
Catatan Shinjou.
Hari itu Paman Mitsui sepertinya telah kedatangan Tamu dari Daratan Lusia, Mereka adalah seorang Wanita berambut kuning dan juga Seorang anak laki-laki yang satu tahun lebih muda dariku.
Aku tidak sempat untuk menyambut mereka dirumah karena tugasku sebagai Pemburu Oni yang cukup sibuk pada hari itu.
Aku berhasil membunuh sepuluh Mid Oni dan membawa tanduk mereka sebagai bukti pemburuan.
Pada saat aku mulai merasakan sudah menang, secara tiba-tiba seorang yang muncul dibelakangku.
Aku menoleh ke arahnya, ia tampak seperti seorang gadis yang seumuran denganku. Aku tidak bisa melihat wajahnya karena malam yang begitu gelap.
Tatapi saat cahaya bulan mulai menyinarinya, aku perlahan mulai mengingatnya. Gadis itu memiliki Rambut merah sama sepertiku.
“ tidak mungkin Kamu? “ kalimatku sambil tercengang karena tidak percaya.
Dengan aura ingin membunuhnya gadis itu melotot kearahku.
“ Manusia yang terkutuk, Dengan Perintah Dari Tuan Akagiri!! Aku akan memberi hukuman kepadamu...... “ kata gadis itu dengan nada yang marah.
Dengan mengarahkan semua kekuatannya ke seluruh tubuhnya, gadis itu melompat dengan begitu cepat kerahku.
Aku memblokir serangannya dengan Katana milikku yang kua aliri energi chi.
‘ dhhhhhhhhh ‘ benturan hebat dari serangnya.
Aku mungkin berhasil menahan kekuatannya tetapi keluatannya begitu besar sampai membuatku mundur kebelakang.
“ Miyuu!!!! Kamu Miyuu Bukan!!!! Tolong hentikan , ini Aku Shinjou, aku kakakmu!!! “ kataku sambil berteriak kearah gadis itu.
Gadis itu terus menatap kearahku dengan ekpresi kesal.
“ Pembohong!!! Aku tidak memiliki seorang Kakak!!! Tuan Akagiri adalah orang yang telah merawatku “ kata miyu yang tidak percaya kepadaku.
Ia mengatakan Akagiri? Itu adalah Nama seorang Kishin, yaitu Orang yang menciptakan Ras Oni Merah.
Aku kembali mengingatnya, dulu kami hidup dengan damai di hutan bersama ibu dan ayah kami. Kami sangat jauh dari manusia dan tidak pernah berinteraksi sama sekali.
Ayahku adalah High Oni merah dan ibuku adalah seorang manusia yang dibuang dari desanya.
Pada awalnya ayahku berniat untuk memakan ibu karena ia adalah manusia, akan tetapi ia merenungkan niat tersebut karena melihat kondisi ibu yang memprihatinkan.
Pada awalnya Ayah akan merawat ibu sampai ia kondisi tubuhnya kembali pulih dan akan memakannya.
Tetapi waktu berkata lain, hari-hari yang dihabiskan Ayah bersama ibu telah menjadi benih cinta mereka. Mereka kemudian memutuskan menikah dan mencari tempat yang aman dari para oni dan juga manusia.
Tidak lama setelahnya kami berdua terlahir, kami memiliki Rambut merah sebagai tanda bahwa kami adalah keturunan Oni merah, dan juga memiliki tubuh layaknya manusia biasa.
Kami adalah anak yang terlahair sebagai Setengah Oni dan Manusia. Dengan kasih sayang yang diberikan oleh Kedua orang tua kami, kami berdua tumbuh dengan sangat baik.
Ibu mengajari kami agar kami bisa berbahasa manusia dan ayah mengajari kami agar kami bisa berbahasa Oni.
Hidup dengan dua karakteristik yang berbeda tidak membuat kami berselisih faham.
Aku dan adikku sangat mengagumi ayah sebagai High oni dan juga sangat menyayangi Ibu kami.
Akan tetapi semuanya berubah pada waktu itu.........
Mengetahui ayah menikah dengan seorang Manusia dan memiliki anak setengah oni. Kishin Akagiri langsung mengutus semua Keturunannya untuk memburu Keluarga kami.
Ayah dibunuh karena tuduhan penghianatan dan ibu kami dibunuh tepat didepan mata kami.
Kami berdua hanya bisa melarikan diri dari kejaran bawahan akagiri.
Kami terus berlari hingga tiba disuatu jurang.
Tanpa ku sadari aku menginjak tanah yang membuat diriku terjatuh ke jurang dan adikku yang tertinggal diatas bersama para oni.
Setelah mengira diriku telah mati, aku mulai tersadar disebuah rumah milik manusia.
Aku sangat beruntung diselamatkan oleh seorang manusia, manusia itu adalah Paman Mitsui.
Ia mengatakan telah menemukanku hanyut disebuah sungai saat ia akan menjalankan tugasnya sebagai pemburu oni.
Aku masih terdiam saat aku mengingat adikku yang masih tertinggal bersama dengan para oni. aku berfikir ia mungkin sudah mati dibunuh oleh bawahan akagiri.
Aku menceritakan semua pengalamanku kepada paman mitsui, ia sepertinya terlihat begitu sedih akan nasib diriku.
Ia menawarkan kepadaku untuk tinggal bersamanya dan juga keluarganya.
pada awalnya aku menolak hal tersebut, karena mereka mungkin tidak akan menerimaku sebagai setengah oni. Tetapi paman Mitsui mempercayaiku dan ia bisa menderimaku walaupun aku adalah setengah oni.
Tahun -tahu yang aku lalui bersama dengan keluarga Paman mitsui berjalan begitu harmonis,aku bisa akrab dengan anak perempuan paman yaitu Kisui-chan yang seumuran denganku.
Hubungan Kami begitu dekat seperti layaknya suadara.
Sampai aku mulai mengingat kembali kenangan masa laluku, aku menyesali tidak bisa menyelamatkan Miyu dan meninggalkannya bersama dengan bawahan akagiri.
hal itu membuatku semakin kecewa kepada diriku sendiri, karena aku menyesali semua yang telah ku lakukan.
Aku terus mengingat Penyesalan itu sampai pada akhirnya aku mulai menaruh hal tersebut dalam diriku. Aku perlahan mulai membenci Ras oni karena mereka telah membunuh Keluargaku dimasa lalu terutama pada Kishin Akagiri.
Aku bertekad untuk membalaskan dendamku kepada Semua Ras oni dan juga akagiri. Tidak lama aku memutuskan untuk mengikuti jejak paman Mitsui dan mengajukan diri sebagai Pemburu Oni.
Pada awalnya paman menentang hal tersebut, teatapi berekat tekadku yang kuat! Paman akhirnya menyetujui permintaan tersebut.
Hari-hari yang ku lewati sebagi Pemburu oni terus berlalu, aku terus membunuh setiap oni yang ku temui sampai aku bisa membunuh akagiri.
__ADS_1
Tetapi malam ini diluar perkiraanku, Aku bertemu dengan orang yang kukira sudah mati.
Dia adalah adikku, tidak salah lagi dia miyu.
Dia masih hidup, orang yang kukira sudah mati. Aku tidak tahu apa yang telah dia lalui.
Saat ia bertemu denganku, ia menyerangku tanpa pandang bulu.
Aku terus berteriak kepadanya bahwa aku adalah kakaknya. Tetapi ia sama sekali tidak mendengarkanku, dia terus mengatakan ‘Tuan Akagiri’.
Sialan kau akagiri, apa yang sudah kau lakukan pada adikku!!!
‘ craek’ ‘ creak ‘ ‘ creak ‘ perlahan pedangku mulai retak akibat menahan kekuatan miyu.
Kekuatannya lebih kuat daripada yang aku perkirakan.
Jadi ini adalah kekuatan yang ia dapatkan dari kekuatan oni nya dan juga kekuatan akagiri.
‘ Creak ‘ Pedangku mulai patah karena tidak bisa menahan serangannya.
‘ Bhhhhhhh ‘ Aku mulai terlempar dengan sangat keras ke arah belakang.
“ akhk “ aku mulai muntah darah karena serangannya.
“ Dengan begini Matilah!!!! Manusia!!!! “ ( Miyu )
Miyu kembali mengepalkan kekuatan oni miliknya, ia akan kembali menyerangku dengan pukulan barusan.
Tetapi kali ini aku tidak boleh mati disini.....
Aku mulai mengeluarkan bola aku simpan di kerah yukattaku.
‘ Bang ‘ asap hitam menggebul.
Aku mulai berlari dengan begitu cepat.
Miyu sepertinya tidak mengerjarku. Untuk saat ini aku harus kabur, miyu tunggulah saja. aku pasti akan menyelamatkanmu.
Di tempat miyu.
“ Uhuk uhuk....... Sial dia berhasil melarikan diri “ ( Miyu )
Miyu terkena asap dari bola yang dilemparkan shinjou.
Seekor burung hinggap dibahunya dan seolah memberikan kode kepda miyu.
“ Baiklah aku akan segera kembali. Mohon maafkan saya tuan Akagiri “ ( Miyu)
Dengan sekejap miyu menghilang tanpa meninggalkan jejak.
Itu adalah pertemuan Kakak dan adik yang tidak terduga, mereka sekarang berada dalam dua kubu yang bertentangan.
Akankah takdir mempertemukan mereka kembali!!!!
Ditempat shinjou.
Setelah pertemuan tidak terduga itu aku kembali kerumah dengan kondisi terluka akibat serangan Miyu.
Aku tidak bisa menggunakan Ofuda saat itu karena aku tidak tega melukai Miyu.
Saat ini Kisu-chan telah memberikan pertolongan pertamanya dan merawat lukaku.
“ Sa-sakit....... Kisui-chan bisakah kamu sedikit lembut padaku “ ( Shinjou )
“ Tidak boleh.........padahal Kakek baru saja kedatangan tamu istimewa dari Daratan lusia, tetapi kamu malah pergi untuk memburu Oni! padahal Ayah sendiri tidak mengizinkanmu untuk bertugas hari ini. “ ( Kisui )
Muka Kisui sedikit menunjukkan ekpresi kesal.
“ Maaf soal itu......... Ngomong-ngomong tamu dari Daratan Lusia itu seperti apa? “ ( Shinjou )
Aku menanyakan hal itu karena sedikit penasaran dengan para tamu tersebut.
“ Satunya adalah seorang Wanita yang Anggun dengan Rambut berwarna kuning, dia sangat cantik dan juga baik. Lalu yang satunya adalah Seorang anak laki-laki yang Sepertinya seumuran denganku. Ia sangat imut dan ia memiliki rambut berwarna hitam seperti Orang-orang di sini “ ( Kisui )
Kisui menerangkan Ciri kedua tamu tersebut kepadaku, tetapi aku agak sedikit penasaran dengan anak laki-laki berambut hitam yang dia ceritakan.
“ Berambut hitam ya? Kupikir Orang dari daratan Lusia tidak ada yang memiliki Warna Rambut tersebut. Apakah dia itu Saudara Jauhmu dari Daratan Lusia? “ ( Shinjou )
Aku mulai bertanya kepada Kisui perihal tersebut, aku mengetahui bahwa Paman memiliki seorang Kakak yang sekarang tinggal di daratan Lusia.
“ Sepertinya Bukan begitu........ dia mengatakan tidak punya hubungan kekeluargaan dengan Pamanku di Lusia. Tetapi ia bilang bahwa Pamanku adalah Masternya...... “ ( Kisui )
“ Eh? “ ( Shinjou )
Anak laki-laki itu bukan Sepupu jauh Kisui? Tetapi mengapa ia memiliki Rambut hitam? Yah walau bagaimana pun itu bukan urusanku, aku yakin dia punya masalah pribadinya sendiri.
" Dan juga...... ayah bilang anak laki-laki itu akan menjadi Murid baru di dojou,dia akan segera bersama kita besok....... lalu Perempuan Cantik yang berambut kuning yang aku katakan itu sebenarnya adalah seorang Penyihir!!! “ ( Kisui )
“ Penyihir???? “ ( Shinjou )
Aku sedikit penasaran dengan apa yang kisui ceritakan tentang Wanita berambut kuning tersebut, tetapi kisui mengatakan ia adalah seorang ahli sihir? Apakah ia adalah seorang Onmyouji? Gadis Miko? Atau Mungkin Peramal?
[ < Note : Di negeri Takagawa Pengguna sihir secara langsung itu lebih Identik dengan Onmyouji, Gadis Miko, atau Para peramal. Di wilayah takagawa sendiri Penggunaan sihir Harus memerlukan Pelantara seperti Ofuda atau Jimat dan juga Bantuan dari Roh Penjaga/Shikigami baru bisa menggunakan Sihir. Jadi Takagawa tidak ada Penyihir, Palladin atau Saint >]
“ Iya Penyihir, Ia bukan Seorang Miko atau Onmyoji. Kakek mengatakn Nona Penyihir telah menyelamatkan Desa Fukuo di masa lalu dari serangan Oni...... itu hebat bukan “ ( Kishui ) sambil terpukau.
“ menyelamatkan desa dimasa lalu? Bukankah itu cerita dari 40 tahun yang lalu? Tetapi Apakah Nona penyihir ini adalah orang yang sama? “ ( Shinjou )
__ADS_1
Aku sedikit penasaran dengan hal tersebut, seorang penyihir yang telah menyelamatkan desa Fukuo 40 tahun yang lalu telah kembali kesini? Tetapi aku tidak yakin apakah itu benar-benar orang yang sama?
“ Hmmmmmm........... aku juga agak terkejut dengan hal itu. Aku awalnya mengira nona penyihir adalah orang yang berbeda juga, tetapi kakek bilang ia adalah orang yang sama! Yang paling mengejutkan adalah ia nampak masih muda seperti Onee-san pada umumnya!!! Hebat bukan, aku harap aku juga bisa awet muda “ ( Kishui )
Eh? Masih awet muda? Aku tidak bisa mempercayainya sebelum melihatnya sendiri.
“ Ah!!! Sudah cukup bicaranya........ Shin-kun Kamu harus segera tidur dan menyambut Murid baru kita esok pagi oke...... untuk saat ini tidurlah sana!!! “ ( Kisui ) sambil memukul Punggung Shinjou dengan keras.
“ Awch........ Sakit “ ( Shinjou )
Kishui memukul punggungku dengan begitu keras, sakit sekali. Ia benar -benar tidak punya hati.........
Aku harus tidur saat ini, karena aku juga penasaran dengan Si Murid baru itu, kira-kira akan seperti apa dia?
...◆...
...◇...
...◆...
...◇...
...◆...
[ Keesokan paginya]
Aku melihat Paman bersama dengan anak baru tersebut.
Ia memang memiliki rambut hitam yang mirip seperti Penduduk disini. Dia sepertinya agak pendiam.
Anak itu memperkenalkan namanya yaitu “ Reyham “.
Mungkin itu adalah nama yang umum di Daratan Lusia.
Para murid dikelas bersorak tidak karuan, para Murid perempuan berbondong-bondong memperkenalkan dirinya saat ia melewati mereka. Dan para murid laki-laki saling berbisik dan menjelek-jelekan dirinya.
Anak itu sepertinya tidak menghiraukan hal tersebut, dan terus berjalan hingga ke mejanya.
Ia sekarang adalah tetangga mejaku, ia berada disampingku.
Saat aku mulai memperhatikannya secara seksama, aku memyadari bahwa matanya Berwarna Merah seperti Batu Rubby? Apakah itu adalah mata asli? Tetapi yang membuatku penasaran adalah energi chi yang dia pancarkan.
Ini seperti Energi Chi Milikku dan juga Miyu? Siapa sebenarnya anak Laki-laki itu?.
Saat Pelatihan duel kendo berlangsung.
Saat anak itu mulai maju ia akan melawan Hotarou.
Dalam duel tersebut awalnya Hotarou terus menerus menyerangnya tetapi anak itu selalu menghindarinya dan tidak menangkis satupun serangan hotarou.
Aku penasaran mengapa anak itu tidak melawan balik!? , caranya melawan Hotarou benar-benar agak mengecewakan bagiku. apakah ia merencanakan sesuatu?
Saat hotarou mulai berteriak pada anak itu dengan keras,dan menyuruh anak itu untuk tidak mengindari seranganya lagi. Itu cukup mengejutkan bagiku, karena tidak biasanya Hotarou jadi sekesal ini.
Anak itu menanggapi kalimat hotarou dan akan menangkis serangannya kali ini.
Saat mereka saling memblokir serangan satu sama lain, aku melihat anak itu menyiapkan kakinya untuk melakukan serangan. Anak itu langsung menendang perut hotarou dengan begitu keras sampai ia terjatuh dan kesakitan.
Dia melihat kesempatan itu dan langsung mengarahkan pedangnya ke leher hotarou yang jatuh ke tanah. Tetapi alangkah mengejutkannya anak itu mengangkat tangannya dan menyatakan dirinya menyerah?
Aku sedikit kecewa dengan hal tersebut. Ia jelas-jelas lebih kuat daripada hotarou tetapi mengapa ia melakukan hal tersebut.
Hotarou mungkin telah memenangkan pertandingan tetapi ia seolah telah dikalahkan dengan cara yang memalukan.
Aku melihat dari ekpresi kekecewaan yang diperlihatkan Hotarou. Ia mungkin kalah tetapi ia berhasil mempermalukan Lawannya walaupun ia menang.
Anak itu sebenarnya seberapa Licik dia? Sampai memikirkan hal tersebut.
Ia sepertinya tahu bahwa Hotarou tidak akan menyerah sebelum ia benar-benar pingsan, karena hotarou adalah tipikal orang yang naif dan keras kepala.
Setelah pertandingan selesai, paman meminta anak itu untuk datang ke rumah dan melatihnya?
Bukankan dia cukup kuat? Mengapa paman ingin melatihnya?
Di belakang Rumah.
Aku terus bersembunyi untuk memperhatikan Anak itu.
Percakapan paman dengan anak itu sepertinya adalah untuk melatih control Chi? Tunggu apakah dia tidak bisa mengontrol Energi Chi?
Aku terus memperhatikan anak itu dan aku tercengang.
Ia bisa langsung memahami Maksud dari paman dan bisa menghunakan Chi di tingkat pemula?
Jujur saja aku agak iri dengannya. Aku sendiri harus belajar selama satu minggu sampai di tingkat pemula! Paman sepertinya begitu yakin dengan anak tersebut. Samapi ia mau mengajarinya control energi chi! Aku iri dengan Anak itu.
Saat paman mengatakan anak itu sama sepertiku, akumlangsung keluar dari persembunyian dan membantah bal tersebut.
Sebenarnya aku keberatan memiliki Seorang Kohai yang lebih kuat dariku!!!. Dengan mengatakan kalimat kasar aku mulai mengritik Anak itu.
Tetapi ia sepertinya hanya diam dan menerima semua perkataan kasarku. Agak menyebalkan ini seolah -olah aku yang terlihat jahat disini.
Aku kemudian pergi dengan kritikku kepada Anak itu.
Aku lebih baik menjalankan tugasku saja untuk memburu oni.
Aku mungkin Iri karena Anak itu bisa melampaui ku dengan begitu mudah.
__ADS_1
Aku tidak akan kalah denganya, aku pasti akan membuktikan diriku lebih kuat sebagai seorang senpai...............