
Yuran dan sojin telah tiba di lokasi untuk membantu kakak mereka yang mengahdapi nue seorang diri.
Ketika mereka tiba di tempat tersebut, mereka tidak menyangka bahwa roh gelap yang mereka lawan selama ini sudah menunjukan wujud aslinya di depan mereka.
Mereka melihat tubuh dari roh gelap itu sangtlah besar hampi tiga kali ukuran pepohonan di tempat tersebut.
Ia memiliki mata merah dan juga ekor ular yang membara......
Aura gelap yang dikeluarkan roh itu bahkan bisa menutupi cahaya rembulan yang bersinar pada malam di tempat itu......
“ nue ya, salah satu roh agung yang harus diperhitungkan....... ia bisa menyebarkan penyakit dan bisa juga menyembuhkannya menurut mitologi yang kubaca.......tetapi siapa yang mengira bahwa dia akan muncul di benua ini meskipun benua ini tidak memiliki roh pelidung apapun “ ( sojin )
“ masa bodoh........ mau itu roh suci ataupun roh agung, jika ia mencemari wilayah kita maka tidak ada maaf baginya........... onee-sama serahkan saja monster itu kepada kami......... onee-sama segera rapalkan lah sihir pemusnah jiwa nya “ ( Yuran )
“ baiklah!!! “ ( Yurikka )
Ketiga saudara revenhills menyatukan kekuatan mereka untuk melawan sang roh agung nue.
“ yuran ....... kau hadapilah ular -ular itu dan lindungi onee-sama........biarlah aku yang akan mengalihkan perhatian dari nue “ ( Sojin )
“ baiklah.......onii-sama juga hati-hatilah “ ( yuran )
Mereka saling membagi tugas mereka sebisa mungkin.
Sojin akan mengalihkan perhatian dari nue, sedangkan yuran akan melindungi yurikka dan melawan ular-ular itu.
“ aku akan mempersiapkan sihir pemusnah jiwa, ini akan memakan waktu yang lama......jadi bertahanlah hingga waktunya tiba “ ( yurikka )
“ baik.....onee-sama “
Yurikka mulai merapalkan sihir pemusnah jiwanya, proses tersebut akan memakan waktu yang cukup lama mengingat bahwa sihir jiwa adalah salah satu sihir terlarang.
Yurikka mulai mmejamkan matanya sembari mengucapkan banyak rapalan mantra. perlahan tubuhnya mulai mengeluarkan cahaya berwarna biru terang......
“ jika begitu baiklah..........aku akan mengahadapi kalian semua, ular-ular sialan!!!! “ ( yuran )
“ ya ampun ......,dasar adik yang naif “ ( Sojin )
Yuran mulai maju dan menyeran ular-ular itu dengan serangan jarak dekat, tubuhnya mengeluarkan aura api biru agar ia bisa menyentuh ular-ular itu dengan mudah.
“ huarrrrrrr!!!!!! Shhhhtttttt !!!! “
“ terimalah ini......roh gelap “ “ bara yang membakar segala yang ada, sebuah kemurnian bagaikan hujan lautan.......... Hujan Api Suci!!!! “ ( sojin )
Sojin mulai menyerang nue dengan banyak bola api biru berukuran besar.....
“ boammmm, boammmm, boammmm “ bola-bola api besar itu mengenai tubuh nue dan mengakibatkan ledakan yang cukup besar.....
Tetapi tubuh nue sama sekali tidak terluka, ia hanya sedikit tergores jarena serangan api itu.....
“ huuuuuuu “
Nue mulai berteriak, ia nampak cukup marah karena di serang terus menerus dengan bola api itu.
Ekor kepala ular nue mulai mengeluarkan rona merah bara, mulut dari kepala ular itu mengeluarkan api yang cukup panas......
“ hssssttttt “ “ pfffff pffff pffff “
Kepala ular itu mulai melancarkan serangan secara berturut turut ke arah sojin di angkasa.
Sojin menghindari serangan-serangan sembari terbang menghindari semuanya.
Ia juga melancarkan serangan bola api biru ke arah nue karena nue tidak bisa menghidnarinya....
Nue nampak sangat kesal dnegan hal itu.......
Ia dnegan cukup cepat mulai menambahkan latensi tembakanya ke arah sojin...........
Di sisi lain, yuran mulai menghajar para ular-ular besar itu satu demi satu.
__ADS_1
Ia memukul perut ular-ular itu hanya dengan tangan kosong, meskipun ular-ular itu mulai mengeluarkan racun mereka tetapi racun tersebut menguap ketika menyentuh tubuh yuran.
“ kalian semua menyebalkan dan tidak ada habisnya...... tapi bagus karna aku harus membunuh kalian semua “ ( yuran )
Denagn mada kesal yuran mulai melontarkan kata-kata tersebut kepada para ular-ular itu.
Ular-ular mulai menyerang secara bersamaan, di mana saat yuran memukul satu ular, ular lainnya akan menyarang yuran dai arah yang berbeda.
Ketika ular itu hendak mendekati yuran, ia dengan cepat terbang menghindarinya.......
“ terimalah pukulan kekesalan ku ini......ular sialannnn!!!!! “ ( yuran )
Yuran mulai memukul kepala salah satu ular dari arah atas.
“ hsssssttttttt “ “ brugggg “ !!!!!
Yuran memukl kepala ular itu denagn cukup kuat hingga ular itu terbentur ketanah.
Dampak dari pukulan tersebut membuat tanah tempat berpijak ular itu langsung berubah menjadi sebuah kawah karena kekuatan pukulan milik yuran......
Yuran mulai mengepalkan tangannya.....
“ meskipun aku tidak terlalu ahli dalam sihir serangan tetapi untuk pertahanan...... aku tidak akan kalah.......majulah kalian semua!!! Ular sialann!!!! “ ( yuran )
Di sisi lain, sojin dan nue masih saling melempar serangan.....
Serangan nue mulai menjadi semakin berbahaya..... ia menambahkan seranahn racun pada bola api tersebut.
Tetapi sojin tidak tinggal diam, ia mulai merencanakan sesuatu yang lain.....
Ketika kepala ekor ular dari nue handak akan mempersiapkan serangan seranganya........
“ Hujan Api Suci!!!!!! “ ( Sojin )
Sojin mulai menembakan serangan besarnya ke kepala ukar nue itu sebelum ia menembak.
Kepala ular nue mulai meledak bersamaan dnegan benturan yang terjadi.
Terlihat sisa kepalanya yang mulai hancur sebagaian akibat ledakan itu.
“ ini adalah kesempatanku......... terima ini, roh gelap “ “ Ledakan Surgawi!!!! “ ( Sojin )
Melihat kesempatan tersebut, sojin mulai menyerang balik nue dnegan banyak bola ledakan.
Nue sekali lagi tidak bisa menghindari serangan itu.
“ bommmmmm booommm bommmm bommmm “
Serangan itu terus meledak ketika menyentuh tubuh nue.
Kali ini serangan itu mulai bisa melukai nue, terlihat tubuhnya memiliki banyak goresan.
Meskipun seranagn itu masih belum cukup untuk melukai roh agung, tetapi itu memberikan sedikit dampak kepada dirinya.
“ harkkkkkkkk!!!!!! “ nue mulai berteriak.
Ia nampak sangat kesal dengan keadaan yang terjadi.
Tidak lama sayap di punggung nue mulai terbuka dengan lebar. Bentangan sayap itu cukup lebar hingga bisa menutupi cahaya rembulan yang menyinari desa yogirai.
Nue mulai sedikit mempersiapakn diri.
“ hust hust huts hust...!!!! “
Bulu-bulu pada sayap nue mulai berubah menjadi sebuah serangan dan itu mulai megarah kepada sojin.
“ !!!!! “ sojin dengan cepat bisa terbang menghindari bulu-bulu tersebut.
“ tkkkkk” “ husttttt!!! “
__ADS_1
Salah satu bulu berhasil mengenai sayap sojin.
“ ini.....tidak “ ( sojin )
Bagian sayap sojin yang terkena hempasan buku nue tersebut berubah menjadi sebuah batu.
Tetapi sebelum sayapnya benar-benar berubah menjadi batu, sojin telah terlebih dahulu memotong bagian sayap itu.
Ia kemudain menggunakan sihir pemulih untuk mengembalikan sayapnya ke kondisi normal.
“ kau lebih menyusahkan daripada yang diharapkan ....... tetapi “ “ yuran menyingkirlah “ ( sojin )
“ baik.....onii-sama “ ( yuran )
Tidak disangka sojin mulai mengalihkan perhatiannya ke arah yuarn, yuran nampak cukup berhasil mengurangi satu demi satu ular-ular tersebut.
Ia berhasil mengumpulakn ular ular itu di satu temoat untuk berkumpul.
Sojin mulai mengeluarkan lingkaran sihir di tanganya, ia bersiap untuk melakukan serangan.
“Hujan Api Suci!!!!!! “ ( sojin )
Sojin mulai mengarahkan serangan besarnya ke pada ualr-ular itu.
Sebelum mengenai yuran, yuran telah terlebih dahulu terbang ke atas dari samping dirinya.
“ huuuuuu “ “ bruggggg “ “ booooommmmmmm !!! “
Serangan dahsyat sojin mulai menghantam tempat ular-ular besar itu berkumpul.
Serangan itu mengakibatkan ledakan yang cukup besar dan kawah di sekita tempat ular-ular itu berkumpul.
Ular-ular family nue telah berhasil di singkirkan, tidak ada jejak sama sekali dari ular-ular tersebut.
Nue mulai terlihat sangat marah kepada sojin dan yuran, ia nampak mulai menunjukan wajah mengerikannya kepada mereka berdua.
“ huh.....kau lihat itu, meskipun kau adalah roh agung......tetapi jika family mu mati, maka kau pasti akan merasa marah bukan!!! Itulah yang kami rasakan ketika kau mengacaukan wilayah kami......dasar sialan “ ( yuran )
Yuran mulai memprovokasi nue, ia mulai mengejek nue yang terlebih dahulu mengacaukan wilayah kadipaten revenhills.
Neu mulai membentangkan sayapnya kembali, akibat benturan sebelum nya ekor ular nue masih belum pulih dengan baik.
Ia akan bersiap dengan serangan yang sama seperti sebelumnya......
“ yuran bersiaplah....... hindarilah sebanyak mungkin yang kamu bisa “ ( sojin )
“ tidak perlu memerintahkanku.....aku juga akan melakukan hal itu, ayo kita tunjukan kepadanya kekuatan persaudaraan revenhills yang sesungguhnya “ ( yuran )
...•...
...•...
...•...
...•...
...•...
...•...
...( Catatan Author ) ...
Roh agung NUE, terinspirasi dari legenda makhluk jepang dengan nama Yang sama yaitu nue.
sesosok makluk dengan tubuh harimau, kepala kera dan ekor kepala ular Yang dikatakan bisa menurunkan penyakit dan juga menyembuhkannya...........
• Ketika sesosok Roh Agung telah menjadi roh gelap, maka ia tidak akan bisa membedakan mana lawan dan mana kawan.
insing dari roh gelapnya hanya mengatakan semuanya adalah musuh dan harus di musnahkan. 🧐
__ADS_1