
[ Pintu Timur Labirin Cestia ]
Setelah seharian kami berjalan, aku dan onee-chan akhirnya tiba di tempat yang dituju, yaitu labirin besar cestia.
Infrastruktur dari labirin ini lebih mirip Sebuah Kastil Tua yang dikelilingi oleh rimbunan pepohonan. Bagian tanah yang kami pijaki adalah sebuah jembatan batu yang menghubungkan Labirin besar dan juga tanah di sekitar.
Dibagian bawahnya adalah sebuah jurang yang cukup dalam dan berisikan banyaknya duri besar yang mengarah ke atas sebagai sebuah parit yang menjadi jebakan bagi banyak penyusup.
Saat aku memperhatikannya ada banyak sekali tulang belulang dari Hewan dan juga monster yang tertancap oleh duri tersebut. Pemandangan bawahnya sangat mengerikan sangat berbeda dengan bagunan kastil tuanya yang begitu Hijau.
Sejujurnya sangatlah sulit untuk bisa mencapai ke labirin Cestia ini, kami harus berjalan selama Satu hari perjalanan dan beristirahat di perjalanan sebelum tiba di lokasi ini.
Seperti yang orang katakan bahwa jalur yang menghubungkan Labirin besar Cestia dan Kota middean Tidak ada satupun penduduk yang tinggal.
Dikarenakan Udara dari tempat ini yang sanagtlah dingin di beberapa bagiannya dan juga Monster monster yang mendominasi tempat ini yaitu Tikus raja merah.
Mereka adalah monster yang sangat meresahkan bila jumlahnya begitu banyak, jadi itulah sebabnya tidak ada satupun orang yang mau tinggal di tempat ini. Disamping suhu udaranya yang bisa sangat dingin dan juga Gerombolan tikus raja merah yang bisa membuat Rusak Ladang pertanian. tempat ini juga sangatlah miskin akan sumber daya lainnya.
“ onee-chan Mari kita Masuk “ ( Rey )
“ Baiklah Rei-chan “ ( Mainna ).
Aku dan onee-chan perlahan mulai memasuki pintu Labirin. Di bahian dalam kastil ini sungguh berantakan, sangat berbeda dengan Labirin naga es sebelumnya.
“ Cheakkkkk!!!! “
Tidak lama berselang sesuatu mulai mengarah kepada kami.
Ketika aku mulai mengaktifkan mata sihirku, rupanya itu adalah gerombolan tikus raja Merah yang jumlahnya begitu banyak.
Mereka semua cukup banyak dan mulai berlarian.
“ Rei-chan Tidak perlu khawatir, Onee-chan pasti akan melindungimu “ “ Wahai Sang Hujan Bara Berikan Hukuman yang setara....... Sihir Api : Fire Falls Exsplosif!!!! “ ( Mainna )
Dengan merapalkan mantra api, onee-chan mulai mengarahkan sebuah lingkaran sihir besar di langit-langit Goa untuk melakukan serangan.
“ !!!!! “ “ Booommmm!!! “ “ Booommmm!!! “ Boooommmm “ hujan Bola api yang tidak terhitung jumlahnya bersamaan dengan kedakan terus menerus menghujani para tikus raja merah tersebut tanpa ampun.
Pemandangan itu sudah bukan lagi sebuah serangan melainkan sebuah pembantaian disertai ledakan. Tikus tikus tersebut tidak bisa menghindarinya karena hujan ledakan tersebut sanagtlah banyak.
“ Uhuk uhuk!!!! “ ( Rey ) Batuk.
Akibat dari serangan tersebut membuat seisi goa jadi tertitup oleh asap ledakan.
Ini adalah pemandangan yang cukup biasa karena ketikan onee-chan menggunakan sihir tertentu itu akan mengarah pada sihir kehancuran secara tidak sengaja.
Dan juga aku berfikir daripada ia disebut penyihir kehancuran , ia mungkin akan lebih cocok dengan sebutan penyihir pengeboman.
Saat Serangan onee-chan telah terhenti sekarang, asap akibat hujan bom juga telah mulai menghilang.
“ Eh!? Eh!!!???? “ ( Rey )
Saat aku mulai melihat dengan jelas, sudah banyak sekali mayat Tikus raja merah yang tergeletak akibat Hujan Bom Tersebut. Dampak dari serangan besarnya benar-benar cukup luar biasa.
“ huh......bagaimana dengan yang barusan Rei-chan....... Hujan bola api saja sudah cukup ampuh untuk menyingkirkan tikus-tikus itu bukan!!! “ ( Mainna ) Sembari tersenyum.
Aku mulai mengambil nafas perlahan.
__ADS_1
“ Bagaimana aku mengatakanya ya!!??....... bagiku itu lebih mirip Hujan bom dari pada hujan bola api “ ( Rey ).
Aku mengatakan kebenaran yang aku lihat. Aku bahkan hampir tidak bisa menyentuh pedangku karena Onee-chan telah menyapu habis tikus-tikus tersebut dnegan sihir pengebomnya.
“ Eh!? Rei-chan itu berlebihan “ ( Mainna )
“ Itu tidak berlebihan.......itu kenyataan, dan juga kita punya pekerjaan merepotkan kali ini “ ( Rey )
Mengesampingkan masalah tersebut, saat ini ada sebuah pekerjaan lain yang harus aku lakukan terlebih dahulu yaitu mengumpulkan core dari monster yang baru saja di kalahkan.
Aku harus mengambil inti core di kepala tikus raja merah itu seorang diri. Meskipun onee-chan telah mengalahkan semua tikus tikus itu, ia bahkan tidak membantuku untuk memisahkan core milik monster itu.
Ia beralasan bahwa ia tidak suka tikus......
‘ Itu hanya alasan saja ‘ ( Rey )
Tanpa bantuan onee-chan , aku harus melakukannya seorang diri.
Meskipn jumlah dari tikus tikus itu tidaklah begitu banyak tetapi! tetap saja itu telalu banyak untuk ukuran mosnter tersebut.
...' Nampaknya ini akan menjadi sangat lama ‘...
( Ia kembali disibukkan dengan pekerjaan Merepotkan tersebut ).
Memerlukan waktu yang lama untuk menyelesaikan pekerjaan itu.......
“ Yosh....... akhirnya selesai juga “ ( Rey )
Core dari tikus raja merah terakhir berhasil di singkirkan.......
Kami terus melanjutkan penelusuran untuk semakin memasuki lantai bawah labirin. semakin memasuki labirin jumlah monsternya semakin banyak dan semakin membuatku kesulitan tetapi yang menjadi masalah utamanya adalah.....
“ Boooommm.......Booommmmmm.......booommmmmm “ suara ledakan bersamaan dengan tawa menyenangkan yang dilakukan oleh onee-chan.
Onee-chan terlalu terbawa suasana dan ia tanpa sadar meledakan semua monster mosnter tersebut dengan wajah gembira. Saat melihat senyuman nya itu terlihat sangat mengerikan! untuk orang seperti onee-chan ia juga memiliki sisi yang menyeramkan.
( Dia saat ini sedang menkmati kesenangan meledakan monster di labirin dan sedang dalam mode yandere nya )
“ hah....... bagaimana bisa seperti ini!? “ ( Rey )
Meskipun itu hanyalah sihir kelas tendah baginya tetapi itu tetmasuk sihir kelas menengah bagiku. Onee-chan sepertinya cukup menikmati pembantaian ledakan ini bahkan aku sendiri tidak mendapat giliran apapun.
...‘ nampaknya aku benar-benar sudah kapok untuk mengizinkannya ikut denganku ‘ ...
Sudah banyak sekali monster yang ia ledakan bersamaan dengan sihir bom itu, dan sekali lagi aku harus memisahkan core tersebut sendirian.
( Skipp>>>> Saking bahagianya dia akhirnya bisa berhenti juga )
“ Maaf rei-chan....... aku sepertinya sudah berlebihan tetapi ini cukup menyenangkan..... ku harap kita bisa pergi menelusuri labirin bersama-sama lagi “ ( Mainna )
Aku sebenarnya sudah akan menduga bahwa membawa onee-chan besramaku akan menjadi sebuah masalah. Tetapi ini cukup gila..........
Aku mengesampingkan hal itu dan tetap fokus untuk mengambil core dari monster yang telah dikalahkan tersebut.
Corenya sangatlah banyak hingga itu memenuhi kantong penyimpanan ku.
“ Aku sudah menduga akan hal itu...... tetapi untung saja aku tidak perlu mengeluarkan banyak tenaga kali ini.......meskipun ini cukup memalukan “ ( Rey )
__ADS_1
“Rei-chan “ ( Mainna )
Aku harus mengakui bahwa ini bahkan bisa menghemat banyak tenaga karena aku tidak perlu untuk bertarung secara langsung, sangat memalukan karena harga diriku sebagai seorang petualang harus tunduk begitu saja.
Aku mulai sedikit mengalihkan pamandagan , di dalam labirin ini nampaknya ada sesuatu yang cukup aneh!?
“ hmmmm.....ini sangat aneh!? Apakah onee-chan menyadari sesuatu!? “ ( Rey )
“ benar........ Sejujurnya ini memang aneh, apakah monster monster yang ada di labirin ini memang hanya ada tikus raja merah saja!? “ ( Mainna )
Terlintas sejenak di pikiranku, seperti yang onee-chan katakan sebelumnya bahwa setiap monster yang kami temua hanyalah tikus raja merah!? Padahal seharusnya pasti terdapat monster lain yang lebih kuat di setiap lantai labirin yang kami masuki!?
...‘ apakah ini jebakan!? Tetapi di tempat ini seharusnya tidak ada naga agung ataupun apapun yang mencirigakan!? ‘...
Di bagian dalam lantai labirin besar cestia seharusnya, semakin memasuki lantai labirin maka monster yang akan ditemui akan semakin kuat.
Tetapi hanya ada gerombolan tikus raja merah ditempat ini..
“ Roarrrrr!!!! “ suara raungan yang cukup besar.
“ i-itu.....Tiranrex!!! “ ( Rey )
Dari kejauhan 5 Gerombolan Tiranrex mulai menuju ke arah kami. Ini benar-benar ada di luar dugaan...... mengapa baru sekarang monster Rank A muncul di saat seperti ini!?
Onee-chan dnegan cepat mulai berdiri di depanku.
“ Rei-chan aku akan melindungimu......... wahai kobaran yang memberikan perlindungan, arahkan segala kehancuran bersama keteguhan didada....... Sihir Api : Peri Biru Pemusnah!!!!! “ ( Mainna )
Cahaya biru muncul bersamaan dnegan rapalan sihir yang onee-chan lantunkan. Itu adalah sihir api kelas atas, Ruins Rey....
“ Jangan Onee-chan.......!!!! “ ( Rey )
“ Puhhhhh!!!!!! Huststttttt !!!! “ " buooommmmm!!! "
Serangan itu dengan cukup cepat melesat dan mengarah kepada seluruh Gerombolan Tiranrex yang berlarian di depan.
Dalam sekejap Cahaya biru itu langsung memusnahkan seluruh tiranrex yang ada tanpa menyisahkan sedikitpun.....
Dampak dari serangan sihir itu juga berdampak pada dinding labirin yang membentuk sebuah lubang. serangan itu menembus semua dinding dan membuat ruangan lain terlihat.
“ are!? Eh!? Apakah aku terlalu berlebihan!!!! “ ujar onee-chan dengan tidak merasa bersalah.........
...•...
...•...
...•...
...•...
( Hikayat Author)
• Tikus Raja Merah
Termasuk Monster dengan Rank C+ dalam Pengkategoriannya, Tikus raja merah selalu menyerang secara berkelompok dan membentuk sebuah koloni Yang cukup besar.......
alasan penamaan raja merah pada tikus tersebut adalah dikarenakan ukurannya Yang lebih besar dari kebanyakan tikus lainnya dan juga ia memiliki pupil mata berwarna merah.
__ADS_1
ukuran tikus raja merah sama dengan ukuran dari seekor kerbau. Mereka biasanya menyerang area pertanian dan selalu meresahkan para petani.........
para petualang tidak pernah memakan daging tikus ini disamping rasanya Yang pahit, Diging tikus ini juga mengandung racun Yang bisa membuat pemakannya terkena Diare hebat........ 🐀🐀🐀🐀 🧐