
Ketika Pihak aliansi sedang berupaya untuk Membuat parit besar yang bisa menghentikna pergerakan monster.
sebuah bola bercahaya mulai bersinar dari kedua mata monster besar tersebut. Meskipun monster itu masih belum bergerak sama sekali, tetapi Kedipan cahaya monster itu seakan memberikan tanda untuk melakukan sesuatu.
masuk jauh ke dalam bagian monster Yang tidak terlihat dengan mata memandang, Sebuah lorong masuk dari pitu Yang tampak seperti pintu labirin besar terlihat dari bagian pugunggu monster tersebut.
ketika memasuki pintu dan melihat sekeliling area, nampak bahwa bagian monster itu seperti ruang Yang sama dengan setiap labirin yang selalu dijelajahi oleh para petualang.
semakin kedalam, tempat ini menjadi semakin Gelap. tetapi sebuah cahaya biru Yang cukup indah seperti membimbing seseorang dalam kegelapan Yang sunyi.
cahaya itu berasal dari sebuah kristal besar yang cukup besar dan indah di area kedalaman labirin sunyi.
terlihat dari Dalam kristal itu, seorang wanita terjebak di dalamnya dengan posisi seakan ia sedang tertidur.
wanita itu tertidur di dalam kristal dan tidak bisa keluar dirinya, Sebuah air mata terlihat seakan ia menangis di dalam tidurnya.
( .......... )
( Kegelapan Yang begitu gelap, Tenggelam ke dalam Samudera tanpa satupun cahaya untuk bersinar )
" Rei......... chan "
kata hati wanita itu Yang memanggil nama Seseorang Yang dekat dengannya.
Sang penyihir kehancuran telah tertidur jauh kedalam kegelapan hatinya bersama kebecian Yang selalu ia rasakan, Berharap bahwa Seseorang Yang ia harapkan untuk membebaskannya dari kutukan Yang selalu ia rasakan.
..." KEBENCIAN! "...
...°°...
...°°...
...°°...
...°°...
...( Kembali ke Pihak aliansi )...
" Hah hah hah " terengah-engah.
" Akulah pemenangnya "
_Rey.
" Brugg!!!! " Terjatuh.
" Sepertinya itu adalah ak- "
__ADS_1
_Harist.
" Bruggg!!!! " Terjatuh.
Akhirnya persaingan antara kedua pejantan ini berakhir seri dalam Andil pembuatan parit besar.
Setelah mereka menggunakan hampir semua mana Yang mereka miliki untuk mencipatakan banyak ledakan, mereka berdua akhirnya terjatuh karena kehabisan semua mana dan tenaga Yang mereka miliki.
orang-orang Yang menyaksikan semua itu turut merasa bersyukur karena persaingan gila tersebut telah berakhir, karena Rey dan harist Yang bersaing dalam ledakan membuat beberapa orang ketakutan akibat kekuatan Yang mereka miliki.
meskipun pada akhirnya tidak ada pemenang dalam persaingan ini, tetapi berekat hal itu, pembuatan parit besar di tempat tersebut menjadi cukup cepat dan mudah melebihi tempat lainnya.
" Benar-benar bodoh " kata pitan Dan Vern.
berbeda dengan beberapa orang Yang cukup terpukau dengan ledakan ledakan besar itu, pitan dan vern menyebut kedua pejantan itu sebagai orang bodoh.
hal itu karena mereka melakukan persaingan Yang tidak jelas dan kalah dengan cara Yang tidak jelas pula.
karena tidak ada hasil apapun sebagai penentu dari kemenangan atau kekalahan dari persaingan tersebut.
" Tuan nopt, bisakan anda membawa kedua orang bodoh itu sekarang...... kita harus segera pergi ke camp garis belakang "
_Vern.
" baiklah, Nona "
karena melelahkan membawa kedua orang bodoh itu ke atas, Vern meminta kepada Nopt untuk membawa keduanya.
nopt Yang awalnya tenang di kepala Veronicia, kini mulai bergerak terbang untuk turun membawa kedua orang itu.
di udara ia langsung berubah ke dalam bentuk burung gagak Yang jauh lebih besar, ia kemudian terbang menukik kebawah dan mendarat di tempat rey dan harist tersungkur ke tanah.
nopt mulai mencengkram tubuh mereka menggunakan kaki miliknya. ia kemudian langsung terbang ke udara setelah membawa kedua orang itu bersama dengannya.
"........... " selesai membawa kedua orang itu dan berada di Camp garis belakang.
" !!!!!!! " tergeletak di tempat penampungan dengan menyedihkan.
" Ini adalah cara Yang kasar "
_Rey.
" Benar "
_Hiarist.
Setelah Membawa kedua orang itu untuk tiba di Camp garis belakang. Nopt menurunkan mereka berdua dengan cara Yang bisa dikatakan cukup kasar.
__ADS_1
mereka mungkin tidak mati karena jatuh dari Udara dengan tiba-tiba, tetapi beberapa tulang mereka sepertinya mendapatkan dampak Yang cukup parah.
Vern dan Pitan Yang juga telah tiba di camp garis belakang tersebut langsung meluapkan amarah mereka kepada kedua orang itu.
mereka sebagai laki-laki harus menerima omelan dari kedua wanita mereka sebagai bentuk pertanggung jawaban. karena keduanya membuat sedikit kekecauan ketika sedang membuat parit.
orang-orang hanya menatap mereka dengan heran, Meskipun pahlawan dan Pangeran di Medan perang terlihat cukup kuat bagi mereka, tetapi mereka tetaplah Manusia biasa pada umumnya.
Takut dan menurut kepada perkataan Wanita! ( Mengalah dengan calon Istri! 🤭 )
" Hah...... Ternyata Cukup melelahkan juga Melampiaskan Kemarahan kepada Kedua idiot ini, Apakah kamu juga lelah Vern-chan "
_Pitan.
" Iya...... aku juga lelah "
_Vern.
selesai mengomeli Rey dan Harist di tempat penampungan.
Melampiaskan Emosi mereka dan menceramahi kedua orang itu nanpaknya membuat vern dan pitan menjadi cukup lelah.
meskipun kedua orang itu cukup menurit dengan perkataan mereka, tetapi tidak ada jaminan bahwa mereka tidak akan mengulangi hal gila ini diwaktu lainnya.
meskipun terlihat cukup lelah, Vern dan Pitan pada akhirnya memaafkan tingkah mereka sebelumnya.
mereka mulai mendekat ke dua orang itu Yang sedang terbaring di tempat penampungan, Dan akan memulai untuk memulihkan serta menyembuhkan Cedera tulang Yang dihadapi mereka.
Vern mulai mengeluarkan Potion penyembuh yang ia ciptakan, ia mulai membaginya kepada Pitan untuk diberikan kepada harist.
potion penyembuh telah digunakan kepada kedua orang itu, dan sekarang mereka telah pulih dari cedera Tulang Yang mereka dapatkan sebelumnya.
" Kita akan melanjutkan Kompetisi ini lain kali "
_Harist.
" Apapun itu, aku siap "
_Rey.
..." Lagi-lagi mereka masih membahas kompetisi konyol ini "...
Setelah pulih, Tampaknya mereka akan tetap mengulangi hal ini sebagai sebuah kompetisi konyol mereka sendiri.
Pitan dan Vern sepertinya harus menyiapkan lebih banyak emosi mereka kedepannya untuk memukul kepala kedua orang ini suatu saat nanti.....
bersambung......
__ADS_1