The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )

The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )
vol. 7 ch. 30 :


__ADS_3

Sebuah surat tiba di kediaman tughrill pagi ini, pelayan mengatakan bahwa itu adalah sebuah undangan pesta minum teh yang dituju kepada diriku.


Ketika aku membuka surat itu, sebuah lambang yang tidak asing tertera di sampingnya.


Sebuah lambang keluarga kerajaan gransillia.........


Lalu seseorang yang mengundangku ke perjamuan tidak lain adalah Yang mulia ratu!


Aku yang biasanya menolak pesta minum teh apapun harus mengikuti pesta tersebut. Sangatlah tidak sopan bagi seseorang untuk menolak Undangan yang diberikan keluarga kerajaan.


Aku benar-benar disituasi yang sangat sulit hari ini tetapi semoga saja tidak ada yang lebih menyulitkan dari itu.


Karena Saat ini adalah hari libur di academi dan para siswa bisa berlibur sementara waktu maka pergi ke pesta teh adalah saat yang tepat.


“ bagaimana saya akan mengatakan ini..... nona hari ini jadi terlihat cukup berbeda “ ( Lenet )


Mendandani sebelum pergi ke pesta minum teh, pelayan setiaku memberikan pendapat mengenai penampilan ku ini.


“ begitu ya...... meskipun ini kan pilihan dari lenet, mana mungkin aku akan mengomentarinya....... “ ( Veronicia )


“ Tidak nona, saya tidak melakukan apapun untuk nona........ nona tetaplah cantik seperti biasanya “ ( Lenet )


“ Begitu ya.... terima kasih banyak, ngomong-ngomong apakah sir khalid sudah menyiapkan kereta naganya!?sudah saatnya untuk berangkat “ ( Veronicia )


“ Ya...... dia sudah menyiapkannya “ ( Lenet )


Lenet mengatakan bahwa sir khalid telah menyiapkan kereta naga seperti yang aku perintahkan sebelumnya.


Menggunakan Dress hijau yang dipilihkan oleh lenet kepada diriku ini, melihat di dalam cermin ! aku terlihat sedikit berbeda kali ini.


Oada biasanya aku hanya mengenakan  dress berwarna putih ataupun biru  pada acara-acara tertentu, tetapi kali ini adalah dress hijau yang terlihat normal seperti bangsawan biasa.


Karena ratu tidak menyukai sesuatu yang terlihat mewah, meminta lenet untuk memilihkan dress ini mungkin ada bagusnya..... kerja bagus lenet.


...••••••...


“ Tolong berhati-hatilah nona “ 


Para pelayan mulai mengantar kepergianku untuk menuju ke pesta teh, merka memintaku untuk tetap berhati-hati.


“ ya..... setelah pulang nanti, aku akan menghadiahkan beberapa cemilan untuk kita makan bersama-sama...... jadi aku pergi dulu “ ( Veronicia )


“ semoga Anda baik-baik saja nona “ kata para pelayan kepada diriku.


Setelah berpamitan kepada mereka semua, Sir khalid melakukan tugasnya seperti biasa! Ia menjadi ksatria ku untuk menemani sepanjang perjamuan ini.


“ Kuharap akan baik-baik saja “ (Veronicia )

__ADS_1


“ !!! “ “ Nona.... apakah Anda mengatakan sesuatu!? “ ( khalid )


“ tidak.... tidak apa-apa, baiklah sir kita jalan “ ( Veronicia )


Kereta naga mulai berjalan seperti yang diperintahkan, terlihat para pelayan melambaikan tangannya kepada diriku.


‘ Perjamuan teh yang bahkan tidak pernah ku lakukan sebelumnya!? Tetapi mengapa ratu  mengadakan pesta teh secara tiba-tiba!?  Sepertinya ini jadi semakin rumit ‘


Aku mulai berpikir hal yang cukup membingungkan , yaitu alasan mengapa ratu mengadakan pesta teh!? Yang ku ingat dari ratu adalah dia tidak terlalu menyukai sesuatu seperti pesta teh di waktu tertentu.......


Dia hanya akan mengadakannya jika ada kunjungan dari orang penting di luar negeri!


“ Nona..... Ku dengar bahwa Tuan duke akan sedikit terlambat malam ini, ia akan melakukan pertemuan dengan Raja negeri  Tarnminia untuk melakukan negosiasi “ ( Khalid )


“ Eh! ayah sedang sibuk!?...... baiklah  saya mengerti Sir “ (  Veronicia )


Sir khalid memberitahuku bahwa ayah sedang sedeng sibuk untuk melakukan sebuah pertemuan dengan orang penting.


Ia akan melakukan sebuah pertemuan dengan raja kerajaan tarnminia hari ini!


...‘ Raja Euginia Vier Tarnminia..... sang tiran kejam yang bahkan tega membunuh putranya sendiri......... jika di kehidupan ini ia masih tetap sama, maka itu berarti bahwa  sejarah akan tetap sama lagi........ aku berharap tidak berurusan dengan orang berbahaya ‘...


Mengingat cerita di kehidupan lama, Raja Tarnminia seharusnya adalah seorang tiran kejam yang membunuh siapapun yang menentang dirinya.


Dia bahkan membunuh putranya dan juga ratu tanpa alasan yang pasti....... yang jelas bahwa orang itu berbahaya.


Tiba di istana kerajaan.


Sir khalid hanya menemaniku di pintu masuk sembari menungguku diluar.


Hanya orang yang mendapat undangan dari yang mulia ratu untuk bisa masuk ke istana hari ini.


Aku menunjukkan surat undangan yang ku terima dari pelayan dan memperlihatkannya pada para ksatria istana.


Para ksatria mengizinkanku masuk, mereka juga dengan sigap akan mengantarku ke tempat yang dituju.


Memasuki istana kerajaan, seperti yang ku duga bahwa aku melihat ada beberapa ksatria kerajaan tarnminia yang ada di istana ini.


Mereka berlatih di sebuah halaman istana dengan pedang mereka, ada juga beberapa yang langlang buana di sekitar istana.


Dan juga mengenai hal ini, karena Gransillia adalah bawahan dari kerajaan tarnminia maka para ksatria kerajaan tarnminia bisa menggunakan beberapa fasilitas yang disediakan istana tanpa harus meminta izin pada pihak kerajaan kecuali untuk fasilitas khusus keluarga kerajaan.


Terlihat juga bahwa ksatria istana cukup menghormati mereka karena mereka dan melakukan latihan bersama.


“ kita sudah sampai .... Yang mulai ratu menunggu Anda di taman ini “ 


Tiba di tempat yang dituju, pesta teh ini diadakan di halaman taman istana.

__ADS_1


Ksatria memintaku untuk pergi ke pavilliun yang ada di dekat danau istana.


Sepanjang aku melangkah, aku tidak melihat siapapun di area sekitar taman, dengan satu arti bahwa pesta teh ini hanya untuk ratu pribadi.


“ !!! “ “ terlambat.... kau terlambat “ 


Tiba di tempat yang dimaksudkan , seseorang dengan nada tidak menyenangkan mulai berteriak kepada diriku.


Ia menyalahkan keterlambatanku dalam pesta minum teh ini sembari duduk di bangkunya.


“ Hanry..... kau harus menjaga etikamu..... mohon maaf atas tidak sopanan putraku, nona Veronicia..... silahkan anda duduk disampingnya “ ( Ratu )


Dengan nada ramahnya, ratu mulai meminta maaf atas perilaku hanry yang kasar pada diriku. Ia juga memintaku untuk duduk di sebelah hanry.


“ Terima kasih atas undang Anda, yang mulia “ ( Veronicia )


Aku mulai menunjukkan kesopananku kepada yang mulia ratu.


“ ya...... terima kasih juga karena sudah mau datang ke pesta minum teh sederhana ini...... silahkan nona veronicia “ ( Ratu )


Aku langsung duduk ke tempat yang sudah diperintahkan oleh ratu, tetapi aku juga tidak akan menyangka bahwa akan ada orang menyebalkan ini dalam pesta minum teh kami.


“ Anda mungkin bertanya-tanya mengapa saya mengundang Anda dalam acara sederhana...... sebenarnya acara ini ditujukan untuk menyambut raja tarnminia di kerajaan...... meskipun raja sudah meminta sesuatu yang cukup mewah untuk menyambut dirinya, tetapi Yang mulia Euginia menolak hal itu dan memilih untuk melakukan pertemuan teh sederhana agar menenangkan dirinya “ ( Ratu )


Ratu mulai menjelaskan maksud dari diadakannya pesta minum teh sederhana ini.


“ ibunda..... ini terlalu berlebihan, mengapa kita harus mengajaknya dalam pesta minum teh ini...... aku lebih suka mengajak Mariella saja dalam pertemuan ini “ ( Hanry )


Hanry mulai kesal, ia mulai sedikit mengomentari alasan mengapa ratu mengundangku dalam acara minum teh.


“ hanry..... tutup mulutmu!!! Ini adalah acara penting.... jika kamu tidak melakukan semua sesuai perintah maka ibu akan menghukummu....... dan seorang pasangan raja dan ratu masa depan harus terlihat harmonis di depan yang mulia raja tarnminia " ( Ratu )


Ketika hanry mulai mengomel , ratu mulai membentak balik dan menyuruhnya untuk mengikuti apa yang diperintahkannya.


ia mengatakan bahwa raja dan ratu kerajaan masa depan harus terlihat harmonis di depan tamu penting.


“ tch !!! “ ( Hanry )


Hanry mulai membuang muka, aku mengetahui bahwa ia tidak menerima keputusan ini.


Meskipun begitu bukan berarti bahwa aku juga mengharapkan hal ini.


“ Ah..... Kalian sudah datang, maaf karena aku sedikit terlambat “ 


Tidak lama berselang seseorang dengan nada santai mulai menghampiri kami.


“ Tidak apa-apa.... kamu sudah menunggu kehadiran Anda, Yang mulia Euginia “ ( Ratu )

__ADS_1


   


__ADS_2