
Kelas pagi seperti biasa.
“ ketika raja edolgard tiba di kekaisaran. negosiasi antara kerajaan dan kekaisaran mulai berjalan dengan lancar, utusan kekaisaran mulai mendatangi gransillia dan melakukan sebuah usulan untuk kontrak perdamaian “ “ pertukaran budaya mulai berlaku, wilayah timur dan utara benua mulai saling berkomunikasi hingga saat tersebut “ ( Aishaa )
Aishaa-sensei menerangkan materi sejarah antara hubungan Wilayah timur dan utara benua.
Suasana pagi dikelas membuatku menjadi mengantuk karena keadaan yang tidak jelas, meskipun tidaklah sopan dalam pelajaran tetapi tidur dan bersantai akan sangat bagus untuk saat ini.
“ reyan..... sensei sedang menerangkan, mengapa kamu masih tertidur sekarang “ ( Veronicia )
Lavender yang berada di samping tempat dudukku mulai menanyakan dan berusaha untuk membangunkanku dari istirahat pagi.
“ ya aku mendengarkan....... jika begitu tolong biarkan aku seperti ini saja, aku sedang kehabisan energi “ ( Rey )
Dengan nada malas, aku mulai menjawab bahwa aku mendengarkan pelajaran yang diajarkan oleh sensei tersebut.
“ huh........ melihatmu setiap pagi selalu bersantai ria, aku jadi semakin tidak percaya akan kemampuanku...... mengapa kamu selalu mendapatkan peringkat bagus dikelas “ ( Veronicia )
Mulai menghela nafas, lavender nampak begitu kelelahan selalu melihatku istirahat pagi setiap harinya.
Sebenarnya hal yang membuatnya tidak percaya diri adalah, meskipun aku terlihat tidak bersemangat tetapi aku selalu mendapatkan rank tertinggi di kelas berada di bawah dirinya.
Mungkin itu terdengar aneh bagi seorang pemalas, tetapi siapa yang akan mendengarkan semua teori gila tersebut dan mengingatnya begitu menyusahkan.......
“ Kemampuan seseorang tidak bisa dilihat secara objektif loh, meskipun aku terlihat seperti ini tetapi aku sudah mempelajari banyak hal..... dan juga sejarah itu rumit “ ( Rey )
Mulai meradang dan merengek, sebenarnya pelajaran sejarah itu cukup rumit bagiku meskipun aku harus jujur tidak begitu membencinya.
“ itu mungkin benar...... ngomong-ngomong ada apa hingga kamu tidak bersemangat seperti ini “ ( Veronicia )
Lavender mulai mengalihkan pembicaraan, ia menanyakan prihal mengenai diriku yang terlihat begitu pemalas pagi ini.
“ bukan hal yang penting...... itu hanyalah pertemuan biasa antara kakak dan adik “ ( Rey )
Menjawabnya dengan nada biasa, mungkin benar bahwa pertemuan antara aku dan onee-chan setelah beberapa bulan merupakan hal yang wajar tetapi.......
Siapapun pastinya tidak akan tahan bila harus dimandikan seperti anak kecil, di tambah ia selalu melakukannya dengan kedua benda lembut itu........Kelemahan terbesarku........!
...•...
...••...
...•••...
...••...
...( Ruang Pertemuan Penyihir murni )...
Saya memasuki pintu ruangan gedung serikat sihir yang begitu rapat dan tertutup.
__ADS_1
Dibagian ruangan yang cukup gelap dan hanya di hiasi oleh cahaya sihir yang cukup sederhana, para penyihir murni sudah berkumpul di meja bundar seperti yang sudah di jadwalkan.
Semuanya sudah berkumpul terlebih dahulu meninggalkan diriku yang sibuk untuk suatu hal di akademi sebelumnya.
“ Apa yang membuatmu terlambat kali ini “ ( Charlotte )
Charlotte sang penyihir kasih sayang mulai menanyakan kepada diriku alasan mengapa aku bisa terlambat datang pada pertemuan kami.
Meskipun ini adalah pertemuan setelah sepuluh tahun lamanya tetapi suasana di ruangan ini masih jauh lebih baik dibandingkan pada pertemuan sebelumnya terutama sifat charlotte yang sedikit lebih baik.
“ Bukan apa-apa, saya hanya sedang menyapa adik laki-laki saya di akademi sebelum saya akan kembali “ ( Mainna )
Dengan nada santai, saya menjawab pertanyaan charlotte tersebut.
Alasan keterlambatanku dalam pertemuan kali ini tidak lain adalah rei-chan. Aku harus menyapanya setiap pagi dan juga membangunkannya sebelum aku pergi ke pertemuan. Bagaimanapun Rei-chan masih tetap sama seperti itu.
“ Onee-sama! Sudah ku katakan jangan terlalu memanjakan anak ingusan seperti itu........semakin kamu memanjakannya, anak itu akan jadi semakin menyebalkan! “ ( Syuffia )
Dengan nada protes dan tidak enaknya syuffia mulai memintaku untuk tidak memanjakan rei-chan.
Aku cukup tahu bahwa ia pastinya merasa bahwa aku melupakannya, meskipun begitu syuffia sudah besar dan ia lebih tua dari rei-chan.
“ eh...... Syuffia-chan, bukankah kamu seharusnya senang karena saat ini Rei-chan sudah resmi menjadi adik laki-lakimu juga..... sebagai kakak tertua kamu seharusnya lebih memperhatikannya " ( Mainna )
Dengan lembut aku mulai menjawab pertanyaan syufia tersebut dan memintanya untuk bertindak layaknya seorang kakak tertua.
“ tidak akan sesederhana itu....... pokoknya tidak boleh, onee-sama harusnya tidak memanjakan anak itu!!!! “ ( Syuffia )
Meskipun ini terlihat lucu tetapi aku yakin bahwa mereka juga pastinya bisa saling menerima satu sama lain, Rei-chan dan syuffia-chan sungguh lucu.
“ Maaf sudah menyela, mainna-san....... kita bukan sedang membicarakan permasalahan kakak beradilk...... jadi bisakah kamu hentikan saja “ ( Hideoki )
Hideoki sang penyihir Keraguan mulai menyela pembicaraan, ia meminta kepada diriku untuk berhenti membahas mengenai permasalahan kakak adik yang sedang kubahas ini.
“ Baiklah..... maaf karena tidak bisa fokus “ ( Mainna )
Mulai duduk dan berdiam seperti yang sudah direncanakan
Saya mulai duduk di bangku yang sadah dipersiapkan untuk memulai pembahasan mengenai pertemuan kami kali ini.
“ Jika suasana sudah mulai tenang maka kita bisa memulai diskusi ini........ ini adalah diskusi kita yang kedua puluh lima kalinya, sebagai penyelenggara! Saya sangatlah berterima kasih kepada kalian semua karena sudah datang pada pertemuan kali ini...... baiklah, mari kita memulai pertemuan penyihir murni ini “ ( Marin )
Dengan wajah serius marin sudah memulai diskusi pertemuan penyihir murni untuk ke 25 kali kami adakan.
Sudah hampir dua ratus tahun kami jalani pertemuan ini semenjak era kekacauan sihir pertama dimulai.
Kami sebagai penyihir murni yang tersisa hanya melakukan pertemuan ini selama sepuluh tahun sekali untuk mendekatkan hubungan persaudaraan kami dan juga membahas masalah yang akan terjadi pada masa yang akan datang.
“ Untungnya saat ini pertemuan jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya....... jika begitu banriett, tolong jelaskan masalah terperinci “ ( Marin )
__ADS_1
Marin mulai mengalihkan topiknya, ia mulai meminta kepada banri-kun untuk menjelaskan informasi yang akan disampaikan dalam pertemuan kali ini.
“ baiklah marin-san....... eto~ aku akan memulainya dari sini...... seperti yang kalian tahu saat ini bahwa seorang pahlawan sudah mati dibunuh pada 3 tahun yang lalu dan kekuatan manusia sudah berada di titik terlemah yang pernah ada selama beberapa ratus tahun ini “ ( Banriett )
Banri-kun memulai diskusi dengan informasi terbunuhnya satu pahlawan manusia yang membuat kekuatan manusia melemah.
Ketika ia mengatakan semua informasi tersebut, para penyihir murni lainnya termasuk diriku mulai berubah menjadi begitu serius.
Kami semua sebenarnya menyadari bahwa kehilangan satu orang pahlawan di dunia ini adalah hal terburuk karena dengan ini maka pihak manusia sudah dipastikan akan mengalami kekalahan karena 4 pahlawan saja tidak akan bisa mengalahkan raja iblis dengan mudah.
“ kalian semua tidak perlu seserius itu karena kita akan turun tangan langsung bila keadaannya menjadi sangat buruk, tetapi itu bukanlah masalah utama kita untuk saat ini “ ( Banriett )
Banri-kun mulai sedikit menenangkan situasi.
Mungkin memang benar bahwa saat keadaan mulai semakin terdesak, kami para penyihir murni tidak akan tinggal diam begitu saja! kami akan bertindak bila keadaannya semakin buruk....... tetapi bukan itu masalah utama kami disini.
“ Mainna-san , sebaiknya Anda berhati-hati karena penyihir kebencian, jades berada di pihak ras iblis...... apakah kamu sudah mengerti hal itu “ ( Banriett )
Banri-kun mulai mengatakan nama penyihr kebencian dan memperingatiku untuk berhati-hati kepada dirinya.
Jades, meskipun ia bukanlah penyihir murni tetapi jika ia berada di pihak ras iblis maka aku harus berhati-hati akan dirinya.
“ aku sudah mengerti akan hal itu...... jadi itulah sebabnya aku sudah mempersiapkan diriku bisa sewaktu-waktu bila orang itu akan datang sendiri dan menemui diriku “ ( Mainna )
Aku sudah mengetahui semua hal itu, dan juga sudah mempersiapkan diriku jika jades kaan datang suatu saat nanti.
“ maaf....... kami tidak bisa melakukan apapun untuk bisa membantumu, “ ( Banriett )
Dengan wajah menyesal, banri-kun meminta maaf kepada diriku.
Ia mulai menundukkan kepalanya kepada diriku pertanda bahwa ia tidak bisa membantuku kali ini.
“ Hei...... apakah tidak ada cara lain untuk bisa mengalahkan orang itu! Jika semua ini memang benar maka, aku, aku- “ ( Charotte )
Charlotte mulai menunjukkan ekspresi tidak biasa dalam pertemuan kali ini.
Meskipun aku dan juga chara tidak dekat sama sekali tetapi kali ini ia sepertinya tidak menerima keputusan yang akan kami lakukan kali ini.
“ Charlotte-san...... terima kasih sudah khawatir kepada diriku, tetapi ini adalah jalan yang ku inginkan sendiri........... Tetapi kamu sudah mengerti bukan bahwa kalian tidak akan bisa mengalahkan Jades meskipun kalian bersatu...... dan ini adalah satu-satunya cara untuk itu " ( Mainna )
Berusaha untuk menenangkan charlotte yang tidak menerima keputusan ini.
Aku melakukan hal itu karena sudah mengerti bahwa mereka tidak akan bisa mengalahkan jades meskipun mereka semua bersatu.
“ Ini mungkin terdengar jahat, tetapi kita memerlukan dia untuk mengalahkan jades dan raja iblis agar mengakhiri peperangan ini untuk selamanya......... “ ( Banriettt )
Pertemuan ini terus berjalan sembari menghilangkan rasa kepedulian mereka akan diriku.
Kenyataan meskipun aku merupakan penyihir terkuat dari mereka semua, mereka tidak akan bisa senang tanpa diriku.
__ADS_1
Dan aku sudah membulatkan keputusanku....... semua itu ada ditanganmu....... Rey-chan...