
Aku sudah mengerti bahwa masa ini pasti akan segera tiba.
Masa lalu, Ayah mati karena melawan Keluarga kerajaan tetapi kali ini berbeda.
Invasi ras iblis mengharuskan Pahlawan untuk ikut serta di dalam peperangan, termasuk Ayah.
Pembicaraan kami berlangsung secara pribadi, Rey dan sir khalid mengerti akan hal itu dan mulai meninggalkan tempat ini.
reuni keluarga ini berlangsung cukup menyentuh.
aku memeluk ayah untuk perpisahan.
aku tidak tahu apakah ayah akan selamat ataupun tidak pada perang kali ini, tetapi Yang kuharapkan hanyalah satu hal.
" Tolong kembalilah secepatnya...... Aku tidak ingin kehilangan Ayah " ( Vern)
meratapi kembali semua rasa sedih Yang pernah ku rasakan pada kehidupan sebelumnya.
aku berharap ayah akan tetapi ada, dan akan selalu ada.
" Ayah berjanji akan tetapi ada Untuk Putri tercinta ayah " ( Helic)
...( mereka masih sibuk untuk melanjutkan reuni sebelum perpisahan mereka )...
ini adalah keinginan seorang putri Yang tetap menginginkan orang tuanya.
Aku sudah pernah kehilangan ayah sekali pada kehidupan sebelumnya dan saat ini Yang ku inginkan hanyalah ayah tetapi ada hingga saat aku tumbuh dewasa.
Reuni ini akan menjadi lebih panjang dari sebelumnya, tetapi aku sudah memasrahkan akan kepergian ayah ke Medan perang nanti.
sebuah persiapan sebelum perang terjadi, pahlawan harus segera pergi ke tempat Yang di sepakati untuk melakukan pertemuan aliansi.
mungkin aku harus menerima bahwa ayah tidak akan hadir dalam upacara kelulusanku.
aku tidak mungkin bisa menghentikan ayah dari kewajibannya sebagai seorang pahlawan.
.......................
" Dimana Rey-kun dan Sir khalid berada? " ( Vern)
Setelah beberapa saat kami selesai dengan reuni, aku baru menyadari suatu hal bahwa Rey dan Sir Khalid tiba-tiba menghilang dari tempat ini!
Hanya beberapa saat kami meninggalkan mereka, mereka sudah pergi begitu saja tanpa memperhatikan.
" ......... "
seorang maid mulai lewat di dekat kami.
aku yakin ia pasti tahu dimana mereka sekarang berada.
" Ano~Apakah anda melihat Pangeran dan Tuan ksatria Tughrill!? " ( vern)
bertanya kepada maid tersebut.
ketika berpapasan dengannya, ia seperti terburu-buru akan melihat sesuatu.
" Nona...... kebetulan, Saya mendengar bahwa Tuan Muda sedang melakukan latihan dengan seseorang " " Saya tidak tahu Siapa, tetapi saya rasa mungkin itu adalah ksatria dari Duchy tughrill Yang dibawa oleh duke kesini " kata maid tersebut.
" Latihan tanding? " ( Vern)
Apa Yang mereka lakukan ketika kami sedang Bereuni??
Rey dan Sir Khalid, mungkinkah mereka tidak bisa akur!?
" Hoh........ Ini Menarik " " Aku harus melihat seberapa Tangguh Anak Muda itu......... jelas aku tidak ingin putriku di percayakan pada Orang lemah " ( Helic)
Ayah mulai bergegas untuk pergi ke tempat latihan ksatria penjaga.
Ia sangat antusias untuk melihat pertandingan ini.
" Ayah!!! " ( Vern)
berteriak dan memanggil ayah yang berlari untuk melihat latihan.
Semua laki-laki sama saja, mereka selalu fokus pada Pertarungan.
".........."
Mulai pergi untuk menuju ke tempat latihan.
Aku beranggapan semua laki-laki itu sama saja, mereka adalah maniak pertarungan yang buruk.
Baik Ayah, Rey dan Sir khalid semuanya Sama Saja.
...°°°°°°°°°°°°°°...
...°°°°°°°°°°°°°...
...°°°°°°°°°°°°°...
__ADS_1
...°°°°°°°°°°°°...
...( Pertandingan Latihan )...
" Jika Kau ingin membuktikan dirimu, maka tunjukanlah semua itu " ( khalid )
Mengingat sebuah perkataan dari ksatria tersebut.
Meskipun pertemuan pertama kami sepertinya buruk, tetapi ia memberikan sebuah tantangan untuk melakukan Duel dengan cara Ksatria.
cara ksatria mungkin tidak cocok dengan gaya bertarungku, tetapi aku akan membuktikan pada dirinya jika aku bisa.
Sebuah duel Yang cocok untuk mengakhiri persaingan dengan cara Yang adil.
...( Di Tempat Latihan )...
Mempersiapkan diri dengan perlengkapan dan juga Pakaian yang cocok untuk latihan.
ini pertama kalinya aku memperlihatkan Kemampaun Berpedangku di depan banyak orang.
Sebenarnya ksatria penjaga hampir tidak pernah melihatku mengayunkan pedang, tetapi mereka seharusnya tahu karena Tuan Wilam menjadi guru privatku dalam latihan berpedang.
...( Karena Wilam itu mantan Assasin Professional, jadi Ksatria penjaga Rey sendiri sudah paham atas hal itu..... karena mereka sendiri pernah melawan Wilam ketika Test menentukan ksatria penjaga untuk Pangeran di Mansion )...
" Pangeran akan melakukan Latihan dengan Ksatria Tughrill "
" Aku tidak membayangkan Jika ia juga bisa mengayunkan peda pada Ksatria Bintang 4 "
" Kita lihat saja Hasilnya....... Bukankah Seorang Putra Mahkota harus membuktikan Kemampuannya "
kata para ksatria penjaga.
Sejujurnya di lihat oleh mereka cukup membuatku sedikit gugup, tetapi hanya sebagian kecil dari mereka Yang melihat latihan ini.
Sebuah duel melawan ksatria Bintang 4
"............"
" Hmmm....... ini cukup sempurna, Pedang yang cocok untuk sebuah latihan " ( Rey)
sedang memegang perang dan mengetes Kwalitasnya.
Kwalitas perang sebelum latihan sangatlah diperlukan, Aku tidak ingin perang terlalu Tajam dan terlalu tumpuo untuk melawan seseorang.
karena Duel ini hanyalah duel latihan maka kami tidak perlu serius untuk menanggapinya.
meskipun Ksatria itu memintaku untuk tidak menahan diri.
"........."
ia juga sepertinya tidak ingin pedangnya terlalu tajam dan terlalu tumpul karena tidak sesuai dengan standardnya.
tetapi alasannya mungkin sangat berbeda dengan saat diriku memilih pedang.
"........."
" !!!! "
mulai maju ke arena latihan.
melakukan sedikit pemanasan sebelum memulai pertarungan berpedang.
kami saling berdiri berlawanan menatap dengan tajam satu sama lain.
Persaingan ini terasa begitu sulit, Ksatria itu tidak akan semudah itu mengalah karena sangat percaya diri.
Lawan Yang sangat menyusahkan.
" Anda lebih menggunakan Pedang Standard Yang biasa digunakan oleh ksatria pemula " ( Khalid)
" Itu bukanlah masalah, Lagipula mengapa anda menggunakan perang Yang hampir sama " ( Rey)
Saling membalas Sindiran satu sama lain, Rasanya seperti melihat diriku di balik sebuah cermin.
Aku tidak tahu seberapa hebat ksatria bintang 4 , tetapi sangat jelas ia sedikit berbeda dari kebanyakan lawan yang aku hadapi termasuk Harits.
" ........ "
Tuan wilam mulai memasuki area.
" Pertarungan hanyalah latihan saja, Tetapi Saya harap Tuan muda tidak akan menggunakan sihir dalam pertarungan berpedang termasuk juga tuan Khalid " ( Wilam )
" ya........aku tidak akan menggunakan Sihir karena ini hanyalah pertarungan pribadi........ " ( rey )
" saya sepakat " ( Khalid )
aku dan ksatria menyatakan diri kepada tuan wilam bahwa kami tidak akan menggunakan trik apapun termasuk teknik sihir.
ini adalah pertarungan Pejantan, tidak akan sempurna bila menghadapi lawan yang sulit menggunakan kemampuan sihir.
__ADS_1
"........ "
" pertandingan ini akan di akhiri bila salah satu dari kalian menyatakan menyerah atau pihak lain kehilangan pedang mereka.......jika kalian telah selesai maka aku akan memu- " ( Wilam )
" tunggu sebentar!!!!! " teriakan seseorang yang berlari ke arah kami.
Sebelum pertandingan ini dimulai, seseorang menghentikan kami dan berteriak ke arah kami.
orang itu berlari dengan terburu-buru dan ini ia melihat ke arah kami berdua.
" Vern " ( Rey)
" Nona " ( Khalid)
menoleh dan melihat orang itu.
Vern nampaknya cukup tergesa-gesa datang ke tempat ini.
aku sebenarnya memperkirakan bahwa reuni mereka akan lebih Lama dari perkiraan sebelumnya, tetapi sepertinya sudah selesai.
" hah hah "
vern sangat terengah-engah seolah di kejar oleh sesuatu.
" Rey-kun, Sir Khalid!!!! Apa yang kalian lakukan saat ini!!! " ( Vern)
ketika tiba ia langsung marah-marah kepada kami.
" !!!! "
ini sangat wajar mengapa ia marah, ia mungkin kesal karena kami melakukan duel di saat reuni mereka berlangsung.
" Itu........ itu!!! " ( Rey)
tidak ada alasan untuk mengelak.
Menjadi seseorang Yang tidak sopan karena meninggalkan keluarga tersebut hanya untuk sebuah duel saja.
Aku tidak ingin mengatakan bahwa duel ini karena persaingan karena vern.
Ia jelas akan marah jika kami mengatakan hal itu.
" Lanjutkanlah........ Lagi pula saya ingin melihat kemampuan dari calon menantu saya " ( Helic)
duke tiba-tiba saja muncul dan menengahi kesalah fahaman ini.
Sebuah alasan Yang bagus bagi duke untuk meyakinkan bahwa pertarungan ini hanya untuk mengetes kemampuan saja.
" Ayah!!!! " ( Vern)
vern mulai kembali merengek pada duke.
ia seperti ingin mendengarkan penjelasan dari duke mengapa ia mendukung Pertarungan kami.
" Hemmm........ Ayah hanya ingin mengetes saja....... apakah Pangeran Reyham bisa dipercaya untuk menjaga Putri kesayangan ayah........ Tolong jangan marah karena ini untuk kebaikan kita " ( Helic)
duke mulai memberikan sebuah penjelasan.
Ia mengatakan bahwa pertandingab harus dilanjutkan untuk bisa mengetes apakah diriku layak ataupun tidak untuk menjaga vern.
Sebuah alasan Yang masuk akal.
" Tapi, Ayah....... " ( Vern)
" Vern, Percayalah pada ayah....... Ayah hanya tidak ingin kamu harus bersama orang yang tidak kompeten " ( Helic)
duke kembali membujuk vern untuk percaya padanya.
Vern Yang awalnya cukup kesal terlihat tidak bisa berkata apa-apa.
Yang dikatakan ayahnya mungkin benar, karena Duke belum melihat secara langsung kemampuanlu di depan dirinya.
" Hah....... Baik Ayah, Sir Khalid dan Rey -kun Sama saja........ mengapa laki-laki sangat menyukai pertarungan yang kekanak-kanakan....... " ( vern)
Vern sudah menyerah.
Ia sepertinya pasrah kepada Duke, Tuan Ksatria dan Aku yang ia sebut sama-sama maniak dalam pertarungan.
meskipun itu tidak Salah, Tetapi pertarungan adalah cara bagi Pejantan untuk menunjukkan kemampuan mereka.
" hemmm..... baiklah, karena Tuan duke sendiri telah datang untuk menyaksikannya..... maka bisakah kita lanjutkan kembali pertandingan ini " ( Wilam)
Tuan wilam menyelah pembicaraan.
Kami harus memulai pertandingan lagi, karena vern sudah menyerah untuk memprotes kami.
saatnya aku untuk menyiapkan diriku.
" Siap...... mulai!!!! " ( Wilam)
__ADS_1
tuan wilam mulai mengangkat tangannya menandakan bahwa ia akan memulai pertandingan.
bersambung.......