
hah hah hah..... Reyan-kun, cepatlah...... Veronicia..... veronicia “ ( Olivia )
Ketika mulutnya mulai kembali terbebas, senpai mulai mengatakan sesuatu sembari terengah-engah! Ia mulai mengatakan mengenai Si lavender.
” Lavender..... mengapa dengan lavender “ ( Rey )
Aku mulai bertanya kembali kepada senpai mengenai lavender dengan nada panik.
“ Veronicia..... sedang dalam bahaya “ ( Olivia )
melepaskan ikatan senpai satu demi satu, kondisi senpai mungkin terlihat baik-baik saja tetapi ia sebenarnya sedang tertekan.
Setelah terlepas, senpai mengatakan semua hal yang cukup mengganjal bagiku.
Ia mengatakan seorang pria misterius yang menyamar sebagai murid mulai membekuknya dan mengikatnya di dalam rumah kecil ini.
Di juga menambahkan sesuatu seperti pria tersebut yang mengincar lavender, pria itu sepertinya adalah seorang pembunuh bayaran yang cukup profesional.
Tidak hanya bisa menyamar sebagai seorang murid, dikatakan bahwa sebelum pria itu benar-benar menguncinya di rumah kecil ini! Ia sempat melihat bahwa pria tersebut berubah wujud menyerupai dirinya.
“ Ini adalah kesalahanku....... sepertinya pria itu menggunakan sihir perubahan wujud menjadi diriku untuk memancing veronicia kepadanya......... yang jelas kita harus cepat karena veronicia mungkin saja sedang dalam- “ ( Olivia )
“ !!!! “
Sebelum senpai menyelesaikan kata-katanya, aku langsung berlari bergegas untuk pergi........
“ Reyan-kun “ ( Olivia )
Senpai mulai berteriak untuk memanggil namaku dari belakang.
“ maaf senpai...... aku harus buru-buru..... segeralah panggil wakil kepala sekolah untuk ini....... aku akan mengejarnya terlebih dahulu “ ( Rey )
Jika ini seperti yang dikatakan oleh senpai maka memerlukan sebuah tempat bagi seorang pembunuh bayaran untuk memancing targetnya keluar.
dan tempat yang paling sesuai untuk itu adalah hutan del el grande di dekat akademi, jika mengingat seperti apa lavender maka bisa dipastikan ia akan terpancing oleh orang tersebut.
Mulai mengaktifkan mata sihir di area sekitar akademi untuk melacak jejak lavender.
Meskipun terasa samar-samar tetapi aku masih sedikit mengenali jejak mana milik lavender di sekitar akademi.
“ kesana..,.. “
Aku mengikuti semua jejak yang ditunggalkan lavender menuju ke bagian dalam hutan dengan tergesah-gesah, apa yang kunlakukan ini bisa dikatakan gegabah tetapi membiarkan levender begitu saja bukanlah hal yang bagus bagiku.....
“ tunggulah aku lavender “.......
Terus berlari dengan cepat mengikuti semua jejak yang ditinggalkan lavender di tengah hutan lebat ini.
Selagi langit masih berwarna jingga maka ini bagus bagiku karena monster tidak akan keluar saat matahari benar-benar telah tenggelam.
Suasana hutan yang hening lagi sepi menjadi sengat mencekam bagaikan cerita menakutkan.
Aku terus mengikuti jejak mana melalui mata sihirku yang bisa melihatnya.
( Flash Off )
Ketika diriku tiba di untuk menyelamatkannya, Ada sesuatu yang membuatku sangat marah ke tika melihat situasi ini.
Melihat dnegan mataku sendiri situasi yang tidak menyenangkan untuk dilihat.
Pria itu melakukan sebuah tindakan tidak mengenakkan kepada lavender ketika aku tiba di tempat ini.
Sebuah keadaan yang hampir mirip seperti seseorang yang membunuh ibu beberapa tahun yang lalu, tetapi ini adalah sesuatu yang tidak pernah bisa di maafkan.
“ sekali lagi, aku bertanya kepadamu ...... apa yang sedang kau lakukan terhadap kenalanku “ ( Rey )
Mulai menatap pria tersebut dengan hawa membunuh yang nyata.
__ADS_1
•
•
•
•
Ketika melihat situasi yang tidak ingin ia lihat, rey mulai mengeluarkan hawa membunuhnya yang cukup mengerikan.
Di perlihatkan pria tersebut yang memegangi tangan Veronicia dengan cukup kuat, tidak ayal ia juga merobek seragam sekolahnya dan memperlihatkan sifat tidak menyenangkannya.
“ uhk..... Re-Reyan “ ( Veronicia )
Veronicia yang terlihat cukup pasrah dan tidak bisa melawan kini mulai membuka kedua matanya dengan perlahan , ia melihat rey yang berdiri di belakang pria itu.
Dirinya sebenarnya cukup tidak menyangka bahwa reya akan menjadi sangat mengerikan seperti itu, rey memperlihatkan mata merahnya yang menyala dan ekspresi tidak menyenangkan ke arah pria tersebut.
“ !!!! “
Setelah pria itu menyadari bahwa rey bisa saja memenggal kepalanya tepat di hadapan putri duke yang terkapar tidak berdaya, langsung menjauh dari putri duke yang di tahannya.
“ Kau.... beraninya kau mengganggu Tugasku!!!! “ ( Ramon )
Pria itu nampanya cukup kesal karena rey tiba-tiba muncul dan menggagalkan Tugasnya sebagai pembunuh bayaran.
‘ Anak ini...... dia mengeluarkan hawa membunuh yang membuatku hampir tercekik......... siapa dia sebenarnya ‘
Meskipun si pembunuh bayaran seriang melakukan pembunuhan dengan cukup rapi tetapi kali ini ia seperti merasa terancam akan sesuatu.
Ia mungkin memperlihatkan ekspresi gelisah, tetapi ia bisa menyembunyikannya dengan mudah.
“ Hah...... untungnya aku tiba tepat waktu....... Lavender, sebaiknya kamu tutup saja kedua matamu dan tidak melihat kejadian ini “ ( Rey )
Rey dengan ekspresi yang tidak ingin dilihat oleh seseorang mulai mendekat kepada veronicia.
‘ reyan...... apakah dia benar-benar reyan yang ku kenal!? Ia seperti seorang pembunuh berdarah dingin yang tidak memperlihatkan sebuah ekspresi.......... dan juga mata sihir! Itu benar-benar mata sihir ‘
Veronicia tidak bisa berkata apapun, ia hanya tidak menyangka bahwa rey yang ia kenal menyebalkan memiliki sifat bagaikan seorang pembunuh berdarah dingin di hadapannya.
Veronicia juga tidak menyangka bahwa ia bisa menemukan orang yang ia cari selama ini yang ada di dekatnya.
Veronicia mulai memperhatikan mata sihir milik rey, mata merah darah yang bercahaya ditengah kegelapan malam.
“ inilah sebabnya aku sedikit membenci manusia “ ( Rey )
Rey mulai berdiri dan berpaling dari veronicia, ia mulai kembali memperhatikan pria tersebut dengan wajah tidak menyenangkan.
“jika kau pergi sekarang dan memberitahukan kepada atasanmu untuk tidak menyentuh temanku ini, aku akan memberikan sedikit keringanan...... “ ( Rey )
“ Hah! Apakah kau pikir masalah ini akan bisa diselesaikan dengan mudah bocah sialan........meskipun aku terbunuh dalam misi pembunuhan ini maka orang lain akan dikirim untuk membunuh putri duke tersebut..... jangan bercanada kau!!! “ ( Ramon )
Bukan mendnegar peringatan dari rey, pria tersebut malah mengamuk dan tidak terima atas hal itu.
Pria itu mukai mengeluarkan sebuah lingkaran sihir dan mengarahkan semua senjatanya kepada rey.
Sebuah pisau yang dilengkapi dengan Kawat benang mulai di arahkan kepada rey, dan juga lingkaran sihir yang dirapalkan pria itu berubah menjadi banyak senjata rantai yang mengarah kepadanya dari segala arah.
“ tch.....tidak ada lagi negosiasi “ ( Rey )
“ !!!!! “
Ketika semua senjata membunuh pria itu benar-benar mengarah pada rey, semua senjata itu terhenti seketika.
Rey mengeluarkan aura seperti sebuah api berwarna hitam yang menempelkan semua senjata tersebut pada dirinya.
Semua senjata itu langsung terbakar, api hitam menjalar ke semua senjata tersebut dengan cukup cepat.
__ADS_1
Pria yang menyerang rey tersebut menghilang seketika di hadapannya ketika api mulai membakar seluruh senjata miliknya...
“ !!!!! “
Dari arah samping, pria itu menyerang rey tanpa bisa dilihat.
“ huh “
Tetapi diluar jangkauan pria tersebut, reya berhasil memblokir serangan dua belati miliknya dengan sebuah katana hitam yang ia ciptakan.
Pria tersebut langsung menjaga jarak darinya, ia kemudian dengan kecepatan tinggi mulai menyerang rey secara membabi buta.
Tetapi meskipun pria tersebut menyerangnya dengan kecepatan yang hampir tidak bisa dilihat, rey masih bisa menangkis semua serangannya
“ !!! “
Terjadi pertarungan diantara mereka berdua, Semua pisau yang dilengkapi dengan kawat tipis mulai menyerang rey dengan sangat cepat.
Rey berhasil menangkis semua serangan tersebut dnegan mudah.
Suara pedang dan pisau mulai saling melengkapi, dan mewarnai pertarungan tersebut seperti percikan api.
‘ bocah sialan ini....... bagaimana bisa ia menebak semua serangan yang ku arahkan padanya....... ini bohong bukan! Bahkan seorang ksatria rank tinggi pun tidak akan bisa menghindari serangan ku..... tapi mengapa ‘
Meski si pria itu menyerangnya tanpa henti, ia akhirnya menyadari bahwa setiap serangannya selalu bisa di tebak dengan mudah oleh rey.
Ia kemudian mengeluarkan beberapa bola ke arah rey dan mulai melemparkannya.
“ !!! “ “ Pffffff “
“ Tch.....Bola asap ya! “ ( Rey )
Rey terkena bola tersebut, dari Bola itu mulai mengeluarkan sesuatu seperti sebuah asap yang menghalangi pandangan rey.
‘ ini adalah kesempatanku...... Meskipun bocah itu bisa menangkis semua seranganku tetapi ia tidak akan bisa mengatasi Asap beracun yang ku arahkan padanya....... jika begitu selamat tidur! Bocah ‘
“ !!!! “
Pria itu berlari dengan sangat cepat, ia mengarahkan pisaunya untuk bersiap menusuk rey.
“ Tidak!!! Reyan menghindar!!! “ ( Veronicia )
Veronicia hanya berteriak histeris dan memininta rey untuk menghindarinya.
“ Kena kau!!!!! “ ( Ramon )
“ !!!! “
Si pria itu berhasil dengan rencananya! Ia akhirnya berhasil menikam rey dengan pedang miliknya........
...*...
...*...
...*...
...*...
...*...
...*...
...( Informasi ) ...
...tanggal perilisan untuk WN sekarang menggunakan skenario 2 : 3 ...
...dalam 2 hari ada 3 chapter Yang dirilis tergantung situasi...... ...
__ADS_1
...karena File belum kelar, jadi kemungkinan waktu perilisan bisa berubah-ubah tergantung mood author........ 🙏...