Tiara : Queen Of Boulevar

Tiara : Queen Of Boulevar
#7 Auntie Michelle


__ADS_3

"Kamu kayu apa batu!? Kenapa diam saja?" Teriak Monica semakin kesal karena Tiara tidak meresponinya.


Pertanyaan singkat Monica membuat semua orang tertawa lucu pada Tiara. Keadaan tersebut justru membuat hati Monica senang tak karuan. Bagaimana tidak, ia berhasil membuat Tiara terlihat seperti lelucon.


Tatapan tajam dan dingin mata Tiara sama sekali tidak terlepas dari Monica se inci pun. Tiara mulai berpikir bagaimana Monica tidak menyukainya dan mencoba untuk mempermalukan dirinya.


Tiara sebenarnya tahu Monica terus-terusan memperhatikan dirinya sejak dari bandara kota L, namun Tiara berusaha mengabaikannya. Siapa sangka ternyata Monica tidak menyukai dirinya.


Tiara tidak ingin memperkeruh masalah maka jalan satu-satunya adalah ia harus meminta maaf pada Monica. Namun jika Monica masih tetap mencari masalah dengannya maka ia tidak akan membiarkannya lepas begitu saja.


Ketika Tiara hendak membungkuk dan meminta maaf, sebuah suara terdengar.


"Monica bisa gak sih kamu gak cari masalah sama junior kamu?" Gadis cantik berkulit putih dengan pipi chubby muncul dibalik kerumunan orang-orang.


Sekilas semua orang terpanah dengan kecantikannya. Penampilannya seperti gadis-gadis Korea. Dandanannya pun tidak setebal Monica. Dia hanya menggunakan lip tint berwarna coral dengan eyeshadow glitter di area kelopak matanya.


Melihat kemunculan gadis itu, Tiara sedikit terkejut. Dia adalah bibinya, Michelle Alexander, adik tiri Jonathan, ayah Tiara.

__ADS_1


Michelle seusia dengan Key dan berbeda dua tahun dari Tiara. Meskipun begitu status Michelle berbeda. Dia adalah adik tiri ayah mereka maka dari itu Key maupun Tiara memanggilnya dengan sebutan auntie.


Monica menatap tidak suka pada Michelle. Sejujurnya dia juga sangat membenci Michelle namun dirinya dan kelompoknya tidak bisa berbuat apa-apa padanya karena nama Alexander yang disematkan.


Tidak ada yang tahu apakah benar Michelle adalah bagian dari keluarga Alexander atau nama Alexander hanyalah sebuah nama yang disematkan kepadanya tanpa ada hubungannya dengan anggota dari keluarga Alexander. Oleh sebab itu tidak ada yang berani mengusikinya sampai mereka tahu jati diri Michelle sebenarnya.


"Michelle ini gak ada urusannya sama kamu jadi gak usah ikut campur." Ujar Monica tidak ingin Michelle mencampuri urusannya.


"Oh ya!! Sepertinya kamu lupa kalau saya masih menjabat sebagai ketua asrama disini.."


"Cih.. denger ya urusan kita belum selesai." Monica memberi peringatan pada Tiara lalu menarik koper miliknya dan pergi dari sana.


Michelle menghela napas panjang melihat kelakuan Monica. Sudah berapa murid yang keluar dari Boulevar hanya karena dia dan kelompoknya.


Para kerumunan pun mulai bubar satu persatu meninggalkan Tiara seorang diri bersama Michelle.


"Are you okay?" Tanya Michelle khawatir pada Tiara. Michelle mendapat tanggungjawab dari keluarganya untuk menjaga Tiara. Sebelum ia kembali ke kota H, Jonathan, Viviane juga Key menelfon dirinya.

__ADS_1


Jelas mereka sangat mengkhawatirkan Tiara. Begitu juga kedua orangtuanya yang sedang traveling ke luar negeri. Tanpa mereka memintanya pun Michelle pasti akan menjaga keponakannya itu.


Semua anggota keluarga Alexander sangat menyayangi Tiara. Apa pun akan mereka lakukan jika Tiara memintanya.


Namun sayang Tiara bukan tipe orang yang suka meminta ini dan itu pada keluarganya. Oleh sebab itu mereka akan membeli apa saja yang mereka inginkan untuk Tiara sebagai hadiah ungkapan rasa sayang mereka.


Tiara hanya akan menerima pemberian mereka dengan senang hati dan mengatakan bahwa ia sangat menyukainya agar tidak menyakiti perasaan mereka.


"Hm.." angguk Tiara lalu membungkuk pada Michelle sebagai tanda terima kasih telah membantunya.


Michelle mengerti Tiara melakukannya karena tidak ingin orang-orang mengetahui hubungan antara keduanya.


"Kamar untuk murid kelas satu ada di lantai dua." Michelle mencoba menjelaskan pada Tiara untuk menghindari kecurigaan dari orang-orang yang masih memandangi mereka dari kejauhan.


"Kamu bisa mendatangi resepsionis disebelah sana untuk mengambil kunci kamarmu. Di sana mereka akan memberitahumu berapa nomor kamarmu." Lanjut Michelle.


"Terimakasih" ucap Tiara kemudian pergi dari sana menuju resepsionis.

__ADS_1


__ADS_2