The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )

The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )
Vol. 6 Ch. 9 : Seorang Penjahat


__ADS_3

...( Ruang Pertemuan banriett )...


Di saat rey dan yang lainnya sedang menikmati makan malam bersama, Laberg dan benriett sedang melakukan pertemuan mereka.


[ tuan banriett, apakah kabar itu memang benar!? ] ( Laberg ) 


Dengan wajah yang cukup serius laberg dengan sopan mulai menanyakan sesuatu kepada banriett.


[ kabar mengenai kekacauan Politik di tarnminia adalah hal yang benar! ] ( Banriett ) 


Banriett mulai menjawab pertanyaan itu, ia menjawab perihal mengenai kekacauan politik yang terjadi di kerajaan tarnminia.


[ tidak...... aku sudah tahu mengenai hal itu, tetapi apakah benar saat ini tuan muda akan serius untuk kembali merebut takhta nya!? ] ( Laberg )


Laberg tidak begitu memperdulikan hal yang terjadi di tarnminia, ia mengalihkan perhatiannya kepada tuan mudanya yang dengan serius akan segera kembali ke kerajaan mereka.


[ Tentu saja....... apakah Anda berpikir bahwa seorang pangeran yang terbuang akan begitu saja membiarkan negaranya kacau!?......... Semua hal yang terjadi telah terlanjur terjadi ] [ Tetapi perebutan tahkta karena seorang pangeran bodoh dan juga seorang selir yang terobsesi akan kuasa adalah hal yang wajar ] [ Dan hal baiknya saat ini fraksi bangsawan telah terpecah belah......... meskipun begitu masih ada fraksi yang lebih mengutamakan keamanan negara daripada kekuasaan ] ( Banriett )


Banriett mulai menerangkan sebuah hal yang wajar, ia menegaskan bahwa perebutan tahkta adalah hal yang cukup wajar terjadi di sebuah kerajaan.


[ Jika ia muncul pastinya akan terjadi hal yang di luar perkiraan.......apakah Anda sudah merencanakan ini sedari awal ] ( Laberg )


Laberg mulai sedikit menaruh curiga, ia sudah jelas mengetahui bahwa semua hal itu adalah rencana yang disusun oleh banriett.


[ 50%nya memang adalah Rencana Yang sudah kupersiapkan, tetapi sisanya adalah keinginan dari maharani lizeth sendiri........ jika Anda memilih antara seorang wanita ular atau seorang tiran kejam! Maka manakah yang akan anda pilih! ] ( Banriett )


Pembicaraan itu menajdi smwakin berat, banriett secara tiba-tiba menanyakan sebuah pilihan kepada laberg.


[ Jika saya harus memilih, maka saya tidak akan menyukai kedua hal itu ] ( Laberg )


Laberg dengan nada tenang mulai menjawab pilihannya kepada banriett. Berdasarkan logika yang ia miliki! Ia tidak akan memilih antara tiran kejam dan juga wanita ular! 


[ Itu adalah sebuah pilihan yang tepat...... tetapi bukanlah pilihan tepat ] [ tetapi suatu hal yang pasti bahwa jangan pernah memilih seorang wanita ular karena itu bisa membawa sebuah kehancuran ] ( Banriett )


Banriett mulai menegaskannya kembali, ia berpendapat bahwa wanita ular tidak seharusnya dipilih.


[ memang benar bahwa seorang titan kejam tidak disukai oleh banyak orang....... tetapi jika si tiran tersebut bisa mempertahankan negaranya dari sebuah kehancuran! Maka itu adalah pilihan yang tepat ] ( Banriett )


Banruett menegaskan sebuah kebenaran yang cukup pahit, bahwa meskipun seorang tiran kejam tidak disukai banyak orang tetapi selama ia masih bisa mempertahankan negaranya dari jurang kehancuran maka itu adalah pilihan paling bijak.

__ADS_1


[ Anda tahu bahwa pangeran yang telah memiliki kenangan berharga tidak akan menjadi tiran yang benar-benar dibenci semua orang ] [ Saya hanya membelokkan kenyataannya saja..... tetapi jika Anda ingin melihat korban lebih lanjut dan kehancuran negara Anda, Anda bisa menghentikan rencana saya ] ( Banriett )


[ Saya harus mengakuinya...... Tuan muda memang bisa menjadi seorang yang sengat kejam! Tetapi jika bukan karena Anda maka ia pasti akan melakukan banyak kekejaman itu pada rakyatnya sendiri ] [ keselamatan tuan muda kecil adalah hal yang sangat menggembirakan....... meskipun saya tidak begitu menyukai cara Anda melakukannya, tetapi saya akan sangat berterima kasih untuk segala hal yang Anda lakukan ] ( Laberg )


Laberg yang sedari awal curiga kini mulai menundukkan kepalanya kepada banriett tanpa pandang bulu, ini adalah sebuah hal yang cukup aneh karena sang ksatria bisa tunduk begitu saja kepada seorang konspirator dibalik layar.


[ Anda tidak perlu menundukkan kepala kepada seorang penjahat ] [ Salama masa depan buruk itu tidak terjadi, maka memanfaatkan banyak orang sebagai alat adalah hal yang wajar ] ( Banriett )


Semua percakapan antara banriett dan juga laberg terasa begitu berat, apakah yang sebenarnya ingin di capai oleh nya.


...••...


...••...


...••...


...••...


...••...


...( Wilayah demi human,  Federasi Legaria )...


Para monster silih berganti berusaha untuk menerobos dinding sebuah benteng.


“ Brug bgrug “ “ !!!! “ 


Terlihat para monster sedang berusaha untuk menerobos dengan paksa.


[ Cih!......... Komandan!!!! , mereka semua terlalu banyak, kita tidak bisa mengalahkan mereka semua sekarang ] kalimat dari seorang prajurit half elf yang berada di atas benteng.


[ Sepertinya benteng Acnagia juga akan jatuh....... kita tidak punya pilihan selain menunggu bantuan tiba ] kata seorang Ras tiger kepada prajurit itu.


Komandan prajurit Acnagia telah menghadapi sebuah keputusasaan bagi dirinya. Ia sudah mengetahui bahwa para monster-monster dengan mata berwarna merah itu telah mengepung seluruh benteng dan tidak ada tempat untuk segera lari.


Ia kemudian mulai mengangkat pedang besarnya dan seraya berbalik arah ke belakang dirinya.


Dari bawah benteng, terlihat para prajurit yang berjumlah ratusan telah berkumpul untuk sebuah persiapan perang.


[ Dengar para cecunguk!!!! Jika kalian ketakutan sekarang maka kalian bisa menyerahkan diri kalian kepada para monster di sana!!!! Kita tidak punya pilihan lain!!!! Jika kalian ingin melindungi orang tua dan saudara kalian maka Angkatlah Senjata kalian!!! Dan bertarungan sampai titik darah penghabisan!!!! ] kata komandan itu dengan suara lantang....

__ADS_1


Para prajurit yang ada di bawahnya ,asih terlihat gemetaran, mereka semua tidaklah siap untuk semua itu.


Tetapi seketika setelah mendengar kalimat dari jendral mereka tersebut. Sontak membuat mereka jadi teringat.


[ Yeaaaaahhhh!!!! ] Sorak para prajurit itu.


Meski tidak memiliki pilihan lain selain mati, tetapi semangat para prajurit tersebut untuk melindungi saudara mereka masih kuat! Mereka tidak peduli meskipun nyawa mereka menjadi taruhannya.


“ Brugggg!!!! “ “ !!! “ tembok benteng akhirnya hancur.


Para monster yang berada di luar sana mulai memasuki benteng tersebut secara bergerombol.


Para prajurit yang melihat itu langsung berlari dan bergegas melawan para monster tersebut.


[ Sepertinya ini akan menjadi kematian yang bagus....... jika begitu mari bertarung!!!!! ] 


Jendral itu mulai turun dan bergabung dengan prajurit lainnya, akan terjadi sebuah pertumpahan darah kembali yang tidak bisa terelakan lagi.


...••••••...


Dari atas langit, terlihat seorang pria yang mengenakan tudung dan jubah sedang mengawasi pertarungan itu dari bawah.


Ia memandangi pertempuran itu dengan senyuman lebarnya.


[ wah wah........ mereka memang tidak kenal menyerah........ para ras setengah-setengah dan beastmand memang luar biasa!! ] kata pria itu.


Dengan memegang sebuah kristal komunikasi pria itu memperhatikan pertarungan tersebut dan juga terlihat berkomunikasi dengan seseorang.


[ Dalam waktu singkat semua benteng di legaria akan segera jatuh...... hingga saat itu tiba, kita akan melakukan perluasan pada wilayah ini dan mencerahkan para manusia yang ada di tempat ini ] 


Kata-kata mulai keluar dari seseorang yang menghubungi pria berjubah itu.


[ itu bukan urusan saya....... sebagai roh jahat, hal yang paling saya inginkan adalah pertumpahan darah! Dan jika itu adalah keinginan dari kuil suci, maka saya tidak akan begitu peduli ] kata pria itu.


[ Baiklah baiklah......selama tujuan kita sama, maka kerja sama ini juga begitu bermakna ] kata bola kristal itu.


[ Lakukanlah sesuka Anda, Uskup agung........ baiklah saatnya untuk menuju ke benteng berikutnya ].....


Dengan cukup cepat pria itu tiba-tiba saja menghilang tanpa meninggalkan sedikit pun  jejak dirinya.

__ADS_1


__ADS_2