
Ini sudah beberapa hari semenjak anak itu menjadi seorang pekerja di kediaman ini.
Ia melakukan semua hal dengan sempurna, seperti membersihkan lantai rumah dengan cepat, membantu pelayan kami memcuci baju, membantu tukang kebun, mambantu keperluan koki kami, dan juga membantu membersihkan kandang naga.
Dan hampir semua pekerjaan yang ia lakukan bisa diselesaikan dengan sempurna! Bahkan semua orang kini semakin memuji dirinya.
Semuanya mengatakan bahwa anak itu adalah penyelamat, ia sudah mempermudah pekerjaan dari semua orang dikediaman ini.
Sejujurnya hal itu malah membuatku semakin membencinya, karena mengapa anak sepertimu bisa mendapatkan semua hal yang selalu ingin kudapatkan selama ini.
Bagaimanapun aku tidak bisa membiarakn hal itu terus terjadi, aku harus melakukan sesautu untuk memberinya pelajaran.
“ hup hup hup “ sedang mengepel sebuah lantai.
“ akhirnya bisa selesai, berikutny- “ ( Rey )
“ tugggg!!!!! “ “ !!! “
Sebuah ember mulai mendarat di keplanya dan membasahi seluruh tubuh anak itu.
“ hey....... apa yang kau lakukan!!! kau menjatuhkan ember itu!!! Kerjalah dengan benar!!!!! “ ( rita )
Aku mulai berteriak kepada anak itu dengan suara lantang, ia tidak becus mengerjakan pekerjaaan mudah itu sekarang.
“ hmmmmm....... maaf atas kesalahan yang saya lakukan “ ( Rey ) jawabnya dengan nada datar.
Rupanya ia melakukan sesuatu diluar ekpektasiku, aku hanya mengira bahwa ia akan membentakku kembali dan menyalahkanku atas apa yang terjadi.
Tetapi nampaknya respon anak itu cukup datar juga, ia bahkan meminta maaf atas kesalahan yang tidak ia lakukan!?
“ jika begitu cepat lakukan!!!! Aku tidak ingin ibunda marah karena kesalahan yang kau perbuat!!!!! “ ( Rita ) membentak.
“ baik.....saya akan melakukannya “ ( Rey ) jawab datar.
Ini sedikit membuatku kecewa, apakah ia tidak menghargai keberadaanku ini atau bagaimana!? Sungguh menyebalkan.
Tapi yah itu juga bagus, karena nyatanya akulah yang melempar ember tersebut dan menyiram dirinya dengan air cucian pel yang baru saja dilakukannya.
Jika terus seperti ini entah bagaimana rasanya hatiku jadi lega, rasa kesalku perlahan mulai hilang ketika aku melakuakn hal itu.
...‘ ah.......benar juga , jika begitu......bagaiamana kalau ‘...
“ hei......bisakah kau sedikit mendekat kesini!!!! “ ( Rita )
Aku kemudain memikirkan sebuah ide, bagaimana jika kulakukan saja sekalian! Aku yakin ia pasti akan menyerah bila aku sudah memperingatinya.
“ baik “ ( rey ) jawab dengan datar.
Anak itu mulai datang keoadaku seperti hal yang telah ku katakan kepadanya, ia mulai sedikit mendekat ke arahku.
“ berlutut dan duduklah disitu!!!!! “ ( Rita )
Aku mulai menyuruh anak itu untuk berlutut dihadapanku.
“ baik “ ( rey ) jawab datar.
__ADS_1
Ia mulai mendengarkan apa yang aku suruh padanya, ia muluai berlutut dihadapanku dan mulai berdiri lebih rendah dariku.
Aku harus melakukan ini untuk memberinya pelajaran....
“ !!!!! “ “ dasar siala, dasar sialan!!!! Apakah kau ingin merebut segalanya dari ku bahkan perhatian dari ibunda....... kau hanyalah anak sombong yang tiba-tiba datang kesini....... berani-berani nya kau merebut semuanya dariku “ “ sialah.....sialan.....sialan “ ( Rita )
Aku mulai menen***** dan memu***** anak itu dengan sekuat tenaga, aku rasa ia memang pantas untuk menderimanya.
Aku mengatakan semua isi hatiku dan semua kekesalanku kepada dirinya dan terus memuku*****.
Ia nampak cukup kesakitan karena hal itu, ditambah lagi ia tidak melawan perlakukan burukku kepadanya.
Tentu saja itu bagus karena aku bisa mengatakan kepada ibunda untuk segera memecatnya bila ia berniat untuk menyakitiku, jadi aku mendapatkan banyak keuntungan disini.
Rupanya melakukan pembu***** kepadanya adalah hal yang cukup menyenangkan juga bagiku! jika terus seperti ini maka dengan senang hati aku pastinya akan melakukannya.
Ia nampak cukup kesakitan sekarang, aku senang jika ia merasakan apa yang aku rasakan ini. Ia harus menderita.
Ketika selesai bekerja , ibu melihatnya ada beberapa luka di wajahnya.
Ia mulai menanyakan perihal luka itu kepada anak tersebut.
Tetapi ini ada diluar dugaan bahwa anak itu tidakmengatakan apapun kepada ibunda! Ia hanya mengatakan sepetah kata yang cukup tidak mengenakan.
“ bibi tidak perlu khawatir.....ini adalah salahku, aku akan pulang ke rumah dan menunggu kedatangan ibu “ ( Rey ) jawab datar anak itu.
“ baiklah jika begitu........ “ ( Lulu )
Ibunda nampak cukup terlihat sedih kepada anak itu! Ia tidak memberikan perhatian spesial apapun kepada anak itu.
Anak itu mulai pergi begitu saja setelah ia mengatakan hal itu, tetapi apa-apaan sifatnya itu! Cukup datar dan tak berekpresi.
Apakah anak itu sengaja melakukan hal itu, ia sepertinya meremehkan diriku!!!!
Jika begitu yang harus kulakukan hanyalah terus menganggu anak itu saja! lagipula ini juga merupakan hal baik karena ia akan tetap bungkam dan tidak menceritakan apapun......
Usai diriku membereskan semua monster yang ada di wialyah rosefina ini, aku mulai kembali untuk menuju ke rumah, ku harap rei-chan akan baik-baik saja tanpa diriku.
Seperti biasanya, lulu memberikan uang jaminan karena aku telah menyeselesaikan tugas yang telah ia berikan! Meskipun ini tidaklah seberapa! Tetapi ini sudah lebih dari cukup untuk dana yang kuperlukan melintasi perbatasan.
Uang sangat diperlukan jika kamu ingin melintasi antar negara di daratan manusia dan untungnya mata uang kami bisa juga digunakan diwilayah manusia karena memiliki bahan yang sama dengan mata uang disana yaitu koin tembaga, koin perak dan koin emas.
Tetapi untuk melakukan semua itu, memerlukan banyak uang agar bisa tercapai...... setidaknya sebanyak 200 keping emas agar aku bisa melakukan semua itu.
Mulai erjalan untuk menuju ke rumah, beberapa hari ini rei-chan nampaknya mengalami masalah dengan anak-anak yang jega bekerja di perkebunan berry yang dikelola oleh lulu.
Sejujurnya aku menolak saat ia mengatakan bahwa ia ingin bekerja ditempat itu! Tetapi ia masih saja bersikeras keoada diriku bahwa ia akan membantu ku untuk segera bisa meninggalkan tempat ini dan segera bertemu dengan ayahnya....
Sejujurnya sifat keras kepalanya benar-benar mirip dengan seseorang.
...‘ eugeon....... nampaknya sifat keras kepalamu sudah mulai menurun pada anak itu ‘...
Mereka mengatakan bahwa buah itu tidak akan jatuh jauh dari pohonnya dan kurasa itu semua benar, sifat anak itu jadi semakin mirip seperti ayahnya.
Sifat eugeon yang keras kepala itu sepertinya sudah menular pada dirinya, aku nampaknya akan memberikan hukuman kepadanya ketika kami bertemu nanti........dasar eugeon.
__ADS_1
Lupakan hal itu, yang terpenting adalah bahwa ia sangat menantikan bisa bertemu dengan ayahnya..........
“ ngikkkk “ mulai membuka pintu rumah.
“ Rei-chan, ibu pulang......“ ( Yurikka )
“ se-selamat datang ibu “ ( Rey )
“ Apakah kamu baik-baik saja!!! Rei-chan “ ( Yurikka )
Aku mulai sedikit terkejut dengan kondisi dari putraku, kali ini kondisinya sama seperti sebelumnya! Terdapat beberapa luka memar yang ia alami.
Ia berdiri dipojokan sepertinyang selalu ia lakukan, dan mulai menangis ketika aku tiba........
Aku mulai menghampiri putraku yang malang tersebut, bagaimanapun juga sebagai seorang ibu aku tidak akan tahan melihat semua penindasan yang selalu dihadapinya.
Hatiku begitu terluka tak kuasa jika harus mengetahui kenyataan ini, sebagai seorang ibu aku tidak bisa berbuat apa-apa.....
“ maaf......maafkan ibu, kamu harus menderita seperti ini “ ( Yurikka )
“ tidak......... tidak apa-apa, selama aku tidak merepotkan ibu! Aku tidak akan keberatan “ ( Rey )
Ia mulai menjawab dengan nada kecilnya itu.
Jelas ia sudah banyak menderita hanya demi aku, ia tidak melawan siapaun yang menin**** dirinya agar tidak lagi membuatku kerepotan.
Tetapi tetap saja, jika saja aku masih memiliki kedua sayapku untuk bisa terbang........semua hal ini pasti tidak akan pernah terjadi.
Aku mulai memeluk putraku dengan erat.
“ kita akan segera pergi dari tempat ini...... ibu berjanji kita pasti akan ke tempat ayah berada, sampai saat itu tiba....... tolong tahanlah sebentar lagi, kita pasti akan meninggalakn tempat ini “ ( Yurikka )
“ hmmmmm......... “ ( Rey )
Ia hanya mengangguk sebagai jawaban atas semua itu....
Setidaknya aku harus berusaha lebih keras lagi agar kami benar-benar bisa meninggalkan tempat ini, hingga saat itu tiba putraku harus terus menahan rasa sakit akibat penindasan yang dilakukan kepadanya......
Sungguh menyakitkan............
Aku mulai menyembuhkannya dengan sihir healing milikku, meskipun luka yang ia terima telah dipulihkan olehku, tetapi rasa sakit dihati yang ia rasakan nampaknya tidak akan bisa hilang begitu saja...........
Tetapi satu hal yang pasti, bahwa ia seperti menderima semua hal itu karen ia selalu menyalahkan dirinya atas semua hal tersebut.
Kenyataan bahwa diriku telah diusir dari keluargaku karena putraku sendiri, meskipun aku selalu mengatakan bahwa itu bukanlah salahnya..
Tetapi ia masih tetap meratapi semua hal itu........
...“ maafkan ibu “...
...( Curhatan Author) ...
...Setelah penasaran dengan osananajimi nya mc ini, ternyata oh ternyata...... ...
...ternyata MC Punya osananajimi Yang coursed rupanya 🤧 Udah mah sifatnya naif, dengkian, kang bully Lagi...... jangan lupa with Pink Hair. 😂...
__ADS_1
...he he...... kira-kira mau gak nyulik Loli satu ini. 😅...