The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )

The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )
Special 4 : Pangeran muda dan Tempat Wisata


__ADS_3

“ Wah!!!....... nampaknya itu berhasil untuk mengelabui Hatsumaru dengan cukup mudah............ Hebat sekali Onii-san!! Kamu bisa melompat ke tempat ini dengan cukup mudah!!! “ kata anak itu.


Saat ini aku dan bocah itu berhasil untuk kabur dari seorang paman yang menyeramkan barusan. Aku membawa seorang bocah dengan gaya rambut chonmage bersamaku untuk sama-sama melarikan dri dari paman tersebut barusan.


Saat ini aku dan dirinya sedang berada di sebuah atap rumah.


“ Itu bukanlah masalah....... Lagi pula kamu ini siapa bocah!? Tiba-tiba saja bersembunyi di belakangku dan dikejar oleh paman menyeramkan itu “ ( Rey ) 


“ Oh....... maaf karena telah merepotkan onii-san “ “ Perkenalkan...... Namaku adalah Kazuhiko Takagawa, salam kenal “ kata bocah itu dengan posisi duduk dan cukup sopan kepada diriku.


“ Eh!? Tunggu? Takagawa!? Jangan-jangan kau!? “ ( Rey ) dengan ekpresi kaget.


“ apakah onii-san terkejut!....... ya tentu saja, aku adalah pangeran muda negeri ini “ ( Kazuhiko )


“ Ehhhhhh!!!!!! “ ( Rey )


( Rey tidak menyadari bahwa anak yang baru saja ia bawa adalah pangeran dari negeri takagawa....... bisa dikatakan sebagai skandal penculikan juga!!! Hehe ).


...•...


...•...


...•...


( Ia mulai mengerti sedikit situasi )


“ Tapi kita benar-benar berada di sebuah atap....... Onii-san Lombatan itu sungguh hebat!! Apakah onii-san adalah seorang Ninja!? “ ( Kazuhiko )


Bocah itu kemudian memandangiku denagn mata berbinar. Ia sepertinya menduga bahwa aku adalah salah satu Ninja di negeri ini!?


“ bukan....... sama sekali bukan, aku hanya seorang pengelana yang kebetulan lewat di tempat ini “ ( Rey )


Aku mulai menjawab pertanyaaan bocah itu dengan kalimat, Pengelana yang kebetulan lewat. 


Aku kemudian memegangi bahu bocah itu dengan kedua tanganku dan mulai melototinya.


“ Jadi kau adalah pangeran negeri ini bukan!!!.......ini sangat kebetulan, Sekarang ayo ikut aku dan tunjukan kemana jalan menuju ke istana Raja “ ( Rey )


“ Eh!? Mengapa harus Tiba-tiba seperti ini!!!........ bukankah lebih baik jika kita jalan-jalan terlebih dahulu sebelum pergi ke istana! Lagi pula di istana tidak ada hal yang begitu menarik!!! “ ( Kazuhiko )


Anak itu sepertinya menolak saat aku ingin mengajaknya pergi ke istana, tetapi yang ia katakan memang ada benarnya juga....... mengetahui seluk-beluk kota ini sebelum pergi ke istana adalah ide yang cukup bagus, lagipula aku tidak ingin tersesat lagi  di kota ini!!!


“ Be-Benar juga!!!  Baiklah jika begitu “ ( Rey ).


“ Yosh!!! Baiklah....... Dengan senang hati kazuhiko-sama ini akan memperkenalkan kota ini kepada mu, onii-san “ ( Kazuhiko ).


Aku dan bocah itu mulai turun dari atap , kami akan mengelilingi kota ini seperti yang di inginkan oleh aku dan bocah tersebut.

__ADS_1


Kami mulai sedikit berjalan menembus kerumunan ke arah timur kota.  Bocah itu mengatakan kepadaku ia ingin melihat secara langsung bagaimana para nelayan bekerja.


Ibukota Hirotsuki memiliki lanscape yang cukup unik, diamana pusat kita berada di atas ketinggian 200 meter! Dan juga distrik tertentu berada di bibir pantai yang membuat kota ini memiliki kemiringan di wilayah-wilayah tertentu.


( Tiba di tempat pertama )


“ Ini adalah desa nelayan Kitahara...... di tempat  ini menurut kabar yang beredar akan di dirikan juga sebuah pelabuhan yang akan memuat banyak kapal pedagang “ ( Kazuhiko )


“ Hummmm !!! “ ( Rey )


Kami tiba di tempat pertama, yaitu desa nelayan kitahara.


Tempat ini seperti desa nelayan pada umumnya, dimana kita bisa melihat banyak sekali ikan yang ditangkap dari perahu nelayan.


Tempat ini cukup besar untuk sebuah desa nelayan, tetapi informasi yang beredar bahwa tempat ini akan dijadikan sebagai pelabuhan nantinya.


Kami juga melihat proses pengangkatan rumput laut dan juga prises pembuatan dari kertas Nori yang biasa digunakan dalam pembuatan Sushi.


...‘ Terlihat cukup menarik, aku selalu melihat onee-chan menggunakannya dalam membuat masakan Sushi tetapi tidak begitu mengetahui bagaimana cara menciptakannya ‘...


Beralih ke tempat berikutnya.


Kami terus berjalan menuju ke tempat yang tidak begitu jauh dari desa nelayan.


Di tempat kedua ini banyak sekali kedai yang berjejer saling berdekatan, dan juga yang kulihat adalah banyak sekali orang-orang yang mengenakan pakaian khas seperti Kimono , kebaya , Sari dan Juga Ao dai.


“ ini adalah distrik perbelanjaan Sekidai...... tempat ini adalah distrik yang menyediakan keperluan utama di ibukota..... ada banyak pengunjung dari luar negeri yang singgah atau berdagang di tempat ini..... dan tempat ini juga adalah pusat bisnis di ibukota “ ( Kazuhiko )


Seluruh toko benar-benar dihiasi oleh banyak pernak-pernik dari Takagawa dan benerapa negeri di pulau utama. Area toko mungkin cukup berdekatan , tetapi banyak toko-toko yang memiliki area bangunan dengan disain tertentu.


Kami tetus berjalan kembali menuju ke pemberhentian ketiga.


Tempat ketiga terletak agak jauh dari kedua tempat lainnya. Kami harus menaiki sebuah tangga menuju ke bagian atap, dikarenakan ketinggian dari tempat ini sudah cukup berbeda.


Menoleh ke arah lain, aku bisa melihat lautan dan juga beberapa permukiman dari bagian atap ini. Sangat wajar bila orang-orang mendirikan sebuah kota di dataran yang cukup landai, karena tempat ini berada cukup jauh di ujung tengah negeri dan juga bisa di jadikan tameng untuk menyerang musuh bila ada serangan dari sisi lautan.


Saat kulihat dengan seksama, aku seperti melihat bibir pantai dari arah yang cukup jauh di sana. Lokasinya mungkin berada di luar dari ibukota negara.


Tiba di tempat ketiga.


Tercium banyak sekali aroma makanan yang cukup menggoda dari tempat ini.


“ Ini adalah Distrik Khusus Kuliner, Byoran. Di tempat ini bisa menemukan banyak makanan khas dari seluruh negeri dan juga negara lain di pulau utama....... ah!!! Aku tidak tahan, tempat ini benar-benar menggugah selera “ ( kazuhiko )


Tempat ketiga adalah distrik khusus kuliner, di tempat ini banyak sekali kedai-kedai makanan yang cukup berjejer. Aroma makanannya benar-benar bisa membuat lidah ku jadi tidak tahan.


Di tempat ini bisa menemukan banyak makanan khas dari seluruh takagawa dan juga megara lain. Dikarenakan banyaknya makanan yang yang cukup menggoda, kami pun mulai memasukinya dan mulai membeli makanan dari tempat ini.

__ADS_1


Yang paling membuat kami tergoda adalah sesuatu yang seperti takoyaki tetapi itu merupakan makanan dari irisan daging yang masak dengan cara dipanggang asap. Makanan itu berasal dari seitto dan memiliki bentuk yang hampir sama dengan daging tusuk yang kulihat di daratan lusia.


Kazuhiko mentraktirku makanan ini sebagai bentuk terimakasih karena sudah membawanya kabur dari pengawalnya sebelumnya!


aku menderimanya karena aku juga tidak enak jika harus menolaknya.


Makanan ini memiliki sebuah saus khas yang terbuat dari rempah dan juga kacang, rasanya benar-benar cukup lezat bukan hanya aromanya yang menggungah selera.


( Mereka suka sate )


“ Hum hum....... aku akan meminta pengawalku untuk mengunjungi tempat ini lain kali “  “ tapi makanan ini benar-benar enak....... aku akan meminta koki istana untuk menyajikanya untukku di lain hari “ ( Kazuhiko ).


Sambil memakan habis makanan ini, kami turus berjalan untuk memuju ke tempat berikutnya.


Bocah itu mengatakan bahwa tempat berikutnya adalah sebuah kuil kuno yang memiliki pemandangan yang cukup indah di atas sebuah bukit, dan juga ia mengatakan bahwa ada banyak sekali pohon sakura dari kuil tersebut.


“ !!! “ 


Lahkah kaki kami terhenti sejenak saat kami tiba di sebuah tempat! Di bagian atas pintu masuknya ada ornamen yang terlihat seperti sebuah singa dan juga seekor naga dengan sebuah tulisan kanji yang melambangkan kata Cinta 愛 “ Ai “ dibagian tengan antara singa dan juga naga tersebut.


“ Hey...... apakah kau tahu tempat apa ini!? “ ( Rey )


Aku mulai bertanya kepada bocah itu tentang tempat ini.


“ Entahlah!? Sebenarnya aku juga tidak tahu tempat ini!? Aku tidak pernah diizinkan untuk menginjunginya “ ( Kazuhiko )


Bocah itu juga tidak mengetahui tentang tempat bertuliskan Cinta ini!? 


Dari luar bagian kedai, nampak banyak sekali wanita yang mengenakan pakaian kimono dan juga bedak yang cukup tebal  menutupi wajahnya. Wajahnya terlihat sangat putih dengan tampilan layaknya tuan putri!? 


Dari luar juga nampak banyak sekali para samurai yang berdatangan ke tempat tersebut, dan bukan hanya para samurai saja. ada banyak juga orang-orang dari luar negeri yang datang ketempat tersebut dan mayoritas di dominasi laki-laki.


Dengan inisiatif, kami memutuskan untuk memasuki tempat tersebut karena kami cukup penasaran.


“ oi!!!....... anak-anak tidak boleh memasuki ke tempat ini!!! “ teriak seorang paman yang sedari tadi ada di pintu masuk tersebut.


" Hyahhh...... Mohon Maaffff!!!! "


Saat mendengar omelan dari paman tersebut, kami sontak langsung pergi berlari untuk menjauhi tempat tersebut.


“ Hah hah hah “ “ Hey......mengapa paman itu melarang kita untuk masuk!?  Memangnya tempat apakah itu!? “  ( Rey ).


Sambil terengah-engah aku mulai menanyakan kepada bocah itu tentang tempat tersebut.


“ Aku juga tidak tau? Aku hanya mendengar ada sebuah tempat dimana anak-anak tidak diizinkan memasuki sebuah tempat tertentu yang disebuat distrik larangan, Sakawara “ ( Kazuhiko )


Tunggu !? Distrik larangan? Aku malah semakin penasaran mengapa mereka melarang anak-anak untuk memasuki distrik tersebut? Aku sangat Penasaran!!! Aku berharap suatu saat bisa mengunjungi tempat itu di lain hari untuk pergi Berwisata!!!

__ADS_1


( Note : Sakawara sebenarnya adalah sebuah distrik hiburan dewasa dimana orang-orang akan datang untuk menyewa wanita penghibur di ibukota........ sedikit spoilerr dimasa mendatang nantinya Rey dan Kazuhiko akan mengunjungi tempat tersebut : Mereka yang sudah tumbuh dewasa nantinya akan bisa memasuki tempat itu dengan alasan untuk pergi berwisata dan bersenang-senang dalam artian hmmmm.........😏!!! Hehehe ).


Melupakan tempat yang baru saja kami kunjungi, kami kembali untuk menju ke kuil kuno yang ada di atas bukit.


__ADS_2