
Semenjak hari dimana rey mendapatkan kembali gelarnya sebagai pangeran, Semua kesehariannya benar-benar berubah 180°
Ia harus tinggal di sebuah mansion yang sudah disediakan eugeon untuk dirinya tinggal , mengerjakan semua pekerjaan yang ditinggalkan oleh eugeon untuk dirinya.
Membiasakan diri dengan kehidupan para bangsawan dan secara tidak sengaja membuat pelayan jadi merasa bersalah meskipun ia tidak ingin melakukannya.
Ia merasa sangatlah berat untuk itu, terutama untuk seorang kakek maid yang dikirim eugeon untuk mengawasi rey selama ia masih bersekolah di gransillia.
Semua orang di mansion menunduk hirmat pada dirinya dan membuatnya jadi tidak tahan karena terasa seperti tertekan oleh sesuatu yang disebut tanggung jawab.
Kakek maid yang dikirim ayahnya selalu mengatakan bahwa rey harus tetap menjaga image baik dirinya agar ia tidak terlihat begitu memalukan di depan banyak orang.
Masalah sebenarnya tidaklah berhenti sampai disitu, ketika akademi sudah dimulai kembali.
Harist dan beberapa temannya mulai bersikap berbeda pada dirinya, mereka terlihat takut pada rey karena sudah mengetahui bahwa rey adalah seorang pangeran dan mulai bertindak secara hati-hati pada dirinya.
Meskipun rey pada dasarnya meminta mereka untuk bersikap biasa pada dirinya, tetapi mereka masih tidak bisa melakukannya dan masih tetap menyebut Rey Sebagai Pangeran.
...( Kembali ke situasi )...
Melanjutkan kembali situasi dimana rey dan veronicia ditaman ketika ia berusaha lari dari para gadis bangsawan tamak.
“ Itu adalah hari yang sangat menyesakkan....... Sial, Karena ayah sialan itu..... aku harus mengalami situasi yang sulit “ “ Ketika mulai kembali ke kelas semua lintah darat itu mulai berusaha mendekatiku seperti mangsa yang empuk..... setiap harinya selalu ada seseorang yang menyatakan cinta sepihak, dan Saat aku hendak pergi ke perpustakaan mereka masih terus saja melakukannya........ benar-benar menyedihkan, Aku ingin kembali saja seperti dulu “ ( Rey )
Rey dengan wajah pucat mulai merengek dan merasa frustasi.
“ Maaf “ ( Veronicia )
Veronicia hanya bisa meminta maaf, ia sebenarnya sudah faham bahwa situasi yang menimpa rey tersebut juga disebabkan oleh dirinya.
“ jangan patah semangat........ jika Kamu berusaha, kamu pasti bisa terlepas dari mereka semua......... semangatlah, pangeran “ ( Veronicia )
Berusaha untuk menghibur rey yang sedang frustasi.
“ Bahkan Kau juga memanggilku begitu......... Ini benar-benar sudah tidak ada harapan “ ( Rey )
Rey semakin merengek, ia menyadari pasti abhwa meskipun veronicia menyemangatinya! Ia masih tidak bisa keluar dari situasi rumit.
“ !!!!! “
“ ........ “
“ Jika aku memiliki seorang Tunangan maka Para lintah darat dan bangsawan menyebalkan itu akan berhenti mendekatiku bukan! “ ( Rey )
__ADS_1
Rey terfikir sesuatu, ia mulai mengingat bahwa ayahnya meminta Rey untuk mendapatkan seorang tunangan secepat mungkin.
“ se-secara teknis itu bisa dilakukan..... tetapi seorang tunangan itu harus memiliki gelar yang cukup tinggi agar para bangsawan tidak mendekatimu secara sembrono....... apakah kamu sudah menentukannya “ ( Veronicia )
Veronicia memberitahu kepada rey bahwa jika ia ingin terbebas dari para bangsawan, ia harus menentukan seoarng tunangan yang cukup menjanjikan, yaitu seorang gadis bangsawan yang memiliki gelar tinggi dan bisa membuat para bangsawan lain takut.
Tiba-tiba saja rey terfikir sesuatu, ia seperti melihat sebuah emas yang cukup besar sebagai api semangat.
“ !!!!!! “
“ ....... “
Mulai memegang kedua pundak Veronicia dari depan dan mulai menatap dirinya dnegan kuat.
“ Pa-pangeran..... Apa yang anda lakukan? “ ( Veronicia )
Veronicia mulai mempertanyakannya, ia mulai merasa terganggu oleh tindakan yang Rey lakukan.
“ Jika...... Jika saja Tunangan itu adalah seorang gadis bangsawan berpangkat tinggi dan ditakuti oleh bangsawan lain itu akan menjadi Sebuah tembok yang bagus untuk kedamaianku ya “ ( Rey )
Mulai menunjukkan reaksi dan membuat Veronicia berkeringat dingin.
“ Jika begitu..... Lavender, Tolong Jadilah Tunaganku!!!!! “ ( Rey ) dengan berteriak kepada Veronicia.
“ Eh!......... ehhhhhhh....... “ ( Veronicia )
Mulai kaget dengan pernyataan itu....
Rey yang meminta secara langsung malah meminta kepada Veronicia untuk menjadi Tunangan bagi dirnya. Permintaan mendadak dari seorang pangeran yang muncul dengan singkat itu membuat dirinya menjadi cukup terkejut.
“ Jika begitu..... Lavender, Tolong Jadilah Tunanganku!!!!! “ ( Rey ) dengan berteriak keras.
“ eh! “ ( Veronicia )
Orang ini baru saja mengatakan dengan cukup lantang, ia dengan snagat mengejutkan malah memintaku untuk menjadi tunangan baginya.
“ Apa....... Anda Bodoh!!!! Apakah kamu mengerti apa itu pertunangan, dan juga mengapa Kamu memintaku untuk menjadi tunanganmu...... itu terdengar konyol “ ( Veronicia )
Mulai membantah kembali dan berkata kepada dirinya.
Mengapa aku mengatakan hal itu, itu karena selama aku dekat dengannya aku mengetahui apa yang ia maksud tersebut.
“ tidak masalah....... bukankah ini adalah sebuah kehormatan..... kamu mendapatkan lamaran langsung dari seorang pangeran negara besar loh........ seharusnya kamu bisa mengerti itu “ ( Rey )
__ADS_1
Ia mulai membela diri, ia mengatakan bahwa ini mungkin sebuah kehormatan karena aku dilamar langsung oleh dirinya sebagai pangeran negara besar.
Bagi kebanyakan bangsawan ini mungkin sebuah kehormatan tetapi dia adalah reyan, dan aku jauh lebih mengenalnya dibandingkan siapapun.....
“ Kamu hanya ingin menjadikanku sebagai tembok pelindungmu saja..... kamu memintaku untuk menjadi tunangan mu agar kamu bersantai-santai tanpa harus menghadapi para gadis bangsawan..... apakah kamu pikir aku adalah sebuah alat “ ( Veronicia )
“ habis....... habisnya ini juga salahmu! ....... kamu juga yang membuatku untuk terjebak dalam situasi ini, seharusnya kamu mengerti itu....... ditambah lagi bukankah kamu mengatakan akan membalas kebaikanku dan ini adalah keinginan diriku “ ( Rey )
“ I-itu..... itu, aku minta maaf soal itu......... tapi “ ( Veronicia )
“ Tolong jadilah tunanganku....... ini adalah permintaan dariku karena hanya kamu orang yang bisa ku percayai untuk hal itu........ kumohon “ ( Rey )
Mulai memohon dengan wajah lucu yang memaksa.
Meskipun ini adalah hal buruk bagiku tetapi ia memaksa untuk bisa membuatku menjadi tunangan sekaligus tembok bagi dirinya.
Ini sangatlah konyol, tetapi bagaimanapun juga aku juga bertanggung jawab atas situasi yang menimpanya tersebut jadi apa yang harus ku lakukan.
Ia masih terus berusaha untuk memaksaku, wajahnya semakin dekat dan menatapku dengan tatapan tajam dan penuh harapan.
“ ba-baiklah..... aku menyerah “ ( Veronicia )
Aku mulai tidak tahan lagi, reyan terlalu kuat untuk bisa kukalahkan saat ini dan ini begitu curang ia melakukan sebuah permintaan memaksa dnegan wajah imutnya yang seperti seekor anak kucing.
“ sudah ku duga kamu memang lebih cocok, lagi pula aku tidak akan keberatan bila kamu menjadi tunanganku....... jika begitu mohon kerja sama Anda untuk ke depannya, Vern-ojousama “ ( Rey )
Ia memperlihatkan senyuman yang cukup manis tetapi beracun.
Dengan pernyataan ini aku telah mengikuti keinginannya untuk menjadi tunangan, tembok penolakan sekaligus alat bagi dirinya.
Pangeran Reyham yang ku kenal memiliki sifat yang sama kejamnya seperti seorang iblis.
“ Dasar Pangeran Menyebalkan “ ( Veronicia )
...( karena tidak bisa berkutik melawan rey, ia harus terpaksa untuk menerima tawaran tersebut untuk menjadi tunangan / alat agar rey bisa hidup tenang tanpa harus di dekati oleh para gadis bangsawan pengganggu lainnya )...
...••...
...••...
...( Informasi Hiatus )...
...Terima kasih karena sudah membaca WN ini hingga Volume 8 akhir........
__ADS_1
...Untuk saat ini author Akan hiatus karena sibuk dnegan pekerjaan, mohon maaf karena gak bisa menyelesaikan WN Ini hingga akhir........🙏...
...Terima kasih kepada para pembaca....... dan sampai jumpa lagi........ ☺️...