
tidak lama setelah ia kembali membaik, Rei-chan mulai menunjukkan sedikit ekpresinya yang tidak pernah ia perlihatkan kepada orang lain sebelumnya.
Entah bagaimana ia jadi sedikit lebih tersenyum daripada sebelumnya.
Apakah itu mungkin karena ia berhasil membalaskan dendamnya atau mungkin adalah hal lain yang ia pikirkan.
Tetapi apapun itu yang jelas bahwa saat ini ia merasa jauh lebih baik daripada ia dahulu yang bahkan tidak pernah tersenyum sebelumnya.
Entah apa yang terjadi, Banri-kun bersama tuan laberg mulai mendatangi tempat kami berada.
Saya tidak tahu apa yang ia pikirkan , tetapi jka ia jauh-jauh datang ke tempat ini hanya untuk mengatakan sesuatu kepada kami maka itu pastilah hal yang cukup penting.
Ia mengalihkan topiknya hanya untuk berbicara dengan Rei-chan saja!
Ia kemudian memberitahukan semua hal itu kepadanya tentang bagaimana rencana yang ia jalankan dan juga jebakan yang ia pasang untuk memancing pahlawan neich kepada rei-chan dan juga diriku.
“ ini mungkin telah keterlaluan...... tetapi sekali lagi saya meminta maaf kepadamu atas segala hal yang sudah terjadi ini! Seperti yang kamu tahu bahwa semua ini adalah rencana yang telah kubuat dan aku datang ke tempat ini untuk meminta maaf dengan sangat karena telah melibatkanmu dalam bahaya rencanaku ini........... kamu tidak perlu memaafkan orang jahat ini jika kamu tidak mau “ ( Banriett )
Sembari membungkukkan tubuhnya kepada rei-chan, ia mulai mengatakan permintaan maaf nya yang terbesar karena telah melibatkannya ke dalam bahaya.
Aku tidak pernah melihatnya meminta maaf kepada seseorang sebelumnya, tetapi ini adalah pertama kalinya banri-kun melakukan hal itu.
“ Tch........ aku selalu mengetahui bila kau itu memang orang jahat “ “ Tetapi entah bagaimana aku bisa mengatakannya......... apakah aku harus berterima kasih atau harus mengutukmu, tetapi kenyataan bahwa berekat dirimu aku bisa membalaskan dendam ku....... aku sangat berterima kasih untuk itu “ ( Rey )
Hal yang mustahil bahwa rei-chan akan mengucapkan terima kasih kepada banri-kun saat ini!? Tetapi ia terlihat seperti malu mengatakan hal itu.
“ Tetapi jangan salah....... aku tidak akan pernah memaafkan Anda karena sudah menjebakku dan melibatkanku dalam masalah ini....... dasar orang mesum “ ( Rey )
Nampaknya pandangan rei-cha masih belum berubah, ia masih tidak bisa memaafkan tindakan banri-kun tersebut.
Banri-kun kemudian mulai mengangkat tubuhnya, ia mulai tersenyum dengan jawaban itu.
“ tentu saja........ aku adalah orang jahat, jadi tidak perlu memaafkanku....... ngomong-ngomong soal tugas pengantaran batu jiwanya! Kalian bisa kembali ke desa sictmid sekarang....... aku akan membawa batu itu sendiri menuju ke wilayah Rosklaver! “ ( Banriett )
Banri-kun mulai mengganti topiknya! Ia mengatakan kepada kami untuk langsung pulang menuju ke desa sictmid! dan Ia sendiri yang akan membawa batu jiwa ke wilayah rosklaver.
“ lalu untuk kusir kalian, tuan laberg yang akan menggantikan Etonia....... “ ( Banriett )
“ Baiklah “ ( Laberg )
Dengan persetujuan darinya, banri-kun mulai menukar kusir kami dan tuan laberg yang akan menggantikan posisi tersebut.
Itu bukanlah sebuah masalah, tetapi sudah jelas bahwa etonia pastinya cukup kelelahan saat ini dan ia memerlukan istirahat di wilayah rosklvaer bersama banri-kun.
Setelah perbincangan yang panjang, akhirnya kami pun setuju! Rei-chan tidak mempermasalahkan hal itu, ia tidak memprotes apapun.
“ Jika begitu semoga kalian baik-baik saja...... “ ( Banriett )
Setelah ia mengemasi semua barang-barang miliknya ke kereta naga etonia, banriett mulai pergi dan melanjutkan perjalanannya untuk menuju ke Wilayah Rosklaver berada.
“ Kita juga harus segera naik, ayo Rei-chan “ ( Mainna )
“ baik....onee-chan “ ( Rey )
Mulai menaikki kereta naga milik tuan laberg yang dibawa oleh banri-kun.
Sejujurnya itu lebih seperti kereta kencana para bangsawan dibandingkan kereta pedagang! Saya bertanya-tanya apakah banri-kun tidak berlebihan meninggalkannya.
“ Jika begitu ayo “ ( Laberg )
Tuan laberg mulai menggerakkan kereta naga tersebut, Kini kami akan segera kembali ke desa.
“ Tunggu sebentar, paman, Onee-chan...... ada sebuah tempat yang ingin aku kunjungi sebelum kita kembali ke desa....... itu tidaklah begitu jauh! Apakah kita bisa pergi ke tempat itu “ ( Rey )
Sebelum berangkat, Rei-chan mulai meminta sesuatu kepadaku dan juga tuan laberg untuk dirinya mengunjungi suatu tempat terlebih dahulu, mungkin itu adalah tempat yang cukup penting bagi dirinya!?
“ Tidak masalah..,... apapun yang tuan kecil inginkan, Saya laberg akan melakukan semuanya....... silahkan Anda tunjukan saja tempatnya “ ( Leberg )
__ADS_1
Tuan laberg sepertinya tidak keberatan dengan tawaran tersebut, ia dengan sukarela mengatakan kepada Rei-chan bahwa ia harus menunjukkan tempat tersebut kepadanya.
“ baiklah..... terima kasih atas pengertian paman “ ( Rey )
Rey-chan mulai menundukkan tubuhnya sebagai ucapan terima kasih kepada tuan laberg kerena telah memberikan kebaikan kepadanya.
Ia kemudian mulai naik di sisi tuan laberg untuk menunjukkan jalan yang akan dilewatinya.
“ !!! “ kereta naga mulai berjalan seperti yang di arahkan oleh rei-chan.
Jalan ini mungkin adalah persimpangan menuju ke desa sictmid.
" Rei-chan...... tempat apa yang ingin kamu kunjungi!? " ( Mainna )
Aku mulai bertanya kepada Rei-chan mengenai tempat yang ingin ia kunjungi?
“ Sebuah makam........ aku akan melakukan ziarah terlebih dahulu.......tempat itu seharusnya tidak begitu jauh dari desa stacia “ ( Rey )
“ pergi kemakam Yurikka-san “ ( Mainna )
Baik aku dan tuan laberg sepertinya cukup memahami apa yang dikatakan oleh rei-chan.
Ia ingin pergi ke makam yurikka-san untuk berziarah ke sana.
Itu adalah hal yang wajar bagi seorang anak untuk pergi ke makam ibunya berada......... ia mengatakan tempat itu seharusnya berada tidak begitu jauh dari jalur menuju desa Stacia.
Tuan laberg yang mendengar hal itu langsung memacu kecepatan kereta naga seperti jalur yang rei-chan katakan.
Meskipun tidak begitu mengenal jalur, tetapi rei-chan bisa merasakan di mana makam itu berada melalui kenangan masa lalunya.
Ia sepertinya memiliki firasat kuat sebagai seorang anak yang berbakti pada ibunya.
Kereta naga terus melaju dengan kecepatan maksimal.
Rei-chan mengatakan bahwa dengan kecepatan ini maka kami pasti akan tiba di tempat itu dalam waktu setengah hari saja.
Wilayah kekaisaran mungkin cukup luas, tetapi untungnya sepanjang perjalanan hanya melewati kawasan rendah padang rumput luas.
Setelah beberapa lama perjalanan, kereta naga akhirnya tiba di sebuah tempat yang merupakan sebuah hutan.
Tempat ini tidaklah begitu jauh dari desa stacia, tetapi kami harus tetap fokus karena bisa saja monster muncul di hadapan kami untuk menghadang.
Beberapa lama kereta naga mulai memasuki hutan lebat, jalan setapak masih terlihat di sejauh mata memandang.
Jalur ini mungkin masih terlalu baru mengingat bahwa negeri secille tidaklah jauh dari tempat ini.
“ Itu..... paman, bisakah berhenti di tempat ini “ ( Rey )
“ Baiklah tuan kecil “ ( Laberg )
Laberg menghentikan kereta naganya, Rei-chan memintanya untuk memberhentikan kereta naga di tempat ini yang merupakan bagian tengah jalan setapak.
Ia mulai turun dari kereta naga untuk segera menuju ke sebuah tempat.
Aku yang tidak bisa membiarkannya sendirian mulai ikut dengannya untuk pergi ke pemakaman.
Ia mengizinkanku untuk pergi, ia juga mengatakan bahwa ibunya pasti akan senang bila bertemu dengan diriku.
Kami mulai memasuki hutan lebat dimana pohon-pohon berada. Rei-chan snagat mengingat tempat itu meskipun ia tidak pernah datang ke tempat ini sebelumnya.
“ Ah..... itu ada disana, sepertinya pohon bunga biru telah mekar “ ( Rey )
“ Begitu ya..... jadi itu adalah makamnya, itu terlihat cantik dengan pohon bunga berwarna biru “ ( Mainna )
Rei-chan mulai menunjuk suatu tempat yang merupakan gundukan batu. Ia mengatakan itu adalah batu nisan sebagai pengganti pemakaman.
Dari batu nisan itu tidak jauh ada sebuah pohon berukuran sedang yang mekar dengan bunga berwarna biru yang indah.
__ADS_1
Rei-chan mengatakan ia hanya menanam sebuah tombak pedang di tempat tersebut setelah batu nisannya! Sepertinya tombak pedang itu bukanlah tombak pedang bisa.
Mulai mendekati makam tersebut, rei-chan mulai membungkukkan tubuhnya lebih rendah dan mulai berdoa.
“ Rei-chan “ ( Mainna )
Aku juga ikut melakukan hal itu, aku juga ikut berdoa agar yurikka-san bisa tenang disana.
“ Maaf karena baru mengunjungimu setelah bertahun – tahun...... seperti yang ibu katakan, masih ada orang yang mungkin akan menerima diriku....... aku yang lemah saat itu sangat menyesal tidak bisa melindungi ibu! Dan juga mengenai Ayah, Aku masih belum bisa menerimanya sebagai seorang ayah karena kecewa “ “ Tapi ibu tahu, bahwa aku masih memiliki orang lain yang penting bagiku......... onee-chan adalah orang yang sudah menyelamatkanku, meskipun ia adalah sang penyihir kehancuran yang ditakuti banyak orang tetapi ia adalah orang yang sangat baik dan sangat menyayangiku........ sekarang aku sudah tidak sendirian lagi, orang-orang didesa sictmid, Ketiga adik angkatku, dan meskipun aku tidak menyukai si penyihir masa depan, tetapi aku sangat berterima kasih kepadanya “ “ ibu tidak usah khawatir, meskipun ibu tidak menyukaiku karena membunuh seseorang! Tetapi aku tidak masalah dengan itu....... akhirnya aku berhasil membunuh orang itu dengan tanganku dan juga dengan bantuan onee-chan “ “ Ibu tahu sebelum nya setelah kehilangan ibu, aku benar-benar mengalami banyak kenagan buruk pada manusia dan hampir mati karena hal itu....... tapi itu sudah berlalu...... aku sudah dewasa sekarang “ “ Jika saja ibu masih hidup, Ibu pasti akan menyukai onee-chan juga “ “ aku berdoa Semoga ibu bisa tenang di sana sekarang.......... maaf karena aku terlambat mengunjungimu “ ( Rey )
Rey-chan mulai memanjatkan doanya dan mengatakan semua hal yang terjadi kepada Yurikka-san.
Meskipun itu tidaklah penuh, tetapi itu membuktikan bahwa saat ini ia sudah hidup lebih baik daripada sebelumnya.
“ Semoga Anda juga bisa tanang di sana....... saya akan mengurus Rei-chan demi Anda “ ( Mainna )
Aku juga ikut memanjatkan doa agar yirikka-san bisa tenang, aku juga mengatakan bahwa aku akan menjaga rei-chan demi dirinya agar ia tidak perlu menghawatirkan apapun lagi.
Itu adalah prosesi pemakaman yang cukup lama, tetapi itu adalah bukti bahwa rei-chan sangat menyayangi ibunya yang telah lama tiada.
“ !!! “
Rei-chan mulai beranjak dari tempatnya setelah lama berdoa, aku mulai mengikutinya dan beranjak dari tempat persemayaman! kami sudah akan kembali untuk menuju ke desa.
“ !!! “ “ husss “
Sebuah angin mulai berhembus ke arahku dan membuatku menatap ke arah makam tersebut.
“ huh!! “ ( Mainna )
Dari pohon biru itu aku melihat sesosok transparan yang menyerupai seorang wanta berambut hitam lengkap dengan sayap miliknya. Tetapi anehnya sayap wanita itu berwarna putih bersih!
Bayangan wanita berambut hitam panjang itu mulai menggerakkan bibirnya seperti akan menyampaikan sesuatu.
...( Te-ri-ma Ka-si-h )...
Setelah mengakhiri kalimatnya wanita itu mulai menutup matanya dan mengakhirnya dengan sebuah senyuman tipis yang hangat, ia kemudian mulai menundukkan tubuhnya seolah menyampaikan ucapan terima kasih.
“ husss “
Angin mulai berhembus kembali, dan seketika Bayangan wanita itu hilang tanpa meninggalkan jejak apapun.
“ Sama-sama “ ( Mainna )
Apakah itu adalah yurikka-san ibunya rei-chan!? dia terlihat cukup cantik, dengan warna mata biru yang indah.
“ Onee-chan, cepatlah....... kita akan segera kembali “ ( Rey )
“ Ya..... tunggu sebentar “ ( mainna )
Dengan ini penderitaan yang pernah dialami Rei-chan telah berakhir! Ia sudah tidak lagi memiliki rasa sedih di hati.......... Msekipun membunuh adalah tindakan yang tidak bisa dibenarkan! Tetapi setidaknya Rei-chan adalah anak yang sangat berbakti, ia rela melakukan itu demi ibunya yang sudah tiada............... Cerita ini akan berlanjut!!!
...*...
...*...
...*...
...*...
...*...
...( **** )...
...🤧 Akhirnya Tamat Juga...
...Author Yang bikin WN ini aja gak kuat pengen Nangis. 😭...
__ADS_1
...padahal ceritanya cuma balas dendam, tapi kok mengandung Bawang ya 🤧 Ini sebenernya WN Sedih Berkedok fantasy!!!!...
...********...