
Setelah mengakhiri panggilan dari Luka, Tiara berpikir untuk menghubungi Leo, asisten sekaligus tangan kanan kakek Baskara.
Tiara sudah memikirkan dengan baik bagaimana ia harus bersikap, mengingat pesan yang dibacanya dari Leo untuk Cassan membuatnya merasa terganggu seiring berjalannya waktu.
Tiara tidak ingin mencampuri urusan bagaimana kecelakaan maut terjadi pada pewaris tunggal Baskara Grup, hanya saja ketika Leo mengatakan bahwa ia membawa Hera ke mansion Baskara semata-mata untuk kesehatan kakek Baskara, Tiara berpikir semua yang dilakukan Cassan sama sekali tidak berhubungan dengan Baskara Grup.
Lagi pula Cassan bukanlah Cassan Putriani Baskara yang asli melainkan orang lain yang telah diberikan nikmat hidup enak namun tidak tahu cara mensyukurinya.
Tiara akhirnya mengalihkan panggilan ke nomor tujuan yang sudah terekam dengan sendirinya oleh aplikasi mata-mata miliknya.
"Hallo." Suara Leo terdengar sampai ke sepasang telinga milik Tiara.
"Selamat malam pak Leo, saya Tiara Alexander." Ucap Tiara tidak ingin menutupi identitasnya karena Leo sudah mengetahui siapa dirinya yang sebenarnya.
Mendengar Tiara menghubungi dirinya, Leo langsung bangkit dari tempat duduknya dengan segara mengakibatkan dokumen yang sedang dibacanya terjatuh ke lantai.
Malam itu menunjukan pukul sepuluh waktu setempat. Leo belum kembali ke mansion Baskara lantaran ia harus menyelesaikan banyak permasalahan yang terjadi di dalam Baskara Grup paska meninggalnya Irwanto Baskara, termasuk menandatangani dokumen-dokumen penting perusahaan.
"Si si siapa?" Tanya Leo terbata-bata karena merasa terkejut.
"Tiara Alexander." Ulang Tiara. "Anda pasti tidak asing lagi mendengar nama saya, karena saya tahu anda sudah mencaritahu informasi tentang siapa saya."
Leo melebarkan kedua bola matanya kala mendengar perkataan Tiara. Leo berkesimpulan, tentu saja Tiara dengan mudah mengetahui pergerakannya karena bagaimanapun juga dia adalah putri dari keluarga Alexander. Tidak ada yang bisa mengabaikan kekuatan mereka.
"Anda pasti sudah membayar mahal hacker hanya untuk mendapatkan informasi tentang saya." Tebak Tiara tentu membuat Leo cukup terkejut.
Bagaimana tidak, mengingat kembali informasi yang dikirimkan Leo pada Cassan 30% darinya merupakan kebenaran.
Menurut Tiara, informasi sebanyak itu tidak mungkin didapatkan dari informan biasa. Pertama, orang-orang yang berkerja mengurus keluarga Alexander tidak mungkin melanggar peraturan yang sudah dibuat apalagi berpikir untuk mengkhianati mereka.
Kedua, tidak ada seorang pun di negeri ini kecuali para pengurus keluarga Alexander yang mengetahui secara gamblang siapa istri dan anak-anak dari Jonathan Alexander begitu juga dengan anggota Alexander lainnya.
Ketiga, semua informasi tentang Tiara dan keluarganya tidak mudah didapatkan dengan benar kalau bukan didapat dari data yang terekam dalam sistem pemerintahan negara. Sementara itu sistem pemerintahan negara sendiri memiliki tingkat keamanan yang begitu tinggi dalam menjaga segala sesuatu yang merupakan rahasia kenegaraan agar tidak tersebar luaskan.
Keempat, untuk bisa mendapatkan informasi dirinya, informan yang dibutuhkan oleh Leo pastinya memiliki keahlian yang cukup di belakang layar untuk menembus sistem keamanan pemerintah. Dia juga memiliki keberanian untuk mempertaruhkan jati dirinya yang merupakan hidup dan matinya kalau sampai gagal menembus sistem keamanan tersebut. Dan orang yang bisa melakukan semua ini hanyalah seseorang yang menyebut dirinya sebagai hacker.
"Apa saya benar pak Leo? Ah bukan bukan,... tapi pak Carlos.. Sebera..?" Tanya Tiara dengan suara dingin yang menusuk.
BANGGGG
Bagaikan disambar petir di malam hari, keterkejutan demi keterkejutan datang menghampiri Leo dan membuatnya hampir kehilangan keseimbangan dari pijakan kakinya.
Rahasia milik Leo yang sudah lama menghilang dari dunia, kini terucap keluar dari mulut Tiara seperti air yang mengalir lurus tanpa berbelok.
"Hera Sebera, Carlos Sebera. Hm, sepasang anak dan ayah." Ucap Tiara lagi semakin membuat Leo pucat pasih.
__ADS_1
"Bagaimana bisa!? Bagaimana bisa kamu mengetahui tentang semuanya itu!?" Tanya Leo dengan suara perlahan seperti orang yang hampir kehabisan nafasnya.
"Jangan lupa, saya adalah Tiara Alexander. Tidak ada yang tidak bisa saya ketahui tentang orang yang sudah mengusik hidup saya." Ucap Tiara dengan dingin.
Leo langsung teringat akan Cassan. Ia yakin Cassan pasti telah mengusik hidup Tiara. Jika tidak Tiara tidak mungkin sejauh ini mencari tahu tentang dirinya apa lagi rahasia besar dalam hidup.
"Apa ini tentang Hera yang sudah mengusik hidup kamu?" Tanya Leo pada Tiara.
"Ayo kita buat kesepakatan, pak Leo." Ucap Tiara lagi sambil menarik penutup jaket miliknya.
"Kesepakatan?" Leo bingung dengan keinginan Tiara yang sebenarnya.
"Iya kesepakatan. Antara memilih Hera Sebera putri anda ataukah Baskara Grup yang sebenarnya adalah milik anda dan bukan tuan Irwanto."
BANGGGG
Lagi bagaikan disambar petir yang kesekian kalinya, Leo hanya bisa membeku tak berdaya. 'Monster apa dia yang mengetahui segalanya?' Batinnya.
"Jika anda memilih Hera putri anda maka bersiap-siaplah untuk kehilangan Baskara Grup dan juga ayah anda yang selama ini tidak mengetahui kebenaran tentang diri anda. Namun jika anda memilih Baskara Grup, serahkan Hera pada saya."
Lagi dan lagi Leo tidak bisa bergerak seinc pun dari pijakan kakinya. Ia mengerti maksud perkataan Tiara, 'serahkan Hera pada saya' yang artinya ia bebas melakukan apa saja pada Cassan.
'Tiara pasti sedang menyiapkan sesuatu untuk Hera.' Batin leo lagi.
"Saya tidak memiliki waktu yang banyak untuk menunggu anda menjawab permintaan saya karena bagaimanapun juga anak kecil seperti saya harus tidur bukan di jam seperti ini?" Ucap Tiara sambil melihat waktu pada jam yang melingkar sempurna di tangannya.
"Good. Seperti yang sudah saya harapkan dari anda pak Leo. Ah, satu lagi,.." Ucap Tiara sebelum mengakhiri panggilannya.
"...." Leo.
"Sebenarnya Hera itu bukan putri kandung anda. Wanita itu telah menjebak anda." Ucap Tiara dan mengakhiri panggilannya.
Bagaikan pukul keras di dadanya, Leo akhirnya terjatuh ke lantai begitu saja.
-----
Tiara berjalan masuk ke kamarnya setelah selesai melakukan panggilan. Wajahnya sedikit memerah karena dinginnya udara dimalam hari namun dibalik memerahnya wajah Tiara, ada sebuah tersenyum terselip diantaranya.
Beberapa jam yang lalu tepatnya sekembalinya Tiara dari sekolah, ia langsung mengeluarkan MacBook miliknya dan mencaritahu informasi tentang Leo.
Banyak hal yang membuatnya terkejut saat membaca informasi tersebut. Mulai dari Leo yang bernama asli Carlos Sebera dan juga Leo yang adalah putra kandung dari kakek Baskara, pewaris Baskara Grup yang sesungguhnya.
Kakek Baskara jatuh cinta pada Ibu kandung Leo namun harus berpisah lantaran karena keluarga Baskara tidak menyetujui perbedaan status sosial di antara keduanya.
Saat berpisah ibu Leo telah mengandung Leo selama dua bulan lamanya. Ia terpaksa tidak memberitahu kakek Baskara karena tidak ingin mereka mengambil Leo darinya.
__ADS_1
Setelah Leo lahir dan tumbuh besar, diusianya yang ke 7 ibu Leo meninggal dunia namun sebelum itu ia telah meninggalkan informasi tentang ayah kandung Leo. Leo juga diminta oleh ibunya untuk tidak membenci ayahnya karena ia tidak mengetahui kebenaran itu.
Entah karena takdir Dewa ada bersama keduanya, ayah dan anak akhirnya saling bertemu untuk pertama kalinya di panti asuhan milik ibu Leo yang juga kini menjadi tempat Hera tinggal sebelum pindah ke mansion Baskara.
Kakek Baskara mengadopsi Leo sejak saat itu dan sangat mempercayai Leo karena Leo mengingatkan dirinya pada kekasih hatinya yang harus terpisah oleh keadaan.
Leo tidak membenci kakek Baskara dan terus berada disisinya untuk menjaganya hingga detik ini tanpa memberitahunya atau siapapun di dunia ini bahwa dia adalah anak kandung dari Baskara Grup.
Selain itu informasi lain adalah mengenai Hera yang merupakan putri kandung Leo. Namun setelah ditilik lebih lanjut ternyata itu hanyalah jebakan yang dibuat oleh ibu kandung Hera untuk Leo.
Ketika wanita itu meninggalkan Hera pada Leo dan mengatakan bahwa bayi Hera adalah anaknya, Leo tidak tahu apa yang harus dilakukannya. Ia lalu membawa Hera ke panti asuhan milik ibunya untuk diasuh disana.
Setelah kecelakaan maut terjadi pada pewaris tunggal Baskara Grup, Leo terpaksa membawa Hera ke mansion karena kakek Baskara terus ingin bertemu dengan Cassan, cucunya dan semuanya berjalan sampai hari ini.
Tiara sudah memikirkan semuanya dengan matang sebelumnya. Tiara tidak ingin menghancurkan Baskara Grup hanya karena seorang Hera Sebera. Oleh karena itu ia memberikan Leo kesempatan berupa sebuah kesepakatan.
Dari kesepakatan tersebut, Tiara sudah bisa menebak jika Leo pasti lebih memilih ayahnya dan juga Baskara grup dibandingkan dengan Hera. Karena dilihat dari sisi peringatan yang selalu diberikan Leo pada Cassan, Leo terlihat tidak ingin Cassan merusak nama baik Baskara karena Baskara adalah keluarga Leo sendiri.
Namun jika saja tebak Tiara salah dan Leo memutuskan untuk lebih memilih Hera maka Tiara tidak memiliki pilihan lain. Selain menghancurkan Cassan, Tiara juga akan menghancurkan Baskara Grup keesokan harinya. Ia akan membiarkan Leo menanggung semua kesalahannya karena memilih untuk berpihak kepada orang yang bukan anak kandungnya sendiri.
"Tiara, kamu dari mana saja?" Tanya Lia penasaran setelah melihat sahabatnya itu datang dari luar kamar.
"Aku ingin menghirup udara segar tapi diluar sangat dingin." Jawab Tiara sedikit menggigil.
"Dasar bodoh. Jika ingin menghirup udara segar kenapa tidak mengajak aku dan Lia ikut denganmu?" Marah Alda pada Tiara.
"Iya, jangan bikin kami jadi khawatir." Sambung Lia. Ia dan Alda berpikir Tiara mungkin merasa tertekan karena artikel tersebut sehingga ia menghilang dari pandangan mereka.
"Maaf deh." Ucap Tiara merasa bersalah namun apalah daya ia tidak mungkin menelfon Leo di depan kedua sahabatnya itu.
"Ya udah, jangan dipikirin lagi. Yuk kita tidur, udah jam segini loh." Seru Alda.
Ketiga sahabat itu akhirnya kembali ke tempat tidur mereka masing-masing.
Tiara memandang kearah Cassan yang sudah terlelap dalam tidurnya sebelum akhirnya ikut memejamkan matanya.
'Tidur ah, besok harus bangun lebih awal untuk jalankan rencana.'
-----
Catatan Author :
Terpaksa deh harus up lebih cepat!!! 😭
Jangan lupa tinggalkan Like, Komentar dan Vote yang banyak ya..
__ADS_1
Dan dan dan minta LOVE nya♥️