
[ Ditempat Rey ]
“ Uhk!!!! “ “ Sial!!! “
Aku terus berbenturan dengan senpai, Meskipun aku telah melengkapi diriku dengan sihir Kegelapan dan Juga Katana yang dialiri oleh energi Chi, Tetapi aku masih tetap saja kalah darinya.
Aku terus terbentur dengan cukup keras dan rasanya sangat menyakitkan....... Senpai yang biasanya ku anggap Beban dan cukup lemah, rupanya bisa menyimapan kekuatan yang begitu mengerikan!!!!
Aku berharap Nopt segera datang dan membawakanku barang yang ku inginkan. Aku sepertinya tidak bisa untuk menahanya lebih lama lagi.
“ !!!! “
“ Sial!!!! “
“ Hussss “ “ Bommmmmmm !!!! “
Aku hampir saja terkena serangan tersebut!! Senpai mengarahkan satu jarinya dan mulai menerangku dengan bola energi yang cukup kuat.
Untungnya saat sebelum aku terkena serangan dahsyat tersebut!! Aku berhasil melompat dan menghindarinya dengan Levitasi udara.
Serangan senpai itu meleset dan mengarah ke tengah hutan yang jauh, saat serangan itu mulai mengarah ke titik tertentu! Ledakan yang cukup besar timbul sebagai dampaknya.
Ledakan itu menimbulakan hempasan yang cukup kuat hingga mencapai ke tempat kami saat ini.
...‘ Walaupun ini masih dibawah kekuatan Asli dari Klan Revenhills, tetapi kekuatannya sudah cukup besar untuk menghancurkan sebuah kota di Lusia ‘...
Prediksi kekuatan Senpai saat menjadi Kishin bisa ku setarakan dengan Klan Pallas. Kekuatan seorang kishin memang setara dengan Iblis Kelas atas.
Walaupun perbedaan kekuatan kami begitu jauh, tetapi aku akan tetap terus bertahan hingga Nopt tiba.
“ Bersiaplah!!!! Senpai!!! “ ( Rey )
Aku mulai mengarahkan pedangku dan mengalirinya dengan sihir kegelapan dan energi chi...... aku tidak yakin apakah ini bisa digunakan untuk melukainya..........
“ Hyaaaaa!!!!! “ Aku mulai berlari dengan cepat dari arah depan ,ini mungkin cukup ceroboh tetapi aku masih punya rencana lainnya.....
“ Sihir kegelapan : Bayangan Pengikat !!!! “
Disaat yang bersamaan, aku mulai mengarahkan sihirku kepada senpai. Lingkaran Sihir mulai muncul di telapak kalinya dan banyangan mulai yang berbentuk tentakel mulai mengikat seluruh tubuhnya.
__ADS_1
“ srttttt “
Tetapi saat banyangan tersebut mulai mengikatnya, seboai dengan cukup mudah bisa melepaskan dirinya dari ikatan tersebut.
Dari arah depan, pedangku telah bersiap untuk menyentuhnya.
“ !!!! “ senpai menyadrinya.
Ia hanya dengan tangan kosongnya berhasil menghentikan seranganku. Ia mulai menggenggam pedangku dnegan sangat kuat.
Ia kemudian mengangkat pedangku dengan cukup tinggi bersamaan dengan diriku.
“ brukkkk “ “ Uhkkk !!!! “ ia melemparku dengan cukup jauh dan sangat keras ke tanah. Aku murasakan kesakitan dan juga tulangku yang terbentur dengan cukip keras.
“ Hyaahhhhhhhh!!!! “
Senpai berteriak dengan cukup keras, tetiakannya mengakibatkan hubusan yang cukup kuat menjauh dari dirinya. Teriakannya tersebut membuatku terbentur kembali denagm cukup jauh.
Rasanya diriku seperti jatuh tertimpa tangga. Benar benar begitu menyakitkan.......
“ Tuan muda!!!!! “ “ Maaf telah membuatmu menunggu!!!! “ ( Nopt )
“!!! “
“ Terimakasih banyak Nopt!!!! “ ( Rey )
Dengan sigap aku menderima kertas ofuda yang dibawa oleh nopt. Ini sangat tepat........ aku sudah tidak bisa lagi menahannya jika senpai kembali mebenturkanku ke tanah.
Aku mulai bersiap kembali untuk menyerang senpai dengan cara yang sama seperti sebelumnya.
Aku kembali melapisi pedang katanaku dengan sihir kegelapan dan juga energi chi.
“ Sihir kegelapan : Bayangan Pengikat “ “ Hyaaaa!!!! Terimalah ini senpai!!!! “
Aku mulai kembali menyerang senpai denga teknik pedang dan juga sihir kegelapan.
Bayangan hitam mulai kembali mengikat senpai, dan Katana kejutan kembli mengarah kepada senpai.
Senpai menahannya kembali, tetapi kali ini ia menggunakan kedua tangannya.
__ADS_1
Setelah senpai mulai memegang Katanaku dengan kedua tangannya dan juga dirinya yang terikat oleh sihir kegelapan. Aku denga cukup cepat melepaskan katanaku yang dipegang oleh senpai dan mulai mengarahkan ofida ke arah dahinya.
“ Selamat tidur........ Senpai!!!! “ ( Rey )
“ Takkkk “ Ofuda mulai menempel di dahi senpai.
Ia masih menatapku dengan Tatapan penuh amarah. Saat sihir pada ofuda telah aktif!! Perlahan lahan Aura kemarahan di dalam diri senpai telah menghilang. Wajah senpai yang penuh amarah kuni telah perlahan-lahan memudar.
“ brokkk !!! “ Saat sihir telah aktif, senpai kemudian terjatuh pingsan setelahnya.
“ Hah Hah Hah “ “ Dengan ini..... sudah berakhir!!! Selamat tidur senpai “ ( Rey )
Dengan terengah-enagh aku mulai berusaha untuk berdiri.
“ Crkkkk “ “ Crkkkk “ Disaat senpai sedang tertidur, aku juga secara bersamaan memotong kedua tanduk senpai yang ada di kepalanya. Seorang oni akan melemah bila tanduk mereka dipotong, itulah yang terjadi.
Pertarungan ku dengan Senpai yang berubah menjadi kishin kini sudah berakhir. Kekuatan kishin milik senpai kini telah tersegel oleh sihir penyegel yang cukup kuat dari onee-chan.
Kini ia tidak akan lagi bisa mengamuk dan berubah menjadi kishin seutuhnya.
“ Rei-channn!!!!! “
“ !! huh !!! “
Dari arah ke jauhan aku mendengar suara onee-chan yang berlari ke arahku. Ia bersama dengan miyu kini telah menuju ke arah kami.
“ Hah hah hah........ Untunglah onee-chan sudah ada- “ ( Rey )
“ Brukk “ sialnya di saat yang bersamaan aku mulai terjatuh karena mana dan juga energy ku yang habis karena meladeni senpai yang mengamuk.
...‘ Sial..... Mengapa harus di saat yang seperti ini ‘...
Aku mulai tertidur disaat terakhir.......
...•...
...•...
...•...
__ADS_1
...•...
[ Untuk Sementara Author Libur dulu selama 2 Hari 🙏 ]