
Setelah Rapat Yang panjang berakhir dengan sangat canggung, pada akhirnya pihak aliansi mengikuti dengan apa Yang direncanakan sebelumnya.
Meskipun keputusan sangat berat untuk meninggalkan Medan perang begitu saja, Tetapi keputusan untuk mundur merupakan Keputusan semua orang untuk kebaikan mereka.
" Hei.... cepatlah, Kita tidak tahu kapan Monster besar itu akan bergerak, Sebaiknya kau segera sayangi nyawamu sebelum ini terpambat !!!!! "
kata seorang komandan Yang sedang memarahi bawahannya.
" Baik!!!!! " jawab ksatria itu kepada komandan.
Pihak aliansi sedang merapikan tempat dan membawa setiap kebutuhan mereka untuk segera mungkin mundur dari garis depan.
orang-orang sedang bergegas terutama untuk menghindari ancaman Yang lebih besar.
Monster besar seukuran gunung itu masih belum bergerak sama sekali, ini adalah sebuah kesempatan bagi pihak manusia untuk mempersiapkan diri sebelum pergerakan monster tidak bisa diduga.
Berbeda dengan pasukan iblis Yang datang secara bergerombol, Chaos kehancuran dapat dengan mudah meratakan sebuah kota jika ia bergerak secara tiba-tiba.
Wujudnya mungkin terlihat Seperti seekor kumbang badak dengan ukuran Yang sangat besar, tetapi tanduk dari monster tersebut bahkan bisa menyentuk awan terendah dengan cukup mudah.
pihak aliansi masih terus bergegas untuk mundur sejauh mungkin dari monster itu, tetapi ada beberapa orang penyihir dan pengguna mana telah membuat sebuah persiapan untuk mengantisipasi gerakan tiba-tiba.
mereka mulai membuat sebuah parit dengan ukuran Yang cukup besar, Yang bahkan cukup untuk menelan setengah ibukota kedalamnya.
dengan sedikit bantuan dari para pahlawan serta para penyihir tingkatan atas, Lubang parit memiliki kedalaman Yang cukup dalam untuk menjebak sesuatu di dalamnya.
parit memiliki lebar dan bentuk layaknya seperti bulan sabit Yang akan mengurung Monster itu dari 3 Arah. lebar dari Parit itu cukup besar untuk memuat Monster seukuran gunung itu sementara waktu.
" Explosion!!!!!! "
" boooommmm " ledakan sihir Yang cukup besar.
berbeda dengan beberapa Ksatria Yang harus mundur sedikit kebelakang dari zona berbahaya, Para penyihir harus menggunakan kekuatan mereka untuk menciptakan ledakan di parit.
mereka semua melakukan hal itu untuk mempermudah membuat sebuah jebakan. jika seseorang menggunakan cara manual untuk melakukannya maka akan memakan waktu Yang sangat Lama.
" huh " terengah-engah.
" Apakah kita harus terus melakukan itu " keluh seorang penyihir di suatu kelompok.
" Tentu saja harus, meskipun kamu kehabisan mana, kamu harus terus melakukannya karena lubang ini masih belum bisa untuk menahan monster "
" Ehhh....... sampai kapan kita harus melakukannya!? " kata orang itu lagi.
" tentu saja sampai lubang ini cukup untuk menahan laju monster itu....... jangan banyak berbicara, lanjutkan saja pekerjaannya!!! "
" Baik!!!!! "
__ADS_1
Mereka melanjutkan kembali pekerjaan mereka untuk membuat lubang.
para penyihir Yang mulai kehabisan mana harus dipaksa terus melakukannya hingga lubang jebakan cukup untuk menahan laju monster tersebut nantinya.
Meskipun pemandangan ini terlihat seperti sebuah kerja rodi, tetapi semua penyihir dari ras manapun harus dipaksa menggeluarkan semua kemampuan mereka.
Ledakan demi ledakan besar maaih terus terdengar sepanjang area berbahaya.
suasana tempat tersebut seperti sebuah acara tahun baru dimana ledakan kembang api selalu terdengar setiap detiknya.
di tempat lain.
" Bom Gravitasi!!!!!! "
" Buuummmmmmm "
sebuah ledakan yang lebih besar terdengar di tempat tersebut.
" Hah hah hah...... Belum, masih belum "
kata anak muda itu sambil terus berusaha untuk bertahan.
Rey sedang terlihat ikut bersama para penyihir lainnya untuk menciptakan sebuah ledakan.
ia menggunakan sihir gravitasi sebagai penggati dari sihir ledakan yang digunakan oleh para penyihir di area tersebut.
" Hei....menyerah saja, Kau tahu jika memaksa tubuhmu itu sama saja seperti penyiksaan diri.......kenapa kau tidak pergi saja bersama kekasihmu dan membuat keluarga bahagia saja "
_Harist.
" Tch........apakah kau ingin mengejekku, Lagipula siapa yang ingin kalah dalam pertandingan ini "
_Rey.
" Heh "
_Harist.
Meskipun dalam keadaan seperti ini, nampaknya kedua laki-laki ini masih saja melakukan sebuah hal aneh lagi.
berbeda dengan orang lain yang ikut andil dalam pembuatan parit besar ini, Rey dan Harist malah menggunakan kesempatan tersebut untuk melakukan pertandingan lainnya.
Meskipun hal itu terdengar snagat kekanak-kanakan bagi kebanyakan orang, tetapi bagi keduanya kalah adalah hal memalukan.
Baik ke dua orang ini sama-sama tidak ingin mengalah meskipun mereka terlihat lelah. Orang-orang yang melihat mereka malah merasa aneh bahwa Keadaan ini dijadikan sebagai sebuah permainan saja.
Ledakan - ledakan besar lebih banyak terdengar dari hasil kedua orang itu dalam pertandingan. sisi baik dalam hal ini bahwa Parit besar dan dalam lebih mudah diciptakan sekarang.
__ADS_1
Semua orang beranggapan bahwa mereka pasti gila, tetapi bagi keduanya itu adalah hal yang wajar.
" Aku sudah tidak mengerti lagi sekarang "
_Pitan.
" Benar........ Apakah Laki-laki itu selalu gila disaat nereka sedang bersaing "
_Vern.
di atas parit.
Vern dan pitan hanya menyaksikan kedua orang itu dengan tatapan datar.
mereka berdua sudah tidak tahu lagi ingin berkata apa. baik Harist maupun Rey sama-sama membuat mereka menjadi malu untuk mengakuinya.
tentu saja Dekat dengan Kedua orang gila ini sudah cukup untuk membuat urat malu mereka muncul dalam sekejap.
" Hei.......jika kalian anggap ini adalah permainan, Maka aku Pastikan bahwa kalian akan mendapatkan akibatnya!!!!! "
teriak pitan dengan cukup keras.
dengan marah-marah, pitan berteriak kepada kedua orang itu untuk berhenti menjadikan pekerjaan pembuatan parit sebagai sebuah permainan.
ia memberikan sebuah ancaman, jika mereka terus melakukan hal konyol maka ia akan memberikan pelajaran kepada mereka berdua.
" ............. " tidak terdengar.
" Nampaknya mereka Masih tidak mendengarnya "
_Vern.
Perkataan dari pitan sepertinya tidak terdengar sama sekali ke telinga kedua orang itu.
mereka berdua masih melakukan permainan mereka dan terus menerus membuat ledakan Yang cukup kuat.
" Ini membuatku frustasi "
_Pitan.
" Benar sekali "
_Vern.
Kehabisan kalimat.
Sepertinya kedua pria gila itu sama sekali tidak bisa dihalangi untuk keinginan mereka.
__ADS_1
Pitan dan Vern sepertinya sudah pasrah untuk ini, mereka setidaknya harus menanggung sedikit malu dari tindakan kedua orang itu.....