
Kau!!! Mustahil........ kau adalah “ ( Laberg )
Laberg terkejut setelah melihat pria itu.
Ia memiliki ciri sebagai seorang Pria bertubuh Ramping yang mengenakan pakaian khas keagamaan.
Sorot mata emas pria itu nampak begitu familiar baginya..........
“ Sesuai dnegan Perintah Uskup Agung, Bahwa siapapun yang menjadi Target ku akan dicap sebagai Penista.......... dan kalian semua adalah penista!!! “ kata pria itu dengan senyuman palsunya.
“ Hyaaaa!!!! “
Seorang penjaga mulai berlari dan mengarahkan pedangnya kepada pria tersebut.
Ia dengan percaya diri bisa mengalahakan pria itu dengan cukup mudah.
“ sayang sekali kamu adalah yang harus mati pertama kali. .... “ kata pria itu.
“ eh!? Apa “
Tiba-tiba saja gerakan dari penjaga tersebut terhenti seketika.
“ huakkk!!! “ “ ini!!! “
Secara tidak disadari perut dari penjaga itu tertusuk benda seperti sesuatu yang bercahaya. Benda itu berbentu seperti ujung tombak yang begitu tajam.
“ brukkk!!! “
Pria berjubah keagamaan itu langsung menyingkirkan tubuh penjaga tersebut dan melemparnya dengan cukup keras.
“ Inilah sebabnya aku tidak suka darah para penista, Mereka semua kotor dan harus di sucikan.......... jika begitu selanjutnya adalah ” kata pria itu.
Pria itu mulai menyorot dengan cukup tajam ke arah laberg dan penjaga satunya, ia mulai memancarkan aura membunuhnya dengan cukup jelas.
“ waspada......!!!! “ ( Laberg )
“ baik!!! “
Lanerg dan penjaga itu mulai masuk posisi waspada, mereka mengetahui bahwa pria itu adalah seorang pembunuh yang berbahaya.
“ hstttt!!!! “ dnegan sekejap pria itu mulai menghilang dari pandangan mereka berdua.
Laberg dan penjaga tersebut mulai berusaha untuk mencari keberadaannya tetapi mereka tidak bisa melihat apapun.
“ ckkkkk!!!! “ “ huakkkk!!! “
Secara Tiba-tiba saja penjaga terakhir memuntahkan darah.
“ Nampaknya Tikus berikutnya sudah binasa...... “ kata pria itu.
Entah darimana pria itu datang, dengan menggunakan sebuah tombak cahaya secara tiba-tiba pria itu menusuk penjaga tersebut dari arah belakang.
Tiada yang mengetahui pasti teknik macam apa yang baru ia gunakan.
Seketika pria itu kembali melempar penjaga terakhir itu dnegan cukup keras, ia membunuh penjaga yang dirasa cukup lemah terlebih dahulu.
“ Apakah ini adalah cara yang dilakukan oleh eksekutor kuil suci........ sungguh tidak terpuji kau!!! Yoan Wensterling !!!! “ ( Laberg )
Laberg mulai berteriak kepada pria itu, ia seperti menyebutkan nama pria itu dengan cukup jelas.
“ Wah wah wah.......bukankah hal yang cukup wajar untuk membunuh para penista, kalian semua yang berada di tempat ini telah menistakan ajaran dari sang wanita suci........ sudah sewajarnya untuk dibunuh, meskipun itu dengan cara kotor dan kejam sekalipun “ ( Yoan )
Pria itu membunuh penjaga tersebut dnegan rasa tidak bersalahnya, ia masih menyebut rombongan paangeran eugeon sebagai para penista ajaran sang wanita suci.
__ADS_1
“ Apapun yang terjadi aku akan menghadapi mu seorang diri.....meskipun itu untuk mempertaruhkan nyawaku....... terkutuk kau!!! Yoan wensterling!!!!! “ ( Labert )
Laberg mulai menyearang pria itu dengan pedang besarnya dari arah depan dan meneriakan nama pria itu sembari mengutuk dirinya.
“ tngggg!!!!! “ tanpa di duga pria itu berhasil menahan serangan dari laberg tersebut dengan cukup mudah.
“ Tenaga anda mungkin begitu besar tetapi anda bukanlah tandinganku....... pak ksatria “ ( Yoan )
Dengan nada merendahkan eksekutor itu mulai berkata kepada laberg jika ia bukanlah tandingan baginya. laberg yang memiliki tenaga besar tidak bisa mendorong pria itu sejengkal pun, ia nampak dibuat kesulitan karena dirinya.
Eksekutor itu melai menunjukan sedikit kekuatannya, ia mulai sedikit menggerakan tubuhnya tetapi hal itu membuat laberg merasa kesulitan.
“ uhhhhh...... sial!!! “ ( Laberg )
Ia kembali mulai berusaha mendorong laberg dengan kemampuannya. hal itu membuat laberga terdorong dengan cukup kuat hingga ia menabrak sisi lain tebing.
Karena dorongan yang cukup kuat, laberg memuntahkan darah! Ia tidak menyangka meskipun pria itu memiliki tubuh yang lebih kecil darinya tetapi pria itu bisa mengalahkan dirinya mengenai tenaga dan kekuatan.
“ Sungguh sangat disayangkan...... padahal saya mengira bahwa anda bisa menjadi rekan yang bagus untuk diriku, tetapi nampaknya itu percuma karena anda akan lebih memilih menjadi seorang penista daripada ikut bersama dengan kami “ ( Yoan )
Pria itu mulai mengatakan semua hal tersebut dnegan nada yang cukup santai, ia masih saja menyebut mengenai para penista.
“ Aku tidak peduli dengan semua itu........ meskipun itu adalah dewi kalian sekalipun, aku akan terus melawannya........ ini semua demi Tuan ku!!! “ ( Laberg )
Dengan seluruh keteguhan hatinya, laberg masih bersikeras untuk berusaha melindungi tuannya meskipun ia menentang orang yang mereka anggap sebagai dewi bagi mereka.
“ Nampaknya anda sudah tersesat jauh dari jalan kebenaran!!!....... baiklah jika begitu, para penista harus segera di musnahkan!!!! “ ( Yoan )
“ !!! “
Tiba-tiba saja pria tersebut kembali menghilang dari pandangan laberg.
“ tch.......menggunakan cara pengecut sekali lagi, rupanya para pengikut kuil suci memang hanya berisikan orang-orang busuk!! “ ( laberg )
Melihat keadaannya sekarang, laberg berusaha untuk kembali keposisi bertahannya meskipun ia tidak memengang senjata apapun di lenganya.
Laberg berusaha untuk berdiri tetapi ia masih kesakitan akibat benturan yang cukup keras. ia tidak bisa memprediksi kapan pria itu akan kembali menyerangnya.
Dengan pasrah ia mulai menutup matanya.
“ Maaf Tuan muda....... Nampaknya Orang tua ini tidak bisa lagi untuk melindungi anda, tetapi saya bangga karena telah melindungi anda meskipun nyawa saya adalah taruhannya “ ( Laberg )
Laberg nampak cukup bangga akan dirinya dikarenakan ia rela mengorbankan dirinya asalkan itu untuk menyelamatkan tuan muda yang ia layani.
Ia telah menderima apapaun yang terjadi meskipun ia juga kana mati dan gagal untuk melindungi tuan mudanya.
“ tingggg!!!! “ “ Apa yang kau lakukan laberg!!!! Sudah kukatakan jangan pernah tinggalkan diriku!!! “ teriak seseorang kepada dirinya.
Ia perlahan mulai membuka matanya dan seketika ia cukup terkejut dengan apa yang baru saja ia lihat. tuan muda yang ia layani malah melindunginya dengan memblokir tombak dari eksekutor tersebut.
“ Tu-Tuan Muda........ apa yang anda lakukan!!!! “ ( Laberg )
Laberg mulai berteriak kepada tuan mudanya danmenanyakan maksud dari tindaknnya tersebut.
“ Memangnya aku akan diam saja melihat satu-persatu bawahanku mati di depan mataku........ setidaknya kamu adalah orang yang terpenting bagi diriku, jadi jangan pernah sekali-kali tinggalkan diriku.......laberg " ( Eugeon )
Eugeon memblokir serangan dari Eksekutor tersebut dengan pedangnya, ia berusaha untuk tetap melindungi laberg.
“ Ho ho.....sang pengeran mahkota akhirnya menunjukan dirinya, meskipun begitu....... kenyataan bahwa anda tetaplah seorang penista, dan penista harus segera binasa!!!! “ ( Yoan )
Pria itu mulai berteriak kepada eugeon dan tetap menyebutnya sebagai penista........
“ kau lebih menjengkelakan dari pada yang aku dengar, Yoan Wensterling!!! “ ( Eugeon )
__ADS_1
“ baiklah kita lihat seberapa hebat pangeran ini hingga berani menentang perintah sang wanita suci “ ( Yoan )
“ Tuan muda......jangan terpancing olehnya, biarkan saya saja yan- “ ( Laberg )
Laberga terlihat kesakitan, ia tidak bisa melanjutkan kata-kata nya kepada eugeon.
Eugeon mulai melawan balik, ia mulai mendorong Pria tersebut hingga ia terlempar kebelakang.
“ Untuk seorang pangeran mahkota anda cukup lumayan juga........ akan sangat sia-sia jika saya mengakhirinya sekarang “ ( yoan )
“ itulah yang ingin ku dengar!!!! “ teriak eugeon kepada pria itu.
Dengan kecepatan tibgga, eugeon dan pria itu mulai saling menyerang satu sama lain.
pria itu bisa menginbangi kecepatan eugeon dan menangkis semua serangannya.
Gerakan mereka berdua terlalu cepat hingga laberg kesulitan untuk melihat semuanya.
Pertarungan sengit itu terus berlangsung, pria itu mengeluarkan banyak tobak cahayanya dan melemparkannya kepada eugeon! Tetapi eugeon bisa menangkis semua tombak itu dengan cukup mudah.
Pria itu semakin menambahkan jumlah tobak cahaya yang ia ciptakan, dengan menamkahan kecepatan lemparannya pria itu sekali lagi melempari eugeon dengan semua tombaknya.
Eugeon nampak kewalahan menghadapi lemparan tombak tersebut.
“ !!!! “
Di suatu kesempatan , pria itu menyelinap kebelakang dirinya dan mulai mengarahkan senjatanya kepada eugeon.
Tetapi eugeon yang sudah mengaktifkan mata sihirnya menyadari hal itu, ia mulai mengkis serangan pria itu dengan tanganya.
“ kau adalah musuh yang paling merepotkan yang pernah ku lawan........... Pangeran Penista!!!!“ ( Yoan )
Dnegan nada kesal, pria itu menyampaikan sebuah kalimat kepada eugeon.
“ Maaf sekali.......tetapi saya tidak punya keinginan untuk terus melawan B*jingan sepertimu, Yoan Wensterling “ ( eugeon )
Eugeon mulai mengaktifkan konsentrasi mana keseluruh tubuhnya, ia mulai kembali untuk melakukan serangan balasan.
Dengan sekuat tenaga eugeon mulai menendang pria itu dengan cukup keras, dengan cukup keras pria itu terlempar dengan cukup jauh.
Eugeon berhasil membuatnya terpojok dan mengalami luka benturan yang kuat.
Pria itu mulai semakin kesal, ia akhirnya memikirkan seuatu rencana untuk mengalahkan eugeon.
“ aku tidak suka menggunakan rencana ini “ ( Yoan )
Pria itu berushaa untuk kembali berdiri, ia mulai mengumpulkan semua kekuatannya kembali.
Tubuh pria itu mulai ditutupi oleh kilauan cahaya berwarna emas , lingkaran sihir mulai menyelimuti seluruh tubuhnya.
“husttttt!!! “ tombak cahaya mulai semakin banyak bermunculan dari bawah pria itu. jumlah tombak itu jadi semakin banyak dari sebelumnya.
Pria itu mulai kembali melemparkan tombak-tombak cahayanya ke arah eugeon, semua tombak itu secara bergantian mulai menyerangnya dari beberapa arah.
“ ting ting ting!!!! “
Eugeon nampak kesulitan untuk menagkis semua serangan dari tombak tombak cahaya tersebut.
Pria itu mulai mengumpulkan smeua kekuatannya dan akan mengarahakn kekutan tersebut dari satu titik lingkaran di tanganya.
“ dengan ini maka berakhirlah .......... Dengan seluruh Cinta kasih dari sang wanita suci memberikanlah penyucian bagi para penista di bumi!......... Sihir suci : Cahaya Penghakiman!!!! “ ( Yoan )
Sebuah cahaya keemasan mulai terbentuk dari tangan pria itu, ia mulai mengarahkan serangan dahsyat itu ke suatu titik.
__ADS_1
“ Tidak!!!!! Laberg “ ( eugeon )
Eugeon mulai berteriak kepada laberg, cahaya tersebut tidak diarahkan kepada dirinya melainkan ke arah laberg............