
Setelah aku mulai membuka mata, aku melihat onee-chan sedang duduk disampungku sambil menidurkanku dibetisnya saat duduk.
“!!! Uhk “ Aku mulai berusaha untuk bergerak, tetapi racun nya masih terasa di tubuhku.
“ Rei-chan lebih baik kamu diam sementara sampai racunnya benar-benar hilang “ ( Mainna )
Onee-chan menyuruhku untuk tetap terdiam sementara sampai racun ditubuhku benar-benar menghilang. Sembari ia menunggu sampai aku benar-benar bisa bergerak lagi, onee-chan mulai mengelus-elus kepalaku!!
“ Ano~Onee-chan ngomong-ngomong apa yang onee-chan lakukan!? “ ( Rey ).
Aku mulai menanyakan tindakan yang onee-chan lalukan terhadap diriku. Ia mengelus rambutku dengan penuh senyuman diwajahnya.
“ Aku hanya melakukan apa yang seharusnya dilakukan oleh seorang kakak terhadap adiknya! Meskipun begitu ini cukup mendebarkan......... Rei-chan begitu imut saat sedang tertidur dan Aku sedikit ragu untuk meminumkan potion penawar kepadamu juga karena ini adalah pengalaman pertamaku!!! ini sedikit mendebarkan bagiku......... Bibir Rey-chan terasa sedikit lembut “ ( Mainna )
Dengan cukup lantang onee-chan mengatakan kepadaku bahwa itu adalah hal yang dilakukan kakak terhadap adiknya!? Dan juga soal meminumkan potion penawar langsung kepadaku!? Bibirku sedikit lembut?
Dengan menggerakan tangan, aku mulai berusaha menyentuh bibirku. Rasanya seperti ada sesuatu yang begitu lembut yang kurasakan dibibirku.
...‘ !!!! Tunggu dulu!!! jangan-jangan!!! ‘...
Aku mulai sedikit tersadar akan hal itu, aku mulai sedikit merasakan perasaan malu dari dalam diriku.
“ O-Onee-chan jangan-jangan kamu melakukankan! “ ( Rey )
Aku dengan sedikit terbata-bata mulai menanyakan peihal tersebut kepada onee-chan.
“ tentu saja!! Ini adalah adalah First kisaku........ tetapi jika Rei-Chan ingin melakukannya lagi, onee-chan tidak akan keberatan untuk itu “ ( Mainna )
Tanpa sedikitpun kata ragu, onee-chan mulai membenarkan apa yang baru saja akan aku duga.
“ Ehhhhhhh!!!!! “
Aku mulai berteriak dengan histeris, Onee-chan membenarkan bahwa ia memang menciumku saat aku tenagh tertidur.
Dengan wajah memerah Aku mulai menutup wajahku dengan kedua tanganku karena sangat malu, aku tidak bisa memandangi onee-chan karena saking malunya diriku.
“ Rei-chan kamu tidak perlu menutupi wajahmu seperti itu! jika itu adalah rei-chan, maka onee-chan tidak akan keberatan untuk hal itu...... yosh yosh!!! “ ( Mainna )
__ADS_1
Onee-chan terus menerus mengelus kepalaku!
“ Onee-chan...... tolong jangan lakukan tindakan memalukan itu saat aku tertidur !!!........ itu benar-benar memalukan bagiku!!! “ ( Rey ).
Aku mulai berteriak sambil mengatakan semua hal itu kepadanya. Usia ku akan menginjak 10 tahun ! jadi aku sudah mulai mengerti beberapa hal tentang kedewasaan.
“ Eh!!! Apakah Rei-chan tidak menyukainya!? “ ( Mainna )
“ Bukan begitu...... hanya saja aku sudah mulai mengerti apa itu kedewasaan!!! “ ( Rey )
“ ara~Tapi rei-chan bagiku tetaplah adik kecilku yang lucu....... “ ( Mainna )
“ aku sudah bukan anak kecil lagi!!! “ ( Rey )
Aku mulai berteriak sambil menutupi wajahku dengan perasaan malu.
Ini adalah hal yang sangat mengejutkan. Aku senang karena karena onee-chan mau turun langsung dan ikut campur dalam pertempuran oni ini.
Meskipun aku harus menghadapi situasi darurat dimana ini adalah First kiss ku dengan seseorang. Meskipun agak memalukan bagiku, tetapi itu juga begitu menyenangkan.
Tertidur di pangkuan Onee-chan dan menadapatkan Ciuman pertamaku..... itu benar-benar membuat kepalaku sangat kacau!!! ini juga tidak merugikan karena aku juga cukup menikmati hal tersebut.
Setelah semua racunnya dirasa sudah menghilang, aku mulai berusaha untuk berdiri. Aku melihat para pemburu oni yang sebelumnya terkna racun orochi secara tidak sadar tergeletak di tanah tertidur dengan sangat pulas.
“ tapi onee-chan apakah mereka akan baik-baik saja!? “ ( Rey )
Aku mulai sedikit bertanya kepada onee-chan tentang para pemburu oni yang terjena racun tersebut.
“ Tidak apa-apa ,lagi pula itu bukan merupakan racun yang berbahaya....... mereka hanya akan tertidur saja! kamu tidak perlu khawatir “ ( Mainna )
“ Begitukah ! “ ( Rey )
Aku mulai sedikit mengingat perkataan orochi, bahwa itu bukanlah racun yang berbahaya! Ia mengatakan racun itu hanya akan membuatku tertidur saja. hanya saja aku akan tertidur panjang jika racunnya tidak segera dihilangkan.
Untungnya onee-chan telah tiba disini sebelum aku dibawa oleh orochi.
“ ano~onee-chan..... bagaimana kamu bisa tiba disini dengan tepat!? “ ( Rey )
__ADS_1
Aku mulai bertanya mengapa onee-chan bisa sampai di tempatku dengan begitu tepat!?
“ Tentu saja Dengan Ofuda “ ( Mainna )
“ Ofuda!? Oh iya..... jika tidak salah!? Polanya sedikit berbeda dengan ofuda teleportasi yang onee-chan berikan sebelumnya!? “ ( Rey )
“ tepat........ itu sebenarnya bukanlah ofuda teleportasi tetapi merupakan media perantara untuk titik teleportasiku “ “ Banri-kun menyarankan untukku agar aku ikut campur langsung kedalam pertempuran ini “ “ jadi aku mendengarkan saja apa yang ia sarankan “ “ Tetapi tadi itu hampir saja......... untungnya aku tiba tepat waktu sebelum rei-chan mulai dicilik dariku “ ( Mainna )
...‘ eh!? Banriett....... jadi alasan ia mau untuk ikut campur dariku adalah saran dari banriett-san !! sial....... prediksinya memang selalu akurat ‘...
“ Be-begitu ya!? Terimakasih onee- “ ( Rey )
“ Bommmmmm !!! “ terdengar suara ledakan dari arah utara. Ledakan itu terdengar cukup keras!!! Ledakan tersebut sepertinya berasal dari sisi senpai yang sedang bertarung.
“ Apa yang sebenarnya terjadi!? “ ( Rey )
Sesaat setelah ledakan itu , aku merasakan sesuatu yang cukup mencekam bagiku! Ini adalah tekanan yang cukup berat....... rasanya seperti merasakan kekuatan sejati dari iblis tingkatan atas. Dan asalnya berada dari sisi utara.
“ onee-chan!!!! aku mulai khawatir....... bisakah onee-chan menemaniku ke tempat Shin senpai berada!! “ ( Rey )
Aku langsung meminta kepada onee-chan untuk menemaniku ke tempat shin senpai bertarung, aku mulai khatawatir dngan keadaannya......... aura oni ini terasa seperti iblis kelas atas, kuharap senpai akan baik-baik saja.....
“ tentu saja Rei-chan...... “ ( Mainna )
Tanpa menunggu Lama, Onee-chan mulai menggaktifkan sihir teleportasinya...... Kami akan segera berteleportasi ke tempat senpai dengan segera.........
...‘ Senpai Tunggulah sebentar!!! ‘...
................
( Hikayat Author )
Bumbu Rom-Com Onee-chan di Novel ini hanya Premis agar Cerita tidak membosankan...... 😁
( Hikayat Author)
Author sebenarnya Punya keinginan untuk membuat Novel Isekai, tapi mau Yang berbeda dari kebanyakan Isekai. 😅
__ADS_1