
...*...
...*...
...*...
...*...
...*...
...*...
“ Tidak Reyan.... menghindar!!!! “ ( Veronicia )
Melihat Reyan yang menghadapi pembunuh bayaran tersebut sendirian membuatku hanya bisa menjadi beban disini.
“ Kena kau!!!! “ ( Ramon )
Pria itu berhasil menikam Reyan dan menusukkan Belatinya di tubuh reyan.
Reyan tidak bisa menghindari serangannya, Bagian perutnya tertusuk oleh belati tersebut. Dia terlihat hanya terdiam tanpa memberikan respon apapun.
“ sudah berakhir “ ( Ramon )
Si pria itu mengatakan bahwa semua ini telah berakhir yang menandakan bahwa reyan benar-benar telah dikalahkan olehnya
Aku yang menjadi beban ini tidak bisa berbuat apapun dan hanya menangis ketika melihat kejadian tersebut.
Reyan telah datang untuk menyelamatkanku dari pembunuhan, tetapi mengapa! Mengapa setiap kali aku di selamatkan oleh seseorang mereka akan selalu berakhir dengan hal yang sama......
“ Ha ha ha....... “
“ !!!! “ “ Huh “
Setelah berpikir bahwa semuanya telah berakhir, tiba-tiba saja reyan memberikan sebuah respon yang tidak diduga.
“ Apakah kau pikir Hanya dengan racun sederhana ini bisa membunuhku dengan mudah! “ ( Rey )
Racun!? Reyan mengatakan sesuatu tentang racun! Dan ia juga mengatakan bahwa racun sama sekali tidak mempan pada dirinya.
“ Bocah! Bagaimana mungkin!!! “ (Ramon )
Si pria itu terlihat cukup terkejut! Ia seperti tidak menduga bahwa Reyan bisa mengatasi semuanya.
Reyan mulai mengepalkan tangannya dengan cukup kuat, ia mulai memegangi sebelah tangan pria tersebut dengan erat.
“ Kau pikir......apakah kau pikir aku akan membiarkannya begitu saja!!!!! “ ( Rey )
“ !!!! “
Reyan mulai memukul wajah pria tersebut dengan cukup kuat. Si pria itu tidak bisa mengjindarinya.
Dari pukulan tersebut, pria itu terlempar dnegan cukup jauh dan menabrak sebuah pohon dengan cukup keras!
“ !!!!! “ “ Ahkkkk !!! “
Wajah si pria itu terlihat hancur oleh pukulan dari reyan! Ia juga terlihat sangat tidak berdaya atas serangan itu.
Batang pohon tempat pria tersebut terbentur sampai hancur akibat kuatnya tenaga yang reyan berikan pada pria tersebut.
__ADS_1
“ !!! “
Reyan mulai berjalan mendekati pria itu dengan jarak yang tidak terlalu jauh! Ia dengan memegangi peritnya yang terluka mulai mendekatinya.
“ Seorang pembunuh bayaran yang dikirim untuk membunuh putri duke...... pada umumnya para pembunuh bayaran tidak akan melakukan semua hal tersebut meskipun itu adalah misi bunuh diri, tetapi jika melihat dari kelakuan Anda, maka bisa disimpulkan bahwa Anda adalah bagian dari Flert! Kelompok pembunuh bayaran yang di bawah bimbingan langsung keluarga kerajaan “ ( Rey )
Reyan sepertinya sudah menyadari semuanya, meskipun aku tidak menyadari hal ini! Tetapi ia bisa mengenali dari mana pria tersebut berasal.
Reyan mengatakan Flert!
Jika benar maka Si pria yang tergeletak tersebut berasal dari Guild pembunuh bayaran langsung keluarga kerajaan!
“ Sekarang katakan semuanya padaku...... siapa yang menyuruh kalian untuk membunuh Lavender! Keluarga kerajaan tidak akan melakukan tindakan gegabah itu meskipun mereka ingin menyingkirkannya secara langsung! " ( Rey )
reyan mulai mendekati pria itu, ia mulai memegang rambut pria tersebut yang terlihat sudah tidak bisa bergerak.
" tidak akan ku katakan “ ( Ramon )
Pria itu dnegan menggerakkan sedikit suaranya seolah mengatakan bahwa ia tidak akan mengatakan apapun mengenai siapa yang menyuruhnya untuk melakukan misi pembunuhan.
“ Tch....... sepertinya memang mustahil “ ( Rey )
Reyan yang kecewa langsung melempar pria tersebut dnegan cukup kuat! Si pria itu tergeletak di tanah dengan tubuhnya yang tidak berdaya.
“ !!! “
“ dalam hal ini jika membiarkan seorang pembunuh bayaran tetap hidup maka itu adalah sebuah kesalahan besar....... jika begitu aku akan melenyapkan semua buktinya “ ( Rey )
Reyan sepertinya mulai melakukan sesuatu, sebuah benda hitam seperti kobaran api mulai terbentuk di telapak tanganya!
Dari api hutam yang berkobar tersebut terbentuk sesuatu seperti Bulu burung berwarna hitam di jari tanganya.
“ Terbakarlah tanpa satupun sisa! Harbil “ ( Rey )
“ !!! “
Bulu hitam yang reyan ciptakan mulai menancap di tubuh pria itu!
“hyaaaaaaaaa “
Pria itu mulai berteriak histeris! Bulu hitam yang reyan tancapkan di tubuh pria tersebut berubah menjadi sebuah kobaran api hitam yang mulai melahap pria itu.
“ !!! “
Reyan yang telah selesai mengatasi pria itu mulai berjalan ke arah diriku! sorot matanya terlihat begu menakutkan bagi diriku!
Mata merahnya mengeluarkan cahaya merah di tengah gelapnya malam membuat semua terlihat sangat menyeramkan.
“ ku harap kamu melupakan semua kejadian ini...... jika beg- “ ( Rey )
“ !!!! “ “brug “
Ketika reyan ingin mulai berkata kepada diriku, ia terjatuh ke tanah sebelum menyelesaikan kalimatnya.
“ Reyan!!!!!! “ ( Veronicia )
Aku yang melihat hal itu langsung berteriak histeris dan mulai berdiri untuk mendatanginya.
Aku yang khawatir dnegan kondisi tersebut mulai menyentuh kepala reyan dan memeriksa keadaannya.
“ Reyan kau pembohong........ meskipun kau mengatakan tidak mempan dengan racun padahal sebenarnya kau hanya menahan hal itu....... “ ( Veronicia )
__ADS_1
Meskipun reyan mengatakan bahwa ia tidak mempan dnegan racun tetapi kenyataannya sangatlah berbeda.
Ia hanya menahan racun tersebut sesaat, tubuhnya saat ini tengah menghadapi fase kritis di mana racun mulai menyebar ke seluruh tubuhnya.
Aku mulai duduk dan meletakkan kepala reyan di p*ha ku untuk menidurkan dirinya.
...‘ Meskipun aku tidak terlalu ahli dalam hal sihir, tetapi jika ini bisa menyelamatkanmu maka aku harus melakukannya ‘...
Aku mulai merapalkan mantra penyembuh untuk menghisap semua racun yang berada di dalam tubuh reyan.
Di masa lalu, aku pernah menggunakan ini untuk diriku sendiri jika suatu waktu ada seseorang yang ingin meracuniku! Tetapi aku sendiri tidak begitu yakin apakah aku bisa menggunakan sihir penyembuhan ini.
Pertama kedua tanganku harus memegang bagian dada reyan untuk memeriksa keadaannya! Meskipun aku tidak sopan tetapi ini harus segera di lakukan.
Aku mulai memfokuskan konsentrasi dan mulai mengumpulkan mana di kedua telapak tanganku.
Keadaan reyan terlihat seperti seseorang yang terkena deman, tetapi ini adalah fase yang cukup menghawatirkan karena racun mulai menyebar dengan merata dan hampir menyentuh jantungnya.
Lingkaran sihir mulai terbentuk dari kedua telapak tanganku, yang pertama yang harus ku lakukan adalah mengeluarkan racun terlebih dahulu.
“ Ahh..... kaaaaaa “
Reyan mulai berteriak dnegan cukup keras, ia seperti tidak bisa menahan racun yang keluar dari dalam tubuhnya.
Sebuah titik merah yang menjalar seperti akar mulai mengarah kekedua lingkaran sihir di telapak tangaku menandakan bahwa racun mulai terkonsetrasi untuk berkumpul.
Sesuatu seperti bola berwarna hitam mulai keluar dari tubuh reyan! Bola itu adalah sebuah racun yang ada di dalam tubuhnya.
Bola tersebut mulai semakin membesar seraya jaringan merah di tubuh reyan yang mulai semakin menyusut ke arah bola tersebut berada.
Ketika bola tersebut mulai cukup dan jaringan merah menghilang, aku langsung membuang bola itu sejauh mungkin dan memukulnya hingga ia mengarah ke sebuah pohon yang tidak begitu jauh dari kami.
...‘ Langkah pertama telah berhasil.... berikutnya adalah sihir healing ‘...
Langkah kedua setelah racun keluar dari tubuhnya adalah sihir healing.
Mulai merapakan sihir kembali di kedua telapak tanganku, meskipun aku akan kehabisan mana untuk melakukannya tetapi aku sangat membutuhkan pertolongan reyan kedepannya.
Aku tidak bisa membiarkannya mati begitu saja karena saat ini aku sudah menyadari bahwa reyan adalah Orang yang bisa menyelamatkan keluargaku.
Lingkaran sihir mulai terbentuk dan cahaya kebiruan mulai terfokus di kedua tanganku.
Tubuh reyan mulai menyerap dengan cepat energi penyembuh yang kuberikan kepada dirinya, dengan jumlah manaku saat ini aku pasti akan langsung kehabisan mana setelah menggunakannya.
Perlahan tapi pasti, tubuh reyan mulai sedikit membaik! Ia sudah lebih tenang saat ini! Semua racun di tubuhnya telah menghilang dan hanya menunggu ia untuk sadarkan diri dari efek racun tersebut.
“ Aku sudah tahu ini akan menghabiskan manaku...... Reyan, Cepatlah bangun “ ( Veronicia )
Reyan tertidur dengan cukup lelap di pangkuanku, tetapi entah mengapa ada sesuatu yang mengganjal dari benakku.
“ Mata sihir itu........ Siapa yang akan menyangka bahwa Pangeran Tarnminia yang aku cari adalah Dirimu....... Aku jadi merasa sedikit kecewa “ ( Veronicia )
Ketika aku melihatnya secara langsung, Mata sihir reyan benar-benar merupakan Mata sihir keluarga kerajaan.
Sebuah mata yang memancarkan cahaya merah yang cukup mengerikan bagi diriku, tetapi itu adalah bukti bahwa Reyan adalah keluarga kerajaan.
Tetapi bukan itu hal yang mengganjal pikiranku karena saat ini aku telah menyadari sesuatu bahwa Reyan jauh lebih menderita dari diriku.
...‘ di masa lalu yang kudengar bahwa kamu akan dibunuh oleh ayahmu sendiri...... tetapi sekarang semua itu sepertinya sudah berubah....... kita benar-benar hidup di dunia yang berbeda tetapi kita memiliki akhir yang sama ‘...
Dibunuh oleh orang yang selalu kamu harapkan dalam dirimu.....
__ADS_1
Angin malam yang dingin mulai berhembus, mengantar malam yang sunyi di hutan ini.