
“ Siapa kau!!! Berani-benarinya kau berkata hal itu kepada kami!!! ” kata pemimpin Party sampah tersebut kepadaku.
Entah bagaimana aku benci dengan orang-orang itu tetapi ya sudahlah.
“ yang jelas itu bukan urusan kalian, sampah........... dan juga saatnya untuk bersih-bersih!!!! “ ( Rey )
Mulai maju dan mengeluarkan katana dari sarung pedangku...... ini adalah saatnya untuk membersihkan para sampah.
“ Hei! Apakah kau tidak tahu itu! Berusaha untuk mengalahkan bangsawan dalam ujian ini!......... Ku pastikan kau tidak akan bisa sela- “
“ Akulah yang memintanya untuk melakukan itu!!! “ ( Veronicia )
Sebelum pemimpin dari party bangsawan itu menyelesaikan kalimatnya, lavender mulai muncul dan membentak mereka semua.
“ No-no-nona Tughrill .......... !!! “
Ekspresi kaget mulai keluar dari diri mereka!
“ Jadi apakah perintahmu, Nona “ ( Rey )
Dengan bergaya layaknya seorang ksatria kepada Nonanya, aku mulai mengatakan pernyataan itu kepada lavender.
“ Reyan , Bersihkan mereka semua!!!! “ ( Veronicia )
Seperti yang diharapkan dari nona duke, dia langsung mengatakan untuk membersihkan para sampah ini kepada diriku.
“ Baiklah Nona!!! “ ( Reyan )
Aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini, sangat jarang bagiku untuk menghajar langsung para bangsawan karena mereka memiliki otoritas yang tinggi! Tetapi berbeda cerita bila nona dari keluarga duke sendiri yang meminta padaku untuk membereskan mereka semua!
Para sampah itu sepertinya tidak menyangka akan hal ini, mereka langsung menunjukkan mode bertarung mereka karena adanya ancaman.
Tim Bangsawan yang terdiri dari 4 orang anak laki-laki, tiga diantanya menggunakan sihir terlebih dahulu untuk menyerangku sebelum mereka mengenai sasaran.
“ Litghning Megic Of Mergia!!!! “ “ Fire Magic Of Herkalia!!! “ “ Water slash canon “
Mereka semua menggunakan 3 jenis sihir serangan bersamaan dari arah yang berbeda untuk bisa mengalahkan diriku.
“ ha ha ha........ Kau lihat inilah kekuatan sejati bangsawan!!!! “ kata si pemimpin party itu kepadaku.
Dengan nada terbahak-bahak, si pemimpin sampah itu mulai tertawa di belakang rekannya yang sedang melancarkan serangan kepadaku.
“ Sihir kegelapan........ Bola hitam kerakusan!!! “ ( Rey )
Aku tidak ingin menghindari serangan yang mereka semua berikan kepada diriku.
Aku kemudian mulai merapalkan sihir kegelapan di telapak tanganku! Sebuah bola hitam berukuran sedang mulai ku genggam di telapak tanganku.
Aku kemudian mulai mengeluarkan bola hitam itu ke depan dan menodongkannya kepada para sampah tersebut.
Semua serangan yang mengarah kepada diriku langsung terhisap masuk ke dalam bola hitam yang ku keluarkan.
“ !!!!! “
Semua energi mana yang cukup besar dari ketika elemen itu mulai terhisap dan berubah menjadi sebuah mana untuk mengisi kekuatan sihirku.
“ !!!! “
Para sampah itu terlihat cukup terkejut, mereka tidak akan menduga bahwa serangan yang mereka arahkan kepada ku sama dengan mereka memberikan kekuatan mereka sendiri.
“ Kau !!!! sebenarnya siapa kau!!!! “ kata pemimpin sampah yang mulai kesal.
“ siapapun itu yang jelas bukan urusan kalian........ Bukankah sudah ku katakan untuk bersiap bersih-bersih........ “ ( Rey )
Mulai meninggalkan bola hitam itu menghisap serangan mereka semua, aku mulai berlari dengan cukup cepat ke arah salah satu dari para sampah itu.
Aku mulai mengincar si sampah yang menggunakan sihir elemen petir!
Orang itu yang sudah menyadarinya mulai merapalkan sihir kembali sebagai bentuk pertahanan, tapi sebelum ia menyelesaikan rapalannya! Aku sudah berada lebih dahulu dan mencegahnya untuk menyelesaikan rapalan tersebut.
Aku mulai memukul peritnya dengan cukup keras, sampai ia memuntahkan darah karena itu! Aku kemudian mulai memukul kepalanya dengan sarung katana milikku.
Si sampah pertama mulai tumbang karena pukulan yang kuat di kepalanya.
“ Sialan!!!!! “ para sampah lainnya mulai berteriak.
__ADS_1
Mereka bersua mulai menggeluarkan sihir api mereka untuk bisa mengalahkan diriku.
“ Sihir kombinasi : Mega Fire Of Verga!!!! “
Kedua sampah itu mulai merapalkan sihir kombinasi untuk melawan diriku.
Lingkaran sihir yang cukup besar mulai muncul dan memercikkan sebuah api darinya!
Serangan api yang cukup besar mulai, menerjang ke arah diriku dan juga sampah satu.
“ matilah kau!!!! “ teriak mereka semua kepadaku.
Tanpa memikirkan rekan mereka yang tidak berdaya, mereka semua mengarahkan sihir yang cukup kuat untuk bisa membinasakan kami...... tapi
“ sihir levitasi udara “ ( Rey )
Sebelum api itu mengenai diriku dan sampah satu, aku mulai menggunakan sihir levitasi udara untuk melompat dengan cukup tinggi! Aku membawa turut serta sampah satu yang pingsan itu karena tidak mungkin akan membiarkannya mati begitu saja.
“ !!! “ “ Brug “
“ Jika hanya seperti itu saja, itu tidak lebih dari kemampuan anak-anak!!! “ ( Rey )
Aku berhasil menghindari serangan itu dengan sihir levitasi udara, aku mulai turun kembali ketanah dnegan cukup mulus di depan para sampah!
“ ka-kau!!!! “
Dilihat dari ekspresinya, terlihat bahwa mereka semua pastinya tidak akan menyangka! Tetapi lupakan saja smwua itu.
Dengan cukup cepat, aku mulai kembali dan berlari lagi ke arah salah satu dari mereka!
Berbeda dengan yang sebelumnya, dia sudah memprediksi akan serangan mendadak dariku! Salah satu sampah mulai mengeluarkan pedangnya dan mulai memblokir serangan pedang yang aku keluarkan.
“ heh! Kau jauh lebih baik dari pada kawanmu yang tidak berguna disana “ ( Rey )
Dengan nada mengejek, aku mulai mengatakannya sebari tersenyum ke arah sampah yang memblokir serangan dariku.
“ Diam!!! Diam!!! “ teriak si sampah itu kepada diriku.
Dengan cepat setelah memblokir pergerakan, aku mulai memutar balik diriku dan menendang bagian telur dari si sampah itu!
Melihat kesempatan itu, aku langsung menendangnya kembali dan mendorongnya ke arah sampah lainnya!
Dia dan juga temannya terlempar bersamaan dan mereka kemudian mulai pingsan karena terbentur ke sebuah pohon besar.
“ si-sialan kau!!! “ kata si pemimpin party sampah itu kepada diriku.
Ketiga temannya sudah dikalahkan dengan cukup mudah, sekarang hanya menyisakan si pemimpin party sampah itu seorang diri.
“ kau pasti akan menyesal, aku adalah putra tertua marquess Demetria...... Demetria Van Jikel “ kata si ketua sampah itu.
Si ketua sampah itu mulai memperingatiku karena aku sudah mempermalukan party mereka dan saat ini ia mulai menggertak sebagai bentuk pertahanan dirinya.
" heh! Marquess ya! siapa yang akan peduli itu.....lagi pula aku disini atas perintah dari Putri duke! Mengancamku sama saja dengan menjadikan keluarga duke sebagai musuh! “ ( Rey )
Meski si sampah memberikan peringatan dengan mengatasnamakan keluarga marquess tetapi bagaimana mungkin ia bisa melawan karena aku disini sebagai keinginan dari putri duke yang lebih tinggi dalam status sosial!
Si sampah berusaha untuk merapalkan mantra miliknya, tetapi......
“ perhatikan musuh mu baik-baik!!!! “ ( Rey )
Dengan cepat aku mulai memukul wajahnya dengan cukup kuat sampai ia benar-benar terbentur cukup jauh ke sebuah pohon.
“ ukh!!!! “
Si sampah mulai pingsan karena dihajar dengan cukup keras, Wajahnya terlihat babak belur hanya dengan sekali pukulan!
“ ini cukup sakit juga “ ( Rey )
Setelah menghajar si sampah, tanganku terasa cukup kesakitan setelahnya....... wajahnya cukup keras bagaikan sebuah perisai, aku berpikir bahwa mungkin itulah alasannya para bangsawan sampah cukup keras kepala.
“ Kau terlalu berlebih Reyan, tindakanmu sepertinya sudah cukup kelewatan! ....... “ ( Veronicia )
Setelah berhasil melakukan pembersihan, Lavender mulai mendatangiku dan menanyakan apakah tindakanku ini tidak begitu kelewatan.
“ ini adalah hal yang pantas bukan, melihat para sampah seperti itu di dalam lingkungan bangsawan....... jika Anda terus mempercayai mereka, mereka mungkin bisa mengkhianati anda kapanpun jika anda lengah " ( Rey )
__ADS_1
aku mulai mengatakan kepada Lavender bahwa tidak ada gunanya mengasihani para sampah di kalangan bangsawan yang suatu saat akan menjadi benalu di dalam daging.
Lavender terlihat cukup sedih akan hal itu, ia hanya berdiam saja dan tidak menjawab apapun juga....... sepertinya ia sudah mulai faham sekarang.
Tanpa menggubris apapun juga, aku mulai mendekat ke arah si Pemimpin sampah itu terjatuh.
Aku mulai merogoh kantong miliknya dan mulai mengambil semua hasil buruan yang ia rampas dari orang lain.
“ sekarang ini milik kita, apakah kau ingin aku menyimpan nya!? “ ( Rey )
Mulai bertanya kepada lavender, hasil buruan ditangaku ternyata bisa di setarakan dengan tangkapan rank A. semua core yang berjumlah 15 ini adalah core milik monster dengan Rank C+ yang dikalahkan oleh party sebelumnya.
“ tidak...... Reyan, bisakah kau kembalikan saja semua itu kepada party sebelumnya “ ( Veronicia )
“ hah!? ....... ini cukup di sayangkan..... tetapi baiklah jika itu keinginanmu, maka dengan baik hati aku akan mengembalikan semua ini “ ( Rey )
Sungguh disayangkan bahwa lavender malah memintaku untuk mengembalikan semua core yang didapan dengan mengalahkan party sampah kepada tim sebelumnya.
Dengan berat hati aku mulai menuruti keinginan dari lavender tersebut!
Mulai berjalan mendatangi anggota party yang terluka tersebut, mereka berjumlah 4 orang yang terdiri dari 3 anak laki-laki dan satu anak perempuan.
Ada satu di antara mereka yang merupakan seorang gadis bangsawan yang mengenakan Seragam berwarna ungu seperti milik Lavender.
“ ini!..... aku akan mengembalikan semua ini kepada kalian “ ( Rey )
Aku mulai mendekat kepada gadis tersebut, dan mulai memberikan kembali hasil tangkapan mereka kepada dirinya.
Gadis itu dengan uluran tangan mulai menerima tangkapan core mereka kembali tanpa satupun yang kurang dalam core itu.
“ Te-terima kasih banyak “ kata gadis itu yang mulai berterima kasih.
“ Aku tidak melakukan ini atas keinginanku, Jadi tidak perlu berterima kasih “ ( Rey )
Setelah mengatakannya aku langsung kembali dan meninggalkan gadis itu bersama dengan anggota party nya yang tengah terluka.
“ ayo lavender, kita sebaiknya mencari sasaran lain “ ( Rey )
“ Tu-tunggu dulu Reyan!!! “ ( Veronicia )
“ tunggu apa lagi, Tetapi untuk kali ini akulah yang akan memutuskan! Jadi ikutilah saja “ ( Rey )
“ Uh...... Dasar!!! “ ( Veronicia )
Aku bersama Lavender mulai meninggalkan party tersebut dibelakang kami, kami memiliki keinginan lain untuk mencari Rampasan lainnya.
Untuk kali ini aku bisa mempungkiri untuk mengembalikan hasil tangkapan itu kepada anggota party yang dikalahkan tersebut, itu adalah keinginan dari lavender.
Tapi untuk berikutnya aku sendirilah yang akan memutuskan apa yang akan dilakukan terhadap calon rampasan kami.
...( Side )...
Setelah Rey dan juga Veronicia pergi meninggalkan anggota party tersebut! Mereka semua sedang memulihkan diri karena dikalahkan oleh anggota party bangsawan.
“ achk..... sakit “ kata salah satu anggota party itu.
“ Osten, kamu harus tahan sedikit karena ini tidak akan lama “ kata satu anggota party perempuan di antara mereka.
Gadis itu sedang memulihkan kondisi anggota partynya dengan sihir healing miliknya sendiri, ia terlihat kesulitan karena waktu penggunaan sihirnya yang terlalu lama.
“ Selain itu kita cukup beruntung, siapa yang akan menyangka bahwa Putri duke bisa sebaik ini! Ku kira dia adalah orang yang sedikit tertutup “ kata salah satu anggota party lainnya yang tengah bersandar di pohon.
Pria itu tidak menyangka apa yang baru saja saksikan, bahwa mereka semua berhasil selamat berekat permintaan dari Putri duke yang terkenal cukup tertutup.
“ Setiap orang pastinya bisa berubah....... yang jelas kita harus mengucapkan banyak terima kasih kepada nona Tughrill setelah ini “ kata gadis itu lagi.
“ Tapi ini adalah hal yang jarang diketahui, siapa yang akan menyangka bahwa anak laki-laki itu bisa mengalahkan para bangsawan dengan cukup mudah....... jika saja aku “
Anggota parti lainnya yang mengetahui hal itu merasa bahwa ia sedikit kecewa karena tidak bisa mengalahkan para bangsawan busuk sebelumnya.
“ jadi dia anak dari baron Rosklaver ya........ aku bahkan tidak pernah mendengar mengenai anak itu sebelumnya “ kata gadis itu lagi.
Gadis itu seperti mengetahui mengenai identitas palsu rey sebagai Reyan rosvlaver saat Veronicia memanggilnya dengan nama itu.
“ Cukup mencurigakan...... saya juga sependapat dengan Anda, Tuan Putri Erdina “ kata salah satu anggota party.
__ADS_1
Anggota party itu mengatakan sesuatu seperti memanggil gadis itu dengan sebutan Tuan Putri!?