yang tidak berdosa sudah terlalu terlewat batas, tetapi ia menegaskan bahwa hukum tetaplah hukum dan granduke harus segera memberikan titah.

__ADS_1


terjadi sedikit kegaduhan di persidangan, tetapi mereka semua memiliki persoalan yang sama yaitu keputusan hukum yang harus diberikan kepada yurikka.


“ cukup!!! “ “ diam sekarang!!! “ ( rasa )


Granduke mulai menyuruh para hadirin untuk diam karena terlalu mengganggu..............


“ meskipun kamu sudah menodai nama keluarga ravenhills, kamu seharusnya langsung dieksekusi mati “ “ tetapi mengingat semua jasa-jasa mu kepada wilayah ini dan pengorbananmu selama ini....... aku sudah memberikan titah kepadamu untuk membunuh anak itu dengan tanganmu sendiri sebagai bentuk pengampunan “ “ meskipun hal itu diperlukan tetapi nampaknya membunuh seorang bayi yang tidak berdosa tetaplah terlalu berlebihan terutama kamu tidak sanggup untuk melakukan hal itu “ “ maka dengan ini biarlah aku sendiri yang harus memutuskan hukuman yang pantas untukmu, putriku “ ( rasa )


“ ayahanda “ 


Granduke nampaknya sudah menentukan hukuman yang cocok bagi putrinya yang telah menodai nama keluarga tersebut.


“ mulai saat ini, kamu bukan lagi bagian dari keluarga ravenhills......silahkan saja kamu pergi dari wilayah ini dan jangan pernah kembali kesini “ ( Rasa)


" Ayahanda " ( Yurikka )


“ dengar baik-baik......mulai hari ini, aku telah memberikan titah " " Yurikka Revenhils sudah bukan lagi bagian dari keluarga iblis bangsawan, Keluarga Revenhills ........ kamu akan diusir dari wilayah ini dan tidak akan pernah diizinkan kembali lagi ke wilayah ini “ “ dan sebagai tanda pencopotan secara tidak hormat itu........ kedua sayapmu akan dipotong sebagai tanda bahwa dirimu telah dibuang dari klan “ “ dan juga yang terakhir....... jangan pernah memanggilku ayahanda mu lagi........ kamu sudah bukan putriku lagi “ ( rasa )


Dengan nada marah, granduke mulai menyampaikan semua hukumannya kepada yurikka.


Ia menyatakan bahwa yurikka sudah bukan lagi bagian dari klan bangsawan ravenhills, ia juga menambahkan bahwa kedua sayap dari yurikka harus dipotong sebagai tanda bahwa ia sudah dibuang dari klan.


Ia mendapatkan pencopotan secara tidak hormat sebagai mantan anggota dari arcduke ravenhills.


“ onee-sama “


“ yurikka -sama “


Orang-orang terdekat yurikka seolah tidak mempercayai hal itu, mereka tidak menyangka bahwa yurikka akan diperlakukan dengan tidak  hormat dan dibuang dari klan sebagai bentuk hukumannya.


Mereka juga tidak mempercayai bahwa ia dipaksa untuk meninggalakn wilayah duchy revenhills dan tidak akan diizinkan menginjakkan kakinya di wilayah ini lagi.


“ aku akan menenangkan diriku terlebih dahulu “ “ yuran, sojin ........silahkan antarkan ia untuk meninggalkan wilayah ini secepatnya........ kita akan melaksanakan hukumannya “ ( rasa )


“ baik.....ayahanda “


Geanduke mulai pergi dari ruangan, ia akan menenangkan dirinya terlebih dahulu dari kekacauan yang terjadi.


Yurikka mulai menganggkat kedua kepalanya, ia mulai menangis dan merintihkan air matanya....


...•••••...


Setelah keadaan yang terjadi, hukum telah diberikan kepada yurikka revenhills yang sudah menodai nama klan.


Kedua sayapnya dipotong secara tidak hormat yang menjadi penanda bahwa ia sudah bukan lagi bagian dari keluarga arcduke revenhills.


ia merasakan kesakitan akibat, kedua sayap yang dipotong tersebut.


Tetapi yang menjadi masalah utamanya adalah, kekuatan dari seorang revenhills berada pada kedua sayap mereka! Jika sayap mereka dipotong maka, ia berada pada titik terlemahnya saat ini.


Yurikka menderima hukuman tersebut, meski ia harus menahan sakit dan kehilangan 70 persen kekuatannya! Tetapi ia tidak akan mempermaslaahkan hal itu karena ia bisa melihat anaknya tetap hidup dengan aman bersama dengannya.


Setelah hukuman itu dijatuhkan! Yuran, sojin, myir dan juga pelayan setia yurikka mengantarkannya terbang sejauh mungkin agar segera keluar dari wilayah revenhills.


...( Perbatasan gurun wilayah daram )...


Mereka telah terbang cukup jauh hingga menembus wilayah daram, sebuah kawan gurun pasir dingin yang berada di ujung barat daya Duchy Revenhills.


“ onee-sama, kami hanya bisa mengantarkanmu hingga wilayah ini........ jika onee-sama berjalan sedikit lagi maka onee-sama akan tiba di wilayah duchy Vermillion “ ( sojin )


“ hmmmm.....aku mengerti, aku sangat berterimakasih kepada kalian semua, kalian sudah mengantarku hingga ke tempat ini “ ( Yurikka )


“ kami sebenarnya ingin mengantarkan onee-sama hingga ke kota terdekat dari pesisir wilayah ini, tetapi karena perjanjian antara keluarga bangsawan! Kami tidak bisa memasuki wilayah duchy vermilion sesuka hati “ ( Yuran )


“ aku tahu itu........ jika begitu sampai jumpa lagi “ ( yurikka )


“ yurikka-sama “ kata pelayan yurikka.


“ hiks hiks........ maaf karena kami tidak bisa membantu anda, yurikka-sama “ ( Myir )


Myir adalah satu-satunya dari mereka yang menangisi kepergian dari yurikka, ia sepertinya tidak kuasa menahan hal itu.


“ onee-sama...... jagalah diri anda baik-baik “ ( yuran )

__ADS_1


“ kalian juga......semoga kalian tetap sehat selalu “ ( Yurikka )


Dengan suasana yang kelabu, mereka berempat akhirnya telah terbang kembali untuk menuju ke kastil revenhills.


Setelah mereka semua mengucapkan salam perpisahan terakhir mereka kepada yurikka yang akan pergi dari wilayah revenhills untuk selamanya.


Di hati yuran dan juga sojin. mereka nampak sangat tidak terima! Mereka harus berpisah dari kakak tercinta mereka hanya karna sebuah kesalahan.


Sebelum mereka pergi untuk kembali terbang, mereka berdua menatap bayi yang digendong oleh yurikka itu dengan tatapan tidak senang.


“ anak sialan itu........aku tidak akan pernah memaafkan mu, jika saja tidak ada anak itu......onee-sama tidak harus menderita seperti ini “ ( sojin )


Sojin mulai berkata dengan cukup rendah, ia pada intinya menyalahkan semua kesalahan yang dilakukan oleh kakaknya tersebut kepada bayi laki-laki itu.


“ benar....... jika kita bertemu dengan anak itu lagi, aku pastikan akan membunuhnya dengan tanganku sendiri........anak sialan itu " ( yuran ) dengan rasa marah.


Yuran mendengar gumaman kakaknya sojin, ia sependapat dengan kakaknya tersebut.


Ia setuju bahwa penyebab utama yurikka bisa dibuang dari klan itu karena adalah anak setengah manusia itu.


Ia juga bertekad akan membunuh anak itu suatu saat nantu, jika bertemu dengan mereka kembali.


... ( Di tempat yurikka) ...


Ia nampak sangat meratapi apa yang baru saja terjadi kepada dirinya tersebut.


Ia sudah tidak memiliki sayap untuk membantunya bisa terbang agar bisa bertemu dengan eugeon di benua lusia.


Ia hanya bisa berjalan menembus dingin dan gersangnya padang pasir euyradania yang tidak bersahabat......


“ huakkk huakkkk huakkkk “ Reyham mulai menangis.


“ cup cup....... anak baik, tidak apa-apa.....kita pasti akan segera bertemu dengan ayah......... tidak apa-apa, ibu akan tetap bersama denganmu “ ( yurikka )


Yurikka yang melihat reyham menangis, langsung memeluk bayinya dengan erat. Ia berusaha untuk menengkan tangisan bayinya tersebut.


Tetapi tangisan reyham tidak kunjung berhenti, yurikka jadi bingung mengapa apa yang harus ia lalukan....


Perlahan matanya mulai berkaca dan mulai mengeluarkan air mata..........


“ hiks hiks “ “ mengapa semuanya harus berakhir seperti ini ........ “ ( yurikka )


Yurikka mengatakan semua hal itu sambil meneteskan air mata kepada anaknya..........


Ia mulai menangis jauh di dalam lubuk hatinya.........


Ia mulai menangisi semua hal yang terjadi, saat ini ia hanya berjalan di tengah gurun yang kejam tersebut sambil mengisi segala yang ada..........


Ia bagaikan seekor burung gagak yang telah dibuang oleh kelompoknya......... dan ia harus berjalan jauh untuk bisa kembali ketempat dimana ia dan juga eugeon berada.............


Ia sudah tidak memiliki apapun lagi, gelar kehormatan, kekuatannya dan juga keluarganya sudah membuangnya dan tidak lagi menganggapnya sebagai anggota keluarga mereka.....


Ia tidak bisa lagi menginjakakn kakinya di duchy revenhills kampung halamannya berada, ia sudah tidak memiliki tempat untuk kembali.....


Ia hanya bisa mempercayai satu hal....... yaitu keluarga bahagianya, suaminya eugeon dan juga reyham putra mereka.........


...•...


...•...


...•...


...•...


...•...


...( Curhatan author) ...


...Padahal ibunya baru melahirkan MC tapi malah disuruh ngebunuh anaknya sendiri. 🤧...


...udah gitu keluarganya malah nyalahin si MC dan punya dendam sama dia gegara udah bikin ibunya di usir...


...emang sialan Arcduke Revenhills ini 🙄...

__ADS_1


...jadi penyebab untama penderitaannya MC itu adalah kakeknya sendiri ( Arcduke Revenhills), Bukan dia atau Bapaknya ( Eugeon) 😅...


__ADS_2