
“ hah hah hah “ “ Apakah tempatnya masih terlalu jauh!? “ ( Rey )
“ Hah hah hah hah........ seharusnya tidak jauh lagi “ ( Kazuhiko )
Dengan Nafas Yang terengah-Engah , Aku dan bocah itu mulai kelelahan karena manaiki banyaknya anak tangga di sebuah bukit. Tempat kunjungan kami yang kelima ini terletak Begitu jauh dari tempat lainnya.Tempat tersebut berada di atas sebuah bukit dan harus menaiki 300 anak tangga dari bagian bawah bukit.
Disepanjang kami melangkahkan kaki, ada banyak pepohonan yang cukup rimbun menyertai, bocah itu mengatakan bahwa itu merupakan pohon bunga sakura. Saat musim semi tiba! Bunga-bunganya akan bermekaran dan mewarnai jalur sekitar kuil menjadi penuh dengan bunga.
“ hah!!! Akhirnya kita tiba juga di kuil “
Setelah sekian lama kami memaiki tangga, kami akhirnya bisa tiba juga di kuil yang kami tuju.
Arsitektur kuil ini mirip seperti kuil dari innarishiki-sama di hutan suci shikigami sebelumnya, tetapi perbedaaannya adalah adanya patung penjaga kuil yang berbentuk seperti seekor rakun yang berada di dua sisi jalan kuil.
“ ini adalah kuil Watanuki, ini adalah spot paling menarik di hirotsuki karena kita bisa melihat seluruh area kota dari atap bukit ini “ “ dan saat musim semi tiba, ada banyak bunga sakura bermekaran di bagian bawahnya “ ( Kazuhiko )
“ hmmmmm “ “ bunga sakura ya! Sungguh tidak sabar ingin segera melihatnya “ ( Rey )
Kuil watanuki, tempat kelima yang kami kunjungi.
Tempat ini merupakan spot tertinggi di Hirotsuki dan juga disebuat sebagai tempat terbaik untuk melihat seluruh pemandangan kota. Saat musim semi tiba! kita Bisa melihat banyak sekali pohon sakura yang bermekaran di sekitarnya.
Kami mulai mendekati bagunan kuil tersebut. Dari dekat! Terlihat adanya lonceng doa di bagian depan pintu kuil, sangat berbeda dengan kuil Inarishiki-sama.
Baik bagian bangunan dan juga bentuknya sangatlah mirip dengan kuil inarishiki-sama, tetapi yang membedakannya adalah adanya lonceng doa di bagian pintu depan kuil tersebut.
Bocah itu mengatakan kepadaku untuk tidak duduk dan sembarangan mendekati kuil tersebut! Dikarenakan kuil itu merupakan tempat bagi orang-orang untuk memanjatkan doa.
“ !!! “ dari arah lain aku melihat ada sebuah pohon yang cukup besar!
Aku dan bocah itu mulai mendekati pohon tersebut, pohon itu memiliki sebuah segel khusu seperti pohon kontrak yang ada di kuil inarishiki sebelumnya.
“ apakah ini juga pohon kontrak untuk media pelantara kontrak dengan shikigami!? “ ( Rey )
“ Bukan! Bisa dikatakan ini adalah pohon kekai yang menjaga kota dari serangan oni “ ( Kazuhiko )
“ begitukah! “ ( Rey )
Pohon tersebut mungkin sangat murip dengan pohon kontrak shikigami tetapi menurut bocah itu, pohon itu merupakan pohon kekai yang melindungi kota dari serangan oni di masa lalu.
Segel pohon itu tidak boleh disentuh ataupun di rusak, jika tidak maka Hirotsuki akan di serang oleh para oni secara tiba-tiba.
“ Selama pohon penghalang ini masih tetap ada, maka oni tidak akan bisa menyentuh kota “ ( Kazuhiko )
“ Eh!!! “ ( Rey )
Melihat dari geografi tempat kuil ini berada, sepertinya menempatkan pohon pelindung di bukit ini merupakan tindakan yang cukup tepat. Mengingat bukit berada di bagian tengah kota.
Aku mulai melirik ke sisi lain bukit. Di arah lain aku melihat istana raja berada di gugusan bukit yang berada sedikit lebih jauh dari bukit ini.
Istana raja tersebut bagaikan sebuah benteng jika dilihat dari bukit ini, terdapat sesuatu yang seprti danau melingkari istana raja seolah membentengi istana tersebut.
__ADS_1
Tak terasa hari telah beranjak petang. Aku dan bocah itu memutuskan untuk turun dari bukit dan akan menuju ke istana raja.
“ Jalan-jalannya benar-benar cukup menyenangkan...... sekarang aku yakin tidak akan tersesat lagi bila mengunjungi kota ini lagi “ ( Rey )
“ benarkah!!! Aku juga senang jika onii-san menyukai kota ini....... apakah suatu saat onii-san akan mengunjungi nya lagi “ ( Kazuhiko )
“ Ya tentu saja......... dan saat itu tiba, ayo kita berwisata ke tempat yang disebut distrik larangan barusan........ aku sangat penasaran dengan tempat itu dan juga sedikit kecewa karena anak-anak tidak bisa memasukinya “ ( Rey )
“ him !!! “ ( Kazuhiko )
Bocah itu sedikit berteriak girang saat aku mengatakan akan mengunjungi kota ini suatu saat nanti. Dan juga aku berharap kami akan bisa mengujungi distrik Larangan Sakawara untuk wisata dan juga bersenang senang disana!!!!!
( MC masih terlalu polos untuk mengerti arti dari berwisata di Tempat hiburan dewasa!! Hehehe )
“ Eh!!! Tuan muda “
“ Re-Rey-kun!!! “
“ Eh!? Ehhhhhhh “
Saat kami tiba di bagian bawah bukit, secara tidak sengaja kami bertemu dengan senpai, Kisui-san dan juga paman berbadan besar yang barusan itu.
...•...
...•...
...•...
...•...
Shinjou, Kisui dan paman itu tetus mencari keberadaan Rey dan juga pangeran.
“ I-ini!!! “ ( Shinjou )
Shinjou sedikit bingung mengapa kisui berhenti di distrik kuliner.
“ aku merasakan jika mereka ada di tempat ini “ ( Kisui )
“ Bodoh...... bukankah sudah jelas jika kamu hanya ingin makan-makan saja....... lagi pula tidak mungkin mereka akan berada bersamaan di tempat yang sama, bodoh!!! “ ( Shinjou ).
Shinjou kembali mengkritik kisui karena hanya mempercayai instingnya. Ia beralasan jika insting kisui hanya tentang makan saja.
“ berdasarkan instingku...... mereka seharusnya ada di tempat ini!!! “ ( Kisui )
“ apanya yang instingmu....... ayo kita cari di tempat lain saja “ ( shinjou ).
“ kyahhh...... shin-kun bodoh...... aku mau semua makanan ituuu “ ( Kisui )
Dengan segera , shinjou langsung menarik kisui dari distrik kuliner. Mereka semua kembali melanjutkan pencaharian ke tempat lainnya.
Mereka terus berjalan sedikit lebih jauh untuk mencari jejak keberadaan pangeran dan juga rey. Dan lagi-lagi mereka harus mengikuti insting aneh kisui.
__ADS_1
[ tiba distrik larangan Sakawara ]
Mereka tiba di sebuah pintu masuk dengan tulisan kanji yaitu Cinta di pintu masuk distrik tersebut.
“ aku yakin , mereka kali ini akan ada disini “ ( Kisui )
Kisui lagi-lagi mempercayai insting anehnya yang meyakini bahwa Rey dan pangeran berada di distrik Hiburan.
“ ano~paman!? bukankah tempat ini “ ( shinjou )
“ Ya tepat sekali, ini adalah distrik Larangan Sakawara. Dimana Para samurai akan menyewa wanita malam untuk hiburan mereka....... dan seharusnya anak-anak tidak mungkin diizinkan memasuki area ini! “ ( Hatsumaru )
“ oi......kisui, Sudah jelas bukan...... tidak mungkin mereka akan datang ke tempat ini...... ayo kita cari tempat lain lagi “ ( Shinjou )
“ Eh!? Tapi instingku mengatakan mereka ada di tempat ini “ ( Kisui )
“ Lupakan insting anehmu....... ayo kita cari lagi “ ( Shinjou )
Shinjou kembali menarik kisui untuk mencari pangeran dan rey di tempat lain lagi. Insting dari kisui membawa mereka menuju ke sebuah distrik hiburan malam yang seharusnya anak-anak tidak diizinkan masuk.
Shinjou berpendapat bahwa insting kisui sangatlah aneh karena selalu mengarah ke tempat tempat yang tidak lazim.
Hari telah menjelang petang, kali ini mereka telah cukup kewalahan untuk mencari keberadaan dari rey dan juga pangeran.
“ sepertinya ini adalah tempat terakhir “ ( Hatsumaru )
“ Sebuah bukit!? “ ( Shinjou )
“ tempat tersebut sebenarnya adalah tempat yang paling cocok untuk para penyendiri menikmati indahnya pemandangan, aku hanya menduga bahwa pangeran mungkin saja berada di tempat itu “ ( Hatsumaru )
“ Eh!!! Nampaknya cukup menarik...... semoga saja tempat ini tidak seperti insting aneh kisui beritahukan barusan “ ( Shinjou )
“ ya ampun..... Shin-kun Bodoh, Kamu lagi-lagi meragukan instingku ini!!! “ ( Kisui )
“ Tentu saja...... lagi pula apakah instingmu memberitahukan kepada kita untuk mesuk ke Tempat Wanita malam!!! “ ( Shinjou )
Terjadi sedikit pertengkaran kecil antara shinjou dan juga kisui. Kisui menyebut shinjou bodoh karena ia selalu mengejek intingnya sedangkan shinjou meragaukan insting kisui yang ia anggap aneh.
Terjadi pertengkaran Rumah tangga kecil dan perlu waktu Yang cukup Lama untuk mereka saling menenangkan diri.
Saat ini mereka sedang berada di bagian bawah bukit yang mengarah menuju ke kuil.
“ !!! Tu-Tuan Muda “ ( Hatsumaru )
“ Re-Rey-kun “ ( Kisui )
“ Ehhhhhhh!!!!! “
Saat mereka berada di bagian bawah menuju ke kuil, mereka secara tidak sengaja bertemu dengan orang yang mereka cari-cari . Rey dan juga pangeran muda yang terlihat menuruni bukit bersama.
Bersambung.....................
__ADS_1