The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )

The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )
Vol.3 Chapter 19.0 : Pilihan Miyu


__ADS_3

“ Sepertinya sudah aman!!! Mereka sedang sibuk untuk membuat potion.......... Maafkan aku Nona Asisten, Nona penyihir........ terimakasih untuk kebaikan kalian “ kataku sambil mengucapkan terimakasih kepada mereka.


Saat ini mungkin telah terjadi pertempuran yang cukup besar, bulan purnama telah muncul di cakrawala menandakan bahwa kekuatan oni akan semakin menguat.


Dengan mengingat hal tersebut, aku berencana untuk segera pergi dari tempat ini dan kembali kepada Akagiri-sama secepat mungkin.


Aku sebenarnya keberatan untuk meninggalkan mereka seperti ini, mereka sangatlah baik kepada diriku dan mengajarkan semua hal yang cukup penting bagiku.


Ini sangatlah aneh! Mereka dengan cukup mudah bisa menderimaku dan berbuat baik kepada diriku. Kebaikan ini bahkan tidak bisa kudapatkan saat aku bersmaa dengan akagiri-sama.


...‘ apa yang sebenarnya kulakukan ‘...


aku selalu bertanya mengenai hal tersebut.


Apakah kembali kepada Akagiri-sama adalah hal yang selalu ku inginkan!? .


Aku mulai menyelinap untuk keluar dari rumah, mau bagaimanapun! Aku harus kembali kepada Akagiri-sama secepat mungkin.


Aku sudah mulai sedikit jauh dari rumah dan mulai menatap ke arah belakang.


“ Terimakasih banyak untuk segela kebaikan kalian....... aku tidak akan pernah melupakannya “ Kataku sembari memandangi rumah itu.


Walaupun hanya sementara, tetapi kenangan yang telah ku habiskan bersama mereka tidak akan pernah kulupakan, tidak akan pernah lupa.


“Aku sudah tau kau akan menyelinap saat mendengar tentang penyerangan oni itu “ kata seeorang dari balik pohon yang rimbun.


Ia mulai menunjukan dirinya kepadaku, dia adalah nona penyihir!? Tetapi bagaimana ia bisa tiba di tempat ini sebelum diriku!?


“ Aku sejujurnya tidak mengerti mengapa kau ingin sekali kembali kepada orang-orang yang telah menyakitimu “ ( Mainna )


“Apakah anda akan menghalangiku setelah mengetahui hal tersebut “ ( Miyu )


Nona penyihir sepertinya telah menyadari akan niatku untuk kabur saat mendengar serangan oni yang akan mengarah ke desa ini. Saat ini ia berada didepanku untuk menghalangi ku kembali.

__ADS_1


“ jika itu adalah pilihanmu maka aku tidak akan menghalangimu “ ( Mainna )


“ Eh!? Tetapi mengapa “ ( Miyu )


Aku sedikit tercengang dengan apa yang dikatakan oleh penyihir!?serius ia tidak akan menghalangiku? Tetapi mengapa ia berdiri di depan  sana.


“ Aku akan mengatakannya sekali lagi......... apakah kau benar-benar ingin kembali ke pada mereka ..... jawablah aku dengan jujur Miyu-chan “ ( Mainna )


Nona penyihir mengatakan hal itu kepadaku lagi, apakah aku memang benar-benar akan kembali kepada akagiri-sama.


“ Sejujurnya........ aku ingin kembali kepada akagiri-sama saat ini........ tetapi saat aku bersama dengan kalian “ “ entah mengapa aku sangat senang sekali...... kalian mengajariku tentang banyak hal dan juga begitu baik kepadaku walaupun aku berada dipihak musuh kalian “ “ walaupun sangat singkat......tetapi aku sangat senang bisa bersama dengan kalian, kalian telah mengajariku apakah arti memiliki sebuah ikakatan, apakah arti dari teman, dan juga arti dari keluarga........ “ “ sejujurnya aku sangat senang bisa bertemu dengan kalian “ “ walaupun aku mengetahui hal tersebut, aku malah memilih untuk kembali kepada akagiri-sama disaat aku memiliki kalian “ “ Meskipun begitu aku sangat berterimakasih kepada kalian semua yang telah menderimaku dengan sangat baik....... Terimakasih banyak" " aku tidak akan pernah melupakan kalian semua “ ( Miyu )


Aku mulai menjawab pertanyaan dari nona penyihir dengan seluruh isi hatiku. memang benar, aku tidak ingin pergi dari sisi mereka tetapi meski begitu aku memutuskan untuk kembali kepada akagiri-sama, aku yakin ia pasti sangat menghawatirkanku selama ini.


Nona penyihir perlahan mulai mendekatiku, aku yang melihat hal tersebut sontak menutup kedua mataku. Aku yakin ia pasti akan melakukan sesuatu kepadaku saat aku Mengatakan akan kembali kepada Akagiri-sama.


“ !! menagapa “ ( Miyu )


Tidak kusadari, nona penyihir malah memeluk diriku!


“ Jika kamu ingin pergi , setidaknya berikan ucapan selamat tinggal kepada orang yang kamu tinggalkan...... jika kamu tidak melakukannya mereka pasti akan sedih bukan! “ ( Mainna ).


Mendengar hal tersebut dari penyihir, membuat hatiku tersentuh. Aku mengira bahwa ia akan mengahalangiku untuk pergi, tetapi kenyataannya ia mengizinkanku meskipun aku akan kembali kepada akagiri-sama.


Menyadari hal tersebut aku mulai memeluknya dengan erat kembali dan mulai meneteskan air mata.


Nona penyihir sanagtlah baik kepadaku, saat berada bersamanya aku seperti melihat sosok yang kusebut sebagai seorang ibu.


“ apakah yang ku lakukan adalah hal yang salah “ kataku sembari menegluarkan air mata.


“ Tidak........ jika itu adalah keinginanmu, maka itu tidak bisa disebut salah “ ( Mainna )


Nona Penyihir mengatakan Jika pilihanku tidaklah Salah.

__ADS_1


Aku sekarang mulai mengerti apa yang dikatakan oleh nona penyihir.


“ Terimakasih...... Terimakasih..... Terimakasih banyak....... aku tidak akan pernah melupakan anda, tidak akan pernah “ ( Miyu )


Aku terus memeluknya dengan cukup erat, ini adalah pelukan perpisahan..... aku tau jika kami tidak akan bisa bertemu lagi kedepannya, meski begitu..... aku ingin tetap berada disini bersama mereka.


Setelah selesai dengan salam perpisahan kami, nona penyihir mulai melepaskan segel miliknya. Aku merasa begitu bebas sekarang, tetapi ia masih belum bisa melepaskanku begitu saja.


Ia hanya melemahkan segel miliknya saja, ia memperbolehkanku untuk menggunakan kekuatanku secara penuh tetapi hanya pada saat aku akan membela diriku saja. aku masih tidak  diperbolehkan untuk melukai orang lain dengan kekuatanku ini. Meskipun begitu ini sudah lebih cukup bagiku.


“ Jika kau ingin kembali kesini....... kami dengan senang hati akan menderimamu kapanpun kau mau....Miyu-chan “ ( Mainna )


“ Baik...... aya akan mengingat hal itu dnegan baik........ ano~Nona Penyihir........ Sayonara “ ( Miyu )


“ Selamat Jalan Miyu-chan “ ( Mainan )


Dengan mengucapkan salam perpisahan aku mulai berangkat pergi untuk menuju ke pertempuran.


Aku akan tetap mengingat mereka, aku juga berharap bisa bertemu kembali dengan mereka suatu saat nanti.


...‘ Akagiri-sama, Tunggulah saya ‘...


.......


.


.


.


.


[ Note Hiroku : Dikarenakan Skript perchapter dari Vol. 3 terlalu banyak dan chapternya melewati Ch. 20 dari Yang seharusnya....... maka Chapter akan di Upload Secara terpisah menjadi Bagian A dan B 🙏........ hal itu dikarenakan Script dai Vol. 3 Masih Belum Juga Selesai di Komputer ]

__ADS_1


__ADS_2