The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )

The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )
vol. 5 ch. 50 : Pelayan Ayah


__ADS_3

Ibu mengatakan bahwa perjalanan ini memakan waktu setidaknya 15 hari karena negeri yang kami tempati saat ini, yaitu kekaisaran guardinia cukup luas dan besar.


Paman berbadan besar itu tidak melewati jalur menuju atau pemukiman manusia dan hanya melewati jalur alternatif di bagian tengah kekaisaran.


Ibu mengatakan bahwa itu adalah rute tercepat karena tidak harus untuk memutari wilayah kekaisaran.


Sejujurnya aku sudah mengerti perbedaan antara daratan iblis dan daratan manusia, dalam artian luasnya bahwa seseorang bisa tinggal di wilayah tengahnya tidak perlu khawatir dengan masalah kekurangan sumber air.


Berbeda dengan daratan euyradania yang terdiri dari padang pasir gersang dan dingin, daratan lusia sepenuhnya tertutup rimbunan pepohonan yang hijau.


Pemandangan yang cukup kontras dan berbeda 180°, sekarang aku mengerti mengapa ras iblis harus bersusah payah mengumpulkan kekuatan untuk langkah invasi.


Karena daratan ini jauh lebih subur dan juga lebih hangat.


Di samping itu, daratan ini juga begitu indah dan jauh lebih aman, meskipun tidak sepenuhnya benar.


Di sepanjang perjalanan, ibu dan pamanberbadan besar selalu berbincang-bincang dalam bahasa manusia yang tidaklah aku mengerti?


Apakah yang mereka bicarakan? Semuanya tidak aku mengerti.....


Di sisi lain, aku hanya menatap ke belakang dan melihat pemandangan saja! itu jauh lebih baik karena aku tidak mungkin mengajak paman itu berbicara karena bahasa iblis dan manusia sangatlah berbeda.


Sesekali paman itu mengajakku untuk berbicara, tetapi aku hanya mengangguk saja dan diam seribu bahasa.


Paman berbadan besar terkadang memainkan pipiku dan memaksaku untuk tersenyum, meskipun aku tidak pernah mau melakukannya.


Ia nampak cukup ketagihan saat ia terus menerus memaikan pipiku dan terus mencubitnya.


Ibu mengatakan bahwa paman berbadan besar memiliki semacam dnedam pribadi kepada ayah, dan ia mengatakan paman itu sednag melampiaskannya kepadaku!


...‘ ah....... dasar ayah sialan, mengapa kau memberikan masalah hidupmu kepadaku......... jika aku bertemu denganya, aku pastikan akan memukulnya sekuat tenaga karena membuatku mendapat masalah ‘...


Tetapi di saat yang sama, nampaknya paman berbadan besar cukup ramah kepadaku.


Ia memberikan senyuman tulusnya kepada anak yang baru saja ditemuinya, ia juga mengelus-elus kepalaku seperti ia mengelus kepala anaknya sendiri.


Dan yah....... mungkin memang benar bahwa ia bisa dianggap kakek angkatku juga karena ayah menganggap paman ini seperti orang tuanya.


( 🤓 laberg itu sebenernya sedikit agak pedo, kalau bertemu anak-anak ia bakal bahagia karena suatu alasan tapi lebih ke hal positif yaitu ingin membahagiakan mereka.......dan kebetulan rey itu tidak pernah menunjukan ekpresi bahagianya dan membuat laberg jadi salah kaprah mengira bahwa rey kecewa sama ayahnya, eugeon........... dan kebiasaan ini baru ia dapatkan setelah ia berpisah dengan eugoen......... jadi intinya laberg itu mau menghibur rey supaya ia sedikit tersenyum )


Aku harus bertahan dari sutuasi ini sepanjang hari hingga kami tiba di tempat yang lebih dekat.


Beristirahat disebuah danau yang terletak di perjalanan, meskipun menggunakan kereta naga! Tetapi karena wilayah kekaisaran yang luas maka diperlukan waktu seharian untuk melintasi satu kadipatennya.

__ADS_1


Dan mungkin ini cukup beruntung karena paman berbadan besar itu sepertinya sering melewati jalur ini sebab ia mengetahui lokasi dari sumber air dan danau terdekat.


Di perjalanan sebelum tiba di danau ini, paman itu mengalahkan banyak monter seorang diri yang menghalangi jalan kami, dan juga tentunya ia mengambil beberapa jenis monster yang bisa di konsumsi untuk santapan kami.


Ibu mengatakan bahwa monster di wilayah manusia dan iblis jauh berbeda karena di wilayah manusia mosnter yang mendominasi biasnaya adalah jenis goblin pegunungan dan juga tikus raja merah.


Tetapi tampaknya paman cukup beruntung karena yang kami temui adalah beruang hantu yang meskipun mosnter teritorial tetapi ia tidak begitu kuat dan paman itu mengalahkannya dnegan satu tebasan pedang besarnya.


Daging dari beruang itu bisa dikonsumsi dan paman membelahnya dnegan pedang besra yang ia selalu simpan.


Meskipun aku tidak terbiasa untuk melihat pemandnagan yang mengerikan yaitu pembelahan daging secara langsung.


Itu membuatku menjadi muntah-muntah karena aku tidakbisa melihatnya secara langsung....... sungguh sebuah pemandnagan yang membuatku traumatik.


...••••••••...


Ibu dan paman itu sednag membagi tugas untuk makan malam.


Paman itu mengumpulkan kayu bakar dan menguliti daging beruang hantu sebelumnya, sedangkan ibu bertugas untuk memasak makanan.


Aku sendiri sedang berdiri di samping danau dan melihat pantulan diriku di dalam airnya.


...‘ air ini benar-benar jauh lebih biru daripada air di euyradania, aku bisa melihat ada banyak ikan-ikan kecil yang ada di bawah danaunya ‘...


Aku hanya merenung sambil menatap ke arah danau, aku bahkan tidak percaya bahwa aku dan ibu bisa pergi dari benua mengerikan itu dan tiba di tempat yang damai ini.


Jadi aku tidak harus mengkhawatirkan apapun lagi, benar-benar bagaikan mimpi..........


“ hup!!! “ tangan seseorang memegang kepalaku.


“ Evlat, eğer babanla hiç tanışmadığın için üzgünsen, o zaman amca sana bir şey söyleyecektir……. dürüst olmak gerekirse o kişi gerçekten aptaldır ve bazen garip davranışlarda bulunur…… ama görünüşe göre ondan farklısın, amca umarız. o aptal prensin kötü alışkanlıklarını taklit etme “


( Nak, jika kamu sedih karena tidak pernah bertemu dengan ayahmu maka paman akan memberitahukan sesuatu........ sejujurnya orang itu benar-benar bodoh, dan terkadang melakukan sebuah tindakan yang aneh........ tetapi nampaknya kamu berbeda denganya, paman harap kamu tidak meniru kebiasaan buruk dari pangeran bodoh itu ) ( laberg )


Tiba-tiba saja paman itu mendatangiku, aku tidak tahu harus menjawab apa karena aku sendiri tidak mengerti ia mengatakan apa.


“ hmmmmm “ ( rey ) hanya mengangguk.


“ Bu iyi evlat...... amca senin babandan çok daha iyi olabileceğini anlıyor “


( Baguslah nak...... paman mengerti bahwa kamu bisa jauh lebih baik dari ayahmu ) ( Laberg )


“ hmmmm..... “ ( Rey ) hanya mengangguk.

__ADS_1


( Dia hanya menggangguk sebagai Respons padahal aslinya tidak mengerti kalau bapaknya lagi di kritik 😆 )


Aku tidak tahu harus menjawab apa dan memutuskan mengangguk saja, tetapi paman itu nampaknya cukup senang dengan jawaban dariku.


Ia kemudian kembali mengelus-elus kepalaku dan membisikan sesuatu dari telingaku ( Anak yang baik ) dalam bahasa manusai yang tidak aku mengerti.


Meskipun ini cukup mengganggu, tetapi aku merasa paman ini cukup baik padaku....... ia benar-benar tulus memperlakukanku dengan lebih baik daripada kebanyakan orang-orang yang pernah aku temui sebelumnya.


Sungguh keadaan yang sangat aneh......


Ibu nampaknya sudah selesai dengan memasak makan malam itu.


Sejujurnya masakan buatan ibu jauh lebih enak daripada masakan buatan orang lain yang pernah aku cicipi, mungkin karena aku hanya memakan makanan buatannya saja.


Tetapi itu sepertinya berbeda, karena paman itu nampaknya juga cukup menikmati masakan buatan ibu.


Aku tidak mengerti apa yang ia ucapkan, tetapi ia sepertinya cukup menyukai masakan ibu.


Saat ini nampaknya aku mengerti bahwa ibu lebih pandai dalam memasak dari pada bertarung, dan juga pastinya ayah yang telah berpisah lama dengan kami pastinya merindukan cuta rasa masakan yang dibuat oleh ibuku ini.


...•••••••••...


“ O zaman size iyi şanslar…… Bayan Yulia ve küçük efendi “


( Jika begitu semoga kalian beruntung...... Nona Yulia dan Tuan kecil ) ( Laberg )


Setelah berhari-hari kami berkelana bersama dengan paman berbadan besar itu, kini tiba masanya kami harus berpisah.


Ibu mengatakan paman itu harus melakukan tugasnya di tempat lain.


Ia harus pergi ke sisi lain kekaisaran untuk memenuhi keinginan dari orang yang menjadi pelanggannya.


Meskipun hanya dalam waktu yang singkat , tetapi bagiku ia memang orang yang aneh.


“ ayo rei-chan........ kita segera berangkat “ ( Yurikka )


“ baik, ibu “ ( Rey )


Kami memituskan untuk berjalan kaki saja hingga melintasi perbatasan negeri ini, meskipun jaraknya masih cukup jauh! Tetapi itu bukanlah masalah.


“ paman laberg mengatakan bahwa ada sebuah desa manusia di tempat ini........ jadi rei-chan, kamu jangan berkata apa-apa ataupun mengucapkan satu pun kalimat “ ( yurikka )


Ibu mengingatkanku untuk tetap diam ketika akan berada di desa manusia, dan yah aku juga paham akan hal itu karena mereka bisa mencurigaiku.

__ADS_1


Ini juga demi keselamatanku sendiri.....


“ hmmmmm...... “ ( rey ) mengangguk.


__ADS_2