
...( Informasi)...
Berhubung adanya perubahan pada tata pembacaan, author harap bisa menyesuaikan diri dengan tepat... 🙏
[ ..... ] : Percakapan Tokoh
" ...... " : Sfx
"....... " / ' ..... ' : Innear
•• ( Tengah) : Tanda pemisah
..._______________________________...
...( flash On )...
“ !!!! “
[ banriett-sama, kotak apa ini!? ]
Di sebuah ruangan khusus, banriett sedang melakukan sebuah pergemuan bersama dengan seorang anak berkacamata.
Anak laki-laki berkacamata itu sedang menerima sebuah kotak kecil dari penyihir murni banriett.
[ husttt!!! “ “ itu rahasia ya........ tolong serahkan itu kepada rey-kun! ] ( Banriett )
[ tapi mengapa Anda mempercayakan hal ini kepada saya? ] jawab anak itu kepada banrett.
Anak itu penasaran mengapa banriett menyerahkan kotak itu kepada dirinya, di tambah lagi kotak tersebut harus di serahkan kepada seseorang yang ia kenal.
[ jika dibandingkan anatara Dizz-kun, dan juga kostel-chi, hanya ha-chan yang bisa dipercaya........ setidaknya kamu yang paling dewasa diantara mereka bertiga ] ( Banriett )
Anak itu sepertinya sudah mengerti apa yang dikatakan oleh banriett, karena banriett menganggap bahwa anak tersebut lebih kompeten daripada dua anak lainnya.
[ saya mengerti, jika begitu saya tidak akan membukanya sebelum tiba di tangan aniki ] ( hazel )
[ Luar biasa ha-chan, kamu lebih mudah untuk mengerti! sepertinya aku akan lebih mempercayakan beberapa urusan kepadamu ] ( Banriett )
Banriett juga cukup puas dnegan anak tersebut, ia menyebut-nyebut bahwa anak itu bisa jauh lebih berguna untuk dirinya suatu saat.
“ !!! “ “ droggh !!! “ seseorang membuka pintu dengan memaksa masuk.
[ Banriett-sama, ini tidak adil....... mengapa hanya ha-chan pergi untuk menemui aniki !! ]
Teriak seorang anak berambut abu-abu yang memaksa masuk karena tidak menerima bahwa hanya anak berkacamata itu yang pergi menemui seseorang.
[ benar........ setidaknya izinkan kami ikut dengannya ] ( Kostella )
anak laki-laki itu tidaklah sendirian, ia bersama dengan seorang gadis kecil seusianya juga ikut masuk ke ruangan pertemuan!
Gadis itu setuju dengan anak laki-laki itu, ia juga merasa ingin ikut untuk bertemu dengan seseorang.
[ Jika itu adalah kalian berdua, maka ini bukan untuk bermain-main........ banriett-sama menugaskanku untuk pergi ke kota midean di negeri secille yang memakan jarak 2 minggu perjalanan dari wilayah ini ] ( Hazel )
[ Memangnya mengapa....... lagipula itu juga untuk pembelajaran, kita tidak pernah memiliki waktu untuk mengetahui dunia luar sebelumnya !!!! ] ( Dizz )
[ benar.....lagi pula aku juga ingin bertemu dengan aniki ] ( Kostella )
Kedua anak itu terlihat tidak setuju, karena mereka juga sangat ingin bertemu seseorang yang mereka anggap sebagai kakak mereka.
[ bagaimana ini bariett-sama, mereka itu cukup keras kepala dan sulit untuk di bantah ] ( hazel )
Anak laki-laki berkacamata mulai berbisik kepada banriett, ia menegaskan jika kedua saudaranya tersebut cukup keras kepala dan memaksa.
Banriett terlihat cukup kebingungan, ia juga tahu bahwa dizz dan kostella itu cukup merepotkan bila menyangkut masalah tentang rey di negeri lain.
Ia mulai berpikir sejenak, ia sebenarnya tidak begitu yakin dengan kedua anak itu karena mereka cukup tidak kompeten mengenai dunia luar! Tetapi di sisi lain, ia juga memikirkan sesuatu.
[ baiklah....... kalian berdua boleh pergi! Tetapi kalian harus tetap mendengar apa dan mematuhi apa yang akan dikatakan oleh ha-chan dan juga pengawal kalian ya ] ( Banriett ).
[ horeee!!!! Baiklah jika itu yang Anda inginkan ] kata kedua anak itu bersamaan.
Mereka berdua cukup bersemangat karena banriett mengizinkan kedua anak itu untuk ikut bersama dengan saudara mereka ke negeri lain.
[ eh!!! ] ( hazel )
Hazel cukup tidak percaya akan hal itu, ia tiba-tiba saja berubah tidak bersemangat seolah-olah akan terjadi hal yang buruk.
Beberapa hari telah berlalu semenjak mereka pergi untuk menuju ke midean.
Banriett meminta kepada seorang mantan ksatria untuk menemani mereka semua selama dalam perjalanan pulang dan pergi dari kota midean.
Orang yang di sarankan oleh banriett adalah mantan ksatria dari eugeon yaitu laberg.
__ADS_1
Entah sebuah hal yang direncanakan ataupun tidak, yang jelas bahwa saat ini laberg yang tengah bersembunyi dalam pelariannya telah bekerja kepada banriett dengan maksud tertentu.
Semua anak-anak itu cukup kenal dengan laberg, karena dizz dan hazel diajari langsung olehnya terutama dalam teknik berpedang.
Laberg setidaknya cukup baik kepada mereka semua karena ia adalah seorang pecinta anak-anak.
Mereka semua juga banyak belajar dari laberg selama dalam perjalanan pertama mereka ke luar negeri.
[ ah!!! ..... setelah sekian lama kita berada di luar, akhirnya kita bisa tiba juga di kota ini ] ( Dizz )
Dizz cukup bernafas lega karena penantian panjang mereka menuju ke midean akhirnya bisa di selesaikan juga.
[ tapi kota ini benar-benar sangat dingin ] ( Kostella )
[ itu karena midean berada di kawasan timur laut dan cukup dekat dengan laut northland yang sangat dingin........ meskipun kota ini tidak sedingin kota di kekaisaran, tetapi kota ini terlihat cukup ramai ] ( Hazel )
Hazel jauh lebih berwawasan daripada kostella dan dizz, ia sudah terlebih dahulu menyiapkan baju hangat sebelumnya sebagai langkah antisipasi.
[ apapun itu ayo kita keliling kota ini dulu ] ( Dizz )
[ hey ..... dizz-kun, kamu jangan terlalu percaya diri seperti itu........ jika kamu terlalu cepat maka kamu bisa tersesat ] ( Kostella )
[ Cepatlah...... jika seperti itu, maka kita bisa tertinggal kostell-chi ] ( Dizz )
Dizz terus berjalan dengan cepat di depan rombongan kostella, hazel dan juga laberg.
Mereka berada di belakangnya sudah hanya berjalan dengan begitu lambat.
Dizz tidak seperti kedua saudara angkatnya, ia seolah lebih bersemangat di kota tersebut daripada mereka berdua.
[ Hoy...... jika kau terlalu cepat, kau benar-benar bisa tersesat bodoh !!! ] ( Kostella )
Kostella nampak cukup kesal, ia memarahi dizz yang berada di depannya karena berjalan terlalu cepat dan bersemangat.
[ itu tidak mungkin!!! Aku past- ] ( Dizz )
“ !!!!! “
“ bruggg “
Sebuah berempatan jalan, seseorang sepertinya menabrak dizz secara tidak sengaja!!!
...( Side stori 2 )...
[ Tuan putri, jangan berlarian seperti itu...... Anda harus menjaga martabat keluarga kerajaan!!! ] teriak seorang pelayan wanita kepada seorang gadis kecil.
[ Cepatlah lislett, jika kau lambat! Maka onii-sama akan pergi duluan...... jadi cepatlah ] kata seorang gadis kecil berambut silver yang berlari dengan cukup lincah.
[ tunggu dulu...... millia-ojousama!!!! ] ( lislett )
Tuan putri kecil sedang berlarian meninggalkan pelayannya yang ia rasa lambat! Ia seperti ingin menemui seseorang yang ada di kita tersebut! Ia juga mengatakan bahwa orang itu bisa saja meninggalkan kota jika mereka terlambat.
Gadis kecil itu adalah tuan putri kerajaan secille yaitu millia fieg secillian.
Dengan mengangkat dress bagian bawahnya, ia berlarian dengan cukup lincah di jalanan kita midean yang cukup ramai.
[ tunggu , Ojou-sama!!! ] ( lislett )
Tuan putri kecil itu tidak mendengarkan teriakan dari pelayan wanitanya untuk tidak berlarian di kita, ia terus saja berlarian tanpa henti dan menyusahkan pelayan wanitanya.
‘ Sudah lama sekali aku tidak keluar dari istana...... ini adalah kesempatan emasku! Karena aku bisa bepergian dengan bebas seperti ini....... tunggulah aku, onii-sama ‘
Gadis kecil itu terus berlari dengan cukup cepat, ia tidak memperdulikan pelayannya yang tertinggal di belakang dirinya.
[ hah hah hah....... tunggu, ojou-sama ] ( Lislett )
Pelayan tersebut cukup terengah engah mengejar putri kecil itu yang berlari di jalanan kota.
Putri kecil terus saja berlari tanpa mempedulikan dirinya!! Dnegan mata yang semakin bersemangat ia terus melaju dengan lincahnya.
[ eh!!!! ]
“ !!! “
“ brug!!! “
Putri kecil itu berlari dengan cepat, sampai ia tidak memperhatikan sesuatu yang ada di depannya.
Ia menabrak seseorang secara tidak sengaja.
[ ach ach...... hey bodoh!!! Apakah kau tidak memiliki mata!!! ] teriak seseorang kepada putri kecil itu.
“ !!!! “
__ADS_1
Tuan putri mulai melihat ke arah bawah, ia tidak sengaja menimpa seorang anak laki-laki bersama dirinya.
Tuan putri itu kemudian mulai berdiri dan menjauhi anak laki-laki itu, begitupun dengan anak laku-laki itu yang juga ikut berdiri.
Mereka berdua saling bertatapan satu sama lain! Ternyata anak laki-laki itu tidak berbeda jauh dengan dirinya.
[ hey...... jangan kira kau itu bangsawan, sampai tidak melihat seseorang di depanmu!!! ] teriak anak laki-laki itu kepada dirinya.
Anak laki-laki itu sepertinya memiliki rasa kekesalan tertentu kepada gadis bangsawan! Ia dengan lantangnya mengatakan hal itu di depan tuan putri.
[ apa-apaan itu........bukankah aku tidak sengaja! Lagi pula mengapa kau begitu kasar! Aku ini tuan putri, kau tidak boleh bertindak tidak sopan seperti itu !!! ] ( millia )
Millia terlihat tidak terima dengan omelan dari anak laki-laki tersebut, ia membalas kembali perkataan anak itu dengan menyebutnya tidak sopan.
[ hah!? Tuan putri katamu!?......... huh! Mana mungkin ada tuan putri yang mengangkat dressnya dan berlari-lari di pinggiran kota......... dan juga tuan putri itu seharusnya lembut dan baik hati.......... mustahil tuan putri seperti dirimu ] jawab anak laki-laki itu.
Entah bagaimana sifat dari tuan putri dan anak laki-laki itu sedikit mirip yaitu mereka tidak mau mengalah dan juga cukup keras kepala.
[ apa kau bilang!!! ] ( Millia )
Tuan putri millia terlihat cukup kesal dengan tingkah anak itu, ia mulai memasang wajah kesalnya seolah menantang anak itu.
[ huh!!! Hanya karena kau perempuan! Aku tidak akan takut padamu!! ] kata anak laki-laki itu.
Pertengkaran kedua anak-anak itu menjadi tontonan orang-orang di sekitar, mereka terlihat cukup serius melihat pertengkaran dua bocah kecil dijalan.
[ tunggu ojou-sama, Anda harus menahan diri Anda....... jika tidak, Anda akan mempermalukan martabat keluarga kerajaan!!! ] ( Lislett )
Pelayan dari tuan putri itu berusaha untuk mengingatkannya bahwa tuan putri bisa mempermalukan martabat keluarga kerajaan karena menjadi bahan tontonan publik.
[ siapa yang akan peduli dengan martabat....... aku akan memberikan pelajaran pada anak kecil menyebalkan ini ] ( Millia )
[ hey...... siapa yang kau bilang sebagai anak kecil!? Dasar anak kecil!!! ] kata anak itu.
Keduanya terlihat cukup bersitegang, dikarenakan kedua anak itu sama-sama ceroboh dan membuat mereka tidak saling mengalah satu sama lain.
[ tunggu...... dizz-kun, eh!!! ] ( Kostella )
Kelompok dari anak laki-laki itu mulai muncul dalam kerumunan, mereka cukup terkejut karena salah satu anggota mereka memulai sebuah pertengkaran kecil.
Sontak pelayan tuan putri dan juga kelompok dari anak laki-laki itu mulai menatap ke arah kedua anak itu.
“ ini tidak akan bisa dengan mudah berakhir...... mereka sama-sama keras kepala “
Baik pelayan dan juga saudara dari anak laki-laki itu mulai mengambil inisiatif mereka sama-sama memegangi kedua anak itu untuk memisahkan mereka berdua.
[ hey tunggu....... aku ingin memberi pelajaran kepada anak itu!!! ] ( Millia )
[ ha-chan!!! jangan halangi aku, aku juga harus memberi pelajaran pada si pembohong itu!! ] ( hazel )
Baik millia dan dizz mulai dipisahkan oleh orang terdekat mereka, millia dipisahkan oleh pelayan pribadinya dnegan cara memeluknya dengan erat! Dan juga dizz yang di halangi oleh hazel.
[ ah...... aku tahu dizz-kun akan membuat masalah jika ia tidak segera di awasi.......... ] ( kostella )
Kostella nampak cukup kelelahan karena masalah yang ditimbulkan oleh saudara angkatnya tersebut, ia perlahan mulai menghela nafas panjang.
[ ano~ mohon maaf atas tidak sopanannya........anak ini sedikit tidak peka, jadi saya mohon maaf sebesar-besarnya ] ( kostella )
kostellla mulai membungkuk dan meminta maaf kepada maid dan juga putri tersebut.
[ tidak...... tidak apa-apa, lagi pula ini juga bukan salah saudara Anda....... ojou-sama adalah tipe orang yang keras kepala, jadi saya juga mohon maaf atas sifat nya ] ( lislett )
Pelayan dari putri itu juga turut membungkukkan badanya seraya meminta maaf kepada kostella.
Mereka akhirnya menyadari bahwa ini semua adalah salah mereka sendiri karena membiarkan kedua anak keras kepala itu begitu saja tanpa pengawasan mereka.
[ ojou-sama, mari kita pergi ] ( lislett )
[ ayo dizz-kun, ha-chan ..... kita juga pergi ] ( Kostella )
Mereka akhirnya memutuskan untuk pergi, karena masalah itu bisa menjadi perbincangan di kalangan orang-orang banyak.
[ tunggu saja kau...... dasar ingusan!!!! ] ( Millia )
[ coba saja jika berani......, dasar Putri gadungan!!! ] ( Dizz )
Di akhir kalimat, mereka saling memberikan ejekan satu sama lain.......millia menyebut dizz sebagai anak ingusan! Sedangkan dizz menyebut millia sebagai putri gadungan.....
...“ ah......rasanya aku ingin memukul seseorang “...
kalimat Kostella dan juga Lislett didalam angan mereka
...•••••...
__ADS_1
...◆◆◆◆◆◆...