
Pertemuan tidak terduga antara rei-chan dan juga ayah kandungnya di deugeon bisa dikatakan adalah pertemuan paling ironis yang pernah aku lihat.
Pada pertemuan pertamanya ia terlihat begitu kesal dan menunjukkan ekspresi marah yang tidak pernah ia perlihatkan sebelumnya.
Itu mungkin karena hari-hari tidak menyenangkan yang pernah ia alami sebelumnya, sebelum ia bertemu dengan diriku! ia sudah mengalami banyak hal tidak menyenangkan.
Mungkin hal itu adalah hal yang wajar bila mengingat bahwa seseorang yang tiba-tiba muncul mengaku sebagai seorang ayah di saat kamu sudah hampir melupakannya.
Mengingat selama hari-hari sulit tersebut ia masih mengharapkan adanya sesosok ayah yang akan menolongnya di saat ia membutuhkan.
Berjalan untuk keluar dari deugoen sebelumnya, suasana hati rei-chan nampaknya tidak begitu baik usai ia bertemu dengan ayahnya.
Pada mulanya ia benar-benar berniat untuk membunuh orang itu, tetapi aku menyarankan agar ia tidak melakukannya.
Aku bisa menganggap bahwa itu adalah tindakan egois yang dilakukan oleh adik kecilku.
Meskipun ia tidak pernah ingin melakukannya karena meski pada kenyataannya rei-chan membenci ayahnya, tetapi ia juga sangat ingin bertemu dengannya.
Itu merupakan dua sisi dirinya yang saling bertolak belakang, atau bisa dikatakan sebagai kelemahannya yang paling besar.
Sampai di luar pintu deugeon.
Langitnya sangat cerah diwarnai dengan sedikit awan di sekitarnya, penelusuran deugeon yang gelap membuahkan hasil yang tidak terduga.
Bisa dikatakan aku sekali lagi melakukan sebuah kesalahan dengan mengikut campuri urusan orang lain lagi.
“ Rei-chan, untuk hari ini kita akan tinggal di ke- “ “ Rei-chan!!!! “ ( mainna )
Ketika aku akan mengatakan sesuatu dan mulai menoleh ke belakang, aku mendapati hal yang tidak ku sangka-sangka dari adikku.
“ hiks hiks “ menangis.
Rei-chan mengeluarkan air matanya dan mulai menangis ketika ia tiba di permukaan.
Tunggu!! terakhir kali ketika aku melihatnya menangis adalah saat ia masih berumur 6 tahun, dan ketika itu adalah hujan badai lebat yang masih membuatnya trauma akan kematian dari ibunya.
Tetapi kali ini ia menangis karena hal yang tidak bisa ku jelaskan.
“ ah..... maaf, onee-chan ........ apakah aku membuatmu khawatir “ “ ini benar-benar memalukan, padahal aku mengira bahwa aku tidak akan pernah menangis lagi “ ( Rey )
Ia sedang menghapus air matanya.
Meskipun itu bukanlah sebuah kebohongan, kenyataan bahwa perasaanmu saat ini tengah kacau.
Aku tidak bisa begitu saja melihat adik kecil ku menangis, yang harus ku lakukan adalah.......
“ hup!!!! “
“ tidak apa-apa....... rei-chan bisa menangis sepuas hati, sekarang keluarkan saja semua yang kamu pendam selama ini “ ( mainna )
Aku mulai memeluk adik kecilku dan mendekatkan kepalanya di kedua dadaku.
Meskipun ia adalah anak laki-laki tetapi ia benar-benar tidak pandai dalam menyembunyikan perasaan yang sebenarnya.
“ aaaaaaaa!!!!! “
Ia mulai berteriak dan menangis dengan sejadi-jadinya, tangisan anak laki-laki benar-benar jauh berbeda dari anak perempuan.
Di dalam tangisan itu bisa berisikan harapan, penderitaan dan juga kekecewaan di dalamnya.
Mungkin sangat lah aneh bila seorang pria menangis tanpa henti begitu saja, tetapi bagiku itu adalah hal yang wajar.
“ baik baik........ rei-chan tidak harus menyembunyikan perasanmu yang sebenarnya “ “ tetapi ini sangatlah aneh karena rei-chan adalah anak laki-laki....... kamu harus mengendalikan dirimu dengan baik “ ( Mainna )
__ADS_1
Aku terus mengatakan hal itu sambil mengelus elus rambutnya.
Aku mengatakannya agar ia bisa sedikit lebih tenang nantinya, tetapi nampaknya ia jadi semakin menjadi-jadi dan menangis tanpa henti............
...( Dasar MC cengeng!!!! He he he )...
...•...
...•...
...•...
...•...
...•...
Di sisi lain.
Party eugeon nampaknya tidak mengerti dengan kondisi yang baru saja terjadi!
Mereka tidak akan menduga bahwa seorang anak yang selalu di nantikan oleh eugeon malah menodongkan sebuah pedang dan berniat ingin membunuh dirinya di hari pertama pertemuan mereka.
Tetapi nasib baiknya bahwa seorang wanita yang mengaku sebagai kakak dari anak tersebut mencegah tindakan egois dari dirinya dan mengatakan untuk tidak membunuh eugeon saat itu.
Mereka berdua peri begitu saja tanpa memikirkan apapun.
Dan tentu yang paling mengejutkan adalah anak itu memberikan ucapan perpisahan berupa “ jangan pernah menemuiku lagi, jika kau menunjukkan wajahmu di depanku sekali lagi....... aku akan membunuhmu “ terdengar seperti sebuah ancaman pembunuhan.
“ eugeon sensei, sudah waktunya ki- “ “ eh!!!! “ ( harist )
“ sensei!? “ ( pitan )
“ ketua? “ ( Finn )
Mereka semua melihat ke arah eugeon, seketika terlihat bahwa eugeon terkena tekanan batin yang kuat.
Terlihat bahwa eugeon merinding ketakutan ketika ia ditodongkan pedang oleh anaknya sendiri.
Ia juga hanya terlihat seperti patung yang baru saja kehilangan harga dirinya akibat dibenci oleh anaknya sendiri padahal itu merupakan pertemuan pertama mereka berdua.
“ Ah........ Ketua yang kompeten kita jadi terlihat menyedihkan, kasihan “
Kata mereka semua yang terlihat iba.
Finn mulai bejalan mendekati eugeon, karena ia tidak tega melihat ketua yang ia kagumi jadi terlihat seperti orang yang kehilangan keinginan.
“ !!! “ ia perlahan mulai menyentuh bahu eugeon dengan tangannya.
“ Sejujurnya saya tidak tahu apakah hubungan kalian akan membaik ataupun tidak...... tapi ketua, Anda harus berusaha lagi untuk memperbaiki hubungan Anda dengan putra Anda “ “ ya meskipun aku sendiri memahami apa yang dialami oleh half human......... tetapi Anda harus percaya diri karena bukan hanya putra Anda yang penting, tetapi kami semua juga penting bagi Anda “ “ Saya mungkin bukan siapa-siapa dan tidak berhak mengikut campuri urusan kekeluargaan Anda....... tetapi saya akan berdoa semoga hubungan Anda dan putra Anda bisa berbaikan “ ( Finn )
Finn merupakan teman satu party eugeon yang masih ada hingga kini, ia juga tidak ingin melihat eugeon terus tertekan seperti itu.
“ Yang finn-san katakan memang benar, Sensei harus lebih berusaha lagi untuk bisa memperbaiki hubungan Anda dengan anak itu “ ( Pitan )
Pitan juga ikut menyemangati eugeon yang hilang harapan tersebut.
Ia sependapat dengan finn bahwa eugeon harus berusaha untuk memperbaiki hubungannya dengan anaknya tersebut.
“ Saya sebenarnya tidak begitu menyukai anak itu....... tapi sensei, kami semua akan selalu mendukungmu “ ( Harist ).
Pahlawan harist juga ikut menyemangati eugeon, meskipun ia tidak begitu menyukai rey yang baru saja mengancam eugeon meskipun eugeon adalah ayahnya sendiri.
“ Kalian semua “ ( Eugeon )
__ADS_1
Eugeon mulai merasa lebih baik, ia menyadari suatu hal bahwa anggota partynya masih peduli pada dirinya.
...‘ benar!...... mengapa aku tidak menyadarinya sedari dulu, yang kupikirkan hanyalah menghawatirkan putraku yang membenci diriku......... tetapi mereka semua menyemangatiku meskipun ini adalah hubungan antara kami berdua saja ‘...
Eugeon mulai sedikit tersenyum, ia akhirnya merasa begitu senang karena mereka menghawatirkan dirinya.
“ maaf karena sudah terlihat menyedihkan di depan kalian semua........ aku berterima kasih kepada semuanya karena sudah menghibur diriku “ “ Seperti yang kalian katakan...... meskipun ia akan mengancamku dengan ancaman pembunuhan..... aku tidak boleh begitu saja menyerah akan hal itu...........aku akan berusaha lagi untuk berbaikan dengan putraku “ “ Terima kasih kalian semua “ ( Eugeon )
Eugeon mulai berdiri kembali.
Kondisinya sudah sedikit lebih baik karena semua anggota partynya mendukung dan menyemangati dirinya.
“ Ketua “ .......
“ Jika begitu...... ayo kita pergi, kalian semua pasti lelah saat ini......... aku akan meneraktir kalian semua kali ini “ ( Eugeon )
“ Baik!!!! “
Mereka semua nampak bersemangat karena kondisi ketua mereka sudah jauh lebih baik.
Meskipun ada sebuah keadaan di mana mereka hampir saja mati oleh iblis kelas atas yang menjebak mereka di dalam deugeon.
Tetapi entah mengapa mereka semua masih hidup saat ini berkat seorang half demon yang tiba-tiba saja ikut ke dalam masalah mereka.
Tetapi yang tidak disangka bahwa half demon itu adalah putra eugeon yang selalu ia cari selama ini, meskipun pertemuan pertama mereka berakhr dengan cukup penuh ironi.
Di mana putra dari eugeon itu mengarahkan pedangnya kepada eugeon sendiri, tetapi berakhir dnegan kekecewaan di dlaam hati orang itu.
“ !!! “
“ Hampir saja kita melupakan ini “ ( Harist )
Tidak lupa, harist mulai mencabut dan membawa pedang pahlawan itu sebelum mereka pergi, pedang ertugrul yang selalu dicari selama ini.
Pedang itu terlihat bercahaya ketika harist memeganginya.
Terlihat pedang tersebut telah menemukan tuannya yang baru.
“ Dengan ini seharusnya anggota parti kita akan semakin kuat......... jika begitu, harist-kun berlatihlah untuk mengendalikan pedang itu...... karena kita tidak tahu musuh macam apa yang akan kita hadapi ke depannya “ ( eugeon )
“ Baik...... sensei!!! “ ( Harist )
...*...
...*...
...**...
...**...
...*...
...*...
...( Catatan Author) ...
...Hubungan Rey dan Eugeon Bisa dibilang sebagai Hubugan Yang Buruk, disini Rey Masih kesal karena di saat dia sudah tidak lagi mengharapkan apapun, Tiba-Tiba Ayahnya muncul dan menunjukan dirinya. ...
...padahal dulu ketika ia masih Menderita, Ayahnya Yang selalu ia harapkan tidak pernah ada untuk mencarinya.........🤧😢...
...*******...
...illustrasi Papah Eugeon ( sketsa) 😅...
__ADS_1
...terlihat Friendlyable ...