
" Huh........ " Sangat terkejut dengan orang tersebut.
" Re-Rey-kun, Apa Yang kau lakukan disini "
kata harist Yang Yang sedang di pangku tersebut.
Harist Yang sudah mengenali orang tersebut kini terlihat begitu terkejut.
Ia sangatlah terkejut karena orang itu atau Rey sendiri Yang telah datang ke Medan perang dan menyelamatkannya dari ambang kematian.
Tepat diatas udara, Rey Yang membentangkan sayap hitam miliknya terlihat begitu berbeda dari Rey Yang telah ia kenal selama ini.
Seolah nampak seperti orang asing Yang terlihat datar, Rey hanya menatapnya dengan tatapan biasa tanpa membalas pertanyaannya.
" !!!!! "
rey perlahan mulai turun dari udara dengan bantuan kedua sayapnya.
pendaratannya ke tanah sangatlah halus, setelah ia berhasil kembali menapakan kakinya ke tanah rey langsung menurunkan harist dengan cukup perlahan.
" hah hah hah "
harist terlihat sangat terengah-engah.
jantungnya sempat berpacu sangat cepat ketika ia jatuh dengan mendadak tetapi kali ini ia harus menenangkan dirinya terlebih dahulu karena ia tidak jadi terjatuh dan menjadi kembang api terbalik.
" Jelaskan apa yang terjadi...... Mengapa kau bisa ada disini!, Lalu apa yang terjadi denganmu!? kau seperti Ketika saat pertama kita bertemu!! " ( Harist)
Harist tiba-tiba saja mulai memberikan sebuah pertanyaan kepada rey dengan nada Yang keras.
ia seakan seperti marah kepada rey karena ia berada di medan perang tersebut.
Harist tidak sepenuhnya marah kepada rey karena mengikut campuri urusan Pahlawan di Medan perang, ia hanya merasa cemas karena rey tiba-tiba saja datang ke tempat tersebut.
" Huh " menghela nafas.
" Aku tidak mengerti mengapa kau marah kepada diriku, tetapi aku datang ke tempat ini hanya untuk menyelesaikan urusanku " ( Rey)
Menjawab dengan tenang.
Rey mulai memberikan jawaban kepada harist sedikit alasan mengapa ia datang ke tempat tersebut.
ia hanya mengatakan bahwa ia memiliki urusan tersendiri untuk datang ke garis depan. ia juga mengatakan bahwa ia harus menyelesaikannya urusannya sendiri.
" Itu Sangat Egois, Apakah hanya karena urusanmu saja maka kau datang untuk mengantarkan nyawamu ke tempat ini........ Aku hanya tidak ingin Kau mengalami hal-hal buruk di tempat ini, ini bukanlah Main-Main " ( Harist)
Terdengar harist sedang mengomel.
Terjadi sedikit perdebatan diantara kedua orang itu, Harist memberikan peringatan yang cukup keras kepada rey Yang ada di tempat tersebut.
ia juga mengatakan bahwa Medan perang bukanlah sebuah area permainan, karena rey bisa saja meregang nyawa di tempat tersebut.
" !!!!! "
kali ini rey mulai menatap dengan cukup serius, ia seakan seperti orang yang benar-benar terobsesi akan sesuatu.
" Aku akan mengatakan alasannya ketika kita telah selesai....... tetapi aku akan mengatakan ini kepadamu " " Aku tidak peduli Seberbahaya apa tempat ini ataupun Japan berdarah yang akan sering kulihat ini, tetapi keinginanku tetaplah sama........ Aku hanya ingin bertemu dengannya dan bertanya langsung kepada dirinya...... tidak peduli meskipun Nyawaku akan menjadi taruhannya........ Jadi Jangan hentikan aku, Harist " ( Rey)
" Kau! " ( Harist )
" Hei...... Bisakah kalian Perhatikan diriku!!! Perdebatan antara Kalian berdua benar-benar sangat mengganggu " ( Tiana)
Di tengah perdebatan hebat anyata harist dan Rey, tiana tiba-tiba saja berteriak dan memotong pembicaraan.
wajahnya terlihat sangat kesal, ia juga berkata bahwa mendengar perdebatan Kedua orang itu benar-benar mengganggu dirinya.
" !!!! "
Perhatian Rey dan Harist kembali tertuju kepada tiana yang ada dihadapan mereka.
Mereka teringat bahwa saat ini bukanlah saatnya bagi mereka untuk berdebat karena masih ada musuh yamg harus mereka hadapi.
" Kalian akhirnya sadar " " Yah..... meskipun diriku tidak akan menduga ada seseorang yang akan mengganggu kembang api terbalik pahlawan........ Tetapi tetapi saja pengkhianatan ini tidak bisa diterima, Apakah kau setuju itu........ Revenhills Kecil " ( Tiana)
Tiana kini mulai serius untuk menanggapi.
Meskipun ia sudah menahan sedikit rasa kesal karena seseorang sudah mengganggu pemandangan indah, tiana masih bisa memaafkan hal itu karena mereka berada di Medan peperangan.
tetapi tiana tidak bisa menahan sedikit rasa bencinya akan sesuatu. jelas jika seseorang menganggunya maka ia pasti membenci dirinya terlebih ia adalah seorang ravenhills.
Tiana menatap Rey dengan tatapan penuh dengan kebencian, ia tahu bahwa ravenhills adalah klan Yang tidak bisa dipercayai tetapi memihak manusia adalah sebuah tindakan pengkhianatan.
" Penghianat Kau bilang!? " " Aku sama sekali tidak peduli jika kalian menganggapku sebagai apa........ Tetapi yang harus kau tahu bahwa Aku bukanlah bagian dari Kalian ataupun Ravenhills " " Aku hanyalah diriku sendiri.......... Setengah Iblis " ( Rey)
__ADS_1
Rey juga tidak kalah akan hal itu.
ia juga menatap Tiana dengan tatapan penuh kebencian juga.
Rey dengan lantang mengatakan bahwa ia sama sekali tidak peduli dengan apa yang dipikirkan tiana mengenai dirinya.
ia juga menambahkan bahwa ia bukanlah bagian dari Ras iblis ataupun Ravenhills, Ia setengah Iblis.
" Tch....... Mahkluk Setengah-Setengah Yang sangat hina Rupanya " " Aku tidak tahu penghianat seperti apa Yang melahirkanmu, tetapi Aib tetaplah Aib...... Kau harus segera kami Musnahkan! " ( Tiana)
Kini tiana mulai berteriak dengan sangat lantang.
ia juga mengatakan telapak tangannya dengan sebuah lingkaran sihir seakan-akan ia menyerang.
Sebuah api biru mulai menyala di lingkaran sihir tersebut, ia serius mengatakan bahwa ia akan memusnahkan rey sekarang.
" Lakukanlah jika kau benar-benar bisa melakukannya....... Klan Lezlea!!! " ( Rey)
Rey kini mulai bersiap untuk sebuah serangan.
seakan-akan ia sedang memprovokasi Tiana, rey mulai mengeluarkan katana miliknya dari sarung pedangnya.
" Mati!!!!!!! " ( Tiana) berteriak.
" !!!!!!!! "
Serangan Api Biru seperti sebuah komet Yang menyerang ke segala arah kini mulai beterbangan dan melesat untuk menyerang.
Tiana mulai mengekuarkan serangan sihir muliknya untuk melawan rey dan harist secara bersamaan.
" !!!!! "
tanpa menunggu aba-aba, Rey dan harist mulai terpencar untuk menghindari serangan api biru milik tiana.
" booommmm "
" booommmmm "
" booommmm "
ledakan-ledakan Yang cukup besar dan dahsayat mulai muncul akibat serangan api biru tersebut.
Medan perang kembali dalam keadaan riak.
Banyak ledakan terjadi dimana-mana dan memberikan kepulan asap Yang cukup besar.
" Mati!!! Mati!!! Mati!!!!! " " Kau harus mati!!! Ravenhills sialan!!!!! " ( Tiana)
" !!!!!!! "
Tiana terus melanyangkan serangan api birunya ke segala arah tanpa peduli dimana targernya berada.
ia terua meluapkan emosinya dalam serangan tersebut.
Terlihat sangat jelas bahwa kebenciannya terhadapan Klan Ravenhills sangatlah besar hingga ia tidak peduli apaapun Yang ada di sekitarnya.
Di sisi lain, Rey Yang sudah mempersiapkan skenario tersebut terus menerus melompat dan menghindari arah serangan serta ledakan dengan Wind lavitasion.
ia juga mengaktifkan mata sihirnya untuk bisa membaca arah serangab dari tiana.
Rey menghindari sekaligus bertahan dari ledakan serangan Yang di timbulkan oleh tiana.
di sisi lain.....
" Uhh...... Sialan, aku tidak mengira bahwa wanita naga itu akan sangat marah ketika melihat Rey-kun....... Ini sudah seperti hujan serangan sihir skala besar " ( Harist)
Harist sedang bersembunyi sekaligus berlindung menggunakan Perisai sihir Yang ia buat sendiri.
Kilas kejadian sebelumnya.
Sebelum Tiana melancarkan serangan besar-besaran ke arah mereka berdua.
Rey dengan sangat cepat mengaktifkan sihir teleportasi kepada harist agar tidak terkena serangan gila tersebut.
Rey memindahkan harist cukup jauh dari garis depan hingga ia tidak akan terkena serangan langsung dari tiana tersebut.
tetapi meskipun harist berada cukup jauh dari garis depan, Ia masih merasakan efek ledakan dari serangan tiana.
Serangan tiana cukup besar bahkan bisa disetarakan dengan 10 Pasukan Penyihir High Elf Yang berkumpul. menjadi satu.
Dragonoid jelas sangat berbeda dari iblis kelas atas biasa, Kekuatab mereka bahkan sangguo untuk menaklukkan satu benteng kota besar hanya dalam waktu Yang singkat.
Kembali ke Garis depan.
__ADS_1
" !!!!! "
Di tengah ledakan-ledakan sihir Yang cukup hebat, rey mulai mengaktifkan pelindung sihir bersamaan dengan sayap hitam miliknya untuk bermanufer diangkasa.
" !!!!! "
ia menghindari semua ledakan dan serangan di balik gepulan asap Yang cukup tebal.
Tiana tidak bisa mengetahui dimana rey berada, ia menyerang secara acak dan hanya menduga-duga dimana rey berada.
" Dimana Kau berada....... Apakah kau hanya bisa bersembunyi di balik asap ini!!!! Tunjukkan dirimu dan Lawanlah aku, dasar Pengkhianat!!!! " ( Tiana)
Tiana mulai berteriak keras.
Ia memaksa rey untuk menunjukkan dirinya dan melawan tiana secara langsung tanpa harus bersembunyi di balik asap.
Meskipun tiana mengatakan hal tersebut, tetapi rey sama sekali tidak mendengarkan perkataannya.
Rey masih bersembunyi dibalik asap dengan sangat senyap hingga tiana sama sekali tidak bisa merasakannya.
" ............ "
" !!!!!! "
di saat yang tidak terduga.
sebuah bulu hitam melesat dari balik asap Yang dibuat oleh tiana.
" Huh!!!! "
bulu hitam itu mengincar lengan tiana Yang menjadi pusat dimana serangan lingkaran sihir berada.
" !!!!! "
Bulu hitam tersebut menancap pada lingkaran sihor dan seketika setelah bulu menancap, bulu itu langsung berubah menjadi sebuah kobaran api hitam Yang mengerikan.
" Boooommmmm "
Kobaran api hitam itu menyulut sebuah ledakan.
ketika kobaran api hitam dan sihir tiana saling bersatu, sebuah ledakan Yang cukup besar mulai timbul darinya.
" !!!!!! "
Tiana terkena ledakan tersebut dan tangan meledak dengan cukup besar.
sebuah asap mulai timbul dari ledakan itu, tidak bisa memastikan apakah ia masih selamat ataupun tidak.
Ketika asap mulai menghilang secara perlahan, memperlihatkan Rey dan area sekitar Yang terlihat seperti sebuah kawah ledakan meteor dengan ukuran dan jumlah Yang cukup besar.
" !!!!! "
Sosok rey mulai terlihat dengan perlahan.
terlihat bahwa ia masih membentangkan sayap miliknya dan melayang di area tersebut.
" Uhuk uhuk..... benar-benar Trik Murahan " " Kau Menggunakan Sihir pemicu untuk meledakanku dengan sihirku sendiri " ( Tiana)
Sosok tiana juga mulai terlihat dari gepulan asap.
Terlihat bahwa tiana terkena serangan ledakan akibat sihir miliknya sendiri.
tubuh tiana terlihat cukup kotor, sebelah tangannya hancur akibat ledakan sihir.
meskipun ledakan tersebut cukup kuat, tetapi ia hanya sedikit tergores akibat ledakan tersebut.
Tiana Adalah Seorang Dragonoid, ledakan tersebut hanyalah hal yang kecil bagi dirinya.
" !!!!! "
lengan tiana mulai kembali pulih dengan sangat cepat, regenerasi dari klan Dragonoid memiliki pemulihan lebih cepat dari Klan iblis lainnya.
setelah selesai dengan pemulihan tangannya, Tiana mulai membentangkan sayap naga dengan cukup lebar.
" ......... "
ia kemudian mulai mengepakkan Sayapnya dengan cukup perlahan dan mulai untuk melayang diatas permukaan.
" Meskipun Kami juga merupakan raja langit, tetapi Berhadapan langsung dengan ravenhills tidak pernah terjadi sebelumnya " " Jadi mari kita buktikan siapakah Raja langit sebenarnya " ( Tiana)
Rey mulai untuk bersiap dengan Pertarungan diatas udara.
ia mulai bersiap akan serangan dan menggenggam katana miliknya dengan posisi bertahan.
__ADS_1
" Bersiaplah!!!!!! " ( Tiana)
Bersambung............