
Pembelajaran memasak telah dimulai ketika aku harus dipaksa untuk mengajari kedua orang itu dalam mengolah ikan batu menjadi sebuah makanan Khas takagawa.
Sedikit sulit untuk melakukan hal tersebut.
Aku harus menangkap sebanyak mungkin ikan batu sebagai bahan utama dalam hidangan ini.
Meskipun tidak begitu sulit untuk menangkap mereka, karena mereka berenang cukup lambat dan tidak mendeteksi kehadiran diriku.
Laut yang tenang ini memberikan keuntungan tersendiri, karena arus laut tidak begitu kencang di Roglavesia.
kembali kepada penangkapan ikan, aku sepertinya terlalu berlebihan dalam menangkap.
Ember Yang dibawa oleh kedua senpai tidak cukup untuk menampung ikan - ikan ini.
hingga aku harus menciptakan tempat Yang terbuat dari sihir kegelapan untuk menampung semua ikan tangkapan.
Memegang ikan batu harus sangat berhati-hati, mereka memiliki racun pada luar tubuh mereka Yang kasar, satu tetes dapat membuat seseorang terkena demam hingga 3 Hari.
Vern juga ikut membantu dalam membawa ikan ini ke tempat berkumpul anggota osis, meskipun beratnya mungkin terasa sulit baginya untuk menganggkat semua ikan-ikan tersebut.
......................
...( Tempat berkumpul Anggota Osis Group Hikkone )...
" Fiuh....... kita akhirnya sampai, Beruntung bahwa Yukki-kun masih belum tiba di tempat ini " ( helis )
membersihkan keringat setelah tiba di tempat perkemahan.
aku tidak mengetahui bahwa para senpai ini memiliki sebuah area perkemahan Yang akan mereka gunakan di malam hari!?
mungkin ini adalah hal spesial untuk party ini.
" Ano~ Maaf karena menganggu...... tetapi mengapa Tize-senpai dan Helis-senpai ingin membuat masakan Khas wilayah??? " ( Vern)
Vern mulai menanyakan mengapa kedua senpai ini ingin membuat masakan khas wilayah Takagawa?
jika ku pikir sekali lagi, memang benar bahwa apa alasannya mereka ingin memberikan makanan itu? jika mereka saling bersaing untuk berebut perhatian mungkin itu wajar tetapi keduanya nampak akrab disini.
( Maksudnya disini, Sebenarnya Tize dan Helis itu saling berebut perhatian dari Hikkone...... mereka biasanya saling bersaing satu sama lain, tetapi hanya kali ini mereka bisa akur...... namanya juga Harem! 😅 )
" Itu pertanyaan Yang bagus, Nona Veronicia....... sebenarnya aku juga ingin menjadi Yang terbaik Di mata Onii-sama dan mendapat perhatiannya, tetapi untuk kali ini adalah kerjasama kami sebagai saingan Percintaan " " Kami ingin memberikan kesan terbaik untuk Onii-sama dengan makanan dari kampung halamannya " ( Tize)
" Eh!? " ( Rey)
" begitu ya...... Saya mengerti " ( Vern)
ini terdengar cukup masuk akal.
mereka melupakan sebuah persaingan untuk bisa memberikan sebuah kejutan kepada seseorang Yang penting untuk mereka.
ku harap mereka tidak saling menikung dengan sesama mereka ( Not-NTR! 😅 )
" Baiklah....... Kita akan memulai untuk memasak bagian pertama " " Yang pertama kita harus merebus ikan batu untuk menghilangkan racun dari ikan batu...... ngomong-ngomong? Apakah disini tidak ada alat untuk memasak? " ( Rey)
memulai dengan step pertama yaitu merebus ikan batu untuk menghilangkan racun.
ini sangatlah penting, agar dapat mengamankan tangan dari racun Yang ia keluarkan di luar ikan batu Yang keras.
tetapi ketika ku perhatikan bahwa di tempat kemah ini sepertinya tidak ada alat untuk memasak.
" He he he........ini adalah alasan kami membawamu ke sini " " Sihir kegelapam sangat multi fingsi, Ia tidak hanya bisa menjadi serangan ataupun pelindung dari serangan lawan tetapi bisa juga bisa digunakan untuk menciptakan alat sesuai dengan keinginan dari si pengguna......... kau menciptakan tempat penampung dari sihir kegelapan, seharusnya kau juga bisa menggunakan itu untuk membuat alat memasak..... faham " ( Helis)
senpai mulai mengintimidasi.
ia sepertinya akan mengatakan bahwa jika aku tidak menuruti hal itu maka ia akan menyebarkan apa Yang ia lihat sebelumnya.
" Ba-baiklah " ( Rey)
aku tidak punya pilihan lain.
aku mulai membuat beberapa alat memasak menggunakan sihir kegelapan.
Sebuah panci besar untuk merebus ikan batu, sebuah tungku untuk perapian dan juga sebuah wajan memasak Yang cukup besar.
senpai membawa bahan penting dalam memasak, bumbu dan juga minya untuk memasak mereka beli sebelumnya telah disediakan.
langkah pertama dalam proses adalah merebus ikan batu.
menggunakan sihir air untuk memenuhi panci dan memasukan ikan batu di dalamnya bersamaan.
berikutnya aku mulai meminta pada nopt untuk menggunakan api roh miliknya dalam proses pemasakan.
dalam proses perebusan, tidak perlu memasak ikan batu dalam panci terlalu Lama.
hanya perlu 10 menit hingga Racun pada kulitnya sedikit luntur dan aman untuk di pegang.
Berikutnya adalah penyayatan.
Setelah perebusan telah usai, Ikan batu harus didinginkan terlebih dahulu sebelum bisa di oleh ke tahap berikutnya.
setelah kulit mendingin, maka saat ya untuk menyayat bagian kulid tertentu dan memisahkan antara daging dan kulit tebalnya.
Senpai sedikit kesulitan dalam melakukan proses penyayatan, tetapi mereka masih tetap berusaha untuk melakukannya.......sebuah semangat Yang baik.
semua daging putih dari ikan batu kini sudah terkumpul.
meskipun ada beberapa yang menjadi sedikit masalah.
( Bagian Yang dipotong Rey, Cukup rapi, kulit terbuang sempurna dan danging terlihat utuh )
( Bagian Yang dipotong Vern, Tidak terlalu buruk, meskipun ada beberapa daging putih Yang sedikit terbuang bersama kulit, tetapi seterusnya terlihat cukup bagus )
( Bagian Helis dan Tize, cukup berantakan, ada daging yang terbuang cukup banyak bersama kulit dan juga beberapa bagian Yang terpangkas berlebihan. tetapi meskipun begitu ada juga Yang tersayat dengan sempurna )
ini sangat mengejutkan, Mungkin kedua senpai masih tidak terbiasa dalam memasak hingga mereka membuang daging cukup banyak.
__ADS_1
tetapi bagian Yang membuatku heran adalah, Vern sepertinya cukup ahli dalam menyayat kulit ikan batu.
apakah ia terbiasa memasak???
( Rey masih tidak tahu bahwa Sebenarnya Vern juga bisa memasak dan Menggunakan prabotan dapur...... ia hanya tau vern itu gadis bangsawan dan tidak mungkin bisa masak??? 😳 )
" Ano~ senpai....... kita akan menggunakan daging sebagai bahan pokok utama, tetapi irisan ini " ( Rey)
" Jangan pedulikan!!!! " kata kedua senpai itu berteriak bersamaan.
mereka mungkin cukup malu mengetahui bahwa mereka tidak ahli dalam memasak!? itu wajar karena bangsawan tidak mungkin mau menyentuh prabotan dapur.
melupakan semua itu.
kini adalah tahap berikutnya.
Aku membuat sebuah contoh untuk makanan khas Dari Takagawa.
Makanan pertama sebagai contoh, aku mulai mengirisnya setipis mungkin sesuai dengan makanan khas takagawa.
Aku mengirisnya cukup tipis, hingga dapat disamakan dengan ketipisan selembar kertas.
berikutnya adalah tahap menyusun, mulai mengambil sebuah piring besar yang dibawa dari mansion untuk sebuah makan besar.
aku mulai menyusun irisan tipis-tipis tersebut melingkar sesuai dengan bentuk piring.
sebuah pola Yang indah seperti kipas Yang berjejer bersamaan terlihat disini.
bagian lainnya adalah menyiapkan dekorasi sebaik mungkin, lemon bisa digunakan untuk dekorasi.
beberapa jenis lemon di siram ke dangin menyusun itu secara merata dan beberapa mulai di susun di tengah lingkaan untuk memberikan kesan indah dalam. dekorasi makanan.
Selanjutnya adalah saus.
Saus khas takagawa sedikit berbeda disini.
memasukkan kecap asin, sedikit garam, Masukkan Cabai pedas dan siram dengan lemon Yang sama.
Saus pelengkap disajikan di sebuah mangkuk kecil terpisah dari spesimen.
" ini!? " ( Tize)
" Ini adalah sashimi....... sebuah makanan khas dari takagawa Yang dibuat dari daging ikan mentah ataupun setengah matang yabg disajikan bersama dengan saus Khusus " ( Rey)
hidangan pertama adalah sashimi.
sebuah makanan khas Takagawa Yang dibuat dari ikan mentah ataupun ikan setengah matang dalam penyajian.
rasanya mungkin sangat aneh bagi Penduduk di benua lusia, tetapi jika ini adalah hikkone senpai maka ia pasti akan memakannya karena ini adalah makanan mewah.
Saatnya untuk membuat menu kedua.
Kali ini aku mulai memotong daging ikan batu cukup tebal karena makanan ini sangat umum.
ikan batu dipotong sesuai dengan ukuran masing-masing yang standard.
Setekahnya aku mulai membuka tekur Yang disediakan, mencaprukan telur dan tepung agar menjadi bumbu basah.
dan selanjutnya memasukan garam dan beberpaa rempah untuk menambah cita rasa.
di bagian lain, Menambahkan tepung kering dan mencampur tepung Terigu dan tepung tapioka bersamaan agar merata.
hal ini di tujukan untuk. menambahkan rasa gurih pada makanan.
masukkan daging ikan Yang telah dipotong ke dalam bumbu basah dan angkat lalu masukan ke dalam bumbu kering.
siapkan Minya untuk melakukan proses penggorengan, tunggu hingga minya mulai panas.
Setelah minyak dirasa cukup panas, Aku mulai memasukkan daging yang dilumuri bumbu tepung tersebut ke dalam minyak.
aduk daging ikan batu secara bolak balik dan tunggu hingga warnanya sedikit gelap.
setelah dirasa sempurna, aku langsung mengkatnya dan menunggunya hingga makanan sedikit dingin.
langkah berikutnya adalah saus.
berbeda dengan saus sashimi.
saus makanan kedua harus berbeda dari sebelumnya.
memasukkan kecap sebagai bahan pertama, masukkan Madu untuk menambah rasa manis, masukkan juga cabai sebagai penambah rasa pedas.
untuk tambahan, Aku memasukkan bumbu berupa saus tiram ke dalam saus, agar memberikan rasa berbeda saat di nikmati.
ketika telah selesai, kini mulai menyiapkan daun selada di atas piring agar menjadi alas dan memberikan dekorasi kepada makanan.
Susun Makanan yang telah dingin secara berjejer, lakukan hal Yang sama hingga semua habis.
bagian tambahan, memotong tomat dan membentuknya seperti sebuah karangan bungan, tidak lupa, memotong cabai sama seperti dekorasi bunga pada tomat.
ketika semua dekorasi telah selesai, maka siap untuk dihidangkan......
" Makanan kedua adalah Tempura ikan batu " ( Rey)
kedua makanan contoh kini telah siap, ini hanyalah hidangan sementara hingga para senpai bisa membuatnya sendiri.
" Ho........ Aku tidak mengira jika ada anak Laki-laki Yang bisa memasak " ( Helis)
" Hum hum....... sepertinya aku juga harus belajar untuk memasak ini " ( Tizen)
mereka memberikan pujian karena aku bisa memasak meskipun aku adalah anak laki-laki.
aku sedikit senang mendengar pujian dari seseorang, meskipun aku tidak ingin menunjukkan kemampuan ini kepada siapapun.
ini adalah saat yabg cukup menentukan, saatnya untuk mencicipi makanan.
__ADS_1
Vern dan kedua senpai mengambil sebuah alat makan Yang aku ciptakan dengan sihir kegelapan.
Alat makan takagawa adalah kedua stik panjang yabg disebut sebagai sumpit.
bagi warga di daratan benua, mereka tidak akan terbiasa dengan cara makan ini.
tetapi aku menunjukkan sedikit cara menggunakannya menggunakan tanganku.
pada awalnya mereka semua kesukitan untuk memegang alat makan, tetapi Lama kelamaan mereka bisa membiasakan diriku menggunakan sumpit.
makanan pertama Yang harus dicicipi adalah sashimi.
mereka sedikit ragu karena makanan ini setengah matang, tetapi mereka masih memaksa untuk mencoba karena ingin menghargai usahaku untuk membuat makanan ini.
"........ "
mulai mengambil daging menggunakan sumpit.
kini mereka mencelupkan daging ke saus sashimi Yang telah disediakan.
" !!!!!! "
"..... "
memakan sasimi tersebut.
mereka sepertinya masih belun terbiasa dengan rasa dari sashimi ini.
" Rasa cukup aneh...... apakah makanan ini disajikan setengah matang dengan saus asin!? aku kurang meyukai ini " ( Tize)
" Ya...... itulah sashimi, tetapi jika telah terbiasa memakannya maka itu akan terasa cukup enak " ( Rey)
sashimi mungkin akan terasa aneh di awalnya.
tetapi jika telah terbiasa, maka makanan itu akan terasa cukup enak dilidah.
bagian kedua adalah Tempura ikan batu.
mereka mulai mengambil tempura dan memasukkannya ke dalam saus khusus.
" Cres cres "
ketika mereka memakan tempura tersebut, itu terlihat begitu renyah dengan bumbu tepung Yang digoreng sempurna.
berbeda dengan sashimi, tempura adalah makanan matang dan cukup umum dijunpai di takagawa.
meskipun keduanya menggunakan ikan batu Yang sama, tetapi keduanya berbeda karena tempura adalah makanan orang biasa.
" Rasanya sangat renyah dan lezat...... bumbu cukup menyatu di dalan daging ini ditambah dengan saus yang memiliki rasa yabg cukup unik, Asin asam pedas dan manisnya cukup sempurna " ( Helis)
Helis senpai memuji makanan kedua.
mereka sepertinya menyukai tempura, terutama bagian saus spesialnya.
semua orang di takagawa menyukai makanan ini, baik mereka bangsawan ataupun orang biasa.
" Aku tidak yakin bisa membuat ini...... tetapi Demi onii-sama, aku akan berusaha membuatnya " ( Tize)
" Rey-kun cukup serba guna....... kamu bahkan lebih pandai memasak daripada Koki di kediaman Duke " ( Vern)
pujian ini rasanya begitu berat, meskipun aku malu untuk mengatakan semua ini.
tetapi pujian adalah pujian, itu mutlak.
" Terima kasih atas pujian kalian semua " ( Rey)
aku senang bahwa mereka memuji kemampuan memasakku, meskipun aku tidak ingin seseorang mengetahui kemampuan ini.
" Karena kita sudah melihat prosesnya..... bisakah kita melakukannya juga " ( Helis)
" Benar..... ini adalah kejutan untuk semuanya, terutama onii-sama " ( Tize )
" bisakah saya juga ikut, saya juga ingin belajar memasak agar bisa menyaingi rey " ( Vern)
" Tentu saja..... jika bersama maka akan menjadi menyenangkan " ( Vern)
ah..... suasana ini cukup tenang.
kukira bahwa persahabatan sesama wanita memang jauh lebih baik dari laki-laki.
Vern ikut memasak bersama dengan kedua senpai, ia sepertinya cukup serius mengatakan agar tidak kalah diriku?
Aku senang bahwa ia ingin belajar memasak.
ini akan menjadi makan bersama Yang cukup menarik.
Bersambung..................
...•...
...•...
...•...
...•...
...( Author ) ...
...bukan yuri....... tapi persahabatan sesama perempuan emang indah dan penuh bunga-bunga ya! 🌸😅...
..........................
...Selain Bisa bisa bertarung, jago strategi, Sugeh, punya status Yang bagus, Smartly, dan gud loking ...
...Rey-kun juga Jago dalam memasak..... ...
__ADS_1
...meskipun dia agak picik dan nakal dalam urusan itu, tapi dia peduli dan menghargai perempuan. ...
...Benar-benar seperti Hasbu imajinasi kaum Ciwi! 😅...