The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )

The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )
Vol7 Ch. 9 : Maukah menjadi partnerku


__ADS_3

...( di kamar mandi )...


“ Ahhh....... rasanya tidak ada yang lebih menyenangkan dibandingkan dengan bersantai di bak air panas “ ( Rey )


Menikmati diriku yang sedang bersantai setelah ujian hari pertama selesai.


Siapa yang akan menduga bahwa aku akan berada satu kamar dengan si pahlawan manja itu.


Aku sebenarnya sedikit kesal karena ia selalu mengikut campuri urusanku dengan orang itu, dia adalah pahlawan tukang ikut campur.


Tetapi setelah beberapa waktu berlalu, entah bagaimana rasanya ini seperti sebuah persaingan yang umum.


“ Rasa rivalitas ya....... tapi aku sepertinya tidak bisa sependapat dengannya “ ( Rey )


Meskipun merasa sedikit kecewa karena harus satu kamar dengannya, tetapi ia masih lebih kompeten jika dibandingkan dengan murid lain........


Jika itu adalah murid lain maka aku tidak bisa menyembunyikan identitasku sebagai setengah iblis, dan juga memberitahunya mengenai perbudakan sepertinya adalah hal yang tepat.


Karena aku memiliki keyakinan bahwa ia pasti adalah bangsawan berpengaruh juga.


“ Hey..... Pahlawan manja, Jika benar kau itu bangsawan! Mengapa kau menggunakan seragam hitam!? “ ( Rey )


Berteriak pada pahlawan manja itu di dalam kamar mandi.


“ Itu....... itu rahasia, Yang jelas kau tidak perlu mengetahui itu...... anak haram “ ( Harist )


“ heh! apakah itu karena Kau menyukai Teman masa kecilmu si calon saint! “ ( Rey ) 


“ A-a-apa yang kau katakan!! I-itu itu bukan urusanmu “ ( Harist )


Jawaban darinya terdengar cukup terbata-bata.


 Mau di dengar seperti apapun, nampaknya dia memang melakukan itu untuk bisa tetap bersama dengan teman masa kecilnya.......


“ Oke! Oke Aku mengerti....... semoga berhasil “ ( Rey )


“ Kau tidak mendengarkanku ya!!! “ ( Harist )


Itu adalah hal wajar karena mungkin mereka adalah pasangan yang sesuai, sang pahlawan dan juga calon saint........ terdengar cukup aneh tetapi bukan hal mustahil.......


" Dan juga, bukan karena aku ingin akrab denganmu........ aku akan memberitahu bahwa pada ujian esok pagi kita harus menemukan kelompok untuk ujian akhir penerimaan murid...... itu adalah berburu di Hutan yang penuh dengan monster........ apakah kau sudah menemukan kelompokmu “ ( Harist ) 


Si pahlawan mulai memberitahukan kepada diriku mengenai ujian esok hari, itu adalah hal sulit karena kami semua harus membentuk sebuah kelompok untuk ujian perburuan monster....


“ bukankah ada dirimu dan juga si calon saint “ ( Rey )


“ Tidak....... lakukanlah sendiri, aku hanya ingin berpartner dengan pitan saja “ ( Harist )


Ketika aku mulai akan menawarkan diri, si pahlawan langsung menolakku karena ia hanya ingin berkelompok dengan teman masa kecilnya saja...... jelas mustahil


“ aku belum memikirkan apapun “ ( Rey )


Sejujurnya ini mungkin hal yang sulit karena sebelumnya diriku sendiri kesulitan untuk mendapatkan teman...... lupakan saja soal itu, kuharap aku biasa menemukan seseorang untuk satu kelompok denganku sementara waktu.


...••...


...••...


...••...


...•...


...( Kediaman duke )...

__ADS_1


“ hah....melelahkan “ ( Veronicia )


Sedang berendam di air hangat.


Menjernihkan pikiranku kembali setelah kejadian yang terjadi.


Menjalankan satu hari di sekolah ketika ujian masuk ternyata lebih sulit dari yang aku bayangkan.


Entah bagaimana beberapa hari sebelum ini, aku tidak pernah menikmati diri dalam pesta minum teh apapun kali ini dan mulai menjauh dari para pendukungku.


Sejujurnya mereka tidak benar-benar mendukungku, mereka hanya memanfaatkan diriku untuk kepentingan pribadi...... tidak ada gunanya terus dekat dengan mereka.


Untuk beberapa alasan sebenarnya mereka juga mulai mendatangiku ketika acara penerimaan murid, tapi aku sudah memutuskan untuk menolak mereka dengan cara halus kali ini.


“ Aku tidak percaya siapapun lagi “ ( Veronicia )


Jika mengingat masa lalu maka, pengkhianatan kepada keluargaku akan terus terjadi dan para ledy itu juga ikut andil di dalamnya............


“ tindakan pembullyan mengatas namakan diriku....... aku tidak akan terpancing lagi........ setidaknya jika mereka ingin melakukan tindakan bodoh itu lagi, lakukan saja atas nama mereka sendiri! Jangan pernah melibatkan orang lain “ ( Veronicia )


Aku sudah bertekad untuk tidak lagi berurusan dengan mereka, aku tidak ingin kejadian yang sama akan terulang lagi dan aku akan dituduh melakukan tindakan tersebut meski tidak pernah melakukannya.......... yang jelas untuk saat ini menyendiri adalah pilihan terbaik.


Tetapi melupakan persoalan itu...... ujian penerimaan berikutnya adalah ujian bertahan hidup.


“ itu sangatlah buruk...... ku harap tidak bertemu juga dengan mereka lagi “ ( Veronicia )


Mengingat kejadian di masa lalu sebelumnya.......


Di mana aku berada satu grup dengan Mariella, Hanry dan beberapa cecunguknya.


Pada saat itu, aku yang terbakar cemburu berusaha untuk mencelakai mariella dan meninggalkannya di hutan sendirian......


Tentunya tindakanku itu langsung diketahui oleh cecunguk hanry tersebut...... dan aku berakhir di diskualifikasi dalam ujian........


Tapi masalahnya ini adalah ujian kelompok, kamu harus memiliki seorang rekan setidaknya satu orang untuk bekerja sama denganmu.


Mengingat bahwa saat ini aku tidak percaya siapapun dan juga mana mungkin murid biasa akan satu kelompok denganku....... aku pasti berada di keadaan sulit ditambah aku hanya bisa menggunakan sihir yang cukup lemah.


“ Ah..,... rasanya ingin mati saja..... kuharap ada seseorang yang mau menjadikan diriku partner “ ( Veronicia )


Ujian yang berbeda di kehidupan kedua.


...•...


...•...


...•...


...•...


...( Pagi hari yang cerah di Academik )...


Memasuki sesi terakhir ujian penerimaan, para calon murid mulai di kumpulkan di halaman depan untuk selanjutkan menuju ke sebuah hutan kramat, Del el Grande.


Mengapa ujian akan dilakukan di sebuah hutan!? Itu adalah test akhir dimana kemampuan para murid benar-benar diuji.


...( Berkumpul di hutan kramat del el grande )...


Guru pembimbing kami kali ini cukuplah berbeda dari sebelumnya, ia terlihat seperti seorang gadis yang menggunakan pakaian gotik.


Gadis itu memperkenalkan dirinya sebagai salah satu penyihir murni yaitu penyihir ketakutan.


Para murid awalnya tidak percaya hal itu, sampai pada akhirnya mereka di perlihatkan secara langsung sihir ketakutan tersebut.

__ADS_1


Ada banyak murid yang tertekan akibat sihir ketakutan itu, tetapi ada beberapa juga yang tidak terjatuh karena sihir ketakutan itu.


Ketika mereka semua telah memahami nya , mereka langsung tunduk dan mulai segan dengan penyihir ketakutan tersebut.


“ Seperti yang kalian ketahui, bahwa saat ini akademik telah mengubah sistem penerimaan muridnya........ sekarang mau itu bangsawan tingkatan atas ataupun rakyat biasa telah setara dalam taraf penerimaan...... dan tidak ada lagi jalur loby disini “ “ ini adalah ujian terakhir yang akan menentukan kalian akan diterima ataupun tidak......... kalian akan membentuk sebuah tim parti sementara untuk melatih kekompakan kalian...... dan juga tugas terakhirnya adalah kalian akan dikirim ke hutan kramat ini selama 2 hari, Dapatkan sebanyak mungkin core monster yang kalian bisa........ dan yang terakhir, Para tim di izinkan untuk saling bertarung satu sama lain untuk memperebutkan core monster yang kalian dapatkan “ ( Harine )


Penyihir ketakutan memberikan tugas yang tidak begitu sulit, tetapi yang harus diperhatikan adalah tiap tim bisa saling bertarung untuk memperebutkan core yang mereka dapatkan......kedengarannya ini seperti ujian untuk melatih kemampuan strategi perang!


“ dan aku hampir lupa....... silahkan kalian membentuk tim kalian sendiri, minimalnya satu tim bisa terdiri dari dua orang dan maksimal adalah 4 orang....... jika begitu silahkan kalian memilih, aku akan memberi waktu sebelum memulai....... “ ( Harine )


Para mudir diberikan waktu untuk memilih anggota tim, ini adalah kesempatan yang bagus bagiku untuk melakukannya.


Seperti yang sudah diduga bahwa si pahlawan sialan itu sudah membentuk party dua orang bersama dengan teman masa kecilnya.


Baiklah...... aku tidak akan kalah.


Aku terus berusaha untuk mengajukan diriku kepada murid-murid lainnya........ tetapi yang kudapatkan adalah.


“ Tidak dia pasti orang sombong....... biasanya orang yang mendapatkan rank pertama memang seperti itu “ party pertama gagal.


“ tidak...... kau itu adalah keturunan imigran, aku tidak sudah satu party dengan darah rendahan...... pergi sana!! “ Party kedua gagal.


“ Maaf ya...... party kami hanya menerima perempuan saja “ party ketiga gagal.


“ pa-party kami sudah maksimal...... jadi tidak bisa ditambah satu orang lagi “ party keempat gagal.


...( Rey...... terus menerus di tolak oleh murid lain karena hal yang tidak dijelaskan ....... dan ia merasa sudah putus asa )...


...‘ apa-apaan ini...... sial, bagaimanapun aku mencoba! Hasilnya akan tetap sama......... lagi-lagi ditolak orang lain....... sungguh kehidupan yang menyedihkan ‘...


Aku terus memikirkan hal itu, dan hal ini sama seperti yang terjadi di  kepulauan tenggara di mana aku tidak bisa semudah itu mendapatkan seorang pun yang bisa ku jadikan taman....... apakah aku ini payah!


Tetapi setelah ku pikir lagi, nampaknya mereka seperti ingin menghindariku! Aku pastinya sudah mengerti apa alasan untuk itu! Dan itu adalah karena warna rambut.......


Dalam perspektif orang-orang di negeri ini, Warna rambut hitam melambangkan kegelapan dan juga kesialan........ sungguh mitos yang membuatku patah hati......


Dan juga di tambah dengan mata merah rubbyku yang sepertinya memberikan kesan menakutkan........ jalas semuanya akan menolakku......


...‘ Ah.....sungguh kehidupan yang memuakkan ‘...


Apakah aku harus putus asa dengan ini, mau bagaimanapun juga mustahil untuk bisa mendapatkan seorang teman sekarang...... menyerah saja.


“ !!! “ “ Eh! “ ( Rey )


Ketika aku sudah mulai putus asa untuk mencari seorang rekan party, aku mulai melihat seseorang yang sepertinya sendirian berdiri....


“ Apa yang putri Duke lakukan disana!? “ ( Rey )


Tidak bisa ku percayai, bahwa seorang putri duke yang seharusnya bisa dengan mudah  mencari seorang rekan! Berada sendirian disana? 


...‘ apakah ia sedang bertengkar dengan pengikutnya ‘...


Aku hanya menduga bahwa ia pastinya bertengkar dengan para pendukungnya hingga ia hanya sendirian saja.


Aku sebenarnya cukup bingung untuk itu, di satu sisi aku tidak ingin terus berurusan dengan bangsawan berpengaruh dan disis lain aku harus menemukan seorang rekan secepatnya agar tidak gagal dalam ujian akhir.


‘ ah..... ini benar-benar merepotkan!!! Tapi jika aku gagal disini maka onee-chan! onee-chan pasti akan kecewa..... baiklah mau bagaimana lagi ‘ 


Aku telah memutuskan pilihanku, meskipun aku enggan untuk satu party dengan bangsawan berpangkat tinggi tetapi  aku tidak mau gagal disini dan mengecewakan onee-chanku........


Mulai berjalan menuju ke arah putri duke yang sendirian tersebut...... 


“ ano-maaf jika saya melakukan tindakan yang tidak sopan...... Tetapi bisakah saya berada satu party dengan Anda  “ ( Rey )

__ADS_1


Dengan nada sopan, aku mulai mengulurkan tanganku untuk menawarkan diri berada satu party dengan Putri duke tersebut.....


__ADS_2