
Onee-chan akhirnya mengizinkanku untuk pergi ke ibukota bersama dengan Kisui-san dan juga Shinjou Senpai.
Tetapi persoalan utamanya adalah.......
“ dengar ya Rei-chan...... ketika kamu pergi kesana, jangan pergi sendirian lagi........ aku tidak ingin adik kecilku diculik lagi seperti waktu di Gransillia dulu...... kamu dengar “ ( Mainna )
Onee-chan sepertinya masih mengingat apa yang pernah terjadi di Gransillia dulu saat aku tidak sengaja tersesat dan diculik oleh kelompok Yang berafiliansi dengan kuil suci.
“ Tidak apa-apa onee-chan..... aku tidak akan tersesat lagi kali ini!!! “ ( Rey )
“ Ketika Rey-chan yang mengatakan hal itu , aku malah jadi semakin khawatir dengan hal tersebut “ ( Mainna ).
“ Eh!? “ ( Rey ).
Onee-chan masih saja meragukannya, ia sepertinya masih menganggap aku ini seorang anak kecil Yang mudah tersesat seperti dulu.
“ Oi...... mau berapa lama lagi kau disana...... kita akan segera berangkat “ ( Shinjou )
Dari kejauhan senpai mulai memanggilku untuk segera mengakhiri perdebatan ini.
“ Maaf senpai........ Jika begitu, aku berangkat “ ( Rey )
“ Hati-Hati ya.... Rei-chan “ ( Mainna )
“ Semoga selamat sampai tujuan “ ( Hichiko )
“ Huh!!! “ Miyu membuang muka.
Setelah berpamitan kepada semuanya ,aku mulai menuju ke kereta yang telah menunggu kami untuk menuju ke ibu kota.
“ oi...... jika kau lama seperti itu, kita pasti akan terlambat tahu “ ( Shinjou )
“ Maaf maaf........ aku hanya tidak ingin membuat Onee-chan khawatir “ ( Rey )
__ADS_1
Tidak lama kereta mulai berangkat untuk menuju ke Ibukota.
Kami menaikki kereta dari seorang pedagang yang kebetulan ingin pergi ke ibu kota untuk menjual barang. pedagang itu adalah mitra setia onee-chan dalam distribusi Healing potion di ibukota.
kereta sudah mulai semakin menjauhi kediaman ku. Dari kejauhan onee-chan dan yang lainnya melambaikan tangannya untuk mengnyambut kepergianku.
...‘ Ibukota ya...... kira-kira akan seperti apa ibukota di negeri ini ‘...
...•...
...•...
...•...
...•...
...•...
Dalam perjalanan yang kami lewati , kami terus bercerita mengenai banyak hal...
Kisui dan senpai sangat menghayatinya, terutama mengenai master berpedangku yang cukup keras saat melatihku.
“ eh!? Apakah paman di seberang sana benar-benar orang yang seperti itu!? “ ( Kisui )
“ itu benar........ saat kamu melihatnya untuk pertama kali! kamu mungkin akan sedikit ketakutan denganya, tetapi dia sebenarnya adalah orang yang sangat baik...........meskipun latihan yang ia berikan sangat sangatlah berat bagiku “ ( Rey )
Aku terus menceritakan semua hal mengenai Masterku yang ada di seberang yaitu Master Tatsuhi.
“ Tapi aku tidak menyangka akan hal tersebut........ Jika paman adalah orang yang terlalu baik, maka pamanmu yang diseberang itu malah kebalikan darinya! Kisui “ ( Shinjou )
“ dan juga mengenai Putrinya yaitu Ruri-san...... kira-kira saat ini usianya sama dengan Kak Hichiko “ ( Rey )
“ Eh!? Jadi Aku memiliki seorang kakak perempuan dari seberang!? Rei-kun kira-kira dia itu orang yang seperti apa!? “ ( Kisui )
__ADS_1
“ hmmmm...... bagaimana aku mengatakannya ya!? Bisa dikatakan dia itu tipikal kakak yang cukup perhatian........ tetapi saat ia sedang marah, ia bahkan bisa membuat anak laki-laki jadi tunduk ketakutan!! Bahkan Master saja tidak berani menentangnya " ( Rey )
“ Wohh!!! Jika Rei-kun mengatakan hal itu........ aku jadi semakin ingin bertemu denganya dan meminta beberapa saran darinya “ ( Kisui )
“ Eh!!!? “ ‘ Kuharap itu bukan saran mengenai bagaimana membuat takut laki-laki dalam beberapa artian ‘ ( rey)
Saat kami terus berbincang, kami terus memperhatikan pemandagan yang kami lalui.......
Ada banyak sawah dan padang rumput yang kami lewati selama di perjalanan, dan juga hutan yang cukup rimbun.
Kisui-san mengatakan ada beberapa pohon yang merupakan pohon dari bungan sakura.
Saat bunga-bunga itu mulai mekar pada musim semi, pepohonan akan di tutupi oleh indahnya bunga yang bermekaran.....
Dikarenakan musim semi masih sangat lama, aku jadi sangat penasaran bagaimana bunga-bunga tersebut bermekaran itu.....
Ngomong-ngomong soal bunga sakura!? Aku sempat melihat sebuah pohon yang ditutupi oleh mekarnya bunga berwarna merah muda dan putih di Tengah perjalanan sebelumnya saat berada di Seitto.
Apakah itu adalah bunga sakura!? Tetapi waktu mekarnya bukan pada musim semi saat aku tiba disini!?
[ Note : Mengacu kepada bunga Legerstroemia atau di Nusantara disebut Bunga bungur/ sakura lokal, Meskipun memiliki ciri yang hampir sama dengan Bunga Sakura / Prunus Serrulata lindl tetapi mereka merupakan famili yang jauh berbeda...... perbedaannya adalah jika bunga sakura tidak bisa mekar di negara tropis dan waktu pemekarannya adalah pada musim semi, maka bunga bungur bisa hidup di lingkungan tropis dan mekar sepanjang musim ]
Karena perjalanan ini memakan waktu hingga 2 hari, maka kami akan menginap di perjalanan. Aku dan senpai akan bergantian dalam berjaga, meskipun paman pedagang mengatakan bahwa jalur ini cukup aman karena akan singgah di sebuah desa.
Hari beranjak senja, matahari mulai terbenam dan Bulan mulai memancarkan sinarnya.
Banyak sekali kunang-kunang yang bertebaran di jalan, mereka begitu sangat indah ketika mereka smeua berkelap kelip di tengah malam Yang mulai dingin. Tempat yang begitu menenangkan bersamaan dengan angin dingin yang mulai menerpa.
Tidak lama setelah nya kami telah tiba di desa tempat singgah para pedagang yaitu desa Sakuragi. Penamaan desa ini Sebenarnya bergasarkan pada banyaknya pohon sakura yang berada di desa ini.
Tidaklah begitu aneh mengapa para pedagang memilih desa ini untuk tempat singgah, karena kepala desa begitu ramah dan sudah sangat familiar dengan para pedagang disini.
Alasan lain mengapa para pedagang meilih desa sakuragi sebagai tempat singga adalah, ketika musim semi tiba mereka juga bisa melihat bunga sakura yang bermekaran.
__ADS_1
Penduduk desa juga bisa memanen bunga-bunga tersebut untuk kemudian dijual ke ibukota hirotsuki melalui para pedagang. Tentunya para penduduk juga sangat memilih bunga sakura mana yang harus mereka kumpulkan dan jual kepada para pedagang.
Aku berharap, aku juga bisa melihatnya....... bunga sakura yang indah itu........