
Kini aku mulai menyadari bahwa! aku mungkin telah membuat Kishin Orochi marah.
Ia mulai serius dan mengeluarkan Teknik tersegel miliknya yaitu Yamato no Orochi!
Saat ia mengaktifkannya muncul beberapa kepala seperti 10 ular yang berada dibelakangnya. Ular-ular itu berwarna hitam keunguan seperti menandakan bahwa itu mengandung racun yang cukup berbahaya!!!
“ Kau tidak perlu cemas Bocah!! Kau hanya akan tertidur jika terkena satu kepala ularku ini...... tetapi kau akan tertidur selamanya dengan racun milikku!!! “ ( Orochi ).
Orochi mulai mengarahkan satu kepala ularnya ke arahku, itu perlahan berubah menjadi semakin besar saat melesat menjauhinya.
Sebelum ular-ular itu mengenaiku, aku berhasil menghindarinya dengan Pijakan udara dan melompat dengan cukup tinggi ke atas.
Tetapi dampak sebenarnya dari bukan hanya mengarah kepada diriku. Saat aku munghindarinya disaat yang bersamaan para pemburu oni juga ikut terkena serangan tersebut. Mereka mulai pingsan akibat racun dari serangan Yamato no orochi.
Aku mulai mendarat ke tanah dengan cukup halus,disaat yang sama serangan kepala ular yang berjumlah 10 langsung mengarah ke arahku.
“ Sihir Kombinasi : Sayap malaikat jatuh “
Tetapi sebelum aku terkena seranagn tersebut, aku mulai menggunakan Sayap hitam ku untuk menyerap kemampuan dari orochi.
Kepala ularpun mulai menghilang saat menyentuh sayap hitamku. Akan tetapi di saat yang bersamaan Sayap hitam pun juga mulai sedikit memudar.
“ ara~ kau minirukan Sayap Tengu untuk menahan seranganku....... menarik juga bocah “ ( Orochi )
Orochi mulai mengerahkan Banyak Kepla ular kecil ke arahku, tetapi kali ini bukanlah ular berbentuk sihir seperti yang sebelumhya.
Kali ini ular fisik yang berjumlah cukup banyak mulai diarahkan kepadaku. Aku kemudian menebas ular-ular itu dnegan katana yang ku pegang dan telah ku balut dengan sihir api kegelapan.
Ular-ular itu terpenggal bersamaan mereka juga ikut terbakar. Aku menggunakannya karena aku tahu bahwa ular akan tetap menggigit meskipun kepala mereka terpotong.
Orochi terus mengarahkan ular-ularnya ke arahku dnegan jumlah yang cukup banyak diabrengi dengan yamata orochi yang telah difokuskan.
Menyadari bahwa aku tidak bisa menebas kepala ular itu dnegan mudah, aku mulai menghindarinya dengan pijakan udara yang ku siapkan.
Tetapi ular-ular itu terus saja mengikuti seperti telah mengarahkanku.disaat yang bersamaan aku mulai mengarahkan serangan balik ke arah orochi.
Aku mulai merapalkannya dengan cukup cepat. Lingkaran sihir kemudain mulai muncul di kakinya.
“ Sihir Kegelapan : Pilar tombak “
Pilar hutam berbentuk tajam yang terbuat dari banyangan mulai keluar dan mengarah kepada orochi. Tetapi ia dengan cukup cepat langsung melompat dan menghindarinya.
“ Ara~ara..... dengan sedikit kesempatan kau mengarahkan serangan balik ke arahku! Tetapi sepertinya itu sia-sia...... jika aku adalah akagiri, aku mungkin akan dengan mudah terjebak kedalam tipuanmu.... wahai bocah lucuku!!! “ ( Orochi )
“ !!! “ “chttt “
Saat ku sadari, ada seekor ular yang mulai mengigit leherku.
“ sial!!! “ ( Rey )
Aku tidak menyadari ular itu di pundakku sebelumnya. Ular itu berukuran cukup kecil hingga aku tidak menyadari kehadirannya.
Kepalaku terasa pusing!! Aku telah terkena racun dai ular tersebut.
Tubuhku mulai terasa berat “ brkkkk!!! “ beberapa saat kemudian aku mulai terbaring di tanah dengan tubuh yang lemah.
“ Tidak perlu khawatir, kau tidak akan mati secepat itu....... kau akan menjadi budakku untuk selamanya Bocah lucuku “ ( Orochi ) dengan senyum yang lebar.
Aku masih sedikit bisa membuka kedua mataku, tetapi tubuhku tidak bisa bergerak!!! Gawat....... apakah aku benar-benar akan dijadikan budaknya!?
“ tolong aku!! Onee-chan “ kataku dengan sedikit berusahan.
__ADS_1
Orochi perlahan mulai berjalan ke arahku, aku tidak bisa bergerak. ini benar-benar gawat untukku.
“ Jangan kau sentuh adik kecilku.......... Wahai sang pembara berikanlah hukuman bagi yang berdosa : Sihir api....... Imferno!!! “
Belum sempat ia mendekatiku, tiba-tiba saja Bola-bola api dengan cukup besar dan banyak mulai mengarah kepada orichi.........
Orochi yang melihat hal itu langsung menghindarinya dengan cukup cepat.
“ Siapa kau sebenarnya !!! “ kata orochi sembari berteriak.
“ Siapapun aku! Itu bukanlah hal yang penting......... jika kau menyakiti adik kecilku! Aku tidak akan segan-segan untuk membunuhmu!! “ kata orang itu denag cukup marah.
“ O-nee-chan “ ( Rey )
Onee-chan datang kepertempuran ini untuk menyelamatkanku. Ini hampir saja, jika dia tidak segera datang! Aku mungkin sudah dibawa oleh nenek ular itu.
“ Adik katamu!! Yang benar saja...... dia adalah budak kecilku!!!! Sebaiknya kau diam saja dan matilah segera!!!! “ ( orochi )
Orochi sambil berteriak dan menyebutku sebagai budaknya. Orochi kemudain mengarahkan semua kepala ularnya dan juga ular fisiknya ke arah onee-chan. ia benar-benar sangat marah karena diagnggu kepentinganya.
“ Sungguh tidak tau diuntung......... Sihir Kehancuran : PENGHAPUSAN!!! “ ( Mainna )
Saat ular-ular itu melesat dnegan cukup cepat ke arah onee-chan. dia langsung menggunakan sihir kehancurannya!!
Ular-ular tersebut perlahan menghilang bagaikan debu yang tertiup oleh angin. Orochi yang melihat hal itu hanya bisa tercengang karena tidak mempercayai apa yang baru saja ia lihat.......
“ Aku sudah memperikatkanmu bukan....... tetapi karena kau memiliki niatan yang buruk untuk menjadikan adik kecilku sebagai budakmu....... aku tidak akan membiarkan hal itu “ “ Selamat jalan....... Sihir Kehancuran : PENGHAPUSAN!! “ (mainna )
Onee-chan mulai mengarahkan sihir kehancuranya kepada orochi. Onee-chan mengetahui jika orochi tidak akan semudah itu mati jika semua jantungnya tidak dihancurkan. Onee-chan memutuskan untuk menggunakan sihir kehancurannya agar orochi benar-benar mati.
“ Hyahhhhh !!! “ ( Orochi )
Orochi mulai berteriak histeris, ia tidak mau mati dengan mudahnya...... ia terus berteriak sampai seleuruh tubuhnya hancur bagaikan debu yang ditiup angin.
Saat onee-chan mulai mengikut campuran urusan, maka mau sebanyak apapun lawannya! Ia bisa menghapus mereka semua dengan mudah.
“ Rei-chan!!! “ ( Mainna )
Setelah selesai mengalahkan orochi, onee-chan mulai berlari ke arahku dengan teriakan histeris.
Setelah mengalahkan orochi, mainna yang histeris mulai berlari ke arah rey. Ia sangat histeris saat mengetahui bahwa rey terkena racun dari orochi.
“ Rei-chan bertahanlah.......aku pasti akan segera menyelamatkanmu “ ( Mainna ).
Setelah mainna menenagkan dirinya, ia kemudian duduk disamping Rey. Ia lalu mengangkat kepala rey dan menidurkannya di betisnya.
...‘ untungnya aku bisa datang tepat waktu........ terimakasih banyak atas saran darimu Banri-kun ‘...
Ia kemudian mengeluarkan botol berisikan potion berwarna hijau kemerahan dari kantong dimensi spasialnya. Potion itu adalah potion penawar racun yang telah ia kembangkan untuk menetralisir berbagai jenis racun yang ada.
“ tukkkkk “ mainna mulai membuka botol itu dan memasukannya ke mulutnya terlebih dahulu sebelum meminumkannyankepada reynsecara langsung.
...‘ Walaupun aku tidak pernah melakukannya sebelumnya........ tapi jika itu bisa menelamatkan adik kecilku, aku rela melakukannya ‘...
Mainna sedikit agak ragu-ragu untuk meminumkan Potion penawar langsung dari mulut ke mulut, hal itu dikarenakan ia tidak pernah melakukan hal itu dengan siapapun selama seratus tahun hidupnya.
Tetapi ia mulai menghilangkan keraguan tersebut dikarenakan keadaan yang memaksanya untuk melakukan hal itu. Secara perlahan ia mulai menyentuh bibir Rey tertidur di pangkuannya.
Saat kedua mulut mereka saling menyentuh, mainna mulai meminumkan potion penawar kepada rey.
...‘ Bibir Rey-chan terasa begitu lembut, jadi ini yang disebut First kiss ‘...
__ADS_1
Mainna merasakan hal aneh di dalam benaknya, hal ini dikarenakan ia baru melakukan first kiss dengan seseorang. Ia merasakan sedikit kelembutan di dalam dari perngalaman pertamanya saat Bibir Mereka saling menyentuh.
...‘ Sepertinya sudah semuanya, semoga kamu cepat sadar rei-chan ‘...
Pada saat ia telah selesai meminumkan potion penawar kepada rey, ia mulai menunggu rey tersadar.
“ Rei-chan kamu benar-benar sudah berubah, aku tidak pernah meperhatikannya tetapi rambutmu benar-benar cukup tebal dan terasa sedikit lebih keras “ ( Mainna )
Sambil menunggu rey tersadar, mainna mulai mengelus-elus rambut kepalanya. Tidak sadar Ia terus menerus mengelus rambut rey seolah itu adalah hal yang menyenangkan.
Tidak berhenti sampai disitu, mainna mulai menyentuh wajah rey yang tertidur pulas dibetisnya. Ia terlihat begitu senang dengan hal tersebut.
“ lucunya........ Wajah Rey-chan begitu Imut saat sedang tertidur nyenyak “ ( Mainna )
Dengan wajah senang! Mainna terus memalukan kegiatannya tersebut saat rey tengah tertidur. Jantungnya terasa berdebar-debar seolah ia telah terperangah oleh adiknya yang begitu lucu.
Mainna kembali mengelus-elus kepala rey dengan lembut , itu adalah pengalaman paling membahagiakan menurut mainna karena ia bisa melihat adiknya yang begitu lucu tertidur di pangkuannya.
“ hmmmm..... !! “ tidak lama setelahnya perlahan rey mulai sedikit menggerakan matanya.
Potion penawar telah bekerja dan racun dari orochi mulai sedikit menghilang dan rey akan segera tersadar.
“ !!! onee-chan “ ( Rey )
Rey mulai membuka matanya, ia mengucapkan onee-chan saat ia tersadar.
“ Syukurlah Rei-chan! akhirnya kamu tersadar “ ( Mainna )
...°...
...°...
...°...
...°...
...°...
...°...
...°...
( Hikayat Author )
- Deskripsi Character Mainna di Versi Awal tidak digambarkan sebagai Onee-chan Yang peduli pada adiknya. melainkan Sebagai Putri Grand Duke yang Bucin kepada Teman Masa kecilnya/ Pelayannya.
- Teman Masa kecil sekaligus pelayannya itu adalah Rey ( Haritz )
- Mainna Selalu melakukan Tindakan Aneh saat Rey Tertidur seperti Membelai Rambut, atau menempelkan Kepala Rey di belahannya. 😅
- Seperti disinggung di awal : Bahwa The witch Of Ruin di Versi awal itu adalah Novel Shoujo / Romansa Percintaan bukan Novel Fantasy Shounen meskioun sama-sama ada Unsur sihir, Pahlawan, dan Raja iblisnya.
( Kedepannya Author akan Memisahkan Antara Character Rey dan Haritz )
seperti Sifat dan beberapa unsur lainnya.
- Rey/ Haritz di versi awal itu memiliki beberapa sifat yaitu Sangat setia pada Majikannya, Mudah Cemburu kepada laki-laki lain, Sifat Yang Lembut dan murah senyum, Dingin dan Tidak Ragu membunuh Targetnya, Perencana dan Perhitungan, Berwibawa , Sopan santun dan terakhir Mudah Naif Jika Menyangkut tentang Mainna.
- Rey di Versi awalnya adalah Maid bertopeng misterius dan Salah satu pemegang gelar pahlawan. tetapi juga selalu diminta untuk menjadi Assasin oleh majikannya Grand Duke of Bernard
__ADS_1
desain character Rey di versi Awal
( Rambut Silver + Mata Merah )