
Sudah 2 Hari semenjak senpai dan aku memutuskan untuk menjadi Rekan. Pada perburuan Kami yang pertama, aku mendorongnya untuk membunuh High Oni dengan bermodal nekad.
Pada Mulanya ia terlihat ragu-ragu dan tidak yakin karena ia tidak akan pernah mengalahkan mereka. Tetapi aku memaksanya untuk melakukan hal tersebut. Aku berfikir mungkin aku agak berlebihan karena membuatnya harus mengalahkan musuh yang jelas lebih kuatdari dirinya.
Tetapi tanpa sedikitpun memprotes, ia langsung melakukan apa yang aku minta padanya. Meskipun aku agak memaksakannya karena itulah ia hampir saja mati karena serangan Tiba-tiba dari High Oni. untungnya kau telah memprediksi hal tersebut dan menolongnya disaat genting.
Tetapi ekpresi takutnya dan juga ia terkencing di celana membuatku tertawa terbahak-bahak. Tetapi sungguh apakah ia menyebut dirinya senpai dengan Ekpresi cengeng seperti itu. Padahal jika dibandingkan denganku itu masih belum apa-apa.
[ Di Kelas ]
Saat berada dikelas aku sering mengajaknya untuk berbincang, ia memasang Wajah masam padaku karena sesuatu.
Dan tentu saja aku tahu itu, semenjak Senpai dekat denganku para gadis mengira jika senpai telah berpacaran denganku. Ia jadi sering terkena perundungan dari para gadis karena cemburu.
Ya tentu saja, itu karena aku memintanya untuk berpura-pura menjadi Kekasihku dan itu cukup effektif. Ia sangat untuk menolak setiap Pernyataan cinta yang terus menerus mengangguku.
“ Jadi bagaimana dengan Harimu..... senpai “ ( Rey ) dengan senyum bahagia karena tidak lagi pernyataan cinta secara sepihak.
“ Tch......... Kau benar-benar Tidak punya hati, kau tahu aku sering dibully karena mereka mengira aku adalah Perempuan “ ( Shinjou ) dengan muka Masam.
“ Bukankan ini bagus...... “ ( Rey )
“ Bagus Kepalamu.......... kau hanya menjadikanku Tameng hidup untuk Kebahagiaanmu sendiri.......... Kohai macam apa kau ini!!!! “ ( Shinjou ).
“ Te he............ seorang Senpai seharusnya mengalah kepada kohainya bukan!!“ ( Rey ) menatap dengan senyuman.
“ tchiiih ........ sialan!!! “ ( Shinjou ).
Senpai sepertinya marah kepadaku karena aku menjadikannya Tameng untuk menolak pernyataan cinta.
Tetapi itu tidak masalah selama orang-orang menganggapnya sebagai perempuan. Itu tidak masalah........
“ Ngomong-ngomong apakah aku sudah mulai berubah sekarang? “ ( Shinjou ).
“ hmmmmmm......... Senpai sudah jadi lebih kuat dari sebelumnya....... Kau harus membunuh 20 High oni sendirian untuk bisa samapi di level kekuatan yang sama dengan Gadis bernama Miyu itu “ ( Rey )
Aku mulai menyatakan seberapa kuat senpai saat ini. Untuk tingkat kekuatan aku mungkin sudah berada jauh diatas Miyu dan setara dengan Penyihir dominat tingkat Atas.
Senpai masih jauh dari Level yang sama dengan Miyu, setidaknya ia harus mengalahkan 20 High oni sendirian setiap hari untuk bisa sampai di level yang sama dengannya.
“ Eh!!!!! Aku Masih sangat Lemah begitu ya “ ( Shinjou )
__ADS_1
“ Yap...... Bisa dikatakan Seperti itu “ ( Rey )
Senpai mulai Merenung dengan jawaban jujurku. Ia harus menderima bahwa ia masih lemah jika harus menghadapi Miyu.
' maaf ya senpai ' gumamku di dalam hati.
tanpa pamrih kami terus berburu oni kembali. memburu high oni bisa menjadi latihan yang bagus untuk senpai.
lagi pula kami tidak tahu kapan kami berhadapan kembali dengan Miyuu.....
...◆...
...◇...
...◆...
...◇...
Disebuah Tempat yang gelap seorang gadis tiba-tiba muncul dengan Tubuh yang pucat. Gadis yang menggunakan Kimono dan Juga Berambut merah itu kembali dengan Sebuah Kekalahan.
Ekpresi wajahnya begitu Suram karena ia sudah melawan Hal yang cukup menakutkan bagi dirinya selain Tuan dari gadis itu.
...‘ Aku harus segera melapor kepada Tuan Akagiri....... Tepi aku tidak yakin untuk mengatakannya ........ jika ia tahu bahwa aku dikalahkan dengan Cara yang memalukan!! Dia pasti akan memukuliku dengan keras ‘...
Miyu saat ini menunjukan Wajah kegelisah dan juga ketakutan untuk menatap Akagiri, tetapi ia tetap memberanikan diri untuk segera melapor kepada tuannya akagiri.
Dengan Tenaga seadanya ia langsung menuju ke tempat akagiri.
Tempat itu seperti sebuah Kuil yang memiliki ornamen berwarna merah dengan Banyak ukiran dan juga Batu Rubi diatas tiang menaranya.
Bagian dalam Kuil tampak banyak tengkorak manusia dan oni yang tertempel di dinding Kuil. Warna merah darah mewarnai interior kuil tersebut dan topeng oni merah besar berada di bagian depannya.
“Kuil darah “ adalah sebutan untuk Tempat tersebut marena tempat itu merupakan Markas utama sekaligus tempat kediaman dari Sang Kishin merah Akagiri.
Klan Red Oni menganggap tempat itu adalah sebuah tempat suci karena di tempat itu Akagiri sang Kishin tinggal. Kuil Darah menjadi simbol utama Klan Red Oni dengan Interior Darah yang khas.
Miyu mulai membungkukan tubuhnya ke arah seorang Pria dengan Yukata dan Rambut Merah yang Panjang.
“ Miyu, Ku harap Kau membawakan Berita bagus untukku hari ini “ kata pria itu.
Dengan sedikit keberanian miyu mulai menjawab.
__ADS_1
“ Dimengerti Tuan akagiri....... Saya telah bertemu dengan Orang yang ada sebut sebagai Ryuuzuhide Kedua tersebut.......Dia sangat Kuat, Saya benar-benar Minta maaf karena saya tidak bisa mengalahkannya “ (Miyu ).
Akagiri terus mendengarkanapa yang dikatakan Miyu, dengan Wajah Sedikit kesal dan juga khawatir. Miyu menceritakan bahwan Ke 10 High Oni yang dibawanya di kalahkan dengan begitu mudah.
Ia juga menambahkan Bahwa Ryuuzuhide bisa menggunakan Sebuah Serangan Berbentuk Kegelapan dan juga Api berwarna Hitam yang membakar Targetnya menjadi debu.
Ia juga mengatakan Serangan yang lancarkan Miyu bahkan tidak bisa melukainya dan Ryuuzuhide Menyerap seluruh Kekuatan Sihir Milik Miyu hingga membuatnya lemas.
“ Sudah cukup Miyu..... Kerja bagus, Syukurlah Kau masih bisa menemuiku dengan selamat “ (Akagiri ).
Dengan sedikit syok karena cerita miyu, akagiri memintanya untuk berhenti menceritakan kronologi pertemuannya dengan Ryuuzuhide.
“ Dimengerti Tuan Akagiri......... Apakah Saya akan menderima Hukuman karena telah kalah dengan cara memalukan!? “ ( Miyu )
Dengan ekspersi yang siap menderima hukuman, miyu kembali menanyakan Perihal hukumannya kepada Akagiri.
“ Untuk saat ini......... aku tidak akan mengukum dirimu, Kau bisa pergi sekarang “ ( Akagiri )
Mendengar pernyataan itu membuat miyu terlihat sedikit lega, karena untuk saat ini ia tidak akan dihukum oleh akagiri karena kegagalannya.
“ Terimakasih banyak Tuan Agakiri............ dan juga ada sesuatu hal yang terus mengganjal Pikiran saya ” ( Miyu )
Dengan kepercayaan dirinya Miyu mulai menanyakan sesuatu kepada akagiri.
“ Apakah itu Miyu!? “ ( Akagiri )
“ Mohon Maaf Tuan Akagiri........ Tetapi apakah Saya benar-benar memiliki Seorang Saudara Laki-laki? Sebab tempo hari seseorang yang pemburu oni mengatakan bahwa ia mengenal saya dan juga mengatakan bahwa ia adalah kakak laki-laki Saya!! “ ( Miyu )
Mendengar hal tersebut membuat akagiri sedikit kaget tetapi ia dengan sigap menyembunyikan Ekpresinya.
“ Tentu saja tidak....... mana mungkin seorang manusia akan mengakui oni sebagai saudaranya “ (Akagiri )
“ Tentu saja tuan akagiri...... saya hanya percaya kepada anda “ ( Miyu )
“ Untuk Misi berikutnya ........ jika Kau bertemu kembali dengan si pemburu oni tersebut maka Bunuh dia, Jangan Biarkan Dia hidup “ ( Akagiri )
“ Baiklah Tuan akagiri “ ( Miyu )
Dengan mempercayai apa yang akagiri katakan kepadanya, Miyu beranjak dari tempat tersebut dan segera pergi. Ia percaya dengan apa yang dikatakn akagiri , dan yakin bahwa orang yang ia temui telah berbohong kepadanya.
Setelah miyu pergi akagiri mulai memasang senyuman tipis, dia sepertinya telah menyembunyikan sesuatu.
__ADS_1
...‘ Gawat sekali!!! Belum selesai dengan Masalah Ryuuzuhide, muncul kembali masalah baru............ Miyu sudah tidak lagi menjadi pion berhargaku, sebaiknya aku memikirkan rencana untuk melenyapkan mereka semua! Baik Ryuuzuhide, Si Kakak Setengah Oni , dan juga Miyu........... Makhluk yang terlahir sebagai bangsa setengah adalah Ancaman dan aib bagi Ras oni ‘ ...