The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )

The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )
Vol. 9 Ch. 51.2 : Kota petualang Haltze ( Part 1 )


__ADS_3

Tiba di Haltze.


" Hooo....... Meskipun kamu bilang ini bukan kota, tetapi ini terlihat seperti Kota Kecil " ( Vern)


" Begitu! " ( Rey)


Vern terlihat takjub dengan Pemandangan Kota Petualang, terlihat sudah ada beberapa Bangunan besar Yang merupakan Penginapan dan Bar untuk para Petualang.


Jalan-jalan di Kota petualang sudah memiliki Kontur batu jalan yang rata hingga beberapa kereta naga terlihat lalu lalang di setiap jalan kota.


Tidak lupa bahwa di alun-alun kota dan tanam telah dibangun semacam Patung seorang petualang dengan menggenggam pedang.


lapu-lampu jalan menambah keindahan kota.


meskipun Yang ku ingat tiga tahun lalu bahwa Haltze Adalah kota kecil seperti ibu kota Desa tetapi sekarang tempat ini telah bertransformasi dengan cepat.


sangat beruntung bahwa kami telah tiba di kota sebeluk matahari benar-benar terbenam, karena akan sangat berbahaya diluar ketika matahari telah terbenam.


monster akan semakin berkeliaran, Yang sangat berbahaya bagi para pedangan Yang akan melewati jalur Kekaisaran.


" Tuan muda, Saya akan pergi mencari penginapan untuk bermalam! Anda dan Nona bisa melihat-lihat kota sebentar " ( Laberg)


" Baiklah..... Saya percayakan itu kepada paman " ( Laberg)


paman laberg dengan membawa kereta naga akan pergi untuk mencari penginapan Yang sesuai agar kami bisa tidur malam ini.


ia mempersilahkan diriku untuk berkeliling kota selama mencari penginapan Yang sesuai.


" Aku tidak pernah untuk melihat kota petualang sesekali, Rey..... bisakah kita melihat-lihat kota " ( Vern)


" Ah..... Benar, Ini mungkin pertama kalinya bagi Vern......... Oke, Kita kan berkeliling sebenar karena aku juga ingin melihat kota ini " ( Rey)


Mengajak Vern berkeliling kota selama waktu senggang mungkin adalah pilihan terbaik.


Sebagai nona Bangsawan, Ia pasti baru pertama kali merasakan Kota petualang seperti yang didengar di Guild sebelumnya.


begitupun dengan diriku, meskipun aku pernah singgah di kota ini tetapi melihat perkembangab kota nampaknya bisa menjadi hal Yang menarik.


Kami mulai berjalan perlahan, kami harus berhati-hati karena tidak ingin berurusan dengan orang lain.


Berjalan menelusuri jalan kota.


Ada Cukup Lampu jalan Yang menerangi jalanan di malam hari.


pemandangan sebelumnya, hanya cahaya dari Rumah-rumah saja Yang seharusnya menjadi penerangan.


Kota Haltze yang sekarang seperti bertransformasi menjadi sebuah kota Yang ditata rapi.


Mulai mampir ke beberapa toko Yang menjual makanan tertentu.

__ADS_1


Rasa ingin tahu vern dengan Kehidupan orang biasa sepertinya menjadi cukup rumit sekarang.


Makanan bisa membuatnya berubah dengan cepat.


ia mulai membeli beberapa jenis makanan pinggir jalan Yang sebelumnya tidak pernah ia jumpai.


beberpa makanan mungkin hanyalah daging monster Yang di dapat oleh para petualang, tetapi memiliki ciri dan perbedaan tersendiri.


" ....... "


Vern mulai mengambil sebuah makanan Daging tusuk Yang terlihat cukup lezat.


pedagang mengatakan bahwa itu adalah daging kelinci darah.


Bagi vern yang pertama kali mencoba daging monster tersebut mungkin akan terasa cukup aneh.


tetapi meskipun namanya cukup menyeramkan, daging kelinci darah bisa dikatakan sebagai daging Yang cukup lezat.


teksture dari daging tersebut lebih lembut daripada ikan panggang dan juga memiliki cita rasa seperti daging barbeque.


Ketika mulai memakan daging itu, rasa lembut daging saat dikunyah memberikan kesan tersendiri terhadap lidah serta bumbu Saus madu pedas yang menyelumurinya.


" Vern...... Sepertinya kau menyukai itu! " ( Rey)


" Hmmmm...... Tentu saja, Ini pertama kalinya aku memakan ini dan juga saus madu pedas ini tidak terlalu pedas, aku menyukainya " ( Vern)


" Baiklah " ( Rey)


bagi bangsawan, Monster adalah hal menjijikan tetapi berbeda dengan Vern Yang sepertinya menyukai daging monster tersebut.


Meskipun aku harus jujur bahwa, tidak semua bangsawan seperti kebanyakan bangsawan, ada Beberapa orang yang menyukai makanan pinggir jalan tersebut.


" ......... "


Mulai berjalan - jalan berkeliling kota hingga langit menjadi gelap. gemerlap kota petualang ini seakan menjadi pemandangan Yang umum terjadi.


meskipun Yang kali lihat dari lalu lalang kota hanyalah petualang dan pedagang tetapi suasana kota tetaplah nyaman.


Sebagai kota kecil, tentunya Haltze akan memberikan kesan tersendiri bagi para pengunjung terlepas Dari status kota ini.


Sedikit yang ku tahu mengenai Haltze, Kota ini sebenarnya adalah Wilayah independent yang tidak dikendalikan oleh bangsawan manapun.


meskipun begitu, Kota Ini tetap Memiliki Kepala pemerintahan, karena Mantan petualang terkenal di kota ini mengatur wilayahnya sendiri.


aku hanya mengira bahwa Kota ini akan memiliki tingkat kejahatab yang tinggi tetapi itu sepertinya Salah, karena Kepala kota bisa mempekerjakan Para petualang untuk keamanan kota.


...( artinya petugas keamanan kota tersebut bukanlah Ksatria resmi pemerintahan, melainkan Para petualang dan Juga Tentara bayaran Yang menggantikan tugas mereka..... karena wilayah tersebut independent, Maka tidak ada Bangsawan manapun Yang berani untuk melakukan intervensi pada kota tersebut meskipun Kepala kota tersebut adalah Seorang Mantan petualang ) ...


Mengenai kemanan kota yang sudah terjamin, sepertinya aku tidak akan khawatir jika terjadi sesuatu kejahatab tertentu Yang terjadi di kota.

__ADS_1


tetapi aku akan terus waspada karena ada banyak mata Yang melihat ke arah Vern, sungguh menyebalkan.


" Aku tidak mengerti bagaimana kota Yang tidak dipimpin oleh bangsawan manapun bisa Sehebat ini, tetapi ini Pengalaman yang bagus........ Orang-orang tidak memikirkan status Yang membelengguh mereka " ( Vern)


" Ya...... itu adalah standard dari petualang, meskipun status sosial seseorang bukanlah hal penting tetapi para petualang juga memiliki kasta tersendiri terutama Rank " ( Rey)


" Aku mengerti...... Rey adalah Rank S, Pasti setiap orang akan berhati-hati " ( Vern)


" Kurang lebih seperti itu " ( Rey)


meskipun para petualang tidak mementing status sosial, tetapi Rank seseorang bisa merubah segalanya.


Aku adalah Rank S, jika petualang lain mengetahui rank milikku, mereka semua pasti akan waspada padaku.


Semakin tinggi rank seseorang maka akan semakin waspada orang lain, Sebuah hierarki Yang cukup rumit.


Lupakan menganai masalah hierarki petualang, saat ini kami mulai tiba di sebuah jembatan penyebrangan.


Jembatan dengan arsitektur klasik Yang unik, ketika melihat ke arah air, tampak bahwa ada bayangan Yang membentuk seperti lingkaran sempurna dari jembatan ini.


pemandangan sungai yang cukup jernih dari tempat ini terlihat cukup bagus, aku bahkan bisa melihat kilauan bintang dari pantulan bayangan di dalam air.


" Ini cukup memarik bukan, Aku tidak pernah mengira akan pergi ke Kota petualang dengan pemandangan langit Yang indah...... Rasanya seperti sebuah kencan " ( Vern)


" Kencan ya....... Mungkin Kamu benar " ( Rey)


Sebuah kencan ya.


Aku hanya berjalan berdua bersama vern di jembatan kota ini. ketika memandang ke arah langit, rasanya benar-benar cukup indah ditambah dengan suasana kota ini.


Mengatakannya sebagai sebuah kencan mungkin adalah pemilihan kata Yang bagus.


" .......... "


" Hah hah hah....... Ternyata kalian ada disini " kata seseorang Yang berlari terengah-engah kepada kami.


paman laberg sepertinya telah kembali, ia terlihat cukup kelelahan seperti sedang berlari mengejar sesuatu.


aku bisa memaklumi hal itu, Mungkin ia terengah-engah karena mencari kami.


" Apa Yang terjadi Tuan Laberg? " ( Vern)


" Benar, Ada apa hingga paman terlihat begitu lelah? " ( Rey)


" Sebenarnya...... Sebenarnya...... ini tentang penginapannya, kita tidak punya penginapan lagi.... hanya penginapan ini Yang tersisa " ( Laberg)


" Apa!!! "


apa Yang sebenarnya terjadi sekarang? mengani penginapan? apakah itu sesuatu yang Rumit!

__ADS_1


bersambung..............


__ADS_2