The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )

The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )
Vol. 9 Ch. 27 : Dikorbankan...........


__ADS_3

...( Deugeon Besar El Karlia )...


setalah memasuki Deugeon dan melewati Beberapa Blok.


kini Parti Arnord telah tiba di Blok ke 22.


Sebelumnya mereka telah berhasil melawati beberpa blok dengan monster tipe menengah yang berhasil mereka kalahkan.


meskipun mereka mengalami sedikit kesulitan karena Keberadaan Merdi yang mereka anggap beban.


tetapi mereka berhasil untuk melewati kesulitan tersebut.


ketika tiba di Blok ke 21, parti arnord menyadari sebuah keanehan pada blok tersebut.


mereka menyadari bahwa monster pada Blok ke 21 Telah dibantai habis oleh seseorang tanpa satupun sisi.


awalnya mereka tidak mempercayainya, dikarenakan tidak ada jejak bangkai satupun pada Blok ke 21 Yang mereka lewati.


Blok 21 Yang mereka ketahui adalah tempat dimana Sarang tikus raja merah berada.


Tikus-Tikus itu adalah monster yang jauh lebih menyusahkan daripada Goblin Yang lemah.


tetapi dengan hilangnya tikus-tikus tersebut, mereka menjadi sangat senang bahwa mereka tidak harus menghadapi monster Yang sulit.


Party masih fokus untuk berjalan memasuki setiap pintu Blok.


Setiap blok Yang mereka lewati memiliki monster dengan Rank B ke atas.


Blok ke 22, Anggota party menghadapi monster Kelinci Raja.


meskipun mereka memiliki ukuran tubuh Yang kecil, Kelinci raja adalah monster Yang bisa menggunakan Sihir.


Sang leader Arnord sedikit kesulitan menghadapi Kelinci raja.


ia harus berhadapan dengan sihir pisau angin Yang diarahkan oleh kelinci-kelinci tersebut.


" Roaaaarrrrr " suara gerangan monster Yang besar.


Seekor Beruang Zirah dengan Rank A kini muncul dihadapan mereka.


ketika monster itu muncul, para kelinci raja mulai mundur, mereka seolah ketakutan dengan monster beruang besar tersebut.


Beruang Zirah juga merupakan monster yang bisa menggunakan sihir, sihir pertahanannya adalah Yang cukup kuat.


hanya satu ekor Beruang zirah yang muncul dihadapan mereka. seolah ia adalah King Yang ada di Blok 22 Deugeon.


Anggota parti terlihat cukup gemetar, mereka tidak pernah menyangka bahwa mereka harus menghadapi monster dengan Rank A sebelumnya.


Leader Yang melihat itu menyuruh anggota parti untuk menyiapkan formasi, mereka mengelilingi beruang zorah itu dari segala arah Yang acak.


" Roaaarrrrrr "


beruang zirah kembali meraung.


ia melihat para anggota parti yang mengepungnya sebagai sebuah ancaman.


beruang zirah mulai mengeluarkan sihir miliknya.


empat buah lingkaran sihir mengelilingi tubuhnya seperti sebuah tameng.


" !!!!!! "


dari lingkaran sihir itu, sebuah serangan Yang merupakan batu tajam mulai mengatah ke segala arah.


batu-batu tajam itu melesat dengan cukup cepat bagaikan sebuah hujan dilangit.


" !!!!!! "


leader Parti berusaha menghindarinya dengan Berlindung dibalik Batu Yang cukup.


Healer dan Penyihir saling melindungi satu sama lain, mereka menggunakan Sihir pertahanan untung menghalau hujan batu.


delon menggunakan pedang besarnya untuk menghalau seorang itu.


tetapi permasalahan utamanya bukanlah itu.


Merdi Yang membawa banyak barang tidak bisa berlindung, ia berlari-lari untuk segera mencari perlindungan dari serangan Batu tajam.


" !!!! "

__ADS_1


merdi mulai terjatuh, ia tidak bisa menemukan tempat untuk dirinha berlindung dari serangan Baruang Zirah.


" Anak bodoh itu....... tch...... benar-benar Tidak berguna " ( Jessia)


anggota parti mulai terlihat kecewa.


merdi hanyalah beban bagi mereka, Ia terjatuh tanpa bisa berbuat apapun.


" !!!!! "


ketika merdi hampir meratapi dirinya untuk terkena serangan sihir dari Beruang Zirah. sesuatu telah terjadi.


beruang Zirah, tiba-tiba menghentikan seranganya.


" roooaaarrrr "


tetapi ia tidak tidak benar-benar menghentikan semua itu.


beruang zirah Yang melihat merdi terjatuh melihatnya sebagai mangsa Yang empuk, kini ia mulai bersiap ke mode menyerang.


beruang zirah Yang melihat merdi mulai berlari ke arah dirinya.


merdi Yang dengan keberatan membawa barang kini mulai melepaskan barang tersebut dan mulai berlari.


beruang zirah mengejar diriku Yang berlari terbirit-birit, ia melihat merdi seperti sebuah mainan Yang menarik.


" !!!! "


merdi Yang melihat sebuah lubang kecil saat berlari, mulai memasuki lubang tersebut.


lubang tersebut cukup dalam untuk mengamankannya dari beruang Zirah Yang liar.


" Hei merdi....... kau benar-benar tidak berguna........ maka berkorbanlah untuk kami agar membuat dirimu berguna....... sampai jumpa!!! " ( Arnord)


" Tidak!!!! Semuanya...... jangan tinggalkan aku!!! " ( Merdi)


semua anggota party Yang melihat kesempatan itu, kini berlari membuka pintu untuk memasuki Blok ke 23.


mereka membiarkan merdi Yang diincar oleh beruang zirah sebagai bentuk sebuah pengorbanan.


merdi Yang mereka anggap beban setidaknya masih berguna untuk mereka korbankan sebagai umpan pengalih perhatian.


mereka tidak akan peduli apakah merdi akan menjadi makanan beruanh zirah ataupun tidak, Yang mereka pedulikan hanyalah menaklukkan Blok ke 24 dan menoreh sejarah di Grandsillia.


" Roaaaar "


kembali ke beruang zirah.


ketika melihat merdi masuk ke sebuah lubang, beruang zirah dengan cakar tajamnya berusaha menghancurkan lubang tersebut.


merdi dengan keringat dingin dan sangat ketakutan hanya terlihat seperti makanan menarik bagi dirinya.


beruang zirah terus menggali lubang tersebut seolah ia menggali lubang biasa.


tetapi semakin beruang zirah menghancurkan lubang, maka merdi semakin teracam


ia terjebak bagaikan tikus di lubang, rekan-rekannya meninggalkan dirinya, dan ia tidak bisa melawan beruang zirah.


" Siapa saja....... kumohon siapa saja.......... Kumohon Tolong!!!!!!!! " ( Merdi)


merdi berteriak dengan histeris di dalam lubang tersebut.


ia berteriak sangat keras dan memohon untuk meminta pertolong.


ia tidak akan peduli siapapun itu, ia hanya berharap seseorang menyelamatkan dirinya.......


" !!!!! "


" hark hark............. Roaaaaarrrrkkkkk "


beruang Zirah semakin bersemangat, ia dengan cakar tajamnya akan mengakhiri semua ini.


Hanya satu serangan, hanya satu serangan saja maka beruang zirah bisa menarik merdi dari dalam lubang dan memakannya hidup hidup.


merdi sudah pasrah dengan apa Yang akan terjadi, ia mulai menutup matanya.


ia putus as a karena tidak mungkin ada seseorang Yang akan menyelamatkan hidupnya.


" Terbakarlah Tanpa sisa...... HARBIL!!!! "

__ADS_1


" !!!!! "


ketika beruang zirah masih fokus terhadap merdi, ia tidak menyadari bahwa ada seseorang lain Yang mengincar dirinya.


sebuah benda seperti bulu hitam melesat dengan cukup cepat dan menancap ke kepala beruang zirah.


" Roooooooooo "


beruang zirah tiba-tiba saja terbakar oleh api berwarna hitam.


Ia terbakar seketika saat bulu hitam itu menancap di kepalanya.


" huuuu "


api hitam semakin membesar dan membakar seluruh tubuh beruang zirah tanpa bisa ia padamkan.


zirah Yang menempel ditubuhnya seketika berubah ke bentuk cairan karena panasnya api hitam sampai bisa melelehkan zirah ditubuh beruang tersebut.


perlahan Demi perlahan, Api hitam membakar tubuh beruang zirah hingga ia perlahan berubah menjadi sebuah abu.


Beruang zirah kini telah berubah menjadi abu, ia tidak menyisahkan apapun ditubuhnya, hanya sebuah core Yang tidak terbakar Yang kini ia sisahkan sebagai bentuk akhirnya.


" Huh! kupikir kita akan bersembunyi lebih Lama lagi...... tetapi mengalahkan King di Blok 22 sepertinya akan dihargai cukup tinggi, Setidaknya cukup untuk 3 Bulan Uang sakuku "


terdengar suara anak kecil di Blok ke 22.


" Rey bukankah kamu tidak memerlukan itu........ lagipula uang sakumu tidak akan habis semudah itu kan "


tidak hanya suara anak kecil, terdengar pula suara wanita muda bersama dirinya.


merdi mulai membuka matanya kembali, ia masih meyakini bahwa dirinya pasti berhalusinasi.


saat ia membuka matanya, yang ia lihat dari luar lubang adalah seorang anak kecil Yang mengambil Core dari beruang zirah.


di sebelah anak kecil itu ada seorang gadis Yang lebih tua darinya, ia bersama anak kecil itu ada di luar lubang sembari melihat merdi di dalam lubang itu.


" Heh....... Jadi Party Idiot itu menjadikan Rekan mereka sendiri sebagai Umpan hanya karena ia adalah beban Tim ya!....... Benar-benar sebuah diskriminasi Yang umum terjadi " ( Rey)


Meskipun tidak tahu apa Yang sebenarnya terjadi, Merdi hanya meyakini satu hal bahwa ia berhasil selamat berekat seseorang.


Rey kecil mulai mengeluarkan Kantong spasial miliknya dan memasukkan Core beruang zirah kedalam kantong spasial tersebut.


" Hei..... apakah kau hanya akan diam seperti tikus saja, keadaan sudah aman sekarang, kau beruntung karena aku sudah membakar banyak kelinci di tempat ini. mereka tidak akan keluar dari persembunyiannya untuk sementara waktu " ( Rey)


merdi semakin tidak mengerti.


ia bisa memaklumi jiki seseorang membantai semua kelinci dan beruang zirah Yang ada di Blok 22 ini, tetapi ia tidak percaya bahwa seorang anak kecil berusia 7 tahun Yang melakukan semua hal tersebut.


Merdi tidak peduli lagi, Ia tidak memikirkan hal aneh yang terjadi.


meri mulai keluar dari lubang persembunyiannya memperlihatkan dirinya di depan Rey dan juga Vern.


tubuh merdi penuh dengan luka goresan dan kotor akibat masuk kelubang persembunyian.


Ia memperlihatkan keringat dinginanya sambil terengah-engah dihadapan mereka berdua.


" saya akan menyembuhkan anda..... jadi tolong tenaglah " ( Vern)


Vern dengan cepat langsung menggunakan sihir penyembuhan untuk memulihkan luka goresan dari merdi.


sebuah cahaya hijau mulai muncul ditubuhnya.


perlahan tubuhnya mulai kembali pulih, luka-luka di tubuhnya tertutup dengan baik.


pemulihan kini sudab selesai, Vern menghentikan sihir penyembuhannya.


" Te-terima kasih banyak karena sudah menolongku...... aku tidak bisa berbuat apa-apa " ( merdi)


merdi menundukkan kepalanya untuk mengucapkan terima kasih kepada Vern dan Rey Yang sudah menyelamatkan dirinya.


" Kami tidak menyelamatkanmu untuk ini...... kami hanya ingin mendapatkan Core dari King di Blok ke 22 ini...... " ( rey)


" Hei Rey....... kamu tidak boleh mengatakan itu....... mohon maaf, dia memang orang Yang tidak peduli....... tetapi saya bersykur bahwa anda baik-baik saja " ( vern)


" Tidak, Tidak........ sayalah Yang harusnya meminta maaf....... sepertinya saya sudah merepotkan kalian berdua " ( Merdi)


" Lupakan saja soal permintaan maaf......... jadi Bisakah kau jelaskan apa Yang terjadi, dan juga mengapa kalian ingin Menaklukkan King di Blok ke 24 " ( Rey)


rey mulai mengalihkan pembicaraan.

__ADS_1


ia meminta penjelasan kepada merdi dengan apa Yang terjadi dan juga tujuan utama mereka menaklukkan Blok ke 24.........


" Sebenarnya........... " ( Merdi)


__ADS_2