The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )

The Witch Of Ruin's : The Precious Person In My Life ( Penyihir Kehancuran )
Vol. 5 Ch. 52 : Menghadapi Pahlawan


__ADS_3

Sesuatu yang berada di luar dugaan yurikka, yaitu ia harus bertemu dengan Salah satu pahlawan di tengah perjalanan.


Pahlawan tersebut sedari awal telah menyadarinya, bahwa meskipun yurikka sudah mengubah penampilannya agar mirip dengan manusia pada umumnya! tetapi pahlawan tersebut tetap bisa mengenalinya sebagai iblis bersayap hitam.


Pertarungan antara yurikka melawan pahlawan neich tidak bisa terhindarkan.


Baru diketahui bahwa pahlawan neich memiliki dendam masa lalu kepada seorang iblis bersayap hitam, ia bersumpah akan membinasakan semua iblis bersayap hitam yang ia temui.


Pertarungan mereka berlangsung secara sengit, di mana yurikka harus mengeluarkan senjata tombak pedangnya sebagai bentuk perlawanan.


Pahlawan itu mengubah cincin yang ia kenakan menjadi sebuah pedang,dan tidaklah lupa ia juga menciptakan banyak pisau mana dari pedang itu.


Ledakan mewarnai pertarungan mereka, yurikka mengeluarkan kekuatan sihirnya untuk menyerang pria itu sekaligus menyerangnya dari jarak dekat.


Pria itupun melakukan hal yang sama, ia melemparkan banyak pedang peledaknya ke arah yurikka.


Tetapi yurikka bisa menghindarinya dengan telak.


“ tak tak tak “ “ !!!!!! “


Pertarungan dengan kecepatan tibggi tenagh berlangsung, yurikka bisa menahan seluruh serangan yang diarahkan kepadanya.


" hah hah hah....... “


“ Üst sınıf bir şeytanın büyüklüğüne göre, gerçekten zahmetli bir rakipsin…… kahretsin!!! "


( untuk ukuran iblis kelas atas, kau benar-benar lawan yang menyusahkan....... sialan !!! ) “ ( neich )


Pria itu berteriak keras kepada yurikka, ia juga mengatakan bahwa yurikka adalah lawan paling menyusahkan yang pernah ia hadapi.


Yurikka tidak menjawab apa pun juga perkataan dari pria itu, ia hanya fokus untuk bertahan.


Dengan cepat yurikka mulai merapal kan mantra sihir untuk balas menyerang pria itu.


“ dengan segala kebajikan ku percayakan penyucian kepada sang bara........ Sihir Api : Enam Kebajikan !!!! “ ( Yurikka )


Muncul keenam bola api biru yang mulai mengelilingi yurikka.


“ husttt!!! “ “ !!!! “


Satu persatu bola api melakukan tembakan serangan ke arah pria yang diarahkan olehnya.


Pria itu terus menghindari serangan bola api tersebut, ia mengetahui bahwa bola-bola api itu adalah jenis sihir ledakan yang mana akan meledak bila mengenai target yang diharapkan.


Pria itu terus menghindari tembakan bola api berturut-turut, dan ledakan dari efek bola api itu mulai semakin membesar.


“ booommmm “ “ boooommmm “ “ !!!! “ 


Suara ledakan terus terdengar, tidak ada serangan perlawanan dari pria itu.


Ia terus saja menghindari serangan bola api itu, tetapi nampaknya serangan bola api itu  bagaikan tiada habisnya.


Meskipun hanya ada 6 bola api yang mengelilingi yurikka, tetapi serangan tembakan bola api bisa menyerang ke arah target seolah itu tiada batas.


...‘ tch....... jika terus seperti ini, ini hanya akan seperti pertempuran ledakan saja....... wanita iblis itu tidak memberikan celah sedikitpun kepadaku....... tapi tunggu sepertinya!? ‘ ...


Neich mulai menyadari sesuatu, ia seperti melihat bahwa yurikka melindungi sesuatu saat mereka bertarung.


Ia mulai mengingat kembali kejadian yang lalu, di mana neich mulai unggul dan membuat yurikka terpojok.


Tetapi ia menyadari bahwa ada satu serangan dari pisau peledaknya yang meleset dan mengarah ke sebuah pohon besar yang tidak jauh dari lokasi pertarungan.


Sesaat saja yurikka dengan cepat  menangkis serangan itu agar tidak terkena pohon besar yang ada disana, seolah oleh ia tengah melindungi sesuatu meskipun ia sedang bertarungan sengit dengan neich.


Neich mulai memikirkan sesuatu, ia menemukan celah agar biasa mengalahkan yurikka dengan mudah.


Neich mulai tersenyum dnegan lebar memperlihatkan wajah menakutkannya yang merasakan senang karena ia berencana membunuh yurikka dengan cara yang keji.


" bu gerçekten çok eğlenceli...... en azından seni öldürmenin en iyi yolunu bulabilirim...... merhametli olmak istiyorsan o zaman kara kanatlı iblisin yaptıklarıyla orantılı bir af vereceğim benim için değerli insanlara yaptı "


( ini benar-benar cukup menyenangkan....... setidaknya aku bisa menemukan cara paling bagus untuk membunuhmu...... jika kau ingin berbelas kasih, maka aku akan memberikan pengampunan yang sepadan sesuai dengan apa yang dilakukan iblis bersayap hitam pada orang-orang berharga bagiku ) ( Neich )


Neich dengan senyum mengerikan dan juga perasaan dendam yang besar, ia mulai memperlihatkan wajah aslinya.


“ huh!!! “ ( Yurikka )


Yurikka sendiri tidak tahu apa yang dibicarakan oleh neich, tetapi ia jelas mengetahui bahwa pahlawan itu adalah sosok yang berbahaya.


Neich mulai mengubah senjatanya ke bentuk sebuah busur, ia mulai mengarahkan busurnya kepada yurikka.


Energi mana mulai terbentuk dan mulai memproyeksikan sebagai sebuah anak panah.


Neich mulai fokus untuk melancarkan serangan tembakan.


“ Husssttt!!! “ panah emas mulai melesat dengan cukup cepat.


Yurikka mulai bersiap dengan mode pertahanannya, tetapi nampaknya ia salah perhitungan.


Ia telah menyadari bahwa panah itu tidak diarahkan kepadanya, melainkan ke sebuah pohon besar yang  sedari awal ia lindungi.


“ tidak.......Rei-chan!!! “ ( Yurikka ) berteriak dalam bahasa iblis.


Yurikka mulai terlihat panik, ia berusaha untuk berlari untuk melindungi pohon besar tersebut dari lesatan panah.


...‘ dengan kecepatanku saat ini, aku tidak bisa tiba dalam waktu cepat....... jika begitu maka ‘...


Yurikka mulai memikirkan sebuah cara.....


Ia mulai mengarahkan tombak pedangnya untuk fokus ke lesatan panah tersebut.


“ hutttttt” “ !!! “


Yurikka mulai melempar senjatanya dan membidik ke arah lesatan panah tersebut.


“ boooommmmm!!! “  


Tombak dan juga panah itu  saling beradu satu sama lain dan mengakibatkan ledakan yang cukup besar.


“ !!!! “ 


Dari ledakan tersebut, pedang tombak milik yurikka mulai terlempar cukup jauh meskipun tidak  mengalami kerusakan akibat ledakan.


“ syukurlah aku- “ “ hukkkkk !!! “ 

__ADS_1


Sesaat setelah yurikka merasa bahwa ia berhasil melindungi pohon besar itu dengan melempar senjatanya, tiba-tiba saja sebuah anak manah mulai menusuk perutnya.


Yurikka mulai membalik badannya ke arah pahlawan tersebut.


“ kau lengah.,....sialan!!!! “ ( neich )


Tiba-tiba saja pahlawan itu telah berada dekat dneganya dan mulai mengarahkan pedang kepada dirinya.


Yurikka mulai menangkis pedang tersebut dengan kedua tangannya.


“ crrrrrr!!!!! “ “ !!!! “ 


Tetapi sangat di sayangkan bahwa  pedang yang berasal dari senjata cincin pahlawan itu lebih tajam daripada yang ia perkirakan.


“ ahhhhhh!!!! “ 


Yurikka mulai berteriak kesakitan, kedua tangannya terpotong akibat tebasan pedang tersebut.


Darah berwarna biru indigo mulai mengalir keluar dari luka potongan pedang itu.


" ha ha........ ha ha ha ha....... şimdi hissediyorsun değil mi, insanlarını öldürenlerin çektiği acı........ "


( ha ha........ ha ha ha ha....... sekarang kau merasakannya bukan, rasa sakit yang pernah dirasakan oleh orang-orang yang dibunuh kaum mu.........  ) ( neich )


Neich mulai tertawa kegirangan, ia akhirnya bisa membuat yurikka merasakan rasa sakit yang  pernah dirasakan oleh para korban dari iblis bersayap hitam yang pernah menyerang desanya.


“ ahhhhhh .......ahhhhhh!!!! “ ( Yurikka )


Yurikka mulai berteriak dengan cukup keras, ia tidak bisa menahan rasa sakit tersebut.


Yurikka terus berusaha untuk menenangkan diri, ia mulai merapal kan sebuah sihir yang tidak dimengerti oleh si pahlawan.


" şimdi saldırmak istersen faydasız...... çünkü işkenceyle ölmelisin!!!! "


( percuma saja jika kau ingin menyerangku sekarang...... karena kau harus mati dengan penuh penyiksaan!!!! ) ( Neich )


Dengan Anda lantang, neich mulai mengatakan semua hal itu kepada yurikka.


Ia mulai mengerakkan pedangnya ke  arah lainnya....


“ csssss!!!!!! “ “ !!! “ brug “ 


Pedangnya tersebut mulai memotong kedua kaki yurikka hingga membuatnya terjatuh ke tanah.


" Чаролија је завршена…..са овим ћете сигурно бити добро "


( Mantra telah selesai.....dengan ini kamu pasti akan baik-baik saja ) ( yurikka ) dengan bahasa iblis


Yurikka dengan pelan sepertinya telah menyiapkan suatu matra untuk melawan neich, terlihat sebuah lingkaran sihir mulai mengarah ke pipi dari neich.


Tetapi neich tidak merasakan apa pun dari serangan balasan itu, ia menduga bahwa itu hanyalah serangan sia-sia.


" Ne oluyor.....bu anlamsız bir saldırı mı senden........... "


( Apa-apaan itu....... apakah ini adalah serangan sia-sia darimu......... ) ( neich )


Neich nampak cukup marah, ia seperti merasa telah diremehkan oleh seseorang.


Dengan teganya, neich mulai menjembak rambut dari yurikka.


Ia kemudian mulai membentuk sebuah  pisau mana.


Ia kemudian menusukkan pi*** tersebut ke mul** yurikka agar yurikka tidak bisa berteriak lagi.


“ bruggg “ “ !!!! “


Setelah neich menusukkan pis** mananya ke mu**t yurikka, ia mulai melemparkan yurikka ke sebuah pohon besar yang sedari tadi dilindungi olehnya.


“ uhk uhk !!!! “ ( yurikka ) dengan cukup kesakitan.


Yurikka mulai berusaha merangkak dengan tubuhnya yang mengenaskan, ia berusaha untuk mengarah ke pohon besar yang ada di hadapannya.


" gitmene izin vereceğimi mi sanıyorsun.......aptal olma” “ölümle karşılaşmadan önce işkence görmen gerekiyor.......ha ha ha ha ..... ... kahretsin acı çekmelisin !!!!! "


( apakah kau berpikir aku akan membiarkanmu begitu saja....... jangan bodoh “ “ kau harus tersiksa terlebih dahulu sebelum menemui ajalmu.......ha ha ha ha ........ kau harus menderita sialan!!!!! ) ( Neich )


Dengan teriakkan dan tawa seperti orang gila, neich mulai tidak bisa mengendalikan dirinya.


Ia seperti merasakan sebuah sensasi ketika berhasil membunuh salah satu iblis bersayap hitam pertamanya.


Ia mulai membentuk senjatanya kembali ke sebuah cincin.


Dari cincin itu mulai muncul banyak pedang kuning yang berjumlah delapan.


“ ckkkkk!!!! “ “ akkkkkkk!!!! “ 


Neik yang perlahan berjalan mulai menusukkan satu pedang itu ke punggung yurikka.


" kahretsin…..kahretsin……. kahretsin acı çekmeliyim……ha ha ha ha "


( sialan.....sialan....... aku harus menderita sialan......ha ha ha ha ) ( Neich ) tertawa terbahak-bahak.


“ ckkkkk!!!! “ “ ckkkk “ 


Satu persatu pedang mulai men****k punggungnya.


Yurikka tidak bisa berteriak karena sebuah pisau yang menancap di mulutnya.


Di sisi lain, rey kecil hanya bisa melihat dan menyaksikan sebuah pemandangan yang begitu mengerikan.


Ia melihat pemandangan saat ibunya di siksa dengan cukup kejam oleh seorang manusia yang merupakan salah satu pahlawan.


“ i-ibu “ ( rey )


Rey kecil hanya bisa bersembunyi dan menatap saat-saat dimana ibunya  akan dibunuh di depan matanya.


Ia mulai terlihat ketakutan sembari menutup mulutnya dengan erat, ia mulai mengeluarkan banyak air mata dnegan pemandangan yang ia saksikan.


Di saat terakhir, ketika pedang terakhir akan digunakan oleh pahlawan itu.


" ha ha ha...... öl.. öl..... öl "


( ha ha ha....... mati.... mati.....mati ) ( Neich )

__ADS_1


Neich menus*****n pedang terakhir itu berkali-kali ke punggung yurikka. Ia masih belum ingin membiarkannya mati begitu saja


Hingga di saat akhir, neich mulai me*****kkan pedang itu di tenggorok kan yurikka agar ia bisa mati sekarat.


" hah hah hah.........en azından yavaş ölebilirsin, o zaman yem bırakma zamanı "


( hah hah hah......... setidaknya kau bisa mati pelan-pelan, jika begitu saatnya memansang sebuah umpan ) ( neich )


Setelah selesai dengan sentuhan akhirnya, neich mulai berjalan meninggalkan yurikka begitu saja. ia seperti menunggu sesuatu untuk datang.


Disaat neich mulai pergi, rey kecil yang melihat kesempatan itu langsung berlari untuk menuju ke arah yurikka! Ia mulai keluar dari persembunyiannya.


Ia mulai menunduk dan mulai menangis di hadapan ibunya yang tengah sekarat.


“ ibu.....ibu..... ibu.......bertahanlah ibu, kumohon jangan tinggalkan aku....... tidak ibu!!!! “ ( rey )


Rey kecil mulai berteriak histeris, ia mulai menangis dengan cukup keras.


...‘ ah...... aku meninggalkannya lagi, benar...... jika ada sesuatu yang selalu aku sesali maka itu adalah dirimu, Rey-chan ‘...


...‘ maafkan ibu karena sudah membuatmu jadi menderita seperti ini........ maafkan ibu karena sudah memisahkanmu jauh dari ayah ‘ ...


...‘ tetapi apakah kamu tahu bahwa setiap orang tua pasti akan melakukan sebuah kesalahan....... dan itu adalah membuat seorang anak menangis ‘...


...‘ aku benar-benar sudah gagal menjadi seorang istri dan juga seorang ibu...... maafkan aku ‘ ...


...‘ kamu tidak perlu memaafkan ibumu yang sudah gagal untuk membawa kebahagiaan padamu..... rei-chan ‘ ...


...‘ jika dewa itu benar-benar ada...... apakah ia kan mendengarkan apapun yang iblis ini katakan.......... aku mohon untuk tetap membiarkan putraku tetap hidup ‘ ...


...‘ meskipun dewa tidak akan pernah mendengarkan apa pun yang aku inginkan...... tetapi aku memohon kepadamu dengan sangat ‘...


“ uhk akh !!!! “ 


Yurikka mulai berusaha untuk menggerakkan bibirnya seolah ia ingin mengatakan sesuatu kepada putranya.


“ ibu!!! “ ( Rey )


“ Rei-chan...... tetaplah Hidup “ ( Yurikka )


Yurikka mulai mengucapkan kata-kata terakhirnya kepada putranya tersebut.


“ tidak!!!!! Ibu...... ibu!!!! “ ( Rey )


Rey kecil mulai menangis dengan kuat, ia mulai mengeluarkan air matanya dengan deras dan berteriak keoada ibunya.


...‘ ah.......benar sekali, aku sudah gagal........... maaf karena ibu sudah tidak bisa lagi bersama denganmu........ abu berdoa, semoga kamu tetap hidup dan menemukan kebahagiaan bagimu......... maaf karena ibu tidak bisa membawamu ke tempat ayah berada......... ibu mencintaimu, rey-chan........ maaf aku tidak bisa kembali kepadamu, Eugeon ‘...


Yurikka mulai menutup kedua matanya, ia mulai menunjukkan senyuman terakhirnya kepada putranya yang telah ia tinggalkan.


“ tidak!!!!! Ibuuuuu!!!!!! “ ( Rey )


Anak itu saat ini hanya sendirian, ia telah di tinggalkan oleh satu-satunya orang yang berharga baginya.


“ bruuuuzzzz “ 


Hujan petur mulai menggelegar dan turun dengan derasnya, mengantar kepergian dari seorang ibu yang telah meninggalkan putranya sendirian.


Anak itu mulai merasakan sebuah kekosongan, ia telah mengalami banyak hal yang begitu menyakitkan tetapi kali ini ia benar-benar telah kehilangan hal yang sangat berharga baginya.


Ia telah kehilangan ibunya.


Di tengah hujan yang deras dan petir yang menyambar, anak itu hanya bisa menangis di samping mayat ibunya yang sudah tidak berdaya.


“ mengapa semuanya harus berakhir seperti ini “ ( Rey )


Dengan tatapan kosongnya Saat ini anak itu sudah benar-benar kehilangan segalanya, is telah ditinggalkan oleh ibunya dan tidak lagi memiliki tempat untuk bersandar.


" wah wah wah........ O şeytani kadının neden şu anda büyük ağacı korumak zorunda olduğunu merak ediyordum ama görünüşe göre çaresiz bir kedi yavrusunu koruyormuş "


( wah wah wah........ aku bertanya-tanya mengapa wanita iblis itu sampai melindungi pohon besar barusan, tetapi nampaknya ia melindungi seekor anak kucing yang tidak berdaya )


Rey kecil mulai menyadari sesuatu.


Neich yang sedari awal dikira telah pergi, kini telah muncul dibelakang rey kecil Yang sedang menangis.


Ia terlihat mulai menyiapkan pedangnya untuk melakukan sesuatu pada rey kecil yang tidak berdaya.


Rey kecil mulai menatap Pria itu dengan tatapan penuh amarah dan juga kebencian dari wajahnya.


“ !!! “ 


Neich yang melihat tatapan menakutkan itu mulai tetingat akan sesuatu.


...‘ aku tidak bisa mengetahui anak ini sebenarnya apa....... auranya tidak seperti iblis tetapi lebih mendekati manusia....... dan juga apa-apaan tatapan tidak menyenangkan itu ‘...


Neich nampaknya mulai menyadari sesuatu, meskipun ia tidak bisa memastikan apakah rey kecil adalah iblis atau manusia karena tidak bisa mengetahui auranya.


Tetapi ia menyadari satu hal dari tatapan yang di tunjukkan  rey kecil kepadanya............ yaitu tatapan yang sama saat kedua orang tuanya di bunuh dan desanya diserang.


Tatapan dari seseorang yang penuh dengan perasaan kebencian.


" tch…… Bu çocuğa benim için korkunç bir şey olmadan önce bakmam gerekiyor…… bana o iğrenç bakışla bakma!!!!! "


( tch........ aku harus membereskan anak ini sebelum menjadi hal mengerikan bagiku........... jangan menatapku dengan tatapan menjijikkan itu!!!!! ) (Neich )


Neich mulai berteriak dan marah karena seorang anak yang menatapnya dengan tatapan penuh kebencian....


Ia mulai menganyunkan pedangnya kepada rei kecil guna membereskannya bersama dengan ibunya tersebut.


Rei kecil masih menatapnya dengan serius, ia tidak menutup matanya sedikit pun.


...••...


...••...


...•...


...( ****** ) ...


...🤧😭😭😭😭😭...


...Dasar Pahlawan ******!!! 🤧...

__ADS_1


...Cuma karena dendam Yang gak jelas, Rela merenggut nyawa seseorang Yang bahkan gak ada sangkut pautnya....... Yurikka mungkin iblis sayap hitam ( Revenhills) tapi dia udah menikah dan punya anak, dan ini dibu*** di depan anaknya lagi..... 🤧...


__ADS_2