The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )

The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )
Vol. 8 Ch. 15


__ADS_3

...( Flash on )...


“ Dengar ini helis-san, kau harus berhati-hati pada Reyan Rosklaver! Meskipun kita tidak mengetahui sihir jenis apa yang ia miliki tetapi jelas bahwa ia juga memiliki atribut es sama seperti diriku........ “ ( Tize )


Diruangan khusus osis yang dihadiri oleh semua anggota dan juga ketua osis yang masih dalam pemulihan semuanya sedang menantikan pertandingan yang akan berlangsung.


Tidak seperti biasanya tize memberikan peringatan kepada helis, dia mengatakan bahwa Helis harus mewaspadai Reyan roaklaver sebelum bertanding.


“ ya aku mengerti, terima kasih atas saranmu Tize........ jika begitu aku pergi, dan juga Yukki-kun...... sampai bertemu di final nanti “ ( Helis )


Sebelum pergi, helis memberikan sapaannya keoada semua anggota osis.


Dia juga mengatakan kepada hikkone jika mereka masih memegang janji yang sama seperti dulu.


“ ya...... semoga berhasil, helis “ ( Hikkone )


...•...


...•...


...•...


...•...


...•...


...( kembali ke pertandingan )...


“ ini adalah pertandingan semi final musim ini yang akan segera kita akhiri....... akhirnya m pada akhirnya sosok yang kita tunggu tampil pada pertandingan ini “ “ Sang ratu tidak terkalahkan Yang bahkan memanaskan pertandingan dengan mengalahkan semua peserta yang ia hadapi.......meskipun ia pernah dikalahkan satu kali dalam pertandingan latihan tetapi cahayanya tidak akan padam sekarang........ Sang ksatria bara, Helis Léberta “ 


“ Helis -sama berjuanglah “ 


“ kalahkan si anak baru itu “ 


“ Helis-sama kamia akan selalu memihakmu “


Para penonton semakin bersemangat dalam pertandingan peringkat kali ini, mereka memberikan banyak dukungannya kepada Ksatria bara Helis Léberta.


“ dan juga anak baru yang tidak bisa diperhitungkan....., pada awal pertandingan ia bisa mengalahkan illige retakia dengan cukup mudah bahkan para peserta lainnya juga dia bersihkan dalam jalur pertandingan...... sang Ratu es juga tidak bsia menghentikan langkahnya untuk maju di semi final....... Kuda hitam yang tidak bisa diperhitungkan, Reyan Rosklaver “ 


“ huuuuu...... “ 


“ Dasar anak pungut...,.. “ 


“ Sebaiknya kau kalah saja........ “ 


“ helis-sama tolong buat dia menjadi debu “ 


Para penonton juga bersorak kepada rey yang memasuki babak semi final ini.


Berbeda dengan helis yang mendapatkan banyak dukungan, reya sepertinya lebih mendominasi sorakan negative dari para penonton.


“ Sepertinya kau kalah dalam dukungan kali ini, anak baru “ ( Helis )


Helis yang berada di area bertarung mulai mengejek rey, ia mengejek rey karena lebih banyak mendapatkan sorakan negative daripada dirinya.

__ADS_1


“ kepercayaan mereka adalah hal yang pasti..... lagi pula seseorang yang asal-usulnya bahkan tidak jelas sudah pasti tidak akan mendapatkan tempat tertinggi.......... tetapi sepertinya tujuanku bertanding kali ini adalah hal yang besar, kira-kira apa yang terjadi bila harapan mereka pupus!? “ ( Rey )


Rey yang tidak menghiraukan ejekan tersebut malah lebih memfokuskan diri untuk mempermalukan para penonton yang berharap tinggi akan kekalahannya.


“ jangan sombong hanya karena kemenangan itu...... meskipun kau berhasil mengalahkan tize, bukan berarti itu sama denganku....... aku tidak akan seceroboh itu seperti dirinya “ ( Helis )


Helis yang sepertinya kesal mulai mengacungkan pedangnya kepada rey, ia sepertinya yakin bahwa dirinya jauh lebih baik daripada tize.


“ tentu saja, itu tergantung dari hasil pertandingan ini........ Saya tidak akan membuat senpai kecewa “ ( Rey )


Mereka saling memberikan jawaban yang serius, baik reyan dan juga helis sepertinya saling mewaspadai satu sama lain! Seolah seperti sebuah tekanan yang besar diamtara mereka berdua.


“ jika begitu...... Mulai “


Wasit telah memberikan aba-aba untuk memulai pertandingan.


Rey dengan cepat langsung berlari ke arah helis sembari mengarahkan pedangnya.


“ kau pikir aku akan tertipu.........Roh api berikanlah anugerahmu kepadaku.......Le verga!!!! “ ( Helis )


Helis menggunakan kekuatan dari roh api untuk membuat sebuah serangan yang cukup mematikan.  Bola-bola plasma mulai mengarah pada rey.


Langkah rey terhenti oleh serangan bola plasma tersebut.


Rey mulai menangkis bola plasma itu menggunakan pedangnya.


“ !!!!! “


“ auh....... Panas “ ( Rey )


“ apakah kau pikir itu adalah bola biasa...... kau salah, suhu bola itu adalah 2000°C ...... ketika bola itu di tebas oleh sesuatu maka hawa panas dari bola itu akan terasa meskipun dihancurkan.......... walaupun aku harusnya tidak menggunakan cara ini karena tidak menyukai hal itu “  ( Helis )


Helis mengatakan bahwa meskipun reya menebas semua bola plasma tersebut, hawa panas dari plasma itu akan tetap terasa meskipun bola itu di hancurkan.


Melihat keadaan yang kurang begitu menguntungkan rey mulai merapalkan sebuah matra sihir.


“ dinding air besar....... Jeviart...... “ ( Rey )


Reya mulai mengaktifkan sihir air yang cukup besar! Ia menggunakan sihir air pertahanan untuk menangkis semua bola plasma.


Sebuah dinding air yang cukup besar menghalangi laju dari semua bola plasma tersebut.


“ !!!! “ 


Ketika bola plasma dan juga air itu saling bertabrakan, sebuah uap air yang cukup tebal langsung memenuhi area pertandingan tersebut.


Helis mempersiapkan dirinya dengan baik, ia sadar bahwa saat ini adalah taktik yang dijalankan oleh musuhnya.


“ !!!! “ 


“ sudah kuduga kau akan menggunakan uap air untuk melakukan serangan “ ( Helis )


Rey tiba-tiba saja menyerang helis dari arah samping belakang! 


Dengan memanfaatkan uap air akibat benturan itu, ia berhasil mencapai helis dan melakukan serangan mendadak.

__ADS_1


“ !!!!! “


Helis sepertinya tidak tinggal diam, ia berhasil menahan serangan yang diarahkannya tersebut.


Ia kemudian dengan semua persiapan langsung melancarkan serangan balik.


Sebuah plasma mulai mengaliri seluruh tubuhnya bagaikan sebuah jubah api.


“ !!! “ 


rey yang menyadari hal itu langsung menjaga jarak dari helis, ia menyadari bahwa jubah api itu bagaikan sebuah bom yang akan membakar musuhnya dan melindungi penggunanya.


“ tch...... sepertinya ini akan memakan waktu lagi, tetapi senpai...... apakah senpai pernah berfikir untuk terjebak dalam sihir dari ratu es sebelumnya “ ( rey )


“ meskipun aku berhadapan dengan tize, tetapi ia bukanlah masalah bagiku....... karena api dariku berbeda dnegan api sihir...... ini adalah api yang langsung diberikan oleh sang roh tingkatan atas dari keluarga ku secara turun temurun.......” ( Helis )


“ perlindungan dari efrith ya........ “ ( Rey )


“ kau sudha mengerti hal itu..... jadi sekarang lakukanlah, Efrith!!!! “ ( Helis )


Helis mulai mengeluarkan seluruh apinya ke area pertandingan, ia melepaskan kekuatan dari Efrith  sang roh pelindung.


“ ho..... itu dia, bara yang membakar seluruh area “


“ Helis-sama tidak pernah menggunakan cara itu..... ini adalah sebuah hal yang langka “ 


Para penonton dibuat takjub! mereka menyaksikan bahwa idola mereka menggunakan cara yang tidak biasa dalam pertandingan itu.


Meskioun seluruh area terbakar, tetapi rey masih baik-baik saja.


Sebelum api itu menyebar, ia menggunakan pelindung keseluruh areanya untuk melindunginya dari bara api tersebut.


“ meskipun sudah menggunakan pertahanan, tetapi hawa panasnya masih tetap terasa “ ( Rey )


“ Hah.,...... kau sudah mengerti bukan...... jika kau sudah mengerti akan hal itu maka menyerahlah “ ( Helis )


Helis sudah menduga hal itu, tetapi ia juga memberikan kepada rey waktu untuk menyerah.


“ Menyerah sekarang bukankah hal yang aku fikirkan..,.... aku mungkin akan meminta maaf karena menggunakannya tanpa permisi “ ( Rey )


Reya mulai serius, ia mulai memfokuskan diri untuk membentuk sebuah lingkaran sihir ke seluruh area pertandingan......


“ Kehendak sanga naga agung memberikan kekuatan, atas izin darimu aku menggunakan hal yang ada......... Dragon Ice Magic...... Greath pallece of Meimed!!!! “ ( Rey )


“ i-itu....... “ 


Dari ruangan khusus osis, tize mulai bereakasi setelah melihat sihir tersebut.


Seluruh area dari pertandingan yang diselimuti api tiba-tiba saja mulai terbentuk sebuah area yang penuh dengan ES tajam.


Sebuah istana mulai membentuk di sekeliling area tersebut, memadamkan seluruh api yang menyebar di area itu......


...“ Kastil Es : Meimed “...


Para penonton yang melihat kejadian itu dibuat terkejut, mereka menyaksikan  dnegan kepala mereka sendiri sebuah sihir andalan dari ratu es yang digunakan orang lain.

__ADS_1


__ADS_2