The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )

The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )
Vol. 9 Ch. 52.1 :


__ADS_3

Malam panjang berakhir cukup baik dengan Rey yang terlihat cukup kelelahan di pagi hari.


Penginapan memberikan diskon sebesar 80% untuk kompensasi kepada kami.


ini adalah harga Yang cukup murah untuk ukuran penginapan kelas menengah.


tetapi sejujurnya aku merasa tidak enak dengan tuan laberg Yang menjadi pengantar kami.


di saat aku dan rey tidur di penginapan, ia harus tidur di kereta naga karena semua penginapan di kota telah penuh.


tuan laberg tidak mempermasalahkan hal itu, tetapi tetapi saja itu adalah hal Yang tidak sopan terhadap orang Yang lebih tua.


"............"


mulai melanjutkan perjalanan kembali untuk meninggalkan Haltze dan bergerak ke jalur tujuan.


Sejujurnya meskipun matahari telah bersinar terang tetapi rey masih tertidur pulas di sepanjang perjalanan.


aku tidak tahu seberapa lelah Yang ia habiskan bersamaku sepanjang malam, tetapi jelas bahwa ia seperti kehilangan semua energinya hanya untuk melakukan hal itu.


...( Setelah Perang panjang, Dia akhirnya lemes pagi-paginya 😅 padahal dia yang paling semangat melakukan itu ****** )...


Sekarang ia tertidur sangat pulas dengan wajah Yang begitu lucu bagaikan seekor anak kucing.


sejujurnya aku ingin memainkan sedikit wajahnya karena terlalu lucu bagiku.


Meskipun aku sedikit malu juga menggunakan betisku untuk tempat tidur seseorang, terlebih harus melakukan hal itu kepada seorang laki-laki.


sangat membuatku malu, tetapi jika ini adalah Rey maka aku tidak keberatab dengan hal itu tetapi ini tetapi saja cukup memalukan.


" Hmmm...... Apakah tuan muda tidak tidur semalaman? ia nampaknya sangat kelelahan! " ( laberg)


Tuan laberg yang sedang mengendalikan naga mulai bertanya kepada diriku.


meskipun ia tidak melihat ke belakang tetapi ia bisa tahu akan hal itu.


Aku harus sebisa mungkin berbohong untuk mengatakannya, meskipun tidak enak mengatakan semua hal itu.


" Iya....... Rey masih terlalu dini untuk itu, Ia masih belum terbiasa tidur bersama seorang perempuan " ( Vern)


berusaha untuk berbohong dengan baik.


" Sangat disayangkan, tetapi saya mengerti bahwa tuan muda bukan orang yang terbiasa dengan hal itu " ( Laberg)


" Te-tentu saja...... seseorang pasti akan canggung jika harus berbagi kamar dengan lawan jenisnya " ( Vern)


" Ya..... saya bisa mengerti sekarang " " Tetapi bukankah Nona terlalu memanjakannya hingga meminjamkan diri anda untuk ia tertidur!? " ( Laberg)


" Saya tidak keberatan........ Rey masih terlalu labil, tentu saja sebagai seorang tunangan, saya juga harus sedikit memanjakan dirinya " ( Vern )


" Ha ha ha...... kalian memang pasangan Yang serasi, semoga tuan muda bisa tidur dengan nyenyak " ( laberg)


Tuan laberg sepertinya cukup senang dengan jawaban Yang aku berikan kepadanya.


dengan mengatakan bahwa Rey masih terlalu Muda, sepertinya membuatnya cukup senang. meskipun itu semua benar bahwa Rey sebenarnya masih terlalu dini.


Selagi mengelus-elus rambut rey dengan lembut, aku mulai menatap ke arah kanan dari kereta naga.


dari kaca terlihat bahwa kami melintasi sebuah Padang savana Yang cukup luas.


" ho..... "


mataku tidak bisa berpaling dari pemandangan Yang indah ini.


sebuah Padang rumput luas dengan beberapa jenis hewan-hewan Yang berlarian di sepanjang perjalanan adalah sebuah pemandangan Yang sangat indah.


di masa lalu aku tidak bisa melihat dan menyadari betapa indahnya dunia luar ini, Yang kupikirkan hanyalah menjadi seorang calon ratu tanpa bisa menikmati kebebasan untuk diriku sendiri.


meskipun itu berakhir tidak baik, tetapi untuk kali ini aku sangatlah bersyukur bisa kembali ke masa lalu lagi dan memulai hidup Yang baru dan semua itu berekat bantuan dari seseorang.


" ......... "


mulai menatap ke arah rey yang sedang tidur di pangkuanku, tanganku mulai berpindah dan mengelus-elus wajahnya dengan cukup lembut.


" Aku mungkin tidak akan pernah bisa melihat dan merasakan keadaan ini...... aku senang jika kamu peduli dan memperhatikan diriku, kamu benar-benar pahlawanku..... Rey " ( Vern )


Semua keadaan ini bisa tercapai berekat bantuan dari Rey.


Jika ia tidak menolongku dan mengalahkan Hanry dalam Duel tersebut, aku mungkin akan tetapi berakhir sama seperti diriku sebelumnya.


meskipun aku tahu bahwa semua keadaan ini hanyalah panggung yang dibuat oleh penyihir itu untuk diriku.

__ADS_1


dan juga sebuah kesalahan Yang tidak akan pernah bisa dimaafkan oleh seseorang.


" Maafkan Aku " ( Vern)


dengan sedih, aku meminta maaf kepada Rey karena ia akan berada di panggung ini dan orang yang harus memerankan semua sandiwara Yang dibuat oleh orang itu.


Kenyataan bukan hanya rey Yang menjadi pion utamanya, melainkan diriku juga akan termasuk kedalam keadaan tersebut.


..." Kita Berdua hanyalah Sebuah alat "...


...°°...


...°°...


...°°...


...°°...


...°°...


" uhh..... hmmm "


Mulai sedikit membuka mata setelah tidur yang cukup panjang.


" Selamat pagi, yah meskipun sekarang sudah tengah hari " ( Vern )


" uhh.. ..... Vern!? " ( Rey)


" Ada apa, Pangeran Tidur....... Apakah kamu merasa tidak nyaman? " ( Vern )


Aku mulai terbangun dari tidur panjangku Yang cukup melelahkan.


Sejujurnya setelah melakukan hal itu bersama dengan Vern, Aku tidak bisa tidur nyenyak selama semalaman karena vern menggunakan Tubuhku sebagai Kasur bagi dirinya.


meskipun aku tidak terbiasa dengan hal itu tetapi mau bagaimanapun aku tidak bisa menentangnya, wanita benar-benar mahluk Yang mengerikan.


Ketika terbangun, aku mendapati diriku tertidur di betis vern ketika dalam perjalanan.


sebenarnya ini sangat memalukan, terlebih ia pasti melakukan sesuatu kepada diriku ketika aku tertidir di betisnya.


sejenak aku mulai melupakan sesaat, aku kemudian merubah posisi tidurku hingga menatap ke arah langit-langit.


wajah vern tidak terlalu terlihat jelas karena kedua bantalan itu menghalangi pengelihatanku padanya.


" Sudah seberapa jauh kita sekarang? " ( Rey)


ketika terbangun aku mulai bertanya mengenai posisi kami saat ini.


" Kita sedang berada di Padang rumput Gretskania dan akan segera memasuki hutan Besar dekat dengan pegunungan Etzrezea " ( Laberg )


" Hutan besar ya...... hmmm, paman apakah kita akan berkemah saja malam ini!? " ( Rey)


" Jika itu keinginan tuan muda, maka saya akan mengikuti kehendak anda...... jarak danau terdekat mungkin tidak terlalu jauh sekarang " ( Laberg)


" Baiklah.... lakukanlah paman " ( Rey)


Mulai meminta kepada paman untuk berhenti ketika tiba di danau terdekat.


Posisi kami setelah meninggalkan Heltze mungkin sudah cukup jauh sekarang.


saat ini kereta naga telah berada di kawasan Padang rumput besar Gretskania dan akan segera memasuki hutan pegunungan Etzrezea.


wilayah ini sudah termasuk kedalam wilayah kekaisaran bagian dalam, tidak jauh setelahnya adalah perbatasan tarnminia Yang merupakan jajaran pegunungan.


Sepajang perjalanan Yang kulihat hanyalah Padang rumput luas seakan tidak bertepi seperti Yang aku lewati sebelumnya.


Meskipun bagiku ini adalah hal biasa, tetapi melihat hewan-hewan berlari di Padang rumput ini memberikan sebuah ketenangan bagi siapapun Yang melintas.


Tidak ada bandit sejauh mata memandang, tempat ini sangatlah sepi dan aman dari penduduk dan orang-orang Yang melewatinya.


aku masih tetapi bersandar di betis vern dan hanya menatap kedua bantalah besar miliknya.


" Ketika aku tertidur, nampaknya aku seperti merasakan sesuatu? apa Yang kamu lakukan ketika aku tertidur? " ( Rey)


Mulai bertanya kepada vern.


saat aku tertidur aku yakin merasakan sesuatu pada diriku, vern pastinya melakukan tindakan aneh lagi ketika aku tertidur.


" Ti-tidak...... aku tidak melakukan hal-hal aneh! aku hanya bermain-main dengan rambut dan wajahmu " ( Vern)


" Lagi-lagi kamu memperlakukanku seperti anak kecil! " ( Rey )

__ADS_1


Rupanya memang benar apa Yang kurasakan ketika aku tertidur.


Vern benar-benar memperlakukanku seperti seorang anak kecil, ia selalu melakukannya ketika aku benar-benar sedang lengah.


" ........ "


tangan vern tiba-tiba saja mencubit pipiku dari dua sisi, Ia mulai menarik pipiku seperti ketika seseorang memainkan pipi anak bayi.


" Tidak masalah, tidak masalah........ lagipula aku adalah tunanganmu, kamu harus berterima kasih karena aku bersedia memanjakan dirimu " ( Vern)


" Memperlakukanku tunagannya seperti seorang anak kecil, bukankah itu tidak normal...... dan juga bisakah kanu berhenti memainkan pipiku! rasanya sakit " ( Rey)


aku mulai meminta kepada vern untuk berhenti memainkan pipiku saat aku terbaring.


tetapi apa yang ku katakan sama sekali tidak digubris olehnya. ia masih memainkannya dan tetapi memandangiku seperti seorang yang harus tetapi diperhatikan.


Meskipun bagiku rasanya memalukan, tetapi aku sama sekali tidak bisa memberontak atas perlakukan ini.


ya sudahlah...... lagipula dia adalan Vern, Bukan orang lain.


...( Berbeda dengan Kebanyakan laki-laki Yang akan memberontak saat diperlakukan seperti anak-anak, Rey sama sekali tidak bisa memberontak..... ia sebenarnya bisa melakukannya, tetapi ia tidak ingin melakukannya karena terlalu patuh pada Veronicia atau bisa dibilang ia takut wanita )...


" .......... "


Tidak Lama kereta naga mulai memasuki kawasan Hutan dekat dengan dataran tinggi.


Suasana tempat ini perlahan mulai berubah menjadi cukup dingin.


Ini adalah hal Yang wajar, karena wilayah kekaisaran dibagian Timur Laut Cukup dekat dengan kerajaan Secille dan suhu tempat ini akan berbeda dari Kawasan Barat Tengah.


di sepanjang lautan hutan Yang cukup rindang, vern masih saja asyik memainkan wajahku seperti seorang anak kecil.


di sisi lain, paman laberg mulai dalam kondisi cukup siaga.


Kami memang harus berhati-hati sekarang karena di kawasan hutan bisa saja bandit dan juga monster menyerang secara tiba-tiba.


" ........ "


untuk mencegah hal yang tidak di inginkan, aku mulai mengeluarkan nopt dari artifak gelang.


nopt mulai muncul dalam bentuk burung gagak dan sekarang hinggap di atas kepala vern setelah ia keluar.


" ada apa tuan muda, anda sepertinya dalam situasi yang cukup menyenangkan!? " ( nopt )


" Hentikan omong kosongmu, Nopt bisakah kamu meminta para bawahan untuk mengecek situasi sekitar " ( Rey )


Saat nopt melihatku dalam keadaan ini, ia seperti biasnaya mengeluarkan kalimat yang cukup menyebalkan untuk menggambarkan kondisinya.


aku memintanya untuk berhenti mengatakan omong kosong dan langsung kepada inti dari permintaan ini.


aku memerintahkan kepada nopt untuk menggunakan para bawahan agar mengecek situasi di hutan ini.


" Baiklah " ( Nopt)


Nopt menerima perintah ini dengan suka hati.


ia mulai terfokus untuk mengirimkan gelombang frekuensi kepada beberapa roh Yang ada di hutan ini.


terlihat tubuh nopt Yang di kelilingi oleh api biru Yang dingin menandakan bahwa ia sedang berkomunikasi dengan para roh penghuni di hutan ini.


"........."


Api biru perlahan mulai memudar, nopt telah selesai mengirimkan pesan kepada para roh penghuni hutan.


" Perintah telah selesai, Mereka akan segera mengirimkan hasilnya kepada saya " ( Nopt)


" Baiklah, Nopt " ( Rey)


Sekarang Yang harus ku lakukan hanyalah menerima hasil dari informasi.


memgandalkan kemampuan nopt untuk menjadikan roh sekitar sebagai pengawas adalah pilihan yang bagus.


mereka bisa mengetahui di sisi mana hutan ini Yang berbahaya bagi kami karena tidak ada satu titik pun terlewatkan disini.


ini sangatlah berguna bagi diriku, karena aku bisa mengetahui keberadaan dari monster atau bandit melalui Informasi Roh dan Nopt.


Rasanya seperti memiliki mata-mata yang baik.


" Berbicara soal itu, Tuan muda terlihat sangat lucu sekarang " ( Nopt)


" Tch..... Sial!!!! " ( Rey)

__ADS_1


aku sepertinya harus menarik kembali semua kalimat tersebut.


Nopt adalah Gagak mesum menyebalkan Yang selalu menertawaiku di saat Yang tidak penting, lain kali aku pasti akan membalasnya.


__ADS_2